Sosiologi

Pengertian Ilmu Sosial: Macam dan Contohnya

ilmu sosial
Written by Lely Azizah

Pengertian Ilmu Sosial – Belajar merupakan hak dan kewajiban setiap manusia, tidak mengenal usia baik itu anak-anak, remaja, dan orang tua, semuanya memiliki kesempatan yang sama. Negara bahkan menjamin setiap individu untuk dapat belajar atau memperoleh pendidikan sebagaimana tercantum dalam UUD 1945 pasal 31 ayat 1 dimana negara menjamin setiap warga negara berhak atas pendidikan.

Dengan pendidikan, individu dapat memajukan negaranya. Banyak sekali ilmu yang dapat dipelajari sesuai dengan minat masing-masing. Salah satu ilmu yang dapat dipelajari adalah ilmu sosial. Pengertian ilmu sosial yaitu ilmu yang mempelajari hubungan manusia dengan lingkungannya atau interaksi manusia dengan individu lainnya, manusia dengan kelompoknya, atau kelompok dengan kelompok lainnya.

Interaksi manusia dengan yang lainnya akan terjalin komunikasi sehingga manusia dapat saling mengenal satu dengan lainnya. Selain itu, manusia juga dapat menolong sesama berkat interaksi tersebut sehingga terjalin hubungan yang harmonis.

Namun, terkadang juga muncul konflik akibat ketidakcocokan hubungannya dengan yang lain. Konflik tersebut apabila tidak dapat diatasi tentu akan mengganggu keharmonisan. Pada dasarnya manusia merupakan makhluk sosial yang tidak bisa hidup secara individual, mereka membutuhkan kehadiran orang lain.

Pengertian Ilmu Sosial

Ilmu sosial mencoba memahami perbedaan sebagai pelajaran berharga untuk dapat menyatukan ketidaksamaan tersebut.

Dalam kehidupan sehari-hari, banyak perbedaan yang pasti ditemukan. Akan tetapi kembali pada kodrat manusia, bahwa mereka akan membutuhkan kehadiran orang lain dalam kehidupan sehari-hari. Hidup secara menyendiri tidak mungkin bisa dilakukan. Dalam ilmu sosial, perbedaan yang ada antara individu yang satu dengan yang lainnya ada penyelesaian yang dapat mengatasinya.

Dengan adanya penyelesaian, maka individu dapat hidup berdampingan dengan yang lainnya walaupun konflik memang terkadang tidak bisa dihindarkan. Ilmu sosial jika dipahami lebih mendalam didalamnya ada telaah tentang permasalahan sosial yang sering terjadi dalam kehidupan sehari-hari. Tujuan dari ilmu sosial yaitu untuk membantu menambah wawasan atau pengetahuan yang lebih luas mengenai kehidupan sosial.

Pengertian Ilmu Sosial: Macam dan Contohnya 1

https://www.gramedia.com/products/ensiklopedia-saintis-junior-bumi?utm_source=literasi&utm_medium=literasibuku&utm_campaign=seo&utm_content=LiterasiRekomendasi

Jenis-jenis Ilmu Sosial

Setelah kita mengetahui pengertian ilmu sosial, kemudian apa saja jenis-jenis dari ilmu sosial? Ilmu sosial sebenarnya merupakan induk dari beberapa ilmu pengetahuan yang diajarkan baik itu di sekolah maupun di universitas. Berikut ini jenis-jenis dari ilmu sosial.

1. Antropologi

Salah satu jenis ilmu sosial adalah antropologi. Adapun yang dimaksud dengan antropologi adalah ilmu yang mempelajari manusia dan kebudayaannya.

Secara umum, antropologi mempelajari manusia dalam lima sub yaitu evolusi manusia secara biologis, keanekaragaman ciri-ciri fisik manusia, perkembangan dan penyebaran budaya manusia, perkembangan dan penyebaran bahasa, dan asas-asas manusia dan budayanya yang ada di seluruh dunia.

Antropologi sebagai ilmu pengetahuan mencoba menjelaskan proses-proses budaya masyarakat yang ada dan yang berkembang dari waktu ke waktu. Tanpa adanya ilmu ini, masyarakat tidak akan mengetahui berbagai macam kebudayaan yang ada dan yang tersebar di seluruh dunia.

Mempelajari antropologi merupakan termasuk pelestarian kebudayaan karena kita dapat tahu budaya apa saja yang ada dan perlu untuk dikembangkan dalam kehidupan manusia sekarang ini.

2. Sosiologi

Pengertian sosiologi adalah ilmu yang mempelajari berbagai fenomena kehidupan masyarakat atau penduduk. Pada awalnya, sosiologi berkembang di Eropa karena ilmuwan menyadari harus ada ilmu yang mampu menjelaskan dan mempelajari perubahan sosial yang terjadi dalam kehidupan masyarakat.

Ilmuwan yang pertama mencetuskan sosiologi adalah seorang ilmuwan Prancis yang bernama August Comte. Oleh para sosiolog, August Comte disebut sebagai Bapak Sosiologi. Sosiologi termasuk jenis ilmu sosial karena tidak mempelajari ilmu pasti (eksak) sebab yang dipelajari adalah gejala masyarakat dan perubahan-perubahan sosial yang terjadi dalam kehidupannya.

banner-promo-gramedia

Dalam memandang gejala masyarakat, sosiologi tidak berdiri sebagai ilmu yang bersifat spekulatif, melainkan bersifat objektif dalam memandang gejala tersebut. Selain itu, gejala masyarakat didapatkan dari hasil pengamatan sehingga sosiologi termasuk ilmu yang logis. Ilmu yang dipelajari didalamnya juga luas.

Berdasarkan perubahan-perubahan kehidupan sosial yang terjadi semenjak manusia pertama ada hingga manusia modern (homo sapiens) seperti sekarang ini. Sebagai satu disiplin ilmu, sosiologi tidak memandang masalah secara normatif melainkan harus netral dalam memandang permasalahan yang ada di dalam masyarakat.

3. Ilmu Komunikasi

Interaksi individu yang satu dengan lainnya tidak lepas akan komunikasi. Manusia membutuhkan komunikasi agar pesan dan maksud yang diinginkan dapat tersampaikan dengan baik. Sudah sejak lama ilmuwan mempelajari bagaimana komunikasi yang baik dapat tersampaikan antar individu.

Penelitian yang dilakukan oleh ilmuwan-ilmuwan tersebut lahirlah ilmu komunikasi. Pengertian dari ilmu komunikasi yaitu ilmu yang mempelajari proses-proses komunikasi individu, baik itu antara individu dengan individu, individu dengan kelompok, maupun kelompok dengan kelompok.

Komunikasi dalam kehidupan sehari-hari adalah proses sosial yang mendasar. Interaksi sosial dalam komunikasi memegang peranan yang penting. Dengan adanya ilmu komunikasi, manusia menjadi paham bagaimana tata cara menyampaikan informasi yang baik agar dapat dipahami oleh penerima informasi.

Dalam prosesnya, komunikasi terus berkembang. Dulu orang menggunakan surat sebagai media komunikasi, tetapi membutuhkan proses yang cukup panjang.

Sekarang medianya sudah lebih maju dengan menggunakan kecanggihan teknologi sehingga lebih cepat dan lebih efisien dibandingkan dengan surat seperti menggunakan handphone, email, dan lain sebagainya. Perilaku manusia dalam berkomunikasi itulah yang menjadi objek utama yang dikaji dalam ilmu komunikasi.

4. Ekonomi

Dalam kehidupan sosial, manusia tidak bisa lepas dari yang namanya ekonomi. Mengapa ekonomi dikelompokkan ke dalam ilmu sosial? Hal ini dikarenakan dalam dunia ekonomi, perilaku manusia merupakan bahan kajian utamanya.

Ilmu ekonomi menjelaskan bagaimana perilaku manusia dalam menggunakan sumber daya ekonomi yang ada untuk memenuhi kebutuhan atau keinginan dalam kehidupannya. Dalam dunia ekonomi, ada tiga pelaku ekonomi yaitu rumah tangga, pelaku bisnis, dan pemerintah. ketiga pelaku ekonomi tersebut dalam menjalankan aktivitasnya tidak lepas dari keputusan dan menjalankan perannya masing-masing.

Keputusan yang diambil ketiganya mempengaruhi bagaimana perilakunya. Dalam roda perekonomian, ketiganya saling berinteraksi satu sama lain. Rumah tangga merupakan konsumen yang berusaha untuk memenuhi kebutuhannya dalam mengkonsumsi barang atau jasa.

Pelaku bisnis yang dijalankan oleh individu atau kelompok akan memproduksi barang atau jasa untuk memperoleh keuntungan. Sedangkan peran pemerintah dalam ekonomi adalah sebagai pengambil kebijakan publik. Keputusan yang diambil oleh pemerintah harus memperhatikan kesejahteraan bagi rumah tangga dan bagi pelaku bisnis.

5. Ilmu Pendidikan

Dalam dunia pendidikan, interaksi yang terjadi antara pendidik dengan peserta didik merupakan hal yang penting dan harus dipelajari. Bagi yang bekerja di dunia pendidikan, ilmu sosial penting untuk dimiliki.

Seorang pendidik harus memahami bagaimana karakteristik dan tingkah laku peserta didiknya sehingga ia mampu menerapkan metode pembelajaran yang sesuai agar dapat menyalurkan ilmu yang dimilikinya. Dibutuhkan adanya keterampilan komunikasi yang baik sebagai seorang pendidik.

Selain itu, dengan adanya pendidikan manusia dapat mengubah kehidupan baik itu untuk dirinya sendiri maupun untuk orang lain. Maka dari itu, ilmu pendidikan sebenarnya bermuara pada kehidupan sosial. Contoh saja orang yang menempuh pendidikan di tingkat tinggi seperti universitas nantinya berpeluang menjadi agent of change atas permasalahan yang terjadi dalam masyarakat.

Diharapkan mereka mampu memecahkan permasalahan yang ada sehingga manusia akan memperoleh kehidupan yang lebih merdeka dan lebih sejahtera. Itulah pentingnya ilmu pendidikan sehingga mampu mengubah kehidupan di sekitarnya jauh lebih baik.

6. Geografi

Geografi merupakan ilmu yang mempelajari mengenai bumi dan seisinya. Di dalamnya, geografi juga mempelajari berbagai macam fenomena alam yang terjadi di sekitarnya. Sekilas geografi sepertinya tidak ada kaitannya dengan ilmu sosial, namun jangan salah.

Geografi memiliki kaitannya dengan ilmu sosial. Dalam geografi, manusia dengan lingkungannya merupakan pusat kajiannya. Ilmu ini juga mempelajari tentang manusia yang disebut dengan geografi manusia. Dalam pembahasannya, geografi manusia mempelajari bagaimana individu beradaptasi dengan lingkungannya, dengan sesama manusia, dan bagaimana perannya dalam dunia.

Selain itu, secara umum geografi mempelajari kekayaan alam yang ada. Sehingga dengan mengetahui kekayaan alam yang dimiliki, nantinya manusia dapat mengelola dan memanfaatkannya untuk kemakmuran dan kemaslahatan umat lainnya. Pastinya secara adil dan merata.

Pengertian Ilmu Sosial: Macam dan Contohnya 2

Beli Buku di Gramedia

7. Sejarah

Perkembangan peristiwa-peristiwa yang terjadi pada manusia sejak pertama kali ada hingga saat ini terus dipelajari. Ilmu yang mempelajari peristiwa-peristiwa tersebut dinamakan dengan ilmu sejarah. Secara kronologis, ilmu sejarah mencoba merangkai berbagai peristiwa yang terjadi di masa lalu sehingga menjadi seperti sekarang ini.

Ilmu sejarah juga mempelajari kronologi bagaimana proses terjadinya perilaku manusia secara runtut berdasarkan fakta-fakta yang ada sehingga sejarah bukanlah ilmu yang bersifat takhayul. Kebenaran dalam sejarah merupakan hal yang penting, sebab manusia dapat mempelajarinya dan mengantisipasi sejarah yang buruk agar tidak terjadi lagi di kehidupannya sekarang ini.

Sejarah sebagai suatu ilmu tidak hanya mempelajari seperti apa, kapan, di mana, dan bagaimana peristiwa terjadi. Ilmu sejarah lebih dari itu, di dalamnya mempelajari fakta-fakta, pola terjadinya peristiwa, unsur-unsur terbentuknya peristiwa, dan lain sebagainya yang terjadi pada diri manusia secara historis. Maka dari itu, sejarah dan ilmu sosial tidak bisa dipisahkan karena keduanya saling terikat satu sama lain.

8. Ilmu Politik

Politik adalah ilmu yang tidak dapat dipisahkan dari ilmu sosial. Fokus utama dalam studi ilmu politik adalah mempelajari bagaimana jalannya kekuasaan dalam kehidupan masyarakat dalam bernegara. Kekuasaan yang dijalankan bisa bersifat antara warga negara yang satu dengan lainnya, warga dengan negaranya, maupun negara dengan negara lainnya.

Kajian utamanya adalah bagaimana negara dapat mendapatkan, mempertahankan, dan menggunakan kekuasaannya sesuai dengan norma-norma yang berlaku di negara tersebut. Secara tidak langsung, ilmu sosial juga berperan didalamnya.

Kekuasaan yang dijalankan dalam politik tidak boleh bertentangan dengan kehidupan sosial masyarakat sehingga tidak mengganggu keamanan dan ketertiban dalam masyarakat. Tanpa adanya ilmu sosial, ilmu politik sulit untuk mengakomodasi kepentingan masyarakat umum.

9. Hukum

Dalam dunia hukum, kehidupan sosial masyarakat tidak lepas untuk dipelajari. Bagi yang menempuh pendidikan di jurusan hukum, proses sosial merupakan salah satu pokok bahasan yang dipelajari. Manusia merupakan makhluk sosial dan setiap perilaku dan perbuatannya harus diatur dan diarahkan.

Adanya undang-undang, peraturan, dan kebijakan yang diambil oleh institusi yang berwenang merupakan salah satu cara untuk mengendalikan perilaku sosial manusia. Adanya hukum yang jelas dapat mengatur kehidupan manusia dan memberikan kejelasan apa yang boleh dan tidak boleh untuk dilakukan oleh manusia.

Bayangkan apabila tidak hukum dalam kehidupan, manusia dapat bertindak sesuka hati tanpa memikirkan konsekuensi atas apa yang mereka lakukan. Tidak adanya punishment membuat perilaku buruk yang mungkin dilakukan manusia tidak dapat dikendalikan.

Selain itu, dalam dunia hukum pembuatan kebijakan dan aturan seyogyanya menggunakan pendekatan sosial kemasyarakatan. Perlu adanya penerapan peraturan yang adil dan merata untuk setiap individu agar berperilaku sesuai dengan norma dan budaya yang ada. Bahkan hukum sebenarnya lahir dari berbagai kondisi sosial yang ada.

10. Psikologi Sosial

Psikologi dan sosial merupakan dua hal erat yang tidak bisa dipisahkan satu sama lain. Psikologi mencoba menjelaskan proses manifestasi dari mental atau jiwa manusia yang melahirkan tingkah laku. Manusia merupakan bahan kajian utama dari psikologi.

Sebagai makhluk sosial, manusia memiliki banyak perilaku dan tingkah laku yang berbeda antara yang satu dengan yang lain. Disisi ini, psikologi mendalami mental, pikiran, dan perilaku tersebut. Bagaimana kaitannya individu dengan orang lain dijelaskan dalam psikologi.

Secara umum, yang dipelajari dalam psikologi sangatlah luas. Maka dari itu perlu adanya pendalaman satu bidang yang dikaji secara komprehensif. Salah satunya adalah psikologi sosial. Sebagai satu bidang, psikologi sosial menjelaskan berbagai fenomena yang terjadi pada manusia sebagai makhluk sosial.

Di dalamnya, bidang ini juga menyoroti berbagai macam peristiwa sosial yang bersifat negatif atau disebut sebagai patologi sosial. Contoh patologi sosial yang ada dalam kehidupan sehari-hari adalah penyalahgunaan narkoba, kejahatan premanisme, berita hoax, prostitusi, dan lain sebagainya.

Manfaat yang bisa diperoleh dengan mendalami psikologi sosial adalah manusia menjadi paham dan mengantisipasi permasalahan sosial yang mungkin terjadi, mampu menyusun alternatif pemecahan yang ada dan mengubahkan menjadi situasi yang menguntungkan untuk semuanya.

Contoh Ilmu Sosial dalam Kehidupan Sehari-hari

Setelah memahami pengertian ilmu sosial dan jenis-jenisnya, lalu seperti apa contoh ilmu sosial yang dapat kita temui dalam kehidupan sehari-hari? Pertama, dalam undang-undang dasar 1945 pasal 33 menjelaskan tentang perekonomian. Disebutkan bahwa dalam jalannya roda perekonomian di Indonesia berdasarkan prinsip demokrasi ekonomi.



Artinya perekonomian disusun dengan memperhatikan kesejahteraan rakyat, bukan untuk menguntungkan segelintir pihak semata. Selain itu, sumber-sumber kekayaan alam hanya berhak dikelola oleh pemerintah dengan tujuan tidak ada eksploitasi secara pribadi yang nantinya hanya akan memperkaya satu golongan saja. Contoh kedua ilmu sosial adalah di bidang psikologi.

Fenomena sosial seperti kejahatan, prostitusi, dan premanisme dalam masyarakat kerap muncul karena adanya kondisi yang memicu mereka melakukannya. Permasalahan umum yang biasa ditemui disebabkan karena faktor ekonomi. Kemiskinan memicu masyarakat melakukan patologi sosial.

Tuntutan untuk memenuhi kebutuhan ekonomi dengan waktu yang cepat dan jumlah yang banyak membuat sebagian orang tidak bisa berpikir panjang. Jalan pintas yang diambil untuk beberapa kasus adalah dengan melakukan tindakan kejahatan seperti mencuri, menjadi preman, dan membuka jasa prostitusi. Fenomena ini sebenarnya masih banyak ditemui di lapangan, namun permasalahan ini seolah tidak ada akhirnya dan terus berkembang dari hari ke hari.

Baca juga artikel terkait “Pengertian Ilmu Sosial” :

Kesimpulan

Itulah pengertian ilmu sosial, jenis-jenis, dan contohnya dalam kehidupan sehari-hari. Mempelajari berbagai ilmu sosial merupakan sesuatu yang bernilai penting mengingat kita juga membutuhkannya untuk memahami perilaku manusia secara sosial.

Apalagi perkembangan kehidupan yang semakin maju. Derasnya arus informasi yang terus terjadi membuat kita harus memahami berbagai fenomena dengan perspektif ilmu sosial. Mengetahui pengertian ilmu sosial saja tidaklah cukup, dengan memahami dan memperdalamnya akan membuat kita mampu menyesuaikan diri dengan berbagai macam perubahan sosial yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari.

Pengertian Ilmu Sosial: Macam dan Contohnya 3

beli sekarang

Layanan Perpustakaan Digital B2B Dari Gramedia

ePerpus adalah layanan perpustakaan digital masa kini yang mengusung konsep B2B. Kami hadir untuk memudahkan dalam mengelola perpustakaan digital Anda. Klien B2B Perpustakaan digital kami meliputi sekolah, universitas, korporat, sampai tempat ibadah.

logo eperpus

  • Custom log
  • Akses ke ribuan buku dari penerbit berkualitas
  • Kemudahan dalam mengakses dan mengontrol perpustakaan Anda
  • Tersedia dalam platform Android dan IOS
  • Tersedia fitur admin dashboard untuk melihat laporan analisis
  • Laporan statistik lengkap
  • Aplikasi aman, praktis, dan efisien