in

Algoritma: Pengertian, Ciri-Ciri, dan Jenis-Jenis

Algoritma – Sudah tak bisa dipungkiri lagi bahwa hampir setiap tahun perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi terus mengalami perkembangan. Perkembangan yang terjadi pada ilmu pengetahuan dan teknologi sebenarnya merupakan hal yang wajar karena perkembangan ini akan berdampak baik terhadap kehidupan kita yang kita jalani setiap hari. Oleh sebab itu, sudah seharusnya kita merasa senang terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi karena hampir semua kegiatan yang dilakukan dapat diselesaikan dengan mudah. Semakin mudah suatu pekerjaan untuk diselesaikan, maka kita bisa mengerjakan pekerjaan lainnya.

Tidak hanya itu, perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi membuat manusia memiliki kemampuan untuk menciptakan karya-karya yang bisa dibilang cukup kompleks. Setiap karya yang dibuat atau diciptakan lebih dari sekadar kompleks saja, tetapi canggih. Salah satu karya yang diciptakan oleh manusia yang kompleks dan canggih adalah komputer.

Komputer merupakan sebuah alat elektronik yang bisa menghitung dengan cepat bila dibandingkan dengan manusia, tetapi alat elektronik ini harus diajarkan atau diarahkan oleh manusia dengan menggunakan langkah-langkah agar dapat menyelesaikan suatu masalah. Langkah-langkah yang dimaksud adalah algoritma.

Algoritma bukan hanya digunakan untuk memecahkan masalah pada komputer saja, tetapi bisa juga digunakan untuk memecahkan masalah yang ada di kehidupan sehari-hari. Terlebih lagi, setiap masalah yang berkaitan dengan sebuah proses atau langkah-langkah prosedural biasanya akan membutuhkan algoritma. Suatu permasalahan akan mudah diselesaikan dengan menggunakan algoritma karena kita jadi mengetahui langkah-langkah logis dan sistematis yang harus dikerjakan terlebih dahulu. Oleh karena itu, tak sedikit orang yang sudah menyelesaikan suatu masalah menggunakan algoritma, apakah kamu salah satunya?

Namun, dewasa ini, bagi sebagian orang belum mengetahui apa itu algoritma, sehingga sulit untuk menerapkan dalam penyelesaian suatu masalah. Dengan kata lain, algoritma sulit untuk digunakan untuk dalam kehidupan sehari-sehari. Padahal dengan menggunakan algoritma, seseorang akan mudah untuk mengurutkan penyelesaian suatu masalah.

Ingin tahu apa itu algoritma dan ciri-cirinya? Tenang saja, Grameds, artikel ini akan mengulas lebih lanjut tentang algoritma, mulai dari pengertian hingga jenis-jenisnya. Nah tunggu apalagi segera baca artikel ini sampai selesai, Grameds, selamat membaca.

Pengertian Algoritma

Kebanyakan orang ketika mendengar istilah atau kata “algoritma” biasanya akan mengaitkannya dengan suatu ilmu matematika, ilmu komputer, atau bahasa pemrograman. Anggapan seperti itu tidak sepenuhnya salah karena memang awal ditemukannya, algoritma ini bisa dibilang bagian dari ilmu matematika dan ilmu komputer. Lalu, sebenarnya apa itu algoritma?

Algoritma adalah suatu langkah atau metode yang sudah direncanakan dengan matang, sehingga sudah berurutan dan tersusun dengan rapi serta biasanya digunakan untuk memecahkan suatu permasalahan dengan cara memberikan sebuah instruksi supaya menjadi tindakan. Sementara itu, dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), algoritma adalah prosedur sistematis untuk memecahkan masalah matematis dalam langkah-langkah terbatas atau urutan logis pengambilan keputusan untuk pemecahan masalah.

Dari pengertian tersebut, maka bisa dikatakan bahwa algoritma ini digunakan untuk menyelesaikan atau memecahkan suatu permasalahan dengan tahapan-tahapan yang logis yang sudah diurutkan. Itulah mengapa algoritma pasti digunakan pada alat elektronik komputer karena dengan algoritma, maka komputer akan mampu mengolah data, melakukan penghitungan, melakukan penalaran secara otomatis, dan dapat menyelesaikan masalah yang di dalam komputer. Ketika algoritma digunakan pada komputer akan menciptakan suatu output yang kemudian akan berhenti dalam keadaan seperti semula.

Bukan hanya di komputer atau dalam kehidupan sehari-hari saja, algoritma juga digunakan oleh banyak perusahaan terutama perusahaan yang bergerak di bidang keuangan. Hampir semua bidang yang ada di perusahaan keuangan menggunakan algoritma, mulai dari perdagangan saham, manajemen liabilitas aset, dan penetapan harga pinjaman. Suatu perdagangan yang memakai algoritma biasanya lebih sering disebut dengan istilah perdagangan otomatis.

Suatu perdagangan otomatis biasanya menggunakan program komputer untuk menjual atau membeli sekuritas dengan cepat, mengapa menggunakan program komputer? Hal ini dikarenakan transaksi perdagangan bergerak sangat cepat, sehingga kecepatan tersebut tak mungkin bisa dilakukan oleh manusia. Pada umumnya, perdagangan yang bergerak sangat cepat terjadi pada naik turunnya harga saham, komoditas, dan obligasi. Secara sederhana algoritma ini mempermudah perdagangan otomatis yang di mana transaksi dagangnya bergerak sangat cepat.

Dengan demikian, algoritma bisa dibilang salah satu metode agar suatu masalah dapat diselesaikan dengan mudah, sehingga suatu kegiatan atau produksi tetap berjalan. Selain itu, algoritma merupakan suatu metode yang bisa dipelajari oleh setiap orang tak terkecuali diri kamu.

Terlebih lagi, di zaman yang serba teknologi, mempelajari algoritma seperti hal yang wajib dipelajari, seperti menulis artikel supaya muncul di halaman pertama di mesin pencari, maka harus mempelajari algoritma. Bukan hanya itu, pasti sudah banyak orang yang menonton youtube, munculnya video-video di halaman utama merupakan hasil dari algoritma munculnya video-video di halaman utama merupakan hasil dari algoritma youtube itu sendiri.

Pengertian Algoritma Menurut Para Ahli

Beberapa ahli juga mengungkapkan atau memberikan pengertian dari algoritma. Di bawah ini akan dijelaskan beberapa pengertian algoritma dari beberapa ahli.

1. Abu Ja’far Muhammad Ibnu Musa Al-Khawarizmi

Pada dasarnya, istilah algoritma itu sendiri pertama kali diperkenalkan oleh seorang ilmuwan matematika sekitar tahun 825 Masehi dan ia bernama Abu Ja’far Muhammad Ibn Musa Al Khwarizmi. Istilah algoritma berada di dalam buku yang ditulis oleh beliau dengan judul Al-Jabr Wa-al Muqabla.

Abu Ja’far Muhammad Ibn Musa Al Khwarizmi mengatakan bahwa algoritma adalah sebuah cara atau metode khusus yang dapat digunakan untuk menyelesaikan satu atau beberapa masalah.

2. Marvin Minsky

Marvin Minsky merupakan seorang ahli Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan berpendapat bahwa algoritma adalah suatu perangkat yang berbentuk aturan yang dapat menginformasikan kepada kita dari satu waktu ke waktu lainnya dan informasi yang diberikan  merupakan bagaimana cara untuk bertindak. Algoritma yang diungkapkan oleh Marvin Minsky sebenarnya sudah bisa kita rasakan, ketika menggunakan sebuah perangkat pengingat, seperti smart watch.

3. Sismoro

Menurut Sismoro, algoritma adalah sekumpulan instruksi atau langkah-langkah yang sudah dituliskan secara sistematis dan digunakan untuk menyelesaikan suatu persoalan atau suatu permasalahan matematika dan logika dengan bantuan komputer.

gramedia digital

gramedia digital

Berlangganan Gramedia Digital

Baca SEMUA koleksi buku, novel terbaru, majalah dan koran yang ada di Gramedia Digital SEPUASNYA. Konten dapat diakses melalui 2 perangkat yang berbeda.

Rp. 89.000 / Bulan

gramedia digital

4. Seymour Lipschutz dan Marc Lipson

Seymour Lipschutz dan Marc Lipson menyatakan bahwa algoritma adalah sebuah daftar yang berisi langkah demi langkah yang terhingga yang berasal dari berbagai macam perintah yang sudah dijelaskan supaya bisa digunakan untuk menyelesaikan atau memecahkan suatu permasalahan yang ada.

5. Kani

Menurut Kani, algoritma adalah suatu usaha dengan sebuah urutan operasi yang sudah disusun secara sistematis dan logis dan dapat dimanfaatkan untuk menyelesaikan sebuah permasalahan demi menciptakan sebuah output tertentu.

6. S. E. Goodman dan S.T. Hedetniemi

Menurut S. E. Goodman dan S.T. Hedetniemi, algoritma adalah suatu urutan atau susunan yang sifatnya terbatas dari berbagai operasi yang sudah bisa dijelaskan serta setiap operasi membutuhkan waktu dan memori yang terbatas untuk memecahkan suatu permasalahan tertentu.

7. Donald Ervin Knuth

Donald Ervin Knuth mengatakan bahwa algoritma adalah kumpulan aturan-aturan yang berhingga dan bisa memberikan serangkaian operasi agar dapat memecahkan suatu permasalahan yang sedang terjadi.

Itulah pengertian algoritma dari beberapa ahli, mulai dari ahli matematika yang pertama kali memperkenalkan algoritma hingga seorang pakar kecerdasan buatan. Dengan demikian, bisa dibilang algoritma ini merupakan salah satu cara atau metode yang digunakan untuk menyelesaikan suatu masalah dengan langkah-langkah atau tahapan-tahapan logis dan sistematis.

Contoh Algoritma

Mungkin akan sulit membayangkan bagaimana cara kerja algoritma ketika digunakan pada kegiatan sehari-hari. Kamu bisa lihat salah satu contoh kasus berikut yang di mana hampir semua orang pasti pernah melakukannya, cara memasak mie instan. Algoritma memasak mie instan, yaitu:

1. Pilih 1 bungkus mie instan yang sesuai selera

2. Siapkan air sekitar 400 ml

3. Siapkan panci, sendok, garpu, dan piring

4. Masukkan air 400 ml ke dalam panci

6. 5. Panaskan air hingga mendidih

7. Masukkan mie ke dalam panci yang berisi air mendidih

8. Aduk mie dan tunggu sekitar 3 menit

9. Tuangkan bumbu di piring

10. Ambil mie yang sudah matang dan letakkan di piring yang sudah diberi bumbu.

Seperti yang kita tahu bahwa perkembangan teknologi semakin maju dan modern, sehingga kita akan mudah untuk menggunakannya, salah satu kemudahan itu dapat kita lihat dan rasakan pada saat mencari informasi.

Sementara itu, contoh lainnya dari algoritma juga bisa dilihat pada teknologi terutama pada mesin pencari yang di mana ketika menggunakannya membutuhkan internet. Supaya lebih mudah memahami contoh algoritma pada teknologi, kamu bisa melihat contoh di bawah ini.

1. Tentukan informasi yang ingin dicari

2. Ketik informasi yang ingin dicari di mesin pencari

3. Tunggu beberapa saat

4. Muncullah informasi berupa artikel yang dicari sesuai urutan

5. Kamu tinggal pilih artikel yang memiliki informasi yang cocok

Pada umumnya, mesin pencari sudah memiliki algoritmanya masing-masing, sehingga artikel yang akan muncul di urutan pertama merupakan artikel yang memang layak berada di urutan pertama yang kemudian dilanjutkan artikel kedua dan seterusnya. Oleh sebab itu, jika ingin membuat artikel yang muncul di halaman pertama atau di urutan pertama mesin pencari, sebaiknya kenali dulu algoritma dari mesin pencar tersebut.

Itulah kedua contoh dari algoritma yang ada di kehidupan sehari-hari dan algoritma yang berkaitan dengan teknologi mesin pencari. Pada dasarnya, masih banyak sekali contoh dari algoritma, mungkin saja kamu bisa memberikan contoh dari algoritma. Setelah mengenali pengertian dan contoh algoritma, sepertinya kamu sudah mulai memahami tentang algoritma atau bahkan sudah ingin menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari termasuk menulis artikel di internet?

Ciri-Ciri Algoritma

Segala macam metode yang ada pasti memiliki ciri-ciri termasuk algoritma. Berdasarkan apa yang diungkapkan Donald E. Knuth, algoritma memiliki beberapa ciri, yaitu:

1. Ada Input

Harus ada Input bisa diartikan sebagai setiap masalah yang dihadapi kedepannya harus dicarikan solusi agar masalah dapat diselesaikan dengan baik. Di dalam algoritma, minimal terdiri dari nilai 0 atau memiliki nilai lebih.

2. Ada Output

Harus ada output bisa dikatakan sebagai sebuah solusi dari suatu permasalahan yang sedang dihadapi. Di dalam algoritma, minimal harus ada 1 output atau lebih.

3. Adanya Sebuah Proses

Algoritma harus memiliki sebuah proses atau sekumpulan langkah-langkah yang harus dilakukan agar bisa menyelesaikan masalah atau mencapai tujuan akhir.

4. Instruksi yang Jelas

Algoritma akan berjalan dengan baik selama diberikan instruksi yang jelas, sehingga suatu kesalahan dapat diminimalisir dan berhasil menciptakan output yang baik.

5. Memiliki Tujuan Akhir

Sudah pasti kalau algoritma harus memiliki tujuan akhir. Dengan adanya tujuan akhir, kita akan berhenti setelah mencapai tujuan akhir.

Manfaat Algoritma

Algoritma memiliki beberapa manfaat di antaranya:

1. Dapat menyelesaikan suatu masalah yang sedang terjadi dengan langkah-langkah yang sistematis dan logis

2. Dapat mempermudah atau membantu kita dalam mengubah program yang rumit menjadi lebih sederhana

3. Memudahkan kita untuk membuat sebuah program

4. Bisa mengurangi terjadinya kesalahan terhadap penulisan suatu program secara berulang kali

5. Memudahkan kita untuk menemukan kesalahan dalam suatu langkah kerja yang sudah jelas.

6. Memudahkan kita untuk mendokumentasikan beberapa hal yang sedang dikerjakan

Beberapa manfaat di atas, bisa dijadikan sebagai alasan untuk kamu mempelajari algoritma lebih dalam. Dengan mempelajari algoritma lebih dalam, maka kamu akan merasakan lebih banyak manfaat dari algoritma

Jenis-Jenis Algoritma

Algoritma yang sering kita ketahui ini ternyata memiliki beberapa jenis. Algoritma memiliki tiga jenis, yaitu: algoritma sekuensial, algoritma perulangan, dan algoritma percabangan. Ketiga jenis algoritma tersebut bisa dibilang sebagai pembentuk dari algoritma itu sendiri.

Algoritma Sekuensial

Algoritma sekuensial adalah sebuah instruksi yang sudah terencana atau tersusun secara sistematis serta sudah berurutan supaya bisa memberikan beberapa arahan yang secara khusus. Pada jenis algoritma ini setiap instruksi yang berupa tahapan-tahapan akan dijelaskan secara urut, mulai dari awal hingga akhir. Oleh sebab itu, ketika menggunakan algoritma ini harus dilakukan sesuai urutan agar tak ada yang salah.

Algoritma Perulangan

Beberapa masalah yang dihadapi ada beberapa tahapan yang memang harus dijalankan secara berulang-ulang, biasanya masalah itu dapat diselesaikan dengan algoritma perulangan. Algoritma perulangan adalah suatu algoritma yang dapat digunakan untuk mengulang beberapa perintah, sehingga bisa mengoperasikan beberapa tahapan tertentu secara berulang-ulang. Dikarenakan dapat mengoperasikan beberapa tahapan secara berulang-ulang, maka jenis algoritma ini sering disebut juga looping algorithm.

Algoritma Percabangan

Algoritma percabangan adalah suatu algoritma yang dapat digunakan untuk memilih atau melanjutkan salah satu perintah dari beberapa perintah yang sudah ada sebelumnya. Akan tetapi, pada jenis algoritma percabangan, untuk melakukan langkah selanjutnya, maka harus memenuhi syarat yang sudah ada. Oleh sebab itu, jenis algoritma ini dikenal juga dengan algoritma bersyarat.

Kesimpulan

Tibalah sudah pada pembahasan kesimpulan, pada pembahasan ini bisa dibilang kalau algoritma adalah suatu cara atau metode atau prosedur yang dapat dimanfaatkan untuk memecahkan suatu permasalahan yang sedang terjadi, baik itu dalam bentuk ilmu komputer, ilmu matematika, teknologi, hingga kehidupan sehari-hari yang kita jalani. Maka dari itu, bisa dikatakan bahwa algoritma meliputi beberapa hal, seperti penalaran, pemrosesan data, dan perhitungan.

Perkembangan teknologi yang semakin maju, membuat kita harus mulai menyadari bahwa mempelajari ilmu algoritma sangat penting. Oleh karena itu, jika kamu memiliki waktu luang,  sebaiknya segera mempelajari algoritma dan belajar untuk menerapkannya, baik itu melalui video yang dibuat di youtube atau menulis artikel agar muncul di halaman pertama di mesin pencari.

Sumber: Dari berbagai macam sumber

Layanan Perpustakaan Digital B2B Dari Gramedia

ePerpus adalah layanan perpustakaan digital masa kini yang mengusung konsep B2B. Kami hadir untuk memudahkan dalam mengelola perpustakaan digital Anda. Klien B2B Perpustakaan digital kami meliputi sekolah, universitas, korporat, sampai tempat ibadah.

logo eperpus

  • Custom log
  • Akses ke ribuan buku dari penerbit berkualitas
  • Kemudahan dalam mengakses dan mengontrol perpustakaan Anda
  • Tersedia dalam platform Android dan IOS
  • Tersedia fitur admin dashboard untuk melihat laporan analisis
  • Laporan statistik lengkap
  • Aplikasi aman, praktis, dan efisien

Written by Restu