Sosial Budaya

Mengetahui Apa Saja Tata Krama di Sekolah yang Harus Siswa Patuhi!

Written by Pandu

Mengetahui Apa Saja Tata Krama di Sekolah yang Harus Siswa Patuhi!– Indonesia adalah negara tropis yang besar, sehingga budayanya beragam dan terdiri dari sekitar 300 suku dan  lebih dari 700 bahasa. Indonesia memiliki populasi Muslim terbesar di dunia. Indonesia juga memiliki banyak  pemeluk Katolik dan Protestan,  Hindu yang tinggal di Bali, dan  Tionghoa-Indonesia yang sebagian besar beragama Budha. Animisme masih terjadi di daerah pinggiran.

Tiap suku di Indonesia mempunyai adat istiadat yang berbeda-beda dan berbicara bahasa daerahnya masing-masing. Masing-masing dari mereka juga menganut agama yang berbeda dan memiliki adat istiadat yang berbeda pula. Oleh karena itu, semua suku tersebut membentuk keragaman Indonesia. Misalnya, orang Jawa memiliki tata krama yang canggih dan sebisa mungkin menghindari  mengungkapkan perasaannya  di depan umum, sedangkan suku Batak dan Betawi lebih jujur ​​dan lugas. Selain itu, tata krama suku Jawa – sebagian atau seluruhnya. Oleh karena keberagaman tersebut kita harus menjaga tata krama demi terjaganya persatuan dan kesatuan serta menghindari dari perpecahan yang tidak diinginkan.

Sekolah merupakan tempat menuntut ilmu dimana ada hubungan antara guru dan murid yang menyangkut tentang kegiatan belajar mengajar. Anak-anak diajarkan berbagai mata pelajaran dari yang dasar sampai yang tingkat lanjut secara perlahan dengan harapan sekolah mampu mencetak generasi baru manusia yang berilmu.

Dalam menuntut ilmu seseorang diharuskan giat dalam belajar walaupun itu sulit. Karena lebih baik merasakan kesulitan belajar daripada harus menanggung pahitnya kebodohan selama seumur hidup. Namun, dalam proses menuntut ilmu tersebut tidak hanya pelajaran umum di sekolah saja yang perlu diajarkan kepada para siswa tapi mereka juga dituntut harus menaati peraturan sekolah yang berlaku.

Dalam menaati peraturan sekolah yang berlaku tersebut seorang murid juga harus mampu menjadi pribadi yang beradab. Yakni, pribadi yang memiliki sopan santun serta etika yang baik ketika bertemu dengan temannya atau gurunya di sekolah. Maka dari itu penting sekali bagi siswa mempelajari tata krama di sekolah agar senantiasa menjadi pribadi yang santun dan terus berdampak kepada kehidupannya secara pribadi baik di sekolah maupun di luar sekolah.

Untuk itu pada pembahasan kali ini kami telah merangkum berbagai tata krama apa saja yang harus seorang siswa di sekolah patuhi dan terapkan di lingkungan sekolah.

Selanjutnya pembahasan tersebut telah kami sajikan di bawah ini!

Pengertian Tata Krama

Tata Krama adalah etika. Adat ini merupakan tatanan yang muncul dalam hubungan manusia. Kebiasaan ini dihasilkan dari aksi dan reaksi pergaulan. Misalnya, ketika orang Indonesia setuju dengan apa yang dikatakan, dia menganggukkan kepala. Di negara lain, sebaliknya, ada yang mengangguk setuju.

Di Indonesia, berbagai kode etik dan etiket mengatur tata cara bertingkah laku sosial dan karenanya dianggap sangat penting. Sopan santun menunjukkan rasa hormat dan merupakan kunci keberhasilan interaksi sosial. Bahkan Indonesia dikenal secara luas di dunia sebagai salah satu negara tersopan di dunia nyata.

Pentingnya pola pengasuhan orang tua Anda juga mengajari Anda cara makan, minum, menyapa, menyapa, berbicara, berpakaian, dan berperilaku ketika tamu datang ke rumah Anda. Seiring waktu, perilaku Anda menjadi kebiasaan tanpa memikirkan mengapa Anda harus berperilaku seperti itu.

Kebiasaan-kebiasaan yang awalnya diterapkan di lingkungan terbatas dapat menyebar seiring waktu ke lingkungan masyarakat yang lebih luas. Banyak orang yang bertipe kasar yaitu orang yang tidak menyenangkan, arogan dan tidak menimbulkan simpati, tetapi berhati emas. Hatinya penuh dengan kualitas terpuji seperti kerendahan hati, pemaaf, suka menolong dan menghargai orang dan tidak menyakiti orang lain. Orang menghindari jenis seperti ini setelah merasakan betapa buruk perangainya yang ditampilkan di luar.

Tata Krama di Sekolah

Sekolah merupakan sarana saling mengenal satu sama lain yang penting bagi anak di lembaga formal, yang aturannya harus diikuti setelah keluarga. Sekolah berperan penting dalam membentuk siswa berperilaku baik di Jawa, berdasarkan aturan dan nilai-nilai konvensional seperti  bertemu  guru, berbicara dengan guru, berpakaian dll.

Sangat penting untuk menanamkan amalan pada setiap orang, apalagi saat masih duduk di bangku sekolah dasar, apalagi di  taman kanak-kanak. Karena kebiasaan mempengaruhi perilaku tertentu sebagai orang dewasa.

Terlebih di era globalisasi sekarang berbagai informasi sangat mudah diakses lewat smartphone yang sayangnya banyak anak-anak di bawah umur dapat mengaksesnya secara suka hati tanpa pengawasan orang dewasa yang dalam skenario terburuk anak-anak menjadi cenderung tidak sopan dan berbicara kotor secara sembarangan.

Maka dari itu bimbingan mengenai tata krama apa saja yang harus dipatuhi seorang anak-anak terutama siswa di sekolah haruslah diajarkan sedini mungkin dan dipatuhi dengan baik.

Lingkungan sekolah adalah tempat  siswa belajar untuk mengembangkan keterampilan akademik dan memperoleh keterampilan hidup. Sekolah membantu siswa  mengembangkan dirinya secara optimal, termasuk pengembangan karakter dan etika siswa.

Tata krama di sekolah disebutkan ada empat dan penjelasannya berikut ini:

  • Tata Krama Secara Umum di Sekolah
  • Tata krama pergaulan (dengan guru dan teman)
  • Tata krama berpakaian dan berdandan
  • Tata krama belajar

Tata Krama Secara Umum di Sekolah

Berikut adalah tata krama secara umum yang mencerminkan etika siswa di lingkungan sekolah, yaitu:

  • Selalu berbicara  sopan di sekolah dan menghormati guru dan staf.
  • Selalu menghormati yang lebih tua, menghargai teman sebaya, mencintai dan membimbing anak di bawah umur.
  • Selalu  ramah, tersenyum dan menyapa guru, staf dan siswa lainnya.
  • Mengikuti petunjuk dan nasehat yang diberikan oleh guru tanpa membeda-bedakan.
  • Menjaga ketenangan dan kenyamanan baik di dalam kelas selama pelajaran maupun di luar kelas.
  • Berhati-hatilah saat guru sedang berbicara, jangan menyela guru, dan jika harus menyela, mintalah maaf.
  • Meminta izin kepada guru untuk meninggalkan kelas selama pelajaran berlangsung.
  • Melaksanakan piket kelas sesuai  waktu yang telah disepakati.
  • Mendoakan dan menghormati guru sebelum dan sesudah mengajar dan menjabat tangan guru ketika pulang dari sekolah.
  • Selalu berusaha menyimpan perasaan dan menjaga kedekatan dengan teman.
  • Saling bantu jika teman  mengalami masalah.
  • Menjaga ketenangan dan kenyamanan baik di dalam kelas selama pelajaran maupun di luar kelas.
  • Ikut serta dalam pemeliharaan fasilitas sekolah dan  kebersihan  lingkungan sekolah.
  • Selalu menjaga kebersihan sekolah dan kebersihan diri.
  • Tidak berpakaian berlebihan,
  • Selalu mengikuti dan menaati tata tertib dan budaya sekolah.

Tata Krama Bergaul di Sekolah

  • Mengucapkan salam dengan Kepala Sekolah, Guru dan staf tata usaha serta sesama teman pada saat masuk dan pulang sekolah
  • Saling menghormati antar sesama siswa, menghargai perbedaan dalam memilih teman belajar, teman bermain
  • Bergaul baik di sekolah maupun di luar sekolah, menghargai perbedaan beragama dan latar belakang sosial budaya masing-masing
  • Menghormati ide, pikiran dan pendapat, hak cipta orang lain dan hak milik teman dan warga sekolah
  • Berani mengakui kesalahan apabila salah dan menyampaikan sesuatu yang benar apabila benar
  • Menyampaikan pendapat secara sopan tanpa menyinggung perasaan orang lain
  • Membiasakan diri mengucapkan terimakasih bila memperoleh bantuan/jasa dari orang lain
  • Menggunakan bahasa (kata) yang sopan dan beradab dengan orang lebih tua dan teman sejawat, tidak menggunakan kata-kata kotor/kasar, cacian dan pornografi

Contoh Tata Krama Bergaul

Tata Krama Bergaul dengan Guru/staf tata usaha:

  • Berbicara sopan di hadapan guru, al: suara tidak melebihi dari suara guru
  • Mengucapkan salam bila bertemu dengan guru
  • Tidak memotong pembicaraan guru dan bila terpaksa maka harus meminta maaf terlebih dahulu
  • Tidak memanggil/meminta sesuatu pada guru dari arah belakang
  • Tidak lewat atau lari di depan guru yang sedang duduk
  • Tidak boleh menyapa guru dengan sapaan yang tidak sopan seperti mengucapkan “Hallo Pak/Bu
  • Bila dipanggil guru harus segera menyahut dan mendatangi guru serta segera
  • melaksanakan perintahnya
  • Tidak boleh memasuki ruang guru atau berkerumun di depan meja guru kecuali dipanggil
  • atau ada urusan penting
  • Tidak boleh mengambil di ruang guru tanpa ijin guru
  • Tidak boleh merendahkan dan mengucapkan kata-kata kotor dihadapan guru
  • Tidak boleh membantah atau menentang guru secara emosional
  • Tidak boleh meludah, buang gas di depan guru
  • Tidak menjelek-jelekkan guru di hadapan orangtua, masyarakat atau lainnya

Tata Krama Bergaul (Bergaul dengan Sesama Siswa)

  • Menghormati kakak kelas dan menyayangi adik kelas
  • Saling menjaga perasaan dengan tidak mengucapkan kata-kata yang dapat menyinggung perasaan teman, baik secara lisan maupun tulisan
  • Saling menolong dan membantu kesulitan sesama teman
  • Tenang atau tidak ribut di samping teman yang sedang belajar
  • Senantiasa bersalaman bila bertemu dengan teman
  • Tidak boleh mengambil sesuatu milik teman kecuali atas ijin teman
  • Tidak boleh mengganggu atau menyakiti sesama teman
  • Tidak boleh bermusuhan atau putus hubungan dengan sesama teman
  • Tidak berburuk sangka terhadap teman
  • Mengingatkan teman yang berperilaku tidak sopan terhadap guru atau melanggar tata tertib sekolah
  • Tidak menyebarkan rahasia atau aib teman kepada orang lain

Tata Krama Berpakaian dan Berdandan di Sekolah

  • Berpakaian  sesuai dengan tata tertib sekolah yang berlaku pada seragam sekolah
  • Perlindungan alat kelamin guru atau sesama siswa
  • Siswa tidak boleh memakai perhiasan emas wanita dan pria tidak boleh memakai  gelang, cincin dan anting-anting
  • Siswa tidak boleh memakai atau memakai parfum yang berlebihan
  • Siswa tidak boleh memakai tato jenis apapun (tato temporer/tato permanen)
  • Siswa tidak boleh menulis, mencoret atau melukis di baju, meja, kursi dan gedung sekolah
  • Siswa tidak boleh memakai pakaian olahraga/memakai baju olahraga tidak boleh dipakai di luar jadwal pelajarannya.

Tata Krama Saat Proses Belajar-Mengajar

  • Mengatur pelajaran sebelum guru datang, meliputi menyapu, membersihkan tempat duduk, menyiapkan peralatan menulis dan menghapus papan tulis
  • Datang tepat waktu ke kelas, jika terlambat menyapa dan mengatakan alasan keterlambatan kepada guru
  • Tidak ada kegaduhan atau keributan selama kegiatan belajar mengajar di kelas
  • Meminta izin kepada guru jika ingin keluar selama pelajaran
  • Tidak bereaksi secara emosional terhadap pendapat guru
  • Perhatian yang tenang ketika guru berbicara
  • Semua siswa berdoa di awal pelajaran pertama dan di akhir pelajaran
  • Selama jam sekolah, siswa harus berada di sekolah dan tidak boleh keluar sekolah, kecuali dengan guru piket
  • Jika guru terlambat masuk kelas , ketua atau perwakilan kelas harus menghubungi guru yang bersangkutan untuk mengingatkan
  • Siswa yang tidak masuk sekolah harus memberikan izin atau pemberitahuan tertulis dari orang tua atau wali
  • Tidak membeda-bedakan atau mendiskriminasi dengan menghormati, mematuhi dan mengikuti petunjuk guru
  • Tidak boleh ada perlakuan rasis kepada siapapun baik teman maupun guru di dalam lingkungan sekolah.

Manfaat Tata Krama di Sekolah

  • Meningkatkan hubungan baik dengan teman, guru, dan petugas di sekolah.
  • Menciptakan  keharmonisan dalam kehidupan bermasyarakat di sekolah.
  • Terhindar dari konflik sesama teman atau guru.
  • Mendapat kenyamanan dalam hubungan yang baik dengan teman, guru, serta petugas sekolah.
  • Membuat Anda dihargai, dihormati dan disukai oleh lingkungan sekolah.
  • Menjadi dipercaya oleh orang lain dalam setiap situasi.
  • Mampu menjaga suasana yang baik di berbagai lingkungan baik itu di lingkungan sekolah maupun di luar sekolah.
  • Menjadi contoh bagi orang lain akan pentingnya sopan santun.

Tidak hanya tata krama, tingkah laku, perbuatan, tutur kata saja yang harus diubah dan ditingkatkan dari kesadaran diri masing-masing. Maka disini peran orang tua dan guru sangat penting dalam mengenalkan tata krama bagi setiap murid di dalam dan luar sekolah.

Apalagi pengenalan etika dan moral harus diajarkan sejak dini, agar mereka bisa merangkul dan membiasakannya. Namun bila hal ini kurang efektif, lebih baik ditekankan perlakuan moral yang baik pada setiap anak.

Contoh Tata Krama di Sekolah

  • Memberi salam kepada guru di sekolah.
  • Tidak pernah terlambat masuk sekolah.
  • Berangkat sekolah dan pulang sekolah tepat waktu.
  • Berpakaian sopan dan rapi selama di sekolah.
  • Selalu menjaga kebersihan diri dan tidak bau badan.
  • Menghormati guru di dalam dan di luar sekolah.
  • Berdoa sebelum dan setelah selesai melakukan kegiatan belajar-mengajar
  • Menghormati semua elemen masyarakat di sekolah.

Sanksi bagi Pelanggar Tata Krama di Sekolah

Siswa yang tidak mengikuti tata krama terkadang dianggap tidak sopan atau tidak sopan, sanksi yang dapat diberikan bagi pelanggarnya adalah berikut ini :

  • Teguran lisan (warning)
  • Teguran tertulis atau persetujuan dengan tembusan kepada orang tua/wali. Tentang siswa
  • Hubungi orang tua
  • Untuk sementara tidak masuk kelas (skorsing)
  • Dikembalikan ke orang tua atau wali (dikecualikan dari sekolah)

Kesimpulan

Sekian pembahasan singkat mengenai apa saja tata krama yang harus dipatuhi bagi siswa di sekolah. Tidak hanya membahas mengenai pengertian tata krama saja namun juga lebih jauh membahas mengenai berbagai tata krama yang ada di sekolah, contoh, serta sanksi bagi yang melanggarnya.

Mempelajari tata krama adalah suatu hal yang sangat mendasar terutama bagi seorang siswa di sekolah karenanya seorang siswa tidak hanya wajib menuntut ilmu agar cerdas tapi juga menjadi pribadi yang beradab dan berilmu.

Demikian ulasan mengenai para tata krama di sekolah. Buat Grameds yang mau mengetahui apa saja contoh tata krama di sekolah dan ilmu pengetahuan yang berhubungan dengan etika lainnya, kamu bisa mengunjungi Gramedia.com untuk mendapatkan buku-buku terkait.

Sebagai #SahabatTanpaBatas, Gramedia selalu memberikan produk terbaik, agar kamu memiliki informasi terbaik dan terbaru untuk kamu. Untuk mendukung Grameds dalam menambah wawasan, Gramedia selalu menyediakan buku-buku berkualitas dan original agar Grameds memiliki informasi #LebihDenganMembaca.

Penulis: Pandu Akram

Artikel terkait:

Memahami Pengertian Moral dan Etika Beserta Perbedaannya

Pengertian Estetika: Fungsi dan Teorinya

Pengertian, Manfaat dan Contoh Sikap Rendah Hati

Contoh Sifat Kurang Terpuji dan Mengenali Sikap Buruk Seseorang

Pengertian dan Contoh Sikap Rendah Hati



ePerpus adalah layanan perpustakaan digital masa kini yang mengusung konsep B2B. Kami hadir untuk memudahkan dalam mengelola perpustakaan digital Anda. Klien B2B Perpustakaan digital kami meliputi sekolah, universitas, korporat, sampai tempat ibadah."

logo eperpus

  • Custom log
  • Akses ke ribuan buku dari penerbit berkualitas
  • Kemudahan dalam mengakses dan mengontrol perpustakaan Anda
  • Tersedia dalam platform Android dan IOS
  • Tersedia fitur admin dashboard untuk melihat laporan analisis
  • Laporan statistik lengkap
  • Aplikasi aman, praktis, dan efisien