Geografi

Ruang Lingkup Geografi dan Konsep Ruang dalam Geografi

Ruang Lingkup Geografi
Written by Ananda

Ruang Lingkup Geografi – Ilmu geografi merupakan salah satu cabang ilmu yang memiliki pembahasan yang sangat luas. Oleh karena itu, ketika membahas geografi bisa dibilang bukan hanya tentang kondisi permukaan bumi saja, tetapi masih banyak hal yang bisa dibahas.

Pada kesempatan kali ini, kita akan membahas tentang ruang lingkup geografi. Jadi, simak artikel ini sampai habis, Grameds.

Pengertian Geografi

Ruang Lingkup Geografi

pixabay.com

Geografi sebagai salah satu disiplin ilmu yang mempelajari lingkungan beserta segala fenomena yang terjadi beserta manusianya. Tak hanya bumi objek yang juga dipelajari dalam geografi adalah ruang angkasa. Di permukaan bumi, hal-hal yang dipelajari misalnya masalah penduduk, flora, fauna, udara, iklim dan segala sesuatu yang ada hubungannya dengan bumi.

Geografi berasal dari bahasa Yunani, geo yang berarti bumi dan graphein yang berarti tulisan. Jadi secara harfiah, geografi merupakan tulisan tentang bumi. Oleh karenanya geografi sering juga disebut sebagai ilmu bumi atau ilmu yang mempelajari tentang bumi.

Akan tetapi, yang dipelajari dalam geografi bukan hanya mengenai permukaan bumi saja, melainkan berbagai hal yang ada di permukaan bumi, di luar bumi, bahkan benda-benda di ruang angkasa pun turut menjadi objek kajian geografi.

Geografi dapat didefinisikan sebagai ilmu yang mempelajari atau mengkaji bumi dan segala sesuatu yang ada di atasnya, seperti penduduk, fauna, flora, iklim, udara, dan segala interaksinya. Geografi pertama kali diperkenalkan oleh Eratosthenes yang dijelaskan di dalam sebuah buku yang berjudul geographica (276-104 SM).

Seperti halnya sistem tata surya, cuaca dan iklim, samudra, dan masih banyak lagi. Jadi arti dari geografi bisa diperluas dengan menggabungkan beberapa hal yang telah disebutkan diatas. Geografi merupakan suatu cabang ilmu yang mempelajari tentang bumi, iklim, flora, fauna, penduduk, cuaca, udara dan lain-lain yang berinteraksi dengannya.

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), geografi adalah ilmu tentang permukaan bumi, iklim, penduduk, flora, fauna, serta hasil yang diperoleh dari bumi.

Jadi, dapat dikatakan bahwa geografi merupakan cabang ilmu yang mempelajari segala aktivitas manusia dan alam serta kaitannya. Secara umum, ruang lingkup geografi mencakup seluruh fenomena, gejala, atau peristiwa yang terjadi di permukaan Bumi.

Ruang Lingkup Geografi

Pengertian Geografi Menurut Para Ahli

Beberapa ahli juga mengungkapkan pengertian tentang geografi. Pengertian geografi menurut beberapa ahli, antara lain:

1. Ferdinand Von Richthofen

Ferdinand Von Richthofen mengatakan bahwa geografi merupakan suatu cabang ilmu yang mempelajari sifat-sifat serta gejala dari permukaan bumi dan juga penduduknya. Selain itu, geografi juga menjelaskan tentang hubungan sebab akibat maupun adanya gejala dan sifat-sifat itu secara bersamaan.

2. Sidney E. Ekblaw dan D.J.D. Mulkurne

Geografi merupakan suatu cabang ilmu yang mempelajari mengenai bumi beserta isinya yang dapat memengaruhi bagaimana cara kita hidup, makanan apa yang kita konsumsi, baju atau pakaian yang kita kenakan, rumah untuk kita berlindung, serta semua aktivitas rekreasi yang kita rasakan.

3. Halim Khan

Halim Khan mengatakan bahwa ilmu geografi adalah lingkungan alam dan sosial merupakan wilayah untuk melakukan kegiatan, mendeskripsikan, menganalisis, dan menikmati tingkah laku manusia di bumi yang bermanfaat bagi kelangsungan hidupnya.

4. R. Bintarto

Menurut Bintarto, geografi adalah suatu cabang ilmu yang mencitrakan, menjelaskan sifat-sifat dari bumi, melakukan analisis dari gejala alam dan penduduk, serta mempelajari corak yang khas mengenai penghidupan dan berusaha mencari fungsi dari unsur-unsur bumi dalam ruang dan waktu.

Ruang Lingkup Geografi

Ruang Lingkup Geografi

pixabay.com

Agar mempermudah kajiannya, para ahli telah membagi ruang lingkup geografi menjadi tiga, yakni geografi fisik, geografi regional, dan geografi sosial.

Ruang lingkup geografi regional mencakup deskripsi komprehensif mengenai aspek fisik dan manusia dalam relasi keruangan di suatu wilayah. Sementara geografi sosial atau manusia membahas seluruh aspek keruangan di permukaan Bumi, dengan manusia sebagai objek pokoknya. Sedangkan geografi fisik adalah cabang geografi yang mempelajari gejala fisik, seperti tanah, air, dan udara, di permukaan Bumi.

Encyclopaedia Britannica, Bernhardus Varenius atau Bernard Varen merupakan salah satu tokoh penting dalam pembelajaran geografi di Eropa. Salah satu karya yang sangat dikenal luas adalah bukunya yang berjudul Geographia Generalis.

Dalam buku tersebut, Varenius mengemukakan pemikirannya mengenai geografi. Ia mendefinisikan geografi sebagai campuran dari matematika yang membahas tentang kondisi bumi beserta bagiannya dan juga mengenai benda-benda langit. Istilah Geografi sendiri baru digunakan pada tahun 1972.

Pembagian geografi menurut Bernhardus Varenius adalah geografi umum atau geografi generalis, serta geografi khusus atau geografi sosialis. Kedua kajian ini memiliki perbedaan fokus pada hal yang akan dipelajari atau dikaji. Berikut penjelasannya:

1. Geografi Umum (geografi generalis)

Kajian geografi ini dibagi menjadi tiga bagian, yaitu:

a. Terestrial

Adalah pengetahuan mengenai bumi secara keseluruhan, dan juga meliputi bentuk serta ukurannya.

b. Astronomis (falakiah)

Adalah pengetahuan mengenai hubungan bumi dengan bintang atau benda langit. Kajian geografi ini merupakan cikal bakal kemunculan ilmu kosmografi.

c. Komparatif

Adalah deskripsi lengkap tentang bumi, letak, serta berbagai tempat yang ada di permukaannya. Kajian geografi ini membahas bumi secara keseluruhan dan sifatnya detail.

2. Geografi Khusus (geografi sosialis)

Geografi sosial adalah cabang geografi yang mengkaji aktivitas atau perilaku manusia di bidang sosial budaya. Geografi sosial berfokus pada aktivitas kehidupan manusia, lengkap dengan interaksi yang dilakukannya dengan lingkungan.

Ruang lingkup geografi ini meliputi permasalahan terkait aktivitas manusia di dalam ruang yang mencakup sifatnya sebagai makhluk sosial. Selain itu, kajian geografi ini lebih banyak mendeskripsikan tentang wilayah yang ada di bumi beserta segala hal yang berkaitan dengannya. Geografi khusus dibagi menjadi tiga bagian, yaitu:

a. Atmosfer (aspek langit)

Adalah pengetahuan yang secara khusus membahas tentang keadaan iklim di bumi.

b. Litosfer (aspek permukaan bumi)

Adalah pengetahuan yang secara khusus menelaah atau mengkaji tentang permukaan bumi, meliputi relief, vegetasi, dan fauna yang tersebar di berbagai kawasan.

c. Aspek manusia

Adalah pengetahuan yang secara khusus membahas keadaan penduduk, perdagangan, urusan pemerintahan dari berbagai negara.

3. Geografi Fisik

Fenomena atmosfer, hidrosfer, litosfer, dan biosfer dipelajari dalam geografi fisik. Ruang lingkup geografi fisik mencakup keadaan lingkungan alam di luar manusia. Misalnya gejala alam yang berkaitan dengan bentuk, relief, iklim, dan segala sesuatu tentang Bumi.

Dalam penerapannya, geografi fisik disebut sebagai pelengkap geografi manusia. Oleh sebab itu, pembahasannya tak bisa dipisahkan dari faktor manusia yang ada di lingkungan alam. Geografi fisik adalah cabang geografi yang mempelajari gejala fisik, seperti tanah, air, dan udara, di permukaan Bumi. Ruang lingkup geografi ini mengkaji berbagai elemen penting dalam lingkungan fisik manusia.

Fokus utamanya, yakni sisi kehidupan, zona daratan dan lautan yang mengandung organisme hidup, serta biosfer. Cabang ilmu ini ditunjang oleh ilmu geologi, geomorfologi, ilmu tanah, meteorologi, klimatologi, serta oseanologi.

Secara umum, obyek kajian geografi fisik meliputi seluruh gejala alam yang terjadi di antroposfer (ruang angkasa), atmosfer (lapisan udara), hidrosfer (lapisan air), pedosfer (lapisan tanah), biosfer (lapisan kehidupan), dan litosfer (lapisan batuan).

Objek kajian geografi fisik adalah lapisan hidup (mencakup lapisan tipis di permukaan Bumi sebagai tempat kehidupan), tempat bertemunya daratan, lautan, dan atmosfer, serta proses yang terjadi pada lapisan kehidupan.

Selain itu, fokus utama geografi fisik adalah sisi kehidupan, yakni zona daratan dan lautan yang mengandung banyak organisme hidup. Beberapa ilmu yang sering digunakan untuk mengkaji objek geografi fisik adalah geologi, geomorfologi, ilmu tanah, meteorologi, klimatologi, serta oseanografi.

4. Geografi Regional

Ruang lingkup geografi yang membahas topik khusus mencakup satu wilayah tertentu. Sederhananya, geografi regional membahas aspek fisik dan manusia dalam relasi keruangan di suatu wilayah. Kajian geografi regional membuat para ahli mampu menginterpretasikan dan menganalisis karakteristik suatu wilayah.

Dengan begitu, akan diketahui perbedaan yang jelas antar wilayah. Ruang lingkup geografi sosial. Geografi sosial adalah cabang geografi yang mengkaji aktivitas atau perilaku manusia di bidang sosial budaya.

Geografi sosial berfokus pada aktivitas kehidupan manusia, lengkap dengan interaksi yang dilakukannya dengan lingkungan. Ruang lingkup geografi ini meliputi permasalahan terkait aktivitas manusia di dalam ruang yang mencakup sifatnya sebagai makhluk sosial.

Geografi regional adalah ruang lingkup geografi yang membahas topik khusus mencakup satu wilayah tertentu. Sederhananya, geografi regional membahas aspek fisik dan manusia dalam relasi keruangan di suatu wilayah.

Ruang Lingkup Geografi

Konsep Ruang dalam Geografi

Ruang Lingkup Geografi

pixabay.com

Geografi adalah suatu ilmu yang dipelajari manusia sejak sekolah dasar. Menurut R. Bintarto dan Surastopo Hadi Sumarno dalam Metode Analisis Geografi (1991) geografi adalah ilmu yang memberikan deskripsi teratur tentang bumi. Penekanannya diutamakan pada geografi sebagai studi mengenai organisasi keruangan yang dinyatakan sebagai pola-pola atau proses-proses.

Bintarto dalam buku Geografi Sosial Cetakan Kedua (1997) juga mengatakan bahwa ilmu geografi adalah ilmu yang menceritakan, menerangkan sifat bumi, menganalisis gejala alam, dan penduduk serta mempelajari corak khas mengenai kehidupan dan berusaha mencari fungsi dari unsur bumi dalam ruang dan waktu.

Ruang adalah tempat di permukaan bumi, baik secara keseluruhan maupun hanya sebagian yang digunakan makhluk hidup untuk tinggal. Jadi, konsep ruang dalam ilmu geografi adalah hal yang penting.

Knox dan Marston dalam buku Places and Regions in Global Context: Human Geography (2007) menyebutkan bahwa ada tiga konsep ruang dalam geografi yaitu ruang absolut, ruang relatif, dan ruang kognitif. Berikut penjelasan lengkap tentang konsep ruang dalam geografi.

1. Ruang absolut

Ruang dalam geografi yang pertama adalah ruang absolut. Dilansir dari Universe Today, ruang absolut adalah ruang sebagai titik referensi mutlak yang tidak bergerak untuk menjaga sistem inersia yang ada di dalamnya.

Konsep ruang absolut berarti ruang secara geografis yang tetap, tidak berubah dan hadir sebagai objek yang independen.

Jadi, pengertian ruang yang didefinisikan oleh lokasi pada garis lintang dan bujur, merupakan pengertian dari ruang absolut. Misalnya ruang kota Jakarta yang terletak dalam 60º 8’ lintang selatan dan 106º 48’ bujur timur.

2. Ruang relatif

Konsep ruang relatif adalah konsep yang mendefinisikan ruang sebagai hubungan antara peristiwa, lokasi, ataupun objek lain. Artinya, ruang bergantung pada objek lain dan tidak hadir sebagai objek independen. Contoh ruang relatif pada geografi adalah ruang sosial, ruang ekonomi, dan ruang relasional, yang semuanya tidak bisa dipandang sebagai ruang absolut karena berhubungan dengan peristiwa lain.

3. Ruang kognitif

Ruang terakhir dalam geografi adalah kognitif. Menurut Sukamal Maity dalam Human Geography (Space) (2019) ruang kognitif didefinisikan dan diukur dalam hal nilai, perasaan, keyakinan, dan persepsi.

Jadi, ruang kognitif merupakan ruang yang dikenali atas interaksi manusia dan lingkungannya. Contoh ruang kognitif adalah ruang perilaku, jalan, landmark, dan juga lingkungan.

Prinsip Ilmu Geografi

Ruang Lingkup Geografi

unsplash.com

Geografi merupakan ilmu yang mempelajari kenampakan permukaan bumi beserta gejala dan fenomena yang ada di dalamnya. Untuk bisa menjelaskan dan mempelajarinya dibutuhkan prinsip ilmu geografi. Dalam studi geografi, prinsip ini dibutuhkan untuk menguraikan dan mengkaji berbagai gejala, variabel serta faktor geografi. Prinsip geografi juga dibutuhkan ketika peneliti melakukan pendekatan terhadap objek pengamatan.

Menurut Andri Noor Ardiansyah dalam jurnal Perspektif Geografi dalam Memahami Konteks Perubahan Iklim (2015), prinsip ilmu geografi atau prinsip geografi adalah pokok pikiran yang mendasari kajian ilmu geografi. Prinsip ilmu geografi difungsikan untuk mempertegas analisis atau cara pandang terhadap objek material. Jadi, prinsip ini dalam studi geografi memang sangat penting atau diperlukan. Prinsip ilmu geografi dibagi menjadi empat jenis, yaitu:

1. Prinsip persebaran

Prinsip persebaran adalah prinsip geografi yang digunakan untuk menganalisis persebaran objek geografi di permukaan bumi. Objek ini meliputi aspek fisik, kemanusiaan, atau gabungan keduanya. Tidak hanya berfokus pada persebaran objek, tetapi juga gejala serta temuan fakta di tiap lokasi.

Contohnya, persebaran flora dan fauna di Indonesia, persebaran penduduk di suatu wilayah berdasarkan tingkat risiko bencana, persebaran mata air, persebaran hutan hujan di suatu pulau, dan lain sebagainya.

2. Prinsip interelasi

Dalam Hakikat Geografi (2004) karya Marhadi, prinsip interelasi adalah prinsip geografi yang menghubungkan berbagai gejala atau fakta yang terjadi di suatu tempat.

Prinsip ini digunakan untuk menelaah dengan mengkaji gejala dan temuan fakta geografi. Sebagai contoh, proses terjadinya gunung meletus dan akibat yang ditimbulkannya dapat dipelajari dalam prinsip interelasi. Contoh lainnya adalah dampak banjir yang diakibatkan penebangan hutan liar, dampak tsunami setelah terjadinya gempa, dan lain sebagainya.

3. Prinsip deskripsi

Prinsip deskripsi adalah prinsip geografi yang digunakan untuk menjelaskan objek geografi. Prinsip ini berfungsi untuk memberi gambaran lebih detail tentang gejala, fakta, faktor, dan masalah yang sedang diteliti. Penjelasan objeknya dapat dilakukan lewat penggambaran peta, pembuatan diagram, grafik, serta analisis komputer.

Contohnya, peta wilayah rawan longsor, peta sumber mata air suatu daerah, grafik pergerakan lempeng di suatu wilayah, analisis komputer tentang jumlah penduduk usia produktif dan tidak produktif di Jakarta, dan lainnya.

4. Prinsip korologi

Prinsip korologi adalah prinsip geografi yang digunakan untuk memaparkan, menghubungkan, serta menjelaskan persebaran fenomena objek geografi. Prinsip ini bersifat komprehensif karena memadukan beberapa prinsip geografi lainnya, yakni persebaran, interelasi, serta deskripsi.

Contohnya untuk mengetahui tingkat daerah rawan bencana tanah longsor, diperlukan penelitian tentang persebaran risiko tanah longsor di suatu wilayah, diperlukan data atau peta rawan tanah longsor beserta tingkatan dampaknya, dan mencari tahu penyebab tanah longsor serta akibat yang mungkin ditimbulkan.

Ruang Lingkup Geografi

Pada dasarnya, ruang lingkup geografi ini mencakup banyak hal selama hal itu masih berkaitan dengan geografi. Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya bahwa ruang lingkup biologi ini mencakup ada yang menyatakan tiga dan ada yang menyatakan 4. Meski begitu, prinsipnya sama, yaitu harus berkaitan dengan fenomena, peristiwa, dan kondisi permukaan bumi.

Grameds akan banyak tahu dengan membaca buku Geografi yang tersedia di gramedia.com. Sebagai #SahabatTanpaBatas kami selalu berusaha untuk memberikan yang terbaik. Untuk mendukung Grameds dalam menambah wawasan, Gramedia selalu menyediakan buku-buku berkualitas dan original agar Grameds memiliki informasi #LebihDenganMembaca.

Penulis: Yufi Cantika Sukma Ilahiah

BACA JUGA:

  1. Apa Itu Geografi? Ruang Lingkup dan Ilmu Penunjang Geografi
  2. 4 Prinsip Ilmu Geografi, Contoh, Objek, & Pendekatannya 
  3. Pengertian Geografi, Aspek, & Objek Studi Geografi 
  4. 10 Konsep Geografi yang Perlu Anda Pelajari
  5. 35 Pengertian Geografi Menurut Para Ahli 


ePerpus adalah layanan perpustakaan digital masa kini yang mengusung konsep B2B. Kami hadir untuk memudahkan dalam mengelola perpustakaan digital Anda. Klien B2B Perpustakaan digital kami meliputi sekolah, universitas, korporat, sampai tempat ibadah."

logo eperpus

  • Custom log
  • Akses ke ribuan buku dari penerbit berkualitas
  • Kemudahan dalam mengakses dan mengontrol perpustakaan Anda
  • Tersedia dalam platform Android dan IOS
  • Tersedia fitur admin dashboard untuk melihat laporan analisis
  • Laporan statistik lengkap
  • Aplikasi aman, praktis, dan efisien