Buku Literasi

Jelajahi Buku Literasi dari Gramedia yang disusun berdasarkan rekomendasi Gramedia

Strategi Membangun Literasi Sekolah

Literasi Digital Nusantara: Meningkatkan Daya Saing Generasi

Literasi Digital Santri Milenial

TRANSFORMASI PERPUSTAKAAN DALAM EKOSISTEM DIGITAL: Konsep Dasar, Organisasi Informasi, dan Literasi Digital

Teras Literasi

Saatnya Bercerita: Mengenalkan Literasi Sejak Dini

Narasi dan Literasi Media dalam Pemahaman Gerakan Radikalisme: Konsep dan Analisis

Menghidupkan Literasi di Ruang Kelas

gramedia digital

Berlangganan Gramedia Digital

Baca majalah, buku, dan koran dengan mudah di perangkat Anda di mana saja dan kapan saja. Unduh sekarang di platform iOS dan Android

  • Tersedia 10000++ buku & majalah
  • Koran terbaru
  • Buku Best Seller
  • Berbagai macam kategori buku  seperti buku anak, novel,religi, memasak, dan lainnya
  • Baca tanpa koneksi internet

Rp. 89.000 / Bulan

gramedia digital

Berlangganan Gramedia Digital

Baca majalah, buku, dan koran dengan mudah di perangkat Anda di mana saja dan kapan saja. Unduh sekarang di platform iOS dan Android

  • Tersedia 10000++ buku & majalah
  • Koran terbaru
  • Buku Best Seller
  • Berbagai macam kategori buku  seperti buku anak, novel,religi, memasak, dan lainnya
  • Baca tanpa koneksi internet

Rp. 89.000 / Bulan

I am text block. Click edit button to change this text. Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Ut elit tellus, luctus nec ullamcorper mattis, pulvinar dapibus leo.

gramedia best seller

Tentang Buku Literasi

Jelajahi Buku Literasi dari Gramedia. Buku disusun berdasarkan rekomendasi Gramedia.

Selengkapnya

    Literasi mungkin menjadi hal yang tidak asing lagi bagi sebagian besar orang. Kata literasi sering kali dijumpai dalam kegiatan pembelajaran di sekolah. Literasi dianggap memiliki unsur penting untuk mendukung perkembangan kemampuan berpikir siswa.

    Literasi memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas hidup, mematangkan keterampilan, dan memperlancar komunikasi dalam dunia sosial. Karena itu, kegiatan literasi kini semakin digalakkan. Pemerintah bahkan menjadikan literasi sebagai salah satu tolak ukur penilaian terhadap siswa dan sistem pembelajaran yang dilakukan guru di kelas.

    Literasi semakin dikembangkan seiring dengan munculnya kesadaran masyarakat Indonesia mengenai pentingnya kemajuan dan masa depan bangsa. Tingkat literasi yang tinggi dapat menjadi salah satu faktor yang mendukung kemajuan dan keunggulan masyarakat dalam suatu bangsa. Masyarakat dan pemerintah saat ini semakin sadar bahwa budaya literasi yang baik dapat menentukan kemajuan dan keunggulan individu, masyarakat, dan bangsa.

    Selain itu, literasi juga semakin dikembangkan karena adanya berbagai komunitas yang peduli dan punya semangat untuk menumbuhkan dan menyebarluaskan budaya literasi, baik di lingkungan masyarakat maupun lingkungan pendidikan. Namun, sebagian orang mungkin masih belum memahami betul mengenai apa itu literasi. Berikut adalah penjelasan yang dapat memberikan pemahaman lebih terkait dengan literasi.

     

    Pengertian Literasi

    Kata literasi sendiri merupakan kata serapan dari bahasa Inggris, yaitu literacy, yang dapat diartikan sebagai sarana untuk sumber belajar. Dalam bahasa Latin, literasi disebut sebagai literatus, yang memiliki arti orang yang belajar.

    Literasi dulu sering kali diartikan sebagai kemampuan seseorang dalam membaca dan menulis. Membaca sendiri dapat diartikan sebagai suatu proses menerjemahkan lambang-lambang bahasa hingga menjadi suatu pengertian. Sementara itu, menulis dapat diartikan sebagai proses mengungkapkan pemikiran dengan mengukir lambang-lambang bahasa hingga membentuk suatu pengertian.

    Namun, seiring dengan perkembangan zaman, pengertian literasi juga selalu mengalami perkembangan. Literasi kini dimaknai dengan hal yang lebih luas. Literasi tidak hanya dikaitkan dengan kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga kemampuan memahami, melibatkan, menggunakan, menganalisis, dan mentransformasi teks. Meskipun telah mengalami berbagai perkembangan, pengertian literasi akan selalu berhubungan dengan kemampuan seseorang dalam berbahasa.

     

    Pengertian Literasi Menurut Para Ahli

    Pengertian literasi banyak diungkapkan oleh para ahli. Berikut adalah beberapa pengertian literasi dari para ahli.

    • Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI)
      Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), literasi memiliki tiga pengertian. Dalam pengertian pertama, literasi diartikan sebagai kemampuan menulis dan membaca. Dalam pengertian kedua, literasi diartikan sebagai pengetahuan atau keterampilan dalam bidang atau aktivitas tertentu. Dalam pengertian ketiga, literasi diartikan sebagai kemampuan individu dalam mengolah informasi dan pengetahuan untuk kecakapan hidup.
    • Kamus Online Merriam – Webster
      Dalam kamus online Merriam – Webster, literasi diartikan sebagai suatu kemampuan atau kualitas melek aksara dalam diri seseorang. Di dalam literasi terdapat kemampuan membaca, menulis, mengenali, serta memahami berbagai ide secara visual.
    • Education Development Center (EDC)
      Education Development Center (EDC) menjelaskan bahwa pengertian literasi tidak hanya sekedar kemampuan baca tulis saja, tetapi kemampuan seorang individu dalam menggunakan seluruh potensi dan kemampuan yang dimiliki.
    • The United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO)
      UNESCO menjelaskan bahwa literasi merupakan seperangkat keterampilan yang nyata, terutama keterampilan seseorang dalam membaca dan menulis. Keterampilan tersebut dapat dipengaruhi oleh kompetensi di bidang akademik, nilai budaya, konteks nasional, institusi, dan pengalaman.
    • National Institute for Literacy
      National Institute for Literacy mengungkapkan bahwa literasi merupakan kemampuan seseorang untuk membaca, menulis, berbicara, menghitung, dan memecahkan sebuah permasalahan. Kemampuan tersebut digunakan pada tingkat keahlian yang diperlukan dalam pekerjaan, keluarga, dan masyarakat. Pengertian literasi ini mengandung makna bahwa kegiatan literasi tergantung pada keterampilan yang dibutuhkan dalam lingkungan tertentu.
    • Elizabeth Sulzby
      Menurut Elizabeth Sulzby, literasi merupakan sebuah kemampuan berbahasa yang dimiliki oleh seseorang dalam berkomunikasi, yang meliputi kegiatan membaca, berbicara, menyimak, dan menulis, menggunakan cara yang berbeda sesuai dengan tujuannya.
    • Harvey J. Graff
      Harvey J. Graff berpendapat bahwa literasi merupakan suatu kemampuan untuk menulis dan membaca yang terdapat dalam diri seseorang.
    • Jack Goody
      Seperti pengertian literasi pada umumnya, Jack Goody juga mengungkapkan bahwa literasi merupakan suatu kemampuan seseorang dalam membaca dan menulis.
    • Alberta
      Menurut Alberta, literasi merupakan kemampuan untuk membaca dan menulis, menambah pengetahuan dan keterampilan, berpikir kritis dalam memecahkan masalah, serta berkomunikasi secara efektif. Berbagai kemampuan tersebut dapat mengembangkan potensi yang dimiliki seseorang sehingga dapat berpartisipasi dengan baik dalam kehidupan masyarakat.
    • Cardon
      Cordon mengungkapkan bahwa literasi merupakan sumber ilmu yang bersifat membangun imajinasi seseorang. Selain itu, Cordon juga mengartikan literasi sebagai suatu sarana yang dapat digunakan untuk menjelajahi dan mencari ilmu pengetahuan.
    • Kern
      Kern mengungkapkan bahwa literasi memiliki tujuh prinsip pendidikan yang dapat saling berpengaruh, yaitu interpretasi, kolaborasi, konvensi, pengetahuan kultural, pemecahan masalah, refleksi diri, dan penggunaan bahasa.

     

    Manfaat Literasi

    Pemerintah dan masyarakat saat ini semakin mengembangkan kegiatan literasi karena literasi memiliki banyak manfaat. Literasi dapat bermanfaat untuk meningkatkan berbagai kemampuan yang dimiliki seseorang. Manfaat literasi dapat dirasakan oleh setiap orang yang melaksanakannya. Berikut adalah beberapa manfaat dari pelaksanaan kegiatan literasi.

    1. Meningkatkan Pengetahuan Masyarakat

    Literasi dapat bermanfaat untuk membantu meningkatkan pengetahuan masyarakat. Literasi yang pada dasarnya dilakukan melalui kegiatan membaca akan membiasakan seseorang untuk rajin membaca. Literasi akan menambah pengetahuan yang dimiliki masyarakat karena berbagai informasi yang berguna bisa didapatkan melalui kegiatan membaca. Seseorang yang rajin membaca tentu akan memiliki pengetahuan yang lebih luas dibandingkan dengan seseorang yang malas atau jarang membaca.

    2. Membantu Meningkatkan Pemahaman

    Literasi dapat membantu meningkatkan pemahaman seseorang karena literasi tidak hanya sekedar kegiatan membaca, tetapi juga mengambil kesimpulan. Berbagai sumber bacaan dalam literasi dapat diringkas dan ditarik kesimpulan sehingga akan dihasilkan informasi penting. Seseorang yang melakukan hal tersebut tentu akan mendapatkan pemahaman yang lebih baik.

    3. Meningkatkan Kemampuan Berpikir dan Analisis

    Literasi dapat membantu meningkatkan kemampuan seseorang dalam berpikir dan melakukan analisis. Melalui kegiatan membaca, kemampuan analisis dan berpikir seseorang akan terasah dengan sendirinya. Berbagai peristiwa atau masalah yang terkandung dalam sumber bacaan akan mendorong kemampuan berpikir dan analisis seseorang. Selain itu, seseorang juga dapat melakukan penilaian terhadap suatu karya tulis yang dibaca sehingga mampu mengasah kemampuannya untuk dapat berpikir secara kritis.

    4. Membantu Menunbuhkembangkan Budi Pekerti

    Literasi dapat membantu menumbuhkan dan mengembangkan budi pekerti yang terdapat dalam diri seseorang. Dalam membaca sesuatu, seseorang dapat memberikan penilaian mengenai apa yang baik dan buruk atau apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan. Pelajaran yang diambil dari kegiatan membaca tersebut dapat menumbuhkan dan mengembangkan kepribadian baik yang dimiliki seseorang.

    5. Memperbanyak Jumlah Kosakata

    Literasi dapat membantu menambah jumlah kosakata yang dimiliki seseorang. Melalui kegiatan membaca, seseorang akan menemukan kosakata baru yang belum diketahui sebelumnya. Kosakata yang baru ditemukan tersebut dapat digunakan dalam kegiatan sehari-hari sehingga akan membantu kemampuan seseorang dalam berbahasa atau berkomunikasi dengan lebih baik.

    6. Meningkatkan Kemampuan Menulis

    Literasi dapat membantu meningkatkan kemampuan seseorang dalam merangkai kata yang bermakna sehingga dapat menulis dengan baik. Bertambahnya jumlah kosakata dari kegiatan membaca dapat membantu untuk membuat karya tulis dengan bahasa yang lebih baik. Karya tulis yang dibuat dengan rangkaian kata atau bahasa yang baik akan lebih mudah dipahami oleh pembaca.

    7. Meningkatkan Fokus dan Konsentrasi

    Literasi dapat membantu seseorang dalam meningkatkan daya fokus dan kemampuan konsentrasi. Dalam melakukan kegiatan membaca, otak seseorang akan terlatih untuk lebih fokus dan berkonsentrasi. Kebiasaan untuk fokus dan konsentrasi dari kegiatan membaca ini dapat bermanfaat dalam melakukan berbagai macam kegiatan sehari-hari.

     

    Jenis-Jenis Literasi

    Literasi dapat dibagi menjadi 5 (lima) jenis, yaitu literasi dasar, literasi perpustakaan, literasi media, literasi teknologi, dan literasi visual. Berikut adalah penjelasan dari masing-masing jenis literasi tersebut.

    1. Literasi Dasar

    Literasi dasar merupakan jenis literasi yang memanfaatkan berbagai kemampuan dasar, seperti membaca, menulis, mendengarkan, dan berhitung. Literasi jenis ini dilakukan dengan tujuan untuk mengoptimalkan kemampuan yang dimiliki seseorang dalam membaca, menulis, berhitung, serta berkomunikasi dengan orang lain.

    2. Literasi Perpustakaan

    Literasi perpustakaan merupakan jenis literasi yang memanfaatkan kemampuan dalam memahami dan membedakan berbagai karya tulis, baik yang berbentuk fiksi maupun nonfiksi. Literasi jenis ini juga mencoba untuk memahami cara menggunakan katalog dan indeks serta kemampuan memahami informasi saat membuat sebuah karya tulis dan penelitian.

    3. Literasi Media

    Literasi media merupakan jenis literasi yang memanfaatkan kemampuan dalam mengetahui dan memahami berbagai bentuk media, seperti media elektronik dan media cetak. Literasi jenis ini juga mencoba memahami cara penggunaan berbagai bentuk media tersebut sehingga seseorang akan mampu menyerap informasi yang disampaikan media secara baik.

    4. Literasi Teknologi

    Literasi teknologi merupakan jenis literasi yang memanfaatkan kemampuan dalam mengetahui dan memahami berbagai hal yang berhubungan dengan teknologi, seperti perangkat keras atau hardware dan perangkat lunak atau software. Literasi jenis ini juga mencoba memahami cara menggunakan internet yang baik serta memahami etika dalam menggunakan teknologi.

    5. Literasi Visual

    Literasi visual merupakan jenis literasi yang memanfaatkan pemahaman yang lebih terhadap kemampuan dalam menginterpretasi dan memberi makna dari suatu informasi yang berbentuk gambar atau visual. Literasi jenis ini hadir dari sebuah pemikiran yang menyatakan bahwa suatu gambar dapat dibaca sehingga dapat dikomunikasikan melalui proses membaca.

     

    Prinsip Literasi

    Menurut Kylene Beers (2009), terdapat 4 (empat) prinsip penting dalam pengembangan literasi, yaitu bersifat berimbang, menganggap penting bahasa lisan, berlangsung pada suatu kurikulum, dan menganggap penting keberagaman. Berikut adalah penjelasan dari masing-masing prinsip literasi tersebut.

    1. Bersifat Berimbang

    Masing-masing siswa memiliki kebutuhan yang berbeda sehingga sekolah harus menerapkan prinsip ini. Sekolah dapat menerapkan berbagai strategi dalam kegiatan membaca, seperti menyediakan berbagai variasi bacaan.

    2. Bahasa Lisan Sangat Penting

    Berdiskusi mengenai suatu informasi menjadi hal yang perlu dilakukan oleh setiap siswa. Dalam kegiatan diskusi mungkin akan terjadi perbedaan pendapat sehingga siswa diharapkan mampu menyampaikan pendapatnya dan melatih kemampuan berpikir secara kritis.

    3. Berlangsung pada Suatu Kurikulum

    Kegiatan literasi menjadi suatu kewajiban yang harus diterapkan oleh semua guru dan bidang studi dalam berbagai kurikulum.

    4. Pentingnya Keberagaman

    Banyaknya siswa yang terdapat dalam suatu sekolah tentu akan memunculkan keberagaman. Keberagaman menjadi sesuatu yang penting untuk dihargai. Prinsip ini dapat diterapkan dengan menyediakan berbagai buku mengenai kekayaan budaya Indonesia sehingga siswa akan lebih mengenal keberagaman budaya bangsa serta turut melestarikannya.