in

Review Buku Weathering With You Karya Shinkai Makoto

Review Buku Weathering With You Jika membicarakan cuaca akhir-akhir ini, maka tentunya cuaca sedang tidak stabil. Ada kalanya cuaca sangat buruk. Baik itu panas maupun hujan. Kalau di wilayah kamu saat ini, apakah cuacanya sedang panas atau hujan?

Terkadang, cuaca juga bisa berubah dengan sangat cepat. Ada saatnya ketika pagi datang, cuaca akan sangat panas dengan matahari yang bersinar dengan sangat terik. Namun, ada situasi dimana ketika hari sudah menjelang siang, cuaca akan berubah menjadi dingin dan hujan.

Panas dan hujan sebenarnya sama-sama memiliki dampak negatif dan positif loh. Namun, memang ketika semua berlebihan, semua hal menjadi tidak baik. Jika terlalu panas dan berlangsung selama berbulan-bulan, kamu dan kita semua akan merasakan kekeringan yang begitu menyiksa.

Namun, begitu pula dengan hujan yang berlebihan. Ketika debit dan volume air menaik, kota-kota akan mengalami bencana banjir yang luar biasa. Banjir juga bisa merusak alat transportasi dan menghambat kita semua untuk beraktivitas.

Jadi, alangkah lebih baik jika semuanya terjadi sesuai dengan porsinya dan tidak berlebihan. Jadi, pastikan jika kalian juga menjaga lingkungan sekitar dan tidak merusaknya ya. Agar lingkungan tetap terjaga dan dapat menolong kita saat terjadi perubahan cuaca yang ekstrim.

Saat hujan, pohon dan tanah bisa menyerap air. Saat panas, pohon dapat membantu kita untuk menyejukkan udara. Oh ya, jika membicarakan tentang cuaca, artikel kali ini akan membahas tentang sebuah buku yang juga bertemakan cuaca loh. Yap, Weathering With You karya dari Makoto Shinkai.

Tanpa berlama-lama lagi, mari simak dan lihat penjelasan di bawah ini, yuk. Selamat membaca!

Tentang Buku

Judul: Weathering With You
Penulis: Shinkai Makoto
Tanggal Terbit: 22 Februari 2021
Penerbit: Penerbit Haru
Jumlah Halaman: 296 halaman
ISBN: 9786237351627

Pros & Cons

Pros
  • Salah satu adaptasi buku dari film yang sangat menarik
  • Alur cerita sederhana dan menyegarkan.
  • Penulis dapat menghubungkan emosi karakter dengan pembaca.
  • Latar suasana, tempat, dan waktu dijelaskan dengan sangat detail oleh buku ini. Sehingga para pembaca lebih mudah memahami kejadian dan peristiwa dalam cerita.
  • Bahasa yang digunakan dalam terjemahaan sangat mudah dimengerti dan tidak memiliki kesan yang sangat kaku dan padat. Jadi, memudahkan pembaca untuk memahami.
Cons
  • Tidak adanya pembaharuan cerita dari filmnya.
  • Tidak ada penggambaran yang detail tentang “kejadian tak sengaja” yang dilakukan oleh penulis dalam cerita.

Karakter yang Ada dalam Buku Weathering With You

Karakter pertama adalah Hodaka Morishima. Hodaka adalah seorang siswa SMA yang diceritakan kabur dari sebuah pulau menuju ke Tokyo. Sifat dari Hodaka ini adalah seorang yang pekerja keras dan peduli dengan sesamanya.

Karakter kedua adalah Thina Amano. Seorang yang diceritakan dalam buku ini sebagai “Gadis Cerah”. Hina dikisahkan memiliki sifat yang ceria dan sangat sayang dengan adiknya, Nagi.

Karakter ketiga adalah Suga Keisuke. Suga adalah Seorang pria dewasa yang dikisahkan bekerja dan mengelola sebuah kantor redaksi. Karakter terakhir adalah Natsumi, yang diceritakan sebagai seorang rekan kerja Suga-san di kantor redaksinya.

Itulah beberapa karakter yang ada dalam buku ini. Semoga dengan mengetahuinya kamu lebih bisa memahami sinopsis dan review dari ceritanya. 

Sinopsis

Pada suatu hari di musim panas, Hodaka, seorang siswa SMA kelas satu berhasil kabur dari pulau tempat tinggalnya dan pergi ke Tokyo. Suatu saat, di tengah derasnya hujan yang berkepanjangan dan dalam hiruk pikuk kota tersebut, Hodaka bertemu dengan seorang gadis yang memiliki kekuatan ajaib.

Gadis dengan kekuatan ajaib tersebut bernama Hina. Apa yang dilakukan oleh gadis tersebut sangat luar biasa. Gadis itu hanya perlu berdoa untuk membuat cuaca menjadi lebih baik dan cerah. Akan tetapi, cuaca entah mengapa semakin tak keruan dan hidup mereka dirusak oleh takdir. Mereka harus segera memilih cara hidup mereka.

Review Buku Weathering With You

Jika biasanya buku diadaptasikan ke dalam sebuah film. Maka, kali ini kisah Weathering With You adalah kebalikannya. Yap, Weathering With You adalah sebuah buku yang diadaptasikan dari film yang juga berjudul “Weathering With You“.

Jika kamu adalah seorang yang sangat tertarik dengan anime atau budaya Jepang, pastinya sudah tidak asing dengan Weathering With You dan Kimi No Na Wa adalah karya dari Makoto Shinkai.

Banyak sekali para penonton yang bahkan bukan penggemar anime akan suka dengan karya dari Makoto Shinkai. Oleh karena itu, Weathering With You adalah salah satu yang banyak sekali di nantikan oleh para pembaca, karena filmnya yang sangat sukses. 

Buku ini dibuka dengan kisah seorang Hodaka yang pergi meninggalkan pulau menuju ke Tokyo. Saat itu, ia menggunakan kapal feri untuk perjalanannya menuju Tokyo. Saat berada di kapal, ia bertemu dengan seorang pria dewasa yang bernama Suga Keisuke. 

Dalam buku ini, terdapat satu peristiwa yang terjadi di kapal tersebut hingga menyebabkan Hodaka harus membelikan dan memberikan makanan untuk Suga-san. Pada akhirnya, uang yang seharusnya Hodaka simpan malah harus dipakai untuk mentraktir Suga-san makan. 

Selama beberapa saat, ketika Hodaka dan Suga-san harus berpisah, Suga-san terlihat memberikan sesuatu kepada Hodaka. Ternyata, ketika Hodaka melihatnya, itu adalah sebuah kartu nama milik Suga-san. 

Suga-san berpikir, siapa tahu jika suatu saat nanti Hodaka akan membutuhkan kartu namanya. Sementara, dalam benak Hodaka, terbesit pikiran bahwa “Tokyo itu seram” dan “Tokyo itu mengerikan”.

Sesampainya Hodaka di Tokyo. Hodaka dengan gusar berputar otak untuk mencari pekerjaan secara cepat dan juga tempat tinggal untuk dirinya. Namun, anehnya ia justru dengan bingung menuju ke kantor dari Suga-san. Mungkin dirinya sudah merasa sangat lelah, hingga memutuskan untuk pergi ke sana. 

Ia berjalan sesuai dengan arah yang tertera pada kartu nama yang tadi diberikan oleh Suga-san saat mereka berpisah. Siapa sangka ternyata, orang yang tadi ditolong oleh Hodaka adalah CEO PT K&A Planning.

Tidak seperti yang ada di bayangan Hokada. Tempat yang saat itu dikunjungi Hodaka tidak seperti kantor yang besar. Ternyata, tempat tersebut adalah sebuah kantor redaksi kecil yang bertugas untuk membuat berita-berita menarik yang digunakan untuk menghibur masyarakat.

Secara tiba-tiba dan entah mengapa Hokada langsung diterima bekerja di kantor tersebut dengan fasilitas yang cukup lengkap. Yap, ia mendapatkan makanan dan boleh tinggal di kantor tersebut. 

Hodaka pun langsung mengiyakan tawaran tersebut. Dari situlah Hokada mulai bekerja di redaksi tersebut dan banyak menulis artikel tentang legenda urban.

Sebelum Hokada bekerja di kantor Saga-san. Ternyata, ia secara tidak sadar dipertemukan oleh seorang gadis cantik yang sangat baik hati, yang memberinya sekotak Big Mac. Hokada berpikir, dengan penampilan yang seperti ini, ia dan gadis cantik ini pasti seumuran.

Selang kemudian, setelah Hodaka sudah bekerja di kantor redaksinya Suga-san, ia kembali dipertemukan dengan Hina, si gadis cantik yang baik hati itu. Menurut penglihatannya saat itu, Hina sedang diganggu oleh dua orang laki-laki. 

Hodaka pun sontak langsung membantunya untuk menghindar dan mengajaknya berlari untuk kabur dari pria tersebut. Setelah mereka berhasil melarikan diri dari para laki-laki otu, Hina mengajak Hodaka ke sebuah atap di suatu gedung.

Disaat itulah Hokada tersentak dan terkagum dengan kemampuan Hina. Gadis itu mengeluarkan sedikit cahaya dari tubuhnya. Semakin lama, cahaya itu terlihat semakin terang. Kulit dan rambut dari Hina juga seakan dimandikan cahaya yang berkilau keemasan itu. 

Langit yang saat itu terlihat abu-abu dan gelap itu, perlahan memunculkan cahaya cerah dan suasana yang lebih hangat. Pertemuannya saat itu dengan Hina, ketika ia mengubah cuaca menjadi cerah, membuat Hodaka semakin penasaran pada Hina.

Benarkah Hina adalah seorang Gadis Cerah? Benarkah ada cerita urban seperti itu? Untuk memastikannya apa yang terlintas di pikirannya, Hokada kembali menemui Hina di tempat tinggalnya.

Hal ini Hokada lakukan untuk membuat kajian dalam artikel legenda urbannya tersebut. Kala itu, memang diceritakan bahwa Tokyo sedang dilanda cuaca yang sangat ekstrem. Intensitas curah hujan yang sangat tinggi dan membuat semua aktivitas warga Tokyo terhambat. 

Berkat pertemuannya dengan Hina dan juga kemampuan Hina yang sangat luar biasa. Hokada pun memiliki ide untuk membuat dan membuat suatu bisnis tentang cuaca. Saat itu Hina juga sedang dilanda kesulitan ekonomi karena harus merawat adiknya.

Saat itulah sebuah situs web selesai dibuat. Dalam web tersebut terdapat gambar matahari yang sangat besar dipadukan dengan tulisan warna-warni yang berbunyi “Pesan Antar Cuaca Cerah!”.

Ternyata, situs web ini sangat diminati oleh banyak sekali warga Tokyo. Banyak dari mereka yang membutuhkan cuaca cerah dengan berbagai alasan yang melatarbelakanginya. Namun suatu ketika, terjadilah sebuah peristiwa tragis yang harus dialami oleh Hina. Ada sebuah “bayaran” atau semacam akibat yang harus dihadapi oleh Gadis Cerah karena mengubah cuaca dengan seenaknya.

Kira-kira, bagaimana kisah selanjutnya dari Hina dan Hokada? Simak kisah lengkapnya di buku di bawah ini. Oh ya, kamu bisa mendapatkannya di Gramedia.com loh. Selamat membaca.

Kelebihan dan Kekurangan

Mari buka pembahasan sub-bab ini dengan kelebihan yang ada dalam buku Weathering With You ini. Cerita yang ditawarkan oleh buku ini sangatlah menarik, berbeda dengan pembawaan tema cerita pada umumnya.

Buku ini ditulis dengan penggambaran yang jelas, sama seperti yang dilakukan pada filmnya. Semua latar suasana, baik suasana lingkungan sekitar, maupun suasana hati dari karakter tergambarkan dengan baik dan dapat tersampaikan.

Selain itu, deskripsi suasana hati (kesedihan, kebahagiaan, kebingungan dan yang lainnya) yang dikisahkan dalam buku ini juga membuat kamu seakan akan bisa merasakannya.

Pembawaan kisah yang sederhana yang dapat membuat pembaca dapat dengan mudah mengerti yang dimaksudkan dalam cerita di buku ini.

Jika ada kelebihan, maka adapun kekurangan dari buku ini, yaitu terdapat pada beberapa bagian atau adegan dalam cerita yang dijelaskan dalam buku ini. Sepertinya penulisnya memang secara sengaja membuat “kejadian tanpa sengaja” yang selalu membantu Hokada. 

Selain itu, jika kamu sudah terlebih dahulu menonton filmnya, maka mungkin kamu akan sedikit kecewa. Mengapa? Pasalnya, buku ini sama persis dengan filmnya. Tentunya ini menjadi hal yang baik.

Namun, ini juga menjadi kekurangan karena biasanya pembaca mengharapkan suatu cerita dengan kejadian yang lebih mendalam dan lebih detail dibandingkan di film. Namun, nyatanya, tidak ada pendalaman cerita di buku ini.

Meskipun memiliki kekurangan, tetapi buku ini sangat layak dan direkomendasikan untuk kamu baca loh. Ceritanya sangat segar dan menarik. Pembawaan dari setiap karakter akan membuat kamu seakan-akan menjalin tali pertemanan yang sudah sangat lama dengan mereka. 

kisah yang disajikan sangatlah sederhana, sehingga buku ini juga cocok untuk kamu yang ingin membacanya ditengah waktu luang kamu untuk beristirahat. Oh ya, buku ini mendapatkan rating 4,05 loh di Goodreads.

Hal ini berarti buku ini sangat direkomendasikan dan layak untuk dibaca.

Kesimpulan

Tiga kata yang dapat menggambarkan novel ini adalah cuaca, hujan, dan juga gadis cerah. Tema yang sangat sederhana ini dikemas dengan sangat baik dan menarik oleh Makoto Shinkai. Ternyata dengan ide yang sederhana, jika dikemas dengan maksimal, akan menghasilkan sebuah karya yang luar biasa.

Kamu sebagai pembaca pastinya akan merasakan arus lika dan liku serta naik dan turun dari emosi karakter yang dibangun dalam cerita ini. Kamu secara tidak sadar telah memiliki ikatan emosi yang sangat dalam dengan karakter dalam cerita ini.

Tak hanya dari segi teknis. Namun, buku ini juga menyajikan sebuah pesan dan pembelajaran yang dapat diambil dan dikutip oleh para pembaca. Pelajaran yang paling mendasar adalah bagaimana cuaca dan lingkungan sekitar dapat memengaruhi kamu.

Tanpa sadar, jika cuacanya buruk, maka mood kamu juga akan buruk atau kurang baik, dan sebaliknya. Pelajaran kedua adalah ketika takdir telah menetapkan hal tersebut untuk terjadi. Maka, terjadilah demikian sesuai dengan kehendak-Nya. 

Jika kamu bermain-main dengan hal tersebut. kamu akan menerima akibat atas tindakan yang kamu lakukan. Yap, menyeramkan, tetapi ini sesuai dengan hukum sebab-akibat dan hukum tabur dan tuai.

Oleh karena itu, kamu juga akan diajarkan arti kata “bersyukur” dalam segala hal yang terjadi. Saat membaca buku Weathering With You, kamu akan paham mengapa cuaca cerah dapat membuat hari kamu juga seakan-akan menjadi lebih cerah.

Demikianlah review dari buku Weathering With You karya dari Makoto Shinkai. Semoga artikel ini dapat membantu kamu untuk menumbuhkan ketertarikan pada buku Weathering With You sebelum kamu membacanya.

Diharapkan juga artikel ini dapat membuat kamu lebih mengerti dengan alur dan pembahasan yang ada dalam cerita tersebut. Oh ya, jika kamu sudah menonton filmnya, kamu juga sangat disarankan untuk membaca bukunya juga loh. 

Agar kamu bisa lebih bermain dengan imajinasi kamu dari penggambaran luar biasa yang dituliskan dalam buku Weathering With You ini.

Jika kamu ingin mencari buku lain dan informasi lainnya seputar buku best seller lainnya yang menarik dan luar biasa. Kamu bisa mencarinya di Gramedia.com ya.

Tingkatkan kemauan untuk membaca, agar literasi di Indonesia semakin meningkat ya. Mulai lah dari hal sederhana, seperti membaca buku Weathering With You karya Makoto Shinkai ini atau dengan buku yang kamu sukai lainnya.

Kebiasaan membaca tentunya akan membantu kamu dalam mengembangkan imajinasi kamu dan menambah kosa kata baru dalam pikiran kamu loh. Jadi, jangan lupa untuk membaca ya!

 

Written by Mega