in

Life Skill & Penerapan dalam Dunia Pendidikan

Life Skill – Setiap manusia sudah seharusnya memiliki life skill atau dalam bahasa Indonesia lebih dikenal dengan istilah kecakapan hidup. Hal ni perlu dilakukan karena kecakapan hidup sangat dibutuhkan dalam kehidupan sehari-hari apalagi di zaman yang modern ini kecakapan hidup sudah menjadi kewajiban yang harus dimiliki oleh setiap orang, tak terkecuali diri kamu. Zaman yang semakin modern membuat suatu persaingan antar individu yang satu dengan individu lainnya sangat ketat, bahkan persaingannya sudah secara global.

Oleh sebab itu, untuk mampu beradaptasi dengan individu lainnya dan siap menghadapi persaingan global, maka sangat dibutuhkan kecakapan hidup di dalam diri kita. Meskipun era globalisasi menuntut untuk setiap individu bergerak dengan cepat, tetapi tidak menjamin bahwa individu tersebut akan menjadi seseorang yang sukses. Hal ini dikarenakan kecepatan yang dimiliki oleh setiap individu tanpa didukung dengan kecakapan hidup atau life skill akan terlihat biasa saja.

Kecakapan hidup atau life skill memang sangat dibutuhkan di era globalisasi ini, sehingga sudah semestinya kecakapn hidup dimasukkan ke dalam bidang pendidikan. Di Indonesia, kecakapan hidup sudah dimasukkan ke dalam bidang pendidikan yang lebih dikenal oleh banyak orang dengan sebutan pendidikan kecakapan hidup (life skill). Dengan kehadiran kecakapan hidup di dalam bidang pendidikan, maka diharapkan peserta didik memiliki kemampuan, keterampilan, hingga pengetahuan yang bermanfaat di kemudian hari terutama untuk menghadapi era globalisasi dan perkembangan teknologi yang semakin maju.

Meskipun kecakapan hidup sudah ada di dalam bidang pendidikan, tetapi kalau tak terus diasah, maka kecakapan hidup seseorang sulit untuk berkembang. Oleh sebab itu, bagi para orang tua, sebaiknya menyempatkan dirinya untuk mengasah kecakapan hidup atau life skill kepada anak-anaknya terutama ketika sedang berada di rumah. Kecakapan hidup yang terus berkembang membuat seorang anak mudah beradaptasi dengan lingkungan baru, sehingga ia bisa melakukan berbagai macam tugas dengan maksimal.

Namun, apakah kamu tahu apa yang dimaksud dengan life skill itu sendiri? Mungkin, pengertian life skill untuk sebagian orang belum diketahui, sehingga belum bisa menerapkan life skill dengan optimal. Oleh karena itu, kita perlu membahas pengertian kecakapan hidup atau life skill terlebih dahulu agar mudah untuk menghubungkannya dengan bidang pendidikan. Grameds, simak ulasan ini sampai habis ya.

Pengertian Life Skill

Berbicara life skill tak akan melepas dari kemampuan seseorang dalam menghadapi dan menyelesaikan suatu permasalahan hidup, sehingga seseorang yang memiliki life skill dalam hidupnya akan mudah untuk menemukan berbagai macam solusi terhadap setiap masalah yang sedang dihadapi. Ternyata, life skill bukan lahir begitu saja, tetapi merupakan suatu kemampuan yang dapat diciptakan dan dikembangkan. Dengan kata lain, setiap orang pasti bisa untuk memiliki life skill di dalam hidupnya.

Di dalam bahasa Indonesia, life skill sering dikenal dengan istilah kecakapan hidup. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia. (KBBI), kecakapan hidup adalah kemampuan psikososial untuk berperilaku adaptif dan positif yang membuat seseorang dapat memenuhi kebutuhan dan menyelesaikan tantangan sehari-hari dengan efektif. Oleh karena itu, setiap orang yang sudah mempunyai kecakapan hidup yang cukup baik di dalam dirinya, maka ketika mendapatkan masalah akan merasa lebih tenang atau tidak tertekan, sehingga masalah dapat diselesaikan dengan efektif dan efisien.

Selain mudah menemukan solusi dari suatu permasalahan hidup yang sedang dijalani, ternyata kecakapan hidup juga bisa membuat kita mampu untuk berpikir kritis, berpikir kreatif, dan memiliki keterampilan yang dapat memudahkannya dalam melakukan suatu hal. Terlebih lagi, di zaman ini, berpikir kritis dan kreatif seperti suatu hal yang wajib dimiliki oleh seseorang karena bisa memengaruhi pekerjaan yang akan dikerjakan.

Sementara itu, dalam hal interaksi sosial, kecakapan hidup ini memiliki banyak sekali manfaat, mulai dari bisa melakukan komunikasi dengan efektif, menjaga hubungan antar individu, mudah untuk bersimpati dan berempati, dan masih banyak lagi. Maka dari itu, kita harus melatih diri akan memiliki kecakapan hidup. Bahkan, lebih lagi, jika kita mampu menerapkan kecakapan hidup dalam kehidupan sehari-hari.

Emosi dan stres pasti dimiliki oleh setiap orang, tetapi tak semua orang mampu mengendalikan emosi dan stres yang dimilikinya. Salah satu cara untuk mengendalikan stres dan emosi adalah terbiasa menerapkan kecakapan hidup dalam kehidupan sehari-hari.

Dengan demikian, secara sederhana kecakapan hidup atau life skill adalah suatu kemampuan, dan pengetahuan seseorang dalam menghadapi berbagai macam masalah dihidupnya, sehingga masalah dapat diselesaikan dan kebutuhan hidupnya dapat terpenuhi dengan maksimal.

tombol beli buku

Pengertian Life Skill Menurut Para Ahli

Beberapa ahli juga mengungkap pengertian dari kecakapan hidup atau life skill, di antaranya:

1. Anwar

Anwar mengatakan bahwa kecakapan hidup adalah suatu kemampuan yang dibutuhkan oleh seseorang untuk beradaptasi dan berinteraksi dengan orang lain, lingkungan, dan masyarakat yang di mana seseorang itu memiliki keterampilan mengambil keputusan, berpikir kritis, mengendalikan stres, menjaga hubungan dengan individu yang lain, mengendalikan emosi, dan berempati.

2. Tim Broad-Based Education

Menurut Tim Broad-Based Education, kecakapan hidup life skill merupakan kecakapan yang dimiliki oleh seseorang untuk berani dan mau dalam menghadapi masalah hidup dan kehidupan dengan wajar tanpa harus tertekan, kemudian secara proaktif dan kreatif mencari dan menemukan jalan tengah atau solusi, sehingga akhirnya masalah dapat teratasi.

3. Mawardi

Menurut Mawardi, kecakapan hidup atau life skill dapat dijadikan sebagai kontinum pengetahuan dan kemampuan yang dibutuhkan oleh seseorang agar bisa berfungsi secara independen atau mandiri dalam kehidupan.

Manfaat Kecakapan Hidup (Life Skill)

Setelah membahas pengertian dari kecakapan hidup menurut KBBI dan para ahli, pembahasan selanjutnya adalah manfaat kecakapan hidup. Di bawah ini akan dijelaskan lebih lanjut tentang manfaat-manfaat dari kecakapan hidup atau life skill.

Mudah Menemukan Solusi

Dengan kecakapan hidup, seseorang akan mudah untuk menemukan dari suatu permasalahan, sehingga masalah dapat diselesaikan dengan baik. Manfaat ini dapat dirasakan karena seseorang berkeinginan untuk menyelesaikan suatu masalah sesegera mungkin agar dapat menjalani kehidupan dengan tenang. Kehidupan yang tenang bisa membuat diri seseorang menjadi lebih fokus dalam mengerjakan suatu hal.

Mampu Berpikir Kreatif Dan Berpikir Kritis

Manfaat berikutnya dari kecakapan hidup yang dapat dirasakan adalah dapat berpikir kritis dan kreatif. Dalam menilai dan menganalisis suatu masalah sangat dibutuhkan untuk menggunakan pola pikir yang kritis, sehingga kita tidak mudah untuk tertipu karena akan mengecek kebenaran informasi yang diterima. Selain itu, berpikir kreatif sangat dibutuhkan dalam melakukan berbagai macam inovasi agar bisa menghasilkan karya yang disukai oleh banyak orang.

Mengendalikan Emosi

Sudah menjadi hal umum bagi setiap orang bahwa mengendalikan emosi sangat bermanfaat untuk menjalani kehidupan sehari-hari. Emosi yang dapat dikendalikan dengan baik akan membuat seseorang tidak mudah marah ketika dihadapkan suatu masalah dan cenderung lebih tenang. Ketenangan inilah yang membuat seseorang lebih mudah untuk mengerjakan dan menyelesaikan suatu hal.

gramedia digital

gramedia digital

Berlangganan Gramedia Digital

Baca SEMUA koleksi buku, novel terbaru, majalah dan koran yang ada di Gramedia Digital SEPUASNYA. Konten dapat diakses melalui 2 perangkat yang berbeda.

Rp. 89.000 / Bulan

gramedia digital

tombol beli buku

Mengendalikan Stres 

Sama halnya dengan mengendalikan emosi, mengendalikan stres sangat penting untuk dilakukan agar kehidupan yang dijalani tidak menjadi beban. Apabila stres tidak bisa dikendalikan tak menutup kemungkinan, seseorang akan mudah terserang penyakit yang disebabkan kesehatannya menurun. Maka dari itu, jangan pernah ragu untuk mengembangkan kecakapan hidup agar kita dapat mengendalikan stres, sehingga hidup yang dijalani akan terasa menyenangkan.

Terampil Dalam Mengambil Keputusan

Dewasa ini, segala sesuatu yang dilakukan harus dapat diselesaikan dengan cepat karena harus mengikuti perkembangan zaman dan teknologi. Oleh karena itu, kita harus melatih diri untuk terbiasa melakukan berbagai macam hal dengan cepat termasuk dalam mengambil keputusan. Keputusan yang diambil dengan cepat harus penuh dengan pertimbangan agar bisa menemukan jalan tengah dan menguntungkan banyak pihak. Dengan kecakapan hidup, maka kita akan terbiasa mengambil keputusan dengan cepat dan sudah penuh dengan pertimbangan.

Mudah Berkomunikasi

Manfaat berikutnya dari kecakapan hidup adalah mudah berkomunikasi. Komunikasi sosial sangat dibutuhkan karena dengan berkomunikasi, seseorang bisa menjalin suatu hubungan pertemanan dengan baik. Selain itu, komunikasi yang baik juga bisa digunakan kepada orang lain untuk bekerja sama dalam membuat suatu hal. Maka dari itu, sudah seharusnya kalau seseorang memiliki kemampuan untuk mudah berkomunikasi, sehingga kita akan mempunyai banyak koneksi.

Pendidikan Kecakapan Hidup (Life Skill) 

Sudah tak bisa dipungkiri bahwa perkembangan dunia saat ini melaju dengan pesat, bahkan bisa dibilang dalam satu tahun akan banyak hal yang terjadi yang terkadang hal yang terjadi merupakan suatu temuan yang bermanfaat. Di zaman ini, hampir semuanya bergerak dengan cepat, mulai dari mesin atau teknologi, hingga manusia itu sendiri juga harus bergerak dengan cepat. Apabila bergerak cepat tak diimbangi dengan pengetahuan, kemampuan, dan adaptasi lingkungan yang baik, maka akan terlihat sia-sia saja.

Oleh sebab itu, pengetahuan, kemampuan, keterampilan, dan mudah untuk beradaptasi dengan lingkungan yang baru harus dilakukan sejak seseorang masih menempuh pendidikan. Hal ini perlu dilakukan agar ketika di masa depan atau masuk dunia kerja akan mudah untuk menyelesaikan suatu masalah dan pekerjaan.

Pada dasarnya pendidikan kecakapan hidup ini sudah ada di dalam UU No 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional dalam Pasal 26 ayat 3. Di dalam pasal ini, pendidikan kecakapan hidup sudah termasuk ke dalam pendidikan nonformal, yang berbunyi,  “pendidikan nonformal meliputi pendidikan kecakapan hidup, pendidikan anak usia dini, pendidikan kepemudaan, pendidikan pemberdayaan perempuan, pendidikan keaksaraan, pendidikan keterampilan dan pelatihan kerja, pendidikan kesetaraan, serta pendidikan lain yang ditujukan untuk mengembangkan kemampuan peserta didik.”

Berdasarkan isi dari pasal tersebut, pendidikan kecakapan hidup berada di bagian pertama, sehingga dapat dikatakan bahwa kecakapan hidup atau life skill sangat dibutuhkan dan harus diajarkan kepada peserta didik. Adanya pendidikan kecakapan hidup yang masuk ke dalam pendidikan nonformal membuat guru untuk bisa mengenali dan memahami karakteristik dari setiap peserta didiknya.

Sementara itu, pengertian dari pendidikan kecakapan hidup juga berasal dari UU No 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional dalam Pasal 26 ayat 3, yang berbunyi, “pendidikan kecakapan hidup (life skill) adalah pendidikan yang memberikan kecakapan personal, kecakapan sosial, kecakapan intelektual, dan kecakapan vokasional untuk bekerja atau usaha mandiri.”

Dari pengertian pendidikan kecakapan hidup yang ada di dalam UU No 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional dalam Pasal 26 ayat 3, maka dapat dikatakan bahwa adanya pendidikan kecakapan hidup agar peserta didik bisa menghadapi perkembangan teknologi dan ilmu pengetahuan. Selain itu, peserta didik juga diharuskan untuk mengembangkan kecakapan hidup atau life skill yang telah diberikan.

Jenis-Jenis Pendidikan Kecakapan Hidup Life Skill

1. Kecakapan Personal (Personal Skill)

Kecakapan personal adalah kecakapan yang sangat dibutuhkan oleh seseorang agar dapat memperkenalkan dirinya dengan baik kepada orang banyak. Perilaku yang termasuk ke dalam kecakapan personal adalah memahami diri atau kesadaran diri (self awareness) dan kecakapan berpikir (thinking skill).

2. Kecakapan Sosial (Social Skill)

Kecakapan sosial adalah kecakapan seseorang ketika melakukan interaksi sosial kepada orang lain. Kecakapan sosial terdiri dari kecakapan bekerja sama (collaboration skill) dan kecakapan berkomunikasi dengan empati (communication skill).

tombol beli buku

3. Kecakapan Akademik (Academic Skill)

Kecakapan akademik adalah kecakapan yang berkaitan dengan intelektual dan kemampuan berpikir secara ilmiah yang sebenarnya merupakan suatu pengembangan dari kecakapan berpikir secara umum, hanya saja lebih mengarah kepada kegiatan yang bersifat keilmuan. Kecakapan akademik, biasanya berupa kecakapan menjelaskan hubungan fenomena yang satu dengan yang lainnya, kecakapan merumuskan hipotesis, kecakapan mengidentifikasi variabel, dan merancang serta melaksanakan penelitian.

4. Kecakapan Vokasional (Vocational Skill)

Kecakapan vokasional adalah suatu keterampilan atau kemampuan yang dihubungkan dengan berbagai macam bidang pekerjaan tertentu yang sudah ada di masyarakat. Kecakapan vokasional terdiri dari kecakapan vokasional dasar (basic vocational skill) dan kecakapan vokasional khusus (occupational skill).

Tujuan Pendidikan Kecakapan Hidup

Adanya kecakapan hidup dalam bidang pendidikan memiliki beberapa tujuan. Dikutip dari buku Pendidikan Berorientasi Kecakapan Hidup (Life Skill) melalui Pendekatan Broad-Based Education, tujuan pendidikan kecakapan hidup (life skill) dibagi menjadi dua, yaitu tujuan umum dan tujuan khusus.

Tujuan Umum

Tujuan pendidikan kecakapan hidup (life skill) yang pertama adalah tujuan umum. Tujuan umum ini masih dibagi lagi menjadi tiga bagian, yaitu:

1. Mengaktualisasikan potensi yang dimiliki oleh peserta didik, sehingga potensi tersebut bisa digunakan untuk memecahkan setiap permasalahan yang sedang dihadapi.

2. Sekolah diberikan kebebasan untuk mengembangkan setiap pembelajaran ke arah yang fleksibel dan sesuai dengan prinsip pendidikan yang berbasis luas (Broad Based Education).

3. Untuk mengoptimalkan atau memaksimalkan pemanfaatan sumber daya yang sudah ada di masyarakat yang sesuai dengan prinsip manajemen berbasis sekolah (School Based Management).

tombol beli buku

Tujuan Khusus

Tujuan kedua dari pendidikan kecakapan hidup (life skill) adalah tujuan khusus. Tujuan khusus terdiri dari beberapa bagian, yaitu:

1. Untuk memberdayakan aset kualitas batiniah, sikap, dan perbuatan lahiriah para peserta didik lewat pengenalan (logos), penghayatan (etos), dan pengalaman (patos) yang berhubungan dengan nilai-nilai yang ada di dalam kehidupan sehari-hari, sehingga bisa digunakan untuk menjaga keberlangsungan hidup serta menjaga perkembangannya.

2. Untuk memberikan pengawasan yang sangat luas tentang perkembangan karir, mulai dari perkembangan diri, eksplorasi karir, orientasi karir, dan penyiapan karir.

3. Untuk memberikan suatu modal dasar serta latihan-latihan yang dilakukan secara baik dan benar yang berisi tentang nilai-nilai kehidupan sehari-hari yang bisa membuat peserta didik dapat menghadapi kehidupan di masa depan yang penuh dengan kompetisi sekaligus kolaborasi.

4. Untuk memaksimalkan pemanfaatan sumber daya sekolah lewat pendekatan manajemen yang berbasis sekolah, partisipasi stakeholders, dan fleksibilitas dalam pengelolaan sumber daya sekolah.

5. Untuk memberikan fasilitas kepada peserta didik dalam menyelesaikan suatu masalah kehidupan yang dihadapi dalam kehidupan sehari-hari.

Kesimpulan 

Kecakapan hidup atau life skill harus dimiliki oleh setiap orang agar bisa bersaing dengan individu lain dan bisa beradaptasi dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Supaya kecakapan hidup atau life skill bisa diterapkan di masa depan, maka dimasukkan ke dalam pendidikan, sehingga menjadi pendidikan kecakapan hidup. Pendidikan kecakapan hidup sudah tercantum di dalam UU No 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional dalam Pasal 26 ayat 3.

Sumber: Dari berbagai macam sumber

Layanan Perpustakaan Digital B2B Dari Gramedia

ePerpus adalah layanan perpustakaan digital masa kini yang mengusung konsep B2B. Kami hadir untuk memudahkan dalam mengelola perpustakaan digital Anda. Klien B2B Perpustakaan digital kami meliputi sekolah, universitas, korporat, sampai tempat ibadah.

logo eperpus

  • Custom log
  • Akses ke ribuan buku dari penerbit berkualitas
  • Kemudahan dalam mengakses dan mengontrol perpustakaan Anda
  • Tersedia dalam platform Android dan IOS
  • Tersedia fitur admin dashboard untuk melihat laporan analisis
  • Laporan statistik lengkap
  • Aplikasi aman, praktis, dan efisien

Written by Restu