Sosiologi

8 Contoh Fenomena Sosial, Pengertian Hingga Dampak-Nya!

Contoh Fenomena Sosial
Written by Aris

Contoh Fenomena Sosial – Apakah Grameds mengetahui fenomena sosial? Bagi sebagian orang mungkin belum mengetahui secara pasti apa itu fenomena sosial. Jika bicara tentang fenomena sosial pastinya kita tidak bisa lepas dari kehidupan yang ada di berbagai lapisan masyarakat yang biasanya unik. Dalam kehidupan bermasyarakat, sudah pasti kalau kita akan melihat atau menjumpai berbagai fenomena sosial yang di mana setiap fenomena tersebut biasanya akan memiliki kesat.

Selain itu, fenomena sosial biasanya akan memiliki pengaruh dalam kehidupan bermasyarakat. Kemudian, fenomena tersebut menjadi melebur dengan masyarakat, baik yang bersifat positif atau bersifat negatif.

Pada dasarnya, ada banyak faktor yang menyebabkan terjadinya fenomena sosial. Oleh karena itu, fenomena sosial bisa dibilang sebagai suatu fenomena yang cukup kompleks. Lalu, sebenarnya apa yang dimaksud dengan fenomena sosial?

Pada kesempatan kali ini, kita akan membahas lebih jauh tentang fenomena sosial hingga contoh fenomena sosial. Jadi, simak ulasan lengkapnya, sampai habis, Grameds.

Pengertian Fenomena Sosial

Contoh Fenomena Sosial

pixabay.com

Bagi banyak orang mungkin sudah sering mendengar kata fenomena. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), fenomena adalah hal-hal yang dapat disaksikan dengan pancaindra dan dapat diterangkan serta dinilai secara ilmiah (seperti fenomena alam).

Berbeda lagi, jika secara harfiah kata fenomena berasal dari salah satu kata dalam bahasa Yunani yakni kata “phainomenon” yang berarti adalah “apa yang kamu lihat.” Namun, fenomena dapat diartikan sebagai fakta sosial dalam kehidupan masyarakat yang dilakukan lantaran adanya bentuk-bentuk perubahan sosial yang diakibatkan oleh tindakan masyarakat itu sendiri.

Tindakan yang telah dilakukan beberapa anggota masyarakat, selanjutnya memunculkan fenomena atau suatu kejadian yang berkesan. Oleh karena itu, munculnya berbagai fenomena ini akan memiliki dampak negatif, tetapi beberapa juga akan memiliki dampak yang positif.

Fenomena ini kemudian perlu untuk disikapi dengan bijak agar dapat meminimalisir efek negatifnya, jika fenomena tersebut memang negatif, seperti fenomena seksual yang marak terjadi belakangan ini, kriminalitas dan fenomena lainnya. Dengan begitu, kita tidak terjerumus ke dalam pergaulan yang salah.

Dapat kita garis bawahi bahwa fenomena sosial merupakan semua gejala atau peristiwa yang terjadi dan dapat diamati serta dikaji dalam kehidupan sosial atau ilmu sosial. Fenomena sosial dapat diartikan sebagai gejala sosial. Selain itu, fenomena sosial juga dapat terjadi karena adanya ragam perbedaan antara lain yakni agama, kebudayaan, ekonomi, ras dan lain sebagainnya.

Definisi Fenomena Sosial Menurut Para Ahli

Beberapa ahli juga mengungkapkan pengertian fenomena sosial. Berikut ini pengertian fenomena sosial menurut beberapa ahli.

1. Freddy Rangkuti

Freddy Rangkuti dalam bukunya juga dijelaskan bahwa fenomena sosial adalah fakta sosial atau kejadian sosial yang terlihat di lapangan. Oleh karena itu, segala kejadian yang terjadi secara langsung, bisa dilihat, dan bisa dibuktikan merupakan sebuah fenomena sosial.

Sebuah fenomena sosial akan memberi dampak yang sangat luas dan mempengaruhi masyarakat secara luas juga. Jadi, tidak semua kejadian di lapangan bisa disebut sebagai fenomena. Kecuali dampaknya luas dan kemudian bisa terjadi berulang, baik di lokasi yang sama maupun di lokasi lainnya.

2. Soerjono Soekanto

Pendapat berikutnya datang dari Soerjono Soekanto. Beliau menjelaskan bahwa fenomena sosial adalah suatu ketidaksesuaian antara unsur-unsur kebudayaan atau masyarakat yang membahayakan kehidupan kelompok sosial.

Soerjono kemudian mendefinisikan fenomena sosial sebagai masalah sosial. Jadi, suatu kejadian bisa disebut fenomena jika termasuk suatu masalah. Masalah yang memberi dampak negatif, terjadi berulang, dan bisa menyebar dengan sangat mudah.

Dijelaskan pula, fenomena sosial bisa berarti sebagai gejala-gejala atau peristiwa yang terjadi dan dapat diamati dalam kehidupan sosial. Sehingga oleh Soerjono, fenomena sosial disebut juga dengan istilah gejala sosial dan masalah sosial.

Macam-Macam Fenomena Sosial

Contoh Fenomena Sosial

pixabay.com

Fenomena sosial atau gejala sosial dapat disebabkan oleh berbagai faktor, seperti faktor ekonomi yang menjadi adanya fenomena kemiskinan merajalela, selanjutnya faktor psikologis yang telah menyebabkan mental setiap individu menjadi sakit hingga depresi, faktor biologis yang telah menyebabkan penyakit menular, dan lain sebagainya.

Setiap faktor tersebut merupakan macam-macam dari fenomena sosial. Berikut ini penjelasan lengkapnya tentang macam-macam fenomena sosial yang perlu kamu ketahui.

1. Fenomena Sosial Ekonomi

Jenis fenomena sosial yang pertama adalah fenomena sosial ekonomi. Fenomena sosial ekonomi adalah fenomena sosial yang dilatarbelakangi oleh kondisi atau permasalahan ekonomi. Seperti yang diketahui bersama, perekonomian adalah hal krusial dalam hidup.

Saking vitalnya peran perekonomian dalam menunjang kehidupan maka dari faktor inilah banyak muncul masalah atau fenomena sosial. Fenomena sosial ekonomi sendiri mendominasi semua fenomena yang diberitakan kepada publik. Misalnya, fenomena banyak atau tingginya angka pengangguran, fenomena PHK di masa pandemi, fenomena kemiskinan yang terus meningkat dari tahun ke tahun, dan lain sebagainya.

2. Fenomena Sosial Psikologis

Jenis yang kedua adalah fenomena sosial psikologis,. Fenomena sosial psikologis adalah fenomena sosial yang terjadi karena adanya masalah pada psikologi atau kesehatan mental dari anggota masyarakat. Jika seseorang telah mengalami gangguan kejiwaan, maka dapat berpotensi menyebabkan adanya masalah sosial. Masalah sosial yang telah dibentuk kemudian menyebabkan gangguan kejiwaan juga bagi orang lainnya.

Oleh karena itu, yang terjadi pada akhirnya memunculkan fenomena yang berulang dan semakin meluas. Jadi, fenomena sosial psikologis juga dapat terjadi karena ada suatu kejadian yang membuat trauma pada masyarakat, contohnya tragedy peperangan invasi Amerika Serikat ke negara Irak, kemudian invasi Ukraina ke negara Rusia, masyarakat yang tinggal di negara tersebut tentu mengalami trauma akibat peperangan yang terjadi.

3. Fenomena Sosial Biologis

Jenis fenomena sosial berikutnya, adalah fenomena sosial biologi. Dalam hal ini fenomena sosial biologis bisa kita lihat seperti fenomena penyakit menular, termasuk juga pandemi Covid-19 yang terjadi, cacar monyet dan lain sebagainnya. Dalam perkembangan biologi, adanya virus membuat penyakit Covid-19 mudah menular dan dialami oleh nyaris semua manusia di muka bumi ini.

Pada beberapa waktu lalu sempat terjadi kasus positif Covid-19 sedang tinggi. Masyarakat Indonesia banyak yang menghembuskan nafas terakhirnya, hingga berbagai ratusan ribu jiwa.

Adapun yang sedang viral kali ini, adalah cacar monyet, gejala penyakit ini secara umum mirip dengan penyakit cacar biasa, demam dan ruam kulit yang melepuh menjadi lenting. Namun, gejala ini juga diiringi dengan pembengkakan pada kelenjar getah bening di ketiak.

Selain itu, penularan penyakit cacar monyet di antara manusia berlangsung melalui kontak langsung dengan lenting atau luka di kulit, cairan tubuh, droplet (percikan air liur) yang dikeluarkan saat bersin dan batuk, serta menyentuh permukaan yang terkontaminasi virus cacar monyet.

4. Fenomena Sosial Lingkungan Alam

Selanjutnya, fenomena sosial lingkungan alam yang merupakan fenomena atau masalah sosial yang diakibatkan oleh kondisi alam atau sebuah peristiwa alam. Fenomena ini sulit untuk dihindari karena memang kejadian alam tidak dapat dicegah. Manusia umumnya hanya dapat meminimalkan dampaknya, seperti pada fenomena erupsi gunung berapi di suatu daerah di Indonesia.

Oleh BMKG akan diketahui mengenai resiko terjadinya erupsi, sehingga dapat memberikan informasi bagi masyarakat untuk mengungsi.

Tentu, hal ini dapat membantu menurunkan jatuhnya korban jiwa dalam jumlah besar saat terjadi erupsi. Namun, bencana alam seperti erupsi gunung berapi tentunya tidak bisa dicegah, sebab bencana alam apapun bentuknya tidak bisa dikendalikan oleh manusia.

5. Fenomena Sosial Budaya

Jenis fenomena sosial yang terakhir adalah fenomena sosial budaya. Fenomena sosial budaya adalah fenomena sosial atau masalah sosial yang terjadi karena adanya perbedaan budaya yang saling bertabrakan. Kemudian, fenomena sosial budaya juga bisa terjadi karena adanya perselisihan terkait produk budaya. Contohnya adalah perselisihan tentang pengakuan budaya Reog Ponorogo maupun Wayang Kulit oleh negara Malaysia.

Pengakuan ini kemudian memunculkan tindakan atau bentuk perlawanan yang ditunjukan pemerintah Indonesia. Misalnya pada pengakuan budaya Reog Ponorogo, dimana dimenangkan oleh Indonesia. Kemudian, oleh UNICEF diakui sebagai budaya milik bangsa Indonesia.

Contoh Fenomena Sosial di Indonesia

Dalam pembahasan sebelumnya, tentu kalian telah memiliki gambaran mengenai terjadinya fenomena sosial dengan disebabkan oleh faktor-faktor dalam fenomena sosial. Namun, agar sobat Grameds lebih paham lagi tentang fenomena sosial, maka jangan setengah-setengah mengikuti artikel ini, berikut merupakan contoh-contoh yang ada dan pernah maupun sedang terjadi di Indonesia:

1. Mudik

Contoh Fenomena Sosial

nasional.kompas.com

Contoh yang pertama ialah kegiatan mudik, yang pada umumnya terjadi menjelang hari raya di Indonesia seperti hari raya Idul Fitri ataupun sejenisnya. Mudik disebut sebagai fenomena sosial karena memang dilakukan dan telah melibatkan banyak orang.

Saat mudik terjadi, maka orang-orang yang pada dasarnya tinggal di kota akan pulang kembali ke kampung halaman bersama-sama. Bahkan, di perkotaan besar, menjelang lebaran sampai lebaran selesai dari yang jalannya rawan macet menjadi sangat lengang, hanya karena pada mudik.

2. Kriminalitas

Contoh Fenomena Sosial

pixabay.com

Contoh fenomena sosial selanjutnya adalah kriminalitas atau tindak kejahatan yang terjadi dalam jumlah yang tinggi akan masuk ke dalam fenomena sosial. Pada umumnya, kriminalitas sangat tinggi terjadi di perkotaan besar, karena berawal dari masalah ekonomi, gesekan kelompok dan sejenisnya. Sehingga banyaknya masyarakat di perkotaan yang kesulitan mendapat pekerjaan memaksa mereka melakukan tindakan kriminal.

Dalam hal ini, contoh tindak kriminal, seperti mencuri, menjambret, merampok rumah orang kaya, membegal, dan lain sebagainya. Meskipun sering terjadi di kota besar, angka kriminalitas juga bisa tinggi di pedesaan, akibat konflik yang terjadi.

3. Kenakalan Remaja

Contoh fenomena sosial berikutnya adalah kenakalan remaja, terjadi dalam bentuk beragam dan terjadi juga di banyak wilayah di Indonesia, membuatnya menjadi salah satu contoh fenomena sosial. Saat ini banyak remaja yang sudah melakukan tindakan kriminal dan tindakan tidak terpuji.

Lebih konyolnya, kelakukan negative ini seperti tidak hanya terjadi di suatu daerah atau satu kota saja, melainkan menyebar di banyak daerah, dan paling tinggi adalah di kota besar. Orang tua yang terlalu sibuk dan kurangnya perhatian kepada anak membuatnya mudah bergaul dan kemudian melakukan kenakalan remaja, seperti klitih, tawuran antar gank, dan lain sebagainya.

4. Kemiskinan

Selanjutnya adalah kemiskinan, merupakan hal lumrah yang terjadi di setiap negara, bahkan di negara maju seperti di Amerika Serikat ada banyak orang yang status ekonominya terbilang miskin. Namun, akan menjadi fenomena sosial jika angka kemiskinan ini sangat tinggi bahkan terlalu tinggi.

Ada banyak faktor yang menjadi penyebabnya misalnya rendahnya tingkat pendidikan, sehingga banyak yang memperoleh gaji rendah. Keluarga mereka pun kemudian jatuh dalam lingkaran setan kemiskinan yang diwariskan turun-temurun.

5. Kepadatan Penduduk

Contoh fenomena sosial berikutnya adalah padatnya penduduk di sebuah kota juga termasuk dalam fenomena sosial. Sebab padatnya penduduk di suatu wilayah bisa menyebabkan banyak masalah. Mulai dari krisis air bersih, krisis lapangan pekerjaan, krisis lahan untuk pemukiman, dan lain-lain.

Padatnya penduduk bisa disebabkan oleh banyak faktor. Misalnya di kota besar, kebanyakan adalah para pendatang yang merantau dengan maksud mencari nafkah yang lebih baik. Hal ini membuat Jakarta memiliki kepadatan penduduk yang tinggi dan kemudian menciptakan lebih banyak masalah sosial, seperti kota yang menjadi kotor karena banyaknya polusi udara.

6. Adanya Pengakuan dari Negara Lain

Contoh fenomena sosial selanjutnya adalah adanya pengakuan budaya dari negara lain. Contoh fenomena sosial ini termasuk ke dalam jenis fenomena sosial budaya. Hal ini karena adanya perbedaan budaya yang saling bertabrakan. Bahkan, beberapa budaya akan dianggap oleh negara lain. Contohnya adalah perselisihan tentang pengakuan budaya Reog Ponorogo maupun Wayang Kulit oleh negara Malaysia.

Pengakuan ini kemudian memunculkan tindakan atau bentuk perlawanan yang ditunjukan pemerintah Indonesia. Misalnya pada pengakuan budaya Reog Ponorogo, dimana dimenangkan oleh Indonesia. Kemudian oleh UNICEF diakui sebagai budaya milik bangsa Indonesia.

7. Disorganisasi Keluarga

Contoh berikutnya dari fenomena sosial juga bisa berupa disorganisasi keluarga yakni terpecah-belahnya sebuah keluarga. Bisa karena perceraian, dimana angka perceraian sangat tinggi dan dipicu oleh banyak faktor.

8. Korupsi

Contoh fenomena sosial yang banyak sekali di Indonesia sekarang ini adalah korupsi, biasanya dilakukan banyak orang di dalam suatu sistem besar. Misalnya di pemerintahan Indonesia, dimana banyak lembaga menjadi sarang bagi para koruptor untuk tumbuh dan semakin makmur.

Angka korupsi di Indonesia sangat tinggi dan membuat KPK memiliki daftar panjang tersangka diduga koruptor. Selain itu, banyak juga yang sudah dijebloskan ke penjara dan dimiskinkan setelah terbukti melakukan korupsi.

Melalui sejumlah contoh fenomena sosial yang sudah diberikan tersebut tentunya memiliki gambaran lebih pasti mengenai hal-hal apa saja yang masuk kategori fenomena sosial. Meskipun tidak semua fenomena sosial berdampak buruk.

Penutup

Pada dasarnya, setiap manusia pastinya membutuhkan manusia lain untuk berinteraksi. Dengan adanya interaksi sosial itu, maka akan terjadi suatu fenomena sosial. Dalam hal ini, fenomena sosial, ada yang baik dan ada juga yang memberikan dampak buruk. Oleh sebab itu, sudah seharusnya bagi kita untuk bisa memilih untuk menerima fenomena sosial yang bisa memberikan dampak baik.

Dengan adanya fenomena sosial, maka kehidupan ini menjadi lebih berwarna dan lebih beragam. Maka dari itu, terkadang fenomena sosial bisa mengajarkan kita untuk menghargai satu sama lain.

Nah itulah beberapa informasi mengenai fenomena sosial yang terjadi. Semoga artikel ini bisa memberikan manfaat dan menambah wawasan Grameds.

Jika kamu ingin mencari berbagai macam buku tentang sosial atau buku lainnya, maka bisa menemukannya di gramedia.com. Untuk mendukung Grameds dalam menambah wawasan, Gramedia selalu menyediakan buku-buku berkualitas dan original agar Grameds memiliki informasi #LebihDenganMembaca.

Penulis: Mochamad Aris Yusuf

BACA JUGA:

  1. 13 Contoh Masalah Sosial di Indonesia 
  2. Bentuk Perubahan Sosial: Pengertian, Jenis, Faktor, Contoh 
  3. Struktur Sosial di Masyarakat: Klasifikasi, Jenis, Fungsi, & Unsur 
  4. Interaksi Sosial: Pengertian, Ciri-Ciri, Syarat, Faktor, dan Contoh 
  5. 21 Contoh Perubahan Sosial di Berbagai Budaya 

About the author

Aris

Saya sangat dengan dunia menulis karena melalui menulis, saya bisa mendapatkan banyak informasi. Karya yang saya hasilkan juga beragam, dan tema yang saya suka salah satunya adalah sosiologi. Tema satu ini akan selalu melekat dalam kehidupan sehari-hari, sehingga akan selalu menarik untuk dibicarakan.

Kontak media sosial Twitter saya M Aris