Ekonomi

Pengertian Teori Permintaan Beserta Penjelasannya

teori permintaan
Written by Andrew

Teori permintaan merupakan salah satu teori yang digunakan untuk menjelaskan hubungan antara pembeli dengan penjual. Teori permintaan sendiri menjelaskan sifat dari permintaan pembeli pada suatu komoditas barang maupun jasa.

Pelajari lebih lanjut mengenai teori permintaan pada pembahasan yang ada di bawah ini mengenai teori permintaan mulai dari pengertian, faktor, dan masih banyak lagi. Simak informasi berikut.

Pengertian Permintaan

Dalam ilmu ekonomi secara umum, pengertian permintaan adalah sebuah keinginan seseorang atau yang disebut sebagai konsumen terhadap berbagai barang tertentu yang diperlukan maupun diinginkannya.

Permintaan juga dapat didefinisikan sebagai sejumlah produk barang maupun jasa yang merupakan berbagai barang ekonomi yang akan dibeli oleh konsumen dengan harga tertentu yang ada pada suatu waktu maupun periode waktu tertentu dengan jumlah tertentu.

Konsep Permintaan

Seperti yang sudah dijelaskan di atas, mengenai permintaan yang dapat didefinisikan sebagai keinginan seseorang atau konsumen akan berbagai barang tertentu yang mereka perlukan atau inginkan.

Namun, pada praktiknya pengertian permintaan tersebut menunjukkan bahwa adanya permintaan akan sejumlah barang maupun jasa akan diikuti pula dengan kemampuan untuk membeli barang tersebut atau yang dapat disebut dengan purchasing power.

Hal tersebut yang menjadi indikasi, bila keinginan atau wants diikuti dengan kekuatan dalam melakukan pembelian atau purchasing power tersebut, maka keinginan yang ada akan berubah menjadi permintaan, yang dapat dirumuskan sebagai berikut.

DEMAND= WANTS + PURCHASING POWER

Demand atau yang dapat disebut dengan permintaan merupakan sebuah konsep yang mempunyai makna bahwa permintaan berlaku terhadap tiga variabel yang memiliki sifat untuk saling mempengaruhi satu sama lain, yang terdiri dari:

  • Product quality atau kualitas dari produk barang maupun jasa.
  • Price atau harga dari barang maupun jasa tersebut.
  • Product benefit atau manfaat dari produk barang maupun jasa yang dapat mempengaruhi konsumen dalam melakukan pembelian.

Pada ilmu ekonomi, hukum permintaan sendiri mengungkapkan bahwa adanya pengaruh timbal balik antara barang yang mengalami permintaan dengan harga dari barang tersebut, hal ini berlaku jika faktor lain yang ada tidak mengalami perubahan.

Pada konteks ini, hukum permintaan mengungkapkan bahwa bila harga dari sebuah barang maupun jasa naik, sedangkan harga dari barang maupun jasa lainnya tetap sama, maka konsumen akan mengalami kecenderungan untuk melakukan substitusi, yaitu menggantikan barang maupun jasa yang harganya naik dengan barang lain yang relatif lebih murah.

Pahami lebih dalam mengenai konsep permintaan serta penawaran melalui buku Ekonomi Mikro Suatu Pengantar yang ada dibawah ini.

Pengertian Teori Permintaan Beserta Penjelasannya 1

beli sekarang

Pengertian Teori Permintaan

Permintaan sendiri didefinisikan sebagai keinginan dari konsumen untuk membeli sebuah barang yang berada di tingkat harga tertentu selama waktu periode tertentu.

banner-promo-gramedia

Pengertian teori permintaan berdasarkan buku Ekonomi Mikro karya Sugiarto dan kawan-kawan pada tahun 2007 digambarkan sebagai hubungan antara jumlah yang diminta dengan harga serta pembentukan pada kurva permintaan.

Teori permintaan juga dapat berarti suatu komoditas yang dihasilkan oleh produsen karena dibutuhkan oleh konsumen yang mau dan bersedia untuk membelinya. Konsumen kemudian membeli komoditas tersebut jika memiliki harga yang sesuai.

Komoditas yang dikonsumsi juga memiliki ciri khas, yaitu semakin banyaknya komoditas yang ada tersebut dikonsumsi maka kegunaan atau nilai guna dari komoditas yang ada tersebut akan semakin berkurang.

Berdasarkan hal tersebut, pembeli akan memiliki ketersediaan untuk membeli lebih banyak komoditas jika harga satuan di pasaran menjadi lebih rendah.

Pengaruh Faktor Bukan Harga terhadap Permintaan

Pada kenyataan yang ada, walaupun yang menjadi faktor penentu paling besar dari permintaan sebuah barang adalah harga, terdapat pula banyaknya permintaan yang terjadi akibat faktor lain diluar harga tersebut.

Oleh sebab itu, untuk lebih memahami teori permintaan, Grameds juga perlu memahami berbagai faktor penting diluar harga yang dapat mempengaruhi permintaan. Faktor-faktor tersebut terdiri dari:

  • Harga barang lain yang terdiri dari barang pengganti, barang pelengkap, serta barang netral.
  • Pendapatan para pembeli yang terdiri dari barang inferior, barang esensial, barang normal, serta barang mewah.
  • Berbagai faktor pengaruh lainnya yang terdiri dari distribusi pendapatan, cita rasa masyarakat, jumlah penduduk, serta harapan tentang masa depan.

Faktor Teori Permintaan

Pada teori permintaan, terdapat pula beberapa faktor pengaruh di dalamnya, yang terdiri dari:

  • Pertama, harga komoditas yang ada tersebut.
  • Kedua, harga komoditas lain yang memiliki kaitan erat dengan komoditas yang diinginkan.
  • Ketiga, pendapatan dari rumah tangga serta pendapatan rata-rata dari masyarakat.
  • Keempat, corak distribusi pendapatan yang ada di dalam masyarakat.
  • Kelima, citarasa dari masyarakat.
  • Keenam, jumlah penduduk yang ada.
  • Ketujuh, ramalan yang berhubungan dengan keadaan di masa mendatang.

Faktor Permintaan Menurut Sukirno 

Menurut Sukirno pada tahun 1994 mengemukakan terdapat berbagai faktor yang mempengaruhi permintaan , yang terdiri sebagai berikut.

1. Pendapatan konsumen

Faktor permintaan yang pertama adalah pendapatan konsumen. Dimana seringkali perubahan dalam pendapatan menimbulkan perubahan atas permintaan dari berbagai jenis barang juga.

Terdapat dua golongan pada perubahan permintaan yang dapat berlaku apabila pendapatan berubah, terdiri dari barang normal dan barang inferior. Penjelasannya sebagai berikut.

  • Barang normal merupakan barang yang akan mengalami kenaikan pada permintaan dengan adanya kenaikan pendapatan. Pada umumnya, barang yang ada di masyarakat saat ini masuk ke dalam golongan ini. Terdapat dua faktor yang menyebabkan berbagai barang mengalami kenaikan permintaan jika pendapatan konsumen meningkat. Pertama, pertambahan pendapatan yang dialami konsumen juga menambah kemampuannya untuk membeli barang dalam jumlah yang lebih besar. Kedua, dengan adanya peningkatan pendapatan, konsumen dapat menukar konsumsi atas barang yang kurang baik kualitasnya menjadi yang lebih baik.
  • Barang inferior merupakan barang yang permintaannya akan menjadi jika banyak masyarakat memiliki pendapatan rendah. Hal ini dikarenakan, jika pendapatan konsumen bertambah, maka permintaan atas barang inferior akan berkurang.

2. Jumlah penduduk

Faktor permintaan yang kedua adalah jumlah penduduk. Yang dimaksud adalah dengan adanya pertambahan pada jumlah penduduk pada umumnya akan diikuti oleh perkembangan pada kesempatan kerja.

Oleh sebab itu, akan lebih banyak orang pula yang menerima pendapatan, hal tersebut yang menambah daya beli dari masyarakat. Dengan adanya penambahan tersebut juga menunjukkan bertambahnya jumlah permintaan yang ada.

3. Harga barang yang lain

Faktor permintaan yang ketiga adalah harga barang lain. Dimana dengan kaitannya dengan jenis barang, faktor ini menjadi tiga golongan barang, yang terdiri sebagai berikut.

  • Barang substitusi atau pengganti yang merupakan barang yang digunakan untuk menggantikan barang lain jika dapat menggantikan fungsinya. Harga barang pengganti menjadi faktor pengaruh dari permintaan barang yang bisa digantinya. Dengan harga barang pengganti yang semakin murah, maka barang yang fungsinya digantikan tersebut akan mengalami penurunan permintaan/
  • Barang komplementer atau pelengkap merupakan barang yang dapat dikonsumsi secara bersama maupun berpasangan. Kenaikan maupun penurunan dari permintaan barang komplementer ini selalu berhubungan dengan barang yang melengkapinya tersebut. Dimana, jika permintaan barang yang melengkapinya tersebut naik permintaan, maka barang pelengkap juga akan mengalami kenaikan permintaan.
  • Barang netral atau barang yang tidak memiliki kaitan merupakan barang yang tidak mempunyai kaitan yang rapat dengan barang lain. Oleh sebab itu, perubahan permintaan dari salah satu barang tidak bisa mempengaruhi permintaan barang lainnya.

4. Selera konsumen

Faktor permintaan yang keempat adalah selera konsumen. Dimana, dengan semakin tingginya selera konsumen mengenai sebuah barang, semakin tinggi pula permintaan dari barang tersebut.

Selera konsumen ini juga dapat dinyatakan ke dalam indeks preferensi konsumen. Indeks tersebut dapat diperbaharui setiap saat berdasarkan survei tingkah laku konsumen terhadap sebuah barang yang bersangkutan tersebut.

5. Ramalan mengenai masa datang 

Faktor permintaan yang kelima adalah ramalan mengenai masa depan. Dimana dengan adanya beragam perubahan yang diramalkan mengenai masa depan dapat mempengaruhi permintaan atas sebuah barang.

Seperti halnya, ramalan konsumen mengenai kenaikan harga sebuah barang di masa mendatang dapat mendorong konsumen untuk membeli barang tersebut lebih banyak di masa sekarang. Hal tersebut dilakukan dengan maksud untuk menghemat di masa mendatang.

Hal ini juga berhubungan erat dengan berbagai prinsip yang ada di dalam ilmu ekonomi. Penjelasan mengenai prinsip ekonomi sendiri dapat Grameds temukan pada buku Prinsip-Prinsip Ekonomi (Principles Of Economic) Ed.13 Jl.1 dibawah ini.

Pengertian Teori Permintaan Beserta Penjelasannya 2

beli sekarang

Analisis Permintaan

Pada Modul Ekonomi Mikro: Pasar tahun 2017, Posma Sariguna JK menjelaskan mengenai analisis permintaan yang menurutnya terdapat perbedaan pengertian antara permintaan dengan jumlah komoditas yang diminta, sebagai berikut.

banner-promo-gramedia
  • Pertama, permintaan didefinisikan sebagai jumlah barang maupun jasa yang ingin dibeli oleh konsumen yang berada pada tingkat harga tertentu selama periode waktu tertentu.
  • Kedua, jumlah yang diminta didefinisikan sebagai jumlah barang maupun jasa yang ingin dibeli oleh konsumen yang berada pada tingkat harga tertentu. Jumlah ini sendiri mungkin tidak persis sama dengan jumlah yang pada akhirnya dibeli oleh konsumen.

Kurva Permintaan

Jumlah yang diminta atau Qd terdiri dari:

  • Jumlah barang atau jasa yang konsumen ingin beli yang berada di tingkat harga tertentu.
  • Jumlah barang atau jasa yang dibeli sendiri belum tentu sama dengan jumlah yang dibeli sebenarnya, terutama jika jumlah yang ada di pasar tidak dapat mencukupi.
  • Jumlah barang atau jasa yang dibeli berada pada batas jangkauan dari daya beli konsumen.
  • Jumlah barang atau jasa yang dibeli memiliki hubungan dengan dimensi waktu baik per hari, per minggu, maupun er tahun.

Permintaan atau D terdiri dari:

  • Jumlah barang atau jasa yang konsumen ingin beli yang berada pada tingkat harga tertentu selama periode waktu yang ditentukan.
  • Merupakan kumpulan yang ada dari tingkat jumlah yang diminta atau Qd yang pada akhirnya membentuk sebuah kurva permintaan.

Definisi dari kurva permintaan sendiri adalah grafik yang menjadi gambaran hubungan yang ada antara harga sebuah barang dengan jumlah permintaan dari barang tersebut.

Jumlah permintaan yang ada di pasar juga didefinisikan sebagai total semua barang permintaan yang berada di berbagai tingkat harga. Hal tersebut yang membuat kurva permintaan dapat diperoleh dengan adanya penggabungan dengan kurva permintaan individu.

Kurva permintaan yang ada dibuat berdasarkan data nyata yang ada di tengah masyarakat mengenai jumlah permintaan sebuah barang di berbagai tingkat harga, yang pada umumnya disajikan melalui daftar permintaan dalam bentuk tabel.

Hubungan Harga dengan Permintaan

Pada dasarnya, hukum permintaan memiliki definisi sebagai sebuah pernyataan yang mengungkapkan bahwa semakin rendah harga dari sebuah barang atau jasa maka akan semakin tinggi permintaan atas barang atau jasa tersebut.

Begitu pula sebaliknya, dimana dengan semakin tingginya harga dari sebuah barang, maka permintaan atas barang tersebut akan semakin menurun. Namun, mengapa hal tersebut dapat terjadi?

  • Dengan adanya kenaikan harga dapat menyebabkan para konsumen mencari barang lain yang serupa atau sejenis dan dapat digunakan menjadi barang pengganti dari barang yang mengalami kenaikan tersebut. Begitu pula sebaliknya, dimana bila harga dari sebuah barang menurun maka konsumen akan mengurangi pembelian dari barang yang serupa atau sejenis tersebut dan menambah atau mengganti pembeliannya dengan barang yang mengalami penurunan harga tersebut.
  • Dengan adanya kenaikan harga pada sebuah barang juga dapat menyebabkan pendapatan riil berkurang maupun merosot. Dengan merosotnya pendapatan tersebut akan memaksa konsumen untuk mengurangi pembelian dari sebuah barang, dan yang paling utama barang yang mengalami kenaikan harga tersebut.

Pembahasan mengenai perilaku konsumen, permintaan serta penawaran barang, dan masih banyak lagi dapat kamu temukan di buku Pengantar Ekonomi Mikro yang ada dibawah ini.Pengertian Teori Permintaan Beserta Penjelasannya 3

beli sekarang

Pergeseran serta Pergerakan Kurva Permintaan

1. Pergerakan Kurva Permintaan

pergerakan kurva permintaan

Pergerakan yang terjadi di sepanjang kurva permintaan atau movement along the curve, sebagai berikut.

  • Pertama, disebabkan karena perubahan dari harga barang atau jasa barang tersebut sendiri, ceteris paribus.
  • Contohnya adalah penurunan harga beras, ceteris paribus, yang dapat menyebabkan kenaikan permintaan dari jumlah beras yang ada.
  • Perubahan tingkat harga dari barang tersebut sendiri dapat menyebabkan perubahan pada jumlah barang yang diminta atau Qd.

2. Pergeseran Kurva Permintaan

pergeseran kurva permintaan

Walaupun yang menjadi faktor utama terjadinya permintaan adalah harga, terdapat pula banyak permintaan terhadap sebuah barang yang ditentukan oleh berbagai faktor lain. Dengan adanya alasan tersebut, Grameds juga harus memahami berbagai faktor lainnya yang dapat menggeser kurva permintaan.

Pergeseran yang terjadi pada kurva permintaan atau shifting the curve, sebagai berikut.

  • Pertama, disebabkan oleh berbagai faktor lain diluar harga barang maupun jasa tersebut sendiri, seperti halnya pendapatan, harga barang atau jasa lain, selera konsumen, dan masih banyak lagi.
  • Contohnya yang dapat kita lihat adalah pada peningkatan pendapatan rata-rata rumah tangga, ceteris paribus, dimana hal tersebut akan menggeser kurva permintaan ke arah kanan secara sejajar dimana dapat meningkatkan jumlah besar yang diminta di setiap tingkat harga beras.
  • Perubahan pada faktor lain diluar harga barang atau jasa tersebut dapat menyebabkan perubahan permintaan atau D.

Setiap perubahan yang membuat bertambahnya jumlah barang atau jasa yang ingin dibeli oleh konsumen pada berbagai tingkat harga dapat menggeser kurva permintaan yang ada ke arah kanan.

banner-promo-gramedia

Sedangkan, setiap perubahan yang membuat berkurangnya jumlah barang atau jasa yang ingin dibeli oleh konsumen pada berbagai tingkat harga dapat menggeser kurva permintaan yang ada ke arah kiri.

Segala hal yang terdiri yang dapat mengakibatkan jumlah permintaan meningkat pada berbagai tingkat harga, maka kurva permintaan yang ada akan bergeser.

Contoh salah satu kasusnya adalah sebuah organisasi kesehatan internasional yang mengemukakan sebuah fakta bahwa seseorang yang makan es krim secara rutin dapat hidup lebih sehat serta berumur lebih panjang.

Dengan adanya penemuan tersebut, akan berdampak pada permintaan es krim yang meningkat di berbagai tingkat harga, dengan adanya pembeli yang ingin membeli dalam jumlah yang lebih besar maka kurva permintaan dari produk es krim ini akan bergeser.

Setiap adanya perubahan yang terjadi pada jumlah permintaan yang meningkat akan suatu barang yang terjadi di berbagai tingkat harga, seperti halnya contoh kasus tadi mengenai manfaat es krim dari organisasi internasional, dapat menggeser kurva permintaan ke kanan yang dalam hal ini menggambarkan permintaan yang meningkat.

Sebaliknya, jika perubahan yang dapat berpengaruh terhadap berkurangnya permintaan sebuah barang yang ada di berbagai tingkatan harga maka akan menggeser kurva permintaan ke kiri yang dalam hal ini menggambarkan permintaan yang menurun.

Baca Juga:

Layanan Perpustakaan Digital B2B Dari Gramedia

ePerpus adalah layanan perpustakaan digital masa kini yang mengusung konsep B2B. Kami hadir untuk memudahkan dalam mengelola perpustakaan digital Anda. Klien B2B Perpustakaan digital kami meliputi sekolah, universitas, korporat, sampai tempat ibadah.

logo eperpus

  • Custom log
  • Akses ke ribuan buku dari penerbit berkualitas
  • Kemudahan dalam mengakses dan mengontrol perpustakaan Anda
  • Tersedia dalam platform Android dan IOS
  • Tersedia fitur admin dashboard untuk melihat laporan analisis
  • Laporan statistik lengkap
  • Aplikasi aman, praktis, dan efisien