Tips dan Trik

19 Tata Krama Saat Makan yang Penting Untuk Diketahui!

tata krama saat makan
Written by Pandu

Belajar Tata Krama Saat Makan yang Penting Untuk Diketahui!- Saat seseorang hendak menyantap makanan baik itu di rumah sendiri maupun di restoran makanan manapun ada baiknya tetap mengutamakan adab dalam memakannya. Karena penting untuk menjaga adab bahkan ketika makan agar makanan yang dicerna juga dapat diolah dengan baik oleh tubuh serta tidak mengganggu kenyamanan orang sekitar yang sedang menyantap makanan juga.

Ada begitu banyak manfaat yang bisa didapat dari seseorang yang menjaga adab ketika makan yaitu ia bisa lebih disiplin karena makan dengan jam yang teratur, tidak terburu-buru, dan berdoa sebelum menyantap makanan adalah bagian dari adab ketika makan. Seseorang yang menjaga adabnya ketika makan juga bisa lebih sehat karena pastinya mengutamakan kebersihan pada setiap makanan yang ingin disantapnya.

Oleh karena itu sangat penting menjaga adab atau tata krama ketika makan bahkan sejak usia dini bagi sobat grameds sekalian agar sudah terbiasa nantinya ketika disajikan makanan dimanapun sobat grameds berada.
Maka pada pembahasan kali ini kami telah menyiapkan informasi terkait tata krama yang baik diterapkan ketika makan untuk sobat grameds sekalian.

Selanjutnya pembahasan tersebut telah kami rangkum di bawah ini!

Apa itu Tata Krama Saat Makan (Table Manners)?

Tata krama makan adalah aturan etiket  makan, yang mungkin  termasuk penggunaan peralatan makan. Budaya yang berbeda mengikuti aturan yang berbeda dalam hal tata krama meja. Setiap keluarga atau kelompok menentukan standarnya sendiri tentang bagaimana tepatnya mengikuti aturan ini.

Tata krama makan adalah tata cara makan yang diawali dengan duduk, menggunakan alat makan, dan diakhiri dengan tata krama yang harus diikuti pada saat menghadiri pesta formal. Tata krama tidak hanya sebelum makan, tapi juga saat makan hingga akhir acara.
tata krama saat makan

Contoh Tata Krama Saat Makan

Bagi sebagian orang, sopan santun saat  makan menunjukkan suatu kecerdasan. Karena etika makan tidak bisa berkembang secara tiba-tiba dan membutuhkan proses pembelajaran yang panjang agar terkesan lebih natural. Padahal, etiket meja makan cukup sederhana, beberapa hal bisa dipelajari dengan duduk  tegak dan tidak bersandar pada sandaran kursi, tidak mendorong siku ke meja makan dan menggunakan serbet di pangkuan.
Tata krama saat makan merupakan salah satu budaya atau tradisi yang diturunkan di lingkungan keluarga. Oleh karena itu, Anda mungkin menemukan kebiasaan atau aturan makan yang berbeda dengan keluarga dan rekan kerja lainnya. Namun, ada aturan etika makan yang bersifat universal. Mari simak informasinya di bawah ini:

1. Mencuci Tangan

Salah satu tata krama atau aturan  makan yang biasa diajarkan di  lingkungan rumah adalah mencuci tangan  sebelum duduk makan bersama. Aturan  makan ini merupakan salah satu etika gizi yang baik yang tetap dianjurkan kepada anak berdasarkan kebiasaan  orang tuanya. Mencuci tangan sebelum makan dapat mengurangi risiko  bakteri berpindah ke makanan di mulut Anda.

Bakteri yang kemudian masuk ke dalam mulut dan saluran pencernaan dapat membuat Anda dan keluarga, terutama anak-anak, berisiko terkena risiko kesehatan, salah satunya diare. Pastikan Anda dan anggota keluarga selalu mencuci tangan dengan bersih menggunakan sabun sebelum  duduk  makan malam bersama keluarga.

2. Doa Bersama Sebelum Makan

Doa adalah salah satu aturan waktu makan yang biasanya diterapkan sebelum mulai makan. Mengajari anak untuk berdoa sebelum makan sebagai bagian dari etiket makanan sangat membantu agar anak mengetahui bahwa makanan  di atas meja adalah bagian dari pemberian dan bahwa mereka dapat bersyukur dan berterima kasih atas makanan tersebut.

3. Makan saat semuanya sudah terhidang

Pada makan malam  keluarga, sebaiknya ajari anak untuk  mulai makan saat semuanya tersaji sesuai dengan aturan waktu makan. Aturan waktu makan ini merupakan salah satu langkah dalam mengajarkan anak kedisiplinan dan kebersamaan saat makan  bersama keluarga. Sebagai orang tua, Anda harus memberikan penjelasan yang mudah dimengerti kepada anak-anak mengapa setiap orang dalam keluarga dapat makan sampai makanan terhidang, bahkan jika seluruh  keluarga  berkumpul  di sekitar meja makan.

4. Makan Sesuai Porsi

Dalam etika atau aturan  makan, penting  untuk diperhatikan dan diajarkan kepada anak untuk makan sesuai porsi. Berkomunikasilah dengan anak agar mereka mendapat cukup makan. Saat makan malam bersama keluarga, anak-anak harus diajari untuk  berbagi. Selain itu,  memastikan agar anak tidak serakah dan tidak membuang makanan berlebih karena penuh dengan porsi yang tidak sesuai. Makan sesuai porsi ini juga memastikan  tumbuh kembang optimal bagi tubuh anak. Sehingga anak tidak berisiko kegemukan nantinya.

5. Makan dengan mulut tertutup

Salah satu etika makan yang paling umum adalah makan dengan mulut tertutup. Aturan makan ini berarti mengunyah di mulut tidak menghasilkan suara atau rasa. Itu dianggap kasar, menjengkelkan, dan bahkan penekan nafsu makan. Selain itu, makan dengan mulut tertutup juga dapat mengurangi resiko tersedak akibat tekanan udara yang masuk ke mulut saat makan. Pastikan bayi mengunyah dan menelan semua makanan  sebelum menawarkan makanan lain.

6. Matikan dering ponsel

Jangan ganggu orang lain dengan membunyikan telepon Anda. Sebelum pergi makan malam, matikan atau getarkan ponsel Anda, lalu masukkan ke dalam saku atau tas Anda. Jika ada panggilan  penting, jangan lupa berpamitan untuk menjawab panggilan tersebut agar  tidak mengganggu pengunjung lainnya.

Jangan letakkan ponsel di atas meja saat makan bersama. Ponsel di samping makanan terlihat kurang etis.

7. Jangan makan terlebih dahulu sebelum tuan rumah mempersilahkan

Jika dalam situasi makan di rumah orang lain dan tuan rumahnya sedang berhalangan hadir tunggu sebentar sampai orang lain di rumah tersebut mewakilkannya. Tepat setelah ia mempersilahkan semuanya untuk makan, Anda baru boleh ikut makan! Dalam budaya adat tertentu, tuan rumah dan para tamu mengucap syukur atau bertukar cawan sebelum makan, jadi jika ada budaya seperti ini sabarlah sebentar untuk makan.
Sewaktu makan bersama anggota keluarga atau sanak saudara di rumah, tunggu sampai orang yang menyiapkan hidangan mulai makan.

8. Meletakkan serbet di pangkuan Anda.

Tutupi makanan yang jatuh dari piring dengan serbet. Buka serbet dan letakkan di  pangkuan Anda selembut mungkin. Jika perlu, Anda bisa menyeka tangan atau mulut dengan serbet saat makan.

Setelah duduk, hal pertama di atas meja  adalah serbet. Jika Anda harus meninggalkan meja, letakkan serbet di atas kursi, bukan di atas meja. Itu berarti Anda belum selesai makan dan  duduk lagi.

9. Oper Hidangan ke arah kanan.

Jika piring tidak dibagikan oleh pelayan, ingatlah untuk memberikan makanan di dekat Anda kepada orang lain. Setelah makan, tawarkan kepada orang yang duduk di sebelah kanan. Kalau Anda ingin mengambil hidangan yang letaknya agak jauh, mintalah bantuan orang lain, alih-alih menjulurkan tangan di atas piring orang lain untuk mengambilnya sendiri.

Jika Anda ingin menyantap roti atau buah-buahan yang disajikan di atas meja makan, ambil secukupnya, lalu tawarkan kepada orang yang duduk di sebelah kiri sebelum dioper ke kanan.

10. Memakai peralatan makan yang letaknya lebih jauh dari piring

Acara makan yang resmi biasanya memerlukan peralatan makanan yang lengkap dan bagus. Sesaat ketika mau mengambil menu makanan yang berbeda, Anda perlu menukar alat makan. Kalau kamu bingung ketika memilih peralatan makan, gunakan yang letaknya paling jauh dari piring Anda terlebih dahulu.

Lain halnya ketika makan bersama keluarga sendiri ataupun teman seumuran yang tidak memerlukan peralatan makan yang merepotkan tersebut Anda bisa langsung menyantap makanan dengan tangan langsung asal bersih dan sudah cuci tangan.
Tata letak posisi alat makan biasanya menyesuaikan dengan budaya tata krama saat makan setempat. Namun pada umumnya, letak garpu salad, garpu makan, dan garpu hidangan penutup diletakkan di sisi kiri piring makan, sedangkan sendok sup, sendok teh, dan pisau diletakkan di sisi kanan piring makan.

11. Jangan membiarkan siku tepat di atas meja makan.

Pastikan  siku berada di samping pinggang saat makan. Selain membuat meja terlihat sempit, tidak sopan meletakkan siku di atas meja makan. Jika Anda makan dengan orang tua atau saudara Anda, Anda mungkin akan dimarahi!

Saat makan selesai, Anda dapat mengistirahatkan siku Anda  di atas meja. Prosedur ini tidak diterapkan di luar waktu makan.

12. Berlatih mengatakan “tolong” dan “terima kasih”.

Jangan lupa mengucapkan terima kasih kepada tuan rumah setelah  makan. Saat Anda meminta  orang lain untuk berbagi makanan, bersikaplah sopan dan hormati semua orang yang  makan bersama. Jika pelayan menyajikan makanan, ucapkan terima kasih saat dia menyajikan makanan untuk Anda.

13. Jangan berbicara saat makan

Makan bersama bukan hanya berarti menikmati makanan di atas meja. Sewaktu makan, bukan berarti seperti perkumpulan biasa dimana Anda bisa berbicara sesuka hati mengikuti topik yang sedang dibahas.
Namun ketika sedang makan bersama cobalah fokus untuk menghabiskan hidangan terlebih dahulu atau kunyah dahulu makanan yang disantap sampai tertelan agar tidak mengganggu kenyamanan orang lain yang juga sedang makan. Usahakan jangan terlalu banyak berbicara ketika makan karena hal tersebut tidak etis.

14. Menelan makanan sebelum minum

Ketika kita makan, kita juga harus minum. Tapi jangan sampai kita minum air sampai makanan di mulut tertelan seluruhnya. Pengecualian adalah saat kita tersedak, jadi kita harus segera minum. Selain itu, minumlah secara perlahan dan jangan bersuara saat menelannya.
tata krama saat makan

15. Jangan mengambil kotoran dari gigi Anda di meja makan

Jika Anda merasa ada makanan yang menempel di gigi Anda, jangan langsung membersihkannya dengan jari atau tusuk gigi di hadapan orang lain. Sikat dengan hati-hati dengan gigi Anda sambil memegang tisu di depan mulut Anda. Selain itu, kita juga bisa meneguk air untuk menghilangkannya; Namun, jangan gunakan air minum untuk berkumur sebelum ditelan.

16. Tutup mulut jika Anda ingin bersendawa.

Sendawa umum terjadi dan sering terjadi saat makan. Segera setelah Anda bersendawa, segera tutup mulut dengan tisu dan rapatkan bibir agar  tidak terdengar terlalu keras. Setelah selesai, ucapkan “maaf” lalu makan lagi.

Setelah cegukan beberapa kali, ucapkan selamat tinggal dengan sopan dan tinggalkan meja  sampai cegukan berhenti.

17. Ambil alat makan saat Anda menjatuhkannya.

Minta peralatan makan  baru. Jika Anda menjatuhkan peralatan makan tetapi tidak dapat mengambilnya sendiri, mintalah peralatan makan  baru dari pelayan atau tuan rumah dan jelaskan alasannya. Hal yang sama berlaku untuk serbet: minta yang baru jika jatuh ke lantai.

Jika makanan jatuh ke lantai, ambil dengan handuk kertas tanpa menarik perhatian orang lain.

18. Taruh peralatan makan di atas piring setelah selesai makan.

Langkah ini memudahkan tuan rumah atau pelayan di restoran untuk memperbaiki meja. Tempatkan alat makan di tengah piring agar tidak jatuh saat piring diangkat. Saat Anda makan di restoran, ia memberi tahu pelayan bahwa piring Anda siap dipindahkan.
Garpu dan sendok dapat disilangkan atau diletakkan bersebelahan.

19. Membantu tuan rumah mengatur meja.

Jika Anda makan bersama kerabat, bantu mengatur meja. Kumpulkan piring, serbet, dan gelas, lalu bawa ke dapur. Tawarkan  untuk membantu mencuci piring jika tuan rumah tidak memiliki pembantu. Dia sangat menghargai bantuan Anda. Mungkin dia akan mengundang Anda kembali ke rumahnya untuk kembali makan bersama.
tata krama saat makan

Aturan Waktu Jam Makan

Selain etika, ada juga aturan makan yang dianggap teknis untuk menjaga pola hidup sehat. Mari simak di bawah ini informasinya:

1. Pola makan teratur

Jika sobat grameds merupakan orang tua, Anda dapat memperkenalkan anak Anda dengan pola  makan teratur sebagai salah satu aturan gizi yang baik sambil mengajarkan kedisiplinan dan gaya hidup yang teratur pada anak. Program Makan reguler dapat dimulai dengan membuat janji untuk sarapan, makan siang, dan  makan malam.

Misalnya untuk sarapan pagi, diasumsikan Anda dan keluarga sudah bisa duduk  di meja makan sekitar jam 6 pagi. Dengan  makan yang teratur dan rutin, anak dapat mengatur waktu kesehariannya dengan lebih baik sehingga tidak melewatkan waktu makan bersama keluarga.

2. Jangan  terlalu lama makan

Selain itu, Anda  bisa mengajari anak Anda untuk tidak makan terlalu lama. Hal ini berguna bagi anak untuk mengatur waktunya dengan lebih baik. Mengingat anak terlambat masuk sekolah, waktu menjadi salah satu hal yang paling penting untuk diikuti.

Alangkah baiknya Anda dan keluarga membiasakan diri untuk makan selama 30-35 menit, agar sisa waktunya dapat digunakan untuk mempersiapkan aktivitas lainnya. Waktu makan ini juga bisa Anda manfaatkan untuk makan malam sendiri agar setelah makan Anda dan keluarga masih punya cukup waktu untuk membicarakan aktivitas  hari itu.

Kesimpulan

Sekian pembahasan singkat mengenai bagaimana tata krama yang baik ketika makan. Tidak hanya membahas mengenai pentingnya belajar tata krama ketika makan saja namun juga lebih jauh membahas mengenai contoh dan penerapannya dalam situasi langsung.

Mempelajari tata krama ketika makan adalah suatu hal yang sangat mendasar bagi seseorang yang diundang atas perjamuan makan. Makan dengan tata krama menunjukan bahwa seseorang tersebut bukanlah orang yang sembarangan dan sangat menikmati jamuan yang disajikan kepadanya sebagai bentuk hormat.

Demikian ulasan mengenai bagaimana tata krama yang baik ketika makan. Buat Grameds yang mau belajar tentang tata krama dan ilmu pengetahuan yang berhubungan dengan etika lainnya, kamu bisa mengunjungi Gramedia.com untuk mendapatkan buku-buku terkait.

Sebagai #SahabatTanpaBatas, Gramedia selalu memberikan produk terbaik, agar kamu memiliki informasi terbaik dan terbaru untuk kamu. Untuk mendukung Grameds dalam menambah wawasan, Gramedia selalu menyediakan buku-buku berkualitas dan original agar Grameds memiliki informasi #LebihDenganMembaca.

Penulis: Pandu Akram

Artikel terkait:

Tata Krama: Definisi, Manfaat, dan Contohnya

7 Basic Manners yang Harus Diajarkan kepada Anak-Anak

Pengertian Nilai sebagai Suatu Keyakinan Mengenai Perbuatan

Norma Sosial: Pengertian, Fungsi, Jenis, Ciri dan Contohnya

8 Adab Makan Beserta Doa Sebelum Makan dan Doa Sesudah Makan



ePerpus adalah layanan perpustakaan digital masa kini yang mengusung konsep B2B. Kami hadir untuk memudahkan dalam mengelola perpustakaan digital Anda. Klien B2B Perpustakaan digital kami meliputi sekolah, universitas, korporat, sampai tempat ibadah."

logo eperpus

  • Custom log
  • Akses ke ribuan buku dari penerbit berkualitas
  • Kemudahan dalam mengakses dan mengontrol perpustakaan Anda
  • Tersedia dalam platform Android dan IOS
  • Tersedia fitur admin dashboard untuk melihat laporan analisis
  • Laporan statistik lengkap
  • Aplikasi aman, praktis, dan efisien