IPA

Dampak Negatif dari Pencemaran Udara & Solusinya

pencemaran udara
Written by Nandy

Damak negatif pencemaran udara – Pencemaran udara dapat disebabkan oleh banyak hal, tetapi yang paling utama adalah karena penyebaran berbagai bahan kimia berbahaya ke atmosfer bumi. Pencemaran udara juga disebut dengan polusi udara. Pencemaran udara dapat terjadi secara alami dan juga secara buatan.

Berdasarkan apa yang dijelaskan oleh Encyclopedia Britannica, pencemaran udara didefinisikan sebagai pelepasan berbagai macam gas, kemudian benda-benda padat yang telah terbelah menjadi berkeping-keping  hingga menjadi partikel halus atau juga aerosol cair ke atmosfer bumi.

Penyebaran tersebut menyebar dengan laju yang sangat cepat dan melebihi batas kapasitas yang seharusnya terlepas alami ke alam dan lingkungan yang kemudian digunakan untuk membuang, menyerap dan melarutkannya.

Mengutip dari National Geographic, pencemaran udara dapat diartikan sebagai campuran antara partikel-partikel halus dan juga gas yang kapasitasnya telah melebihi konsentrasi yang sangat berbahaya baik jika ada di luar ataupun juga di dalam ruangan. Polutan yang sangat berbahaya tersebut adalah asap yang biasanya dikeluarkan knalpot, atau asap pabrik, kemudian metana, jelaga, serbuk sari, karbon dioksida dan lainnya yang sangat berbahaya.

Dilansir dari Natural Resources Defence Council (NRDC), pencemaran udara diartikan kembali sebagai polutan yang dilepaskan ke udara, dan polutan tersebut menyebabkan kerusakan pada kesehatan manusia dan juga tentunya planet bumi yang dihuni manusia secara menyeluruh.

Penyebab Pencemaran Udara

Faktor dan penyebab pencemaran udara sangat banyak, tetapi dari banyaknya penyebab tersebut, 70% merupakan polutan yang disebabkan oleh emisi dari kendaraan bermotor.

Kendaraan bermotor merupakan penghasil polusi terbesar karena mengeluarkan banyak sekali zat yang sangat berbahaya dan merusak kesehatan manusia termasuk merusak lingkungan juga.

Zat berbahaya tersebut antara lain timbal/timah hitam (Pb), Oksida Fotokimia (Ox), Karbon Monoksida (CO), suspended particulate matter (spm), oksida nitrogen (NOx),  dan hidrokarbon (HC).

Dalam perhitungannya sendiri, kendaraan bermotor menyumbang hampir dari 100% timbal, kemudian 13-14% suspended particulate matter (spm), 34-73% oksida nitrogen (NOx), dan kemudian hampir seluruh karbon monoksida (CO) yang ada di udara.

Jika polusi udara disebabkan oleh kendaraan bermotor, maka sumber utama dari debu berasal dari pembakaran yang dihasilkan oleh sampah rumah tangga. Hasil pembakaran ini berjumlah 41% dari jumlah keseluruhannya dan merupakan sumber debu yang ada di Kota Jakarta.

Lalu industri dan juga pabrik memberikan pengaruh buruk pada udara dengan menjadi penghasil utama dari sulfur dioksida. Jika kita menilik kota besar seperti Jakarta, konsentrasi timbal sudah sangat mengenaskan dengan jumlah 100 kali lebih besar dan diambang batas.

Jika tadi kita menghitung persentase pencemaran udara di Indonesia, sekarang mari kita melihat pencemaran udara pada tingkat dunia. Dimana (WHO) sebagai organisasi kesehatan tingkat dunia telah menghitung bahwa 98% perkotaan yang memiliki jumlah penduduk lebih dari 100.000 dengan penghasilan yang cukup rendah tidak dapat memenuhi kriteria dari standar kualitas udara sehingga negara tersebut memiliki pencemaran udara yang sangat membuat resah.

Lalu berdasarkan data, negara dengan penghasilan tinggi berhasil menurunkan 52%  tingkat pencemaran udara yang merusak lingkungan mereka. Jika kita melihat kondisi secara umum, maka pencemaran udara berasal dari dua faktor penyebab dan sumber, ini dia dua sumber penyebab pencemaran udara:

1. Sumber Alami

Mungkin sebagian dari kita tidak pernah terpikir bahwa sumber alami dari alam ternyata bisa menimbulkan pencemaran udara. Namun, pada faktanya sumber alami juga bisa menjadi salah satu penyebab.

Contoh dari sumber pencemaran udara secara alami adalah debu yang kemudian terbawa oleh angin, kemudian pada saat proses fotosintesis akan ada oksigen yang keluar dari tumbuhan hal itu juga bisa menimbulkan pencemaran.

Lalu penyebab pencemaran udara lainnya yang berasal dari sumber alami, seperti  asap dari pembakaran berbagai macam benda yang mudah sekali terbakar, kemudian gunung berapi aktif yang meletus dapat menciptakan pencemaran, kebakaran di hutan yang disebabkan oleh musim kemarau panjang bukan karena ulah manusia, dan masih banyak lagi.

2. Sumber Buatan

Selanjutnya penyebab polusi yang kedua adalah polusi dan pencemaran yang disebabkan oleh kegiatan yang bersumber dari perbuatan manusia. Sumber buatan manusia kemudian dibedakan lagi menjadi dua hal, ada pencemaran luar ruangan dan ada juga pencemaran dalam ruangan.

a. Sumber pencemaran luar ruangan

Sumber pencemaran yang disebabkan dari luar ruangan yaitu pencemaran karena pembangkit listrik, asap kendaraan bermotor yang sangat berbahaya disebut juga dengan emisi kendaraan bermotor, pembakaran yang dilakukan sektor industri, sistem dan tata kelola pemanas gedung, dan lain-lain.

Asap adalah fitur yang sangat menonjol dalam pencemaran udara. Asap dapat dihasilkan dan dipancarkan akibat dari berbagai macam bentuk pembakaran seperti pembakaran biomassa, asap dari tungku, dan juga asap pabrik dan kendaraan.

b. Sumber pencemaran dalam ruangan

Jika tadi kita membahas sumber pencemaran di luar ruangan sekarang kita membahas tentang sumber pencemaran dalam ruangan. Pencemaran ini biasanya terjadi di negara Eropa yang memiliki pemanas dalam ruangan untuk menghangatkan tubuh. Meskipun hal ini sederhana, pada faktanya tetap saja memicu polusi terhadap udara.

Setelah mengerti dan paham mengenai penyebab pencemaran udara karena sumber kemunculannya. Kita juga perlu memahami bahwa masih banyak lagi faktor yang menjadi salah satu pemicu dan penyebab lahirnya pencemaran udara.

Selanjutnya, kita melihat dari beragam aktivitas yang dilakukan oleh manusia, aktivitas itu secara tidak disadari merusak bumi, tentunya merusak kualitas udara yang ada di bumi.

Pencemaran Udara Akibat dari Aktivitas Manusia

Berikut ini adalah penyebab dari adanya pencemaran udara akibat dari aktivitas manusia yang harus diketahui:

1. Pembakaran bahan bakar fosil

Bahan bakar fosil yang kemudian mengalami proses pembakaran dapat berubah menjadi partikel berbahaya yang kemudian merusak kualitas udara. Sulfur dioksida merupakan pancaran yang dihasilkan dari proses pembakaran yang dilakukan terhadap batu bara, minyak bumi, dan juga bahan lainnya. Biasanya hasil pembakaran tersebut digunakan untuk membangkitkan tenaga listrik.

Kendaraan motor yang membutuhkan bensin sebagai syarat untuk mendapatkan energi yang digunakan untuk menjalankan motor. Dengan kata lain, kendaraan bermotor yang kita gunakan juga mengalami proses pembakaran Pembakaran dari kendaraan bermotor ini jugalah yang menyebabkan polusi udara meningkat.

2. Kegiatan Pertanian

Kegiatan dan aktivitas manusia lainnya yang merusak dan mencemari udara adalah kegiatan pertanian. Dalam aktivitas bertani kita tahu zat amonia yang selalu digunakan sangat berbahaya bagi udara. Namun di sisi lain, zat gas yang berupa amonia tersebut merupakan zat yang sangat ampuh untuk mengusir hama dan juga serangga. Amonia digunakan oleh petani, yang menjadi bahan dasar utama pestisida.

Pestisida yang digunakan dalam kegiatan pertanian dapat mengeluarkan amonia yang merupakan zat berbahaya bagi lingkungan, bukan hanya merusak dan mencemari udara tetapi juga mencemari air.

3. Tumpukan sampah yang ada di TPA

Tahukah kamu, ternyata tumpukan sampah yang dibiarkan juga dapat mencemari udara? Tumpukan sampah tersebut dapat menghasilkan gas yang sangat beracun apalagi tumpukan sampah yang menumpuk di tempat pembuangan akhir.

Ketika limbah yang menumpuk tersebut disimpan dan kemudian dikubur, maka limbah tersebut akan menghasilkan metana yang beracun. Metana lain yang juga beracun adalah metana yang keluar akibat rumah kaca, dimana gas itu mudah terbakar dan teramat sangat berbahaya.

Sampah lainnya yang sangat berbahaya adalah sampah yang dihasilkan oleh barang elektronik karena limbah elektronik menciptakan proses pembongkaran secara tidak  ilmiah dan masif.

Pembongkaran ini seperti pencucian bahan dengan material kimia, kemudian kabel yang sangat mudah terbakar melahirkan gas berbahaya, dan lainnya yang masih banyak lagi.

4. Operasi Penambangan

Operasi yang dilakukan dalam kegiatan penambangan juga menciptakan pencemaran udara yang sangat memprihatinkan. Definisi dari kegiatan penambangan sendiri merupakan proses yang dilakukan dimana mineral yang berada di bawah bumi kemudian tanpa sadar mengalami ekstraksi akibat alat berat penambangan.

Dalam proses tersebut, debu dan juga bahan kimia yang dihasilkan dapat menjadi penyebab polusi udara yang sangat mematikan. Karena proses inilah dapat merusak kesehatan dari pekerja atau pun  juga kesehatan penduduk disekitar yang tinggal di tempat penambangan.

5. Pencemaran dalam Ruangan

Dalam ruangan juga bisa terjadi pencemaran udara terutama ruangan yang memiliki produk seperti lukisan. Dalam melukis kita menggunakan bahan kimia seperti cat, zat yang menyusun cat ini sangat berbahaya dan salah satu penyumbang polusi udara. Kita sendiri tahu bahwa cat memiliki bau yang sangat menyengat dan dapat mengganggu sistem pernapasan manusia.

Salah satu fakta yang perlu kita ketahui bahwa banyak kasus kematian yang terjadi karena terdampak dari gabungan antara senyawa yang berada di luar ruangan dan juga polusi udara. Hak seperti ini diakibatkan oleh zat rumah tangga yang ada sehingga menciptakan polusi terhadap udara.

Dampak Negatif Pencemaran Udara

Pencemaran udara tentunya menghasilkan banyak sekali dampak negatif bagi kehidupan umat manusia di muka bumi ini. Dampak dari pencemaran ini bukan hanya menyerang satu sektor saja, tetapi menyerang banyak sektor yang ada di muka bumi dan kehidupan manusia serta lingkungan hidup.

1. Dampak Pencemaran Udara Terhadap Kesehatan

Pencemaran udara tentunya sangat berdampak terhadap kesehatan manusia karena dapat menyebabkan penyakit paru-paru (bronchitis) dan juga alat pernapasan lainnya.

Penyakit yang menyerang alat pernapasan dan segala sistemnya disebabkan  karena debu kotor dan berbahaya. Sedangkan Karbon Monoksida dapat menyerang kesehatan yang ada pada hemoglobinHemoglobin sendiri merupakan alat yang digunakan untuk mengangkut oksigen. Di dalam hemoglobin terkandung zat besi yang ada dalam sel darah merah.

WHO sebagai organisasi kesehatan dunia menyebutkan bahwa 3,2 juta dari kasus kematian yang ada di muka bumi ini disebabkan karena adanya pencemaran udara. Dengan kata lain, pencemaran udara sangat berbahaya bagi kesehatan manusia.

Kita tahu kendaraan bermotor yang ada di Indonesia adalah sumber utama penyebab adanya pencemaran udara di kota besar. Berdasarkan data yang dirilis World Bank, dalam waktu yang terjadi sejak tahun 1995 hingga 2001, pertumbuhan jumlah kendaraan bermotor di Indonesia mengalami kenaikan sebesar 100%.

Dengan tidak diiringinya perawatan dari mulai bahan bakar yang kurang memadai dan berkualitas buruk menyebabkan kadar timbal yang sangat berbahaya terus bertambah tinggi. Tidak heran, Jakarta yang merupakan Ibu Kota Indonesia telah ditetapkan sebagai kota dengan polutan tertiggi setelah kota Beijing, Mexico dan New Delhi. Pencemaran seperti ini jika terus dibiarkan akan merusak kesehatan.

2. Dampak pencemaran udara terhadap Ekonomi

Akibat pencemaran udara, Indonesia mengalami kerugian sebanyak 1,8 trilun Rupiah. Dana sebanyak ini hanya digunakan untuk menanggulangi kerusakan akibat pencemaran udara. Berdasarkan hasil kajian yang dilakukan oleh World Bank, kerugian ini akan terus mengalami peningkatan hingga 4,3 triliun.

3. Dampak Pencemaran Udara Terhadap Kehidupan Sosial

Pencemaran udara bisa merusak kesehatan. Oleh karena itu, setiap orang akan mengurangi aktivitasnya demi terhindar dari polusi udara. Hal ini akan menyebabkan aktivitas sosial terbatas dan terhambat.

4. Dampak Pencemaran Udara Terhadap Pendidikan

Selain menyerang saluran pernapasan yang tidak baik bagi kesehatan, pencemaran udara juga dapat mempengaruhi cara berpikir siswa. Pikiran para siswa akan terhambat ketika harus dihadapkan pada suatu permasalahan yang harus mereka selesaikan akibat pencemaran udara yang menyiksa mereka.

5. Dampak Pencemaran Udara Terhadap Pertanian

Sektor pertanian sangat dirugikan dengan adanya pencemaran udara. Lahan hijau menjadi berkurang, fotosintesis pada pepohonan menjadi terganggu, dan masih banyak lagi.

Sama seperti halnya manusia, tanaman juga akan mudah terserang penyakit. Penyakit yang menyerang tumbuhan akibat dari pencemaran udara, seperti klorosis, dan juga nekrosis. Jika hal ini sudah terjadi, maka bisa mengakibatkan siklus udara juga menjadi berkurang dan menurun, karena udara kotor dan tidak baik untuk dihirup.

6. Hujan Asam

Hujan memiliki tingkat keasaman yang normal jika berada dalam tingkat keasaman (pH) sebesar 5,6. Namun, karena adanya pencemaran udara yang disebabkan oleh SO2 dan juga NO2, hal ini akan menciptakan reaksi antara air hujan dan pada akhirnya menurunkan pH dari air hujan itu sendiri.

Akibatnya kualitas air yang ada di permukaan dapat membuat logam-logam berat terlarut dan meresap melalui tanah. Resapan air ini berdampak buruk terhadap kualitas air yang ada di tanah dan air yang ada di permukaan.

7. Efek Rumah Kaca

Keberadaan CO2, CFC, metana, ozon, dan N2O disebabkan karena adanya efek dari rumah kaca yang terjadi di lapisan troposfer. Gas berbahaya ini pada akhirnya menyerap radiasi dari matahari yang nantinya akan dipantulkan kembali ke bumi.

Efek rumah kaca bisa mengakibatkan terjadinya pemanasan global atau global warming. Pemanasan Global ini menyebabkan es di kutub utara dan selatan mencair sehingga permukaan air laut akan naik. Selain itu, siklus kehidupan flora dan juga fauna juga akan terancam.

8. Kerusakan Lapisan Ozon

Lapisan Ozon adalah lapisan yang melindungi bumi. Lapisan ozon melakukan filter dari radiasi yang dihasilkan oleh sinar ultraviolet matahari. Kerusakan lapisan ozon yang disebabkan oleh pencemaran udara dapat menyebabkan kanker terhadap kulit manusia dan hewan serta merusak kesehatan tumbuhan.

Rekomendasi Buku Tentang Lingkungan

Sudah tahu kan bagaimana berbahayanya pencemaran udara? Jika kamu ingin mendalami permasalahan pencemaran lingkungan lainnya, kamu dapat membaca buku tentang pencemaran lingkungan yang kami rekomendasikan di bawah ini!

Ekologi Kesehatan Lingkungan

Ekologi Kesehatan Lingkungan

Ekologi Kesehatan Lingkungan

Beli Buku di Gramedia

Dasar Kesehatan Lingkungan

Dasar Kesehatan Lingkungan

Dasar Kesehatan Lingkungan

Beli Buku di Gramedia

Cara Mencegah dan juga menanggulangi Pencemaran udara

1. Naik Transportasi Umum

Biasakan diri untuk menggunakan transportasi umum. Dengan menggunakan transportasi umum kita sudah membantu alam untuk kembali membaik karena adanya penurunan jumlah kendaraan bermotor yang menyebabkan pencemaran udara.

2. Menghemat Energi

Bahan bakar fosil yang digunakan untuk tenaga listrik dapat menyebabkan pencemaran udara akibat aktivitas pembakaran. Oleh karena itu, matikan kipas angin, lampu, dan alat-alat listrik lainnya jika tidak dibutuhkan. Dengan menghemat energi, kita juga turut membantu menyelamatkan dunia dari pencemaran udara.

3. Pakai Konsep 3R

Gunakan konsep Reduce, Reuse dan Recycle. Jangan pernah membuang barang yang dianggap tidak berguna tanpa mendaur ulangnya. Gunakan untuk kebutuhan lain agar tidak terjadi penumpukan sampah.

4. Energi Ramah Lingkungan

Gunakan sumber energi ramah lingkungan, seperti energi matahari, angin atau panas. Dengan energi ramah lingkungan, maka kita sudah mengurangi polusi udara yang ada di bumi.

Penulis: Ai Siti Rahayu

Layanan Perpustakaan Digital B2B Dari Gramedia

ePerpus adalah layanan perpustakaan digital masa kini yang mengusung konsep B2B. Kami hadir untuk memudahkan dalam mengelola perpustakaan digital Anda. Klien B2B Perpustakaan digital kami meliputi sekolah, universitas, korporat, sampai tempat ibadah.

logo eperpus

  • Custom log
  • Akses ke ribuan buku dari penerbit berkualitas
  • Kemudahan dalam mengakses dan mengontrol perpustakaan Anda
  • Tersedia dalam platform Android dan IOS
  • Tersedia fitur admin dashboard untuk melihat laporan analisis
  • Laporan statistik lengkap
  • Aplikasi aman, praktis, dan efisien