Geografi

5 Fakta Palung Mariana serta Letak, Kedalaman, dan Penghuninya

Palung Mariana
Written by Ananda

Palung Mariana – Bicara soal alam tidak akan ada habisnya, baik itu udara, daratan, atau bahkan laut. Kondisi alam laut yang ada di dunia ini sangatlah beragam, sehingga kondisi laut antara negara yang satu dengan negara lainnya tidak selalu sama.

Selain itu, ketika bicara soal laut, maka biasanya sulit dipisahkan dari yang namanya palung. Salah satu palung yang sudah dikenal di dunia adalah palung Mariana. Lalu, sebenarnya di mana letak palung Mariana dan di dalam palung Mariana ada apa saja?

Berikut penjekasan mengenai letak palung Mariana dan fakta menarik lainnya. Yuk simak Grameds.

Letak Palung Mariana

Palung Mariana merupakan palung yang paling besar terletak di Samudera Pasifik bagian barat Filipina. Palung ini mempunyai titik terdalam di permukaan bumi, karena mempunyai jurang dasar laut yang paling dalam.

Palung ini berada di dalam samudera Pasifik yang luasnya lebih dari 2/3 bumi. Paling dasar samudera ada kerak bumi yang membentuk pegunungan, ngarai ataupun daratan. Palung laut terbentuk karena pertemuan antar lempeng dan palung merupakan cekungan sempit yang letaknya sangat dalam di dasar laut.

Hal seperti itu dapat terjadi karena ketika di dasar laut akan ada pegunungan yang cukup banyak, sehingga bisa terjadi pertemuan antara dua lempeng. Dengan pertemuan antara dua lempeng itu akan menghasilkan jurang yang sangat dalam.

Kedalaman Palung Mariana

Rasanya kurang lengkap kalau tidak membahas kedalaman palung Mariana. Kedalaman palung ini diperkirakan sekitar 11.034 meter apabila dibandingkan dengan Gunung Everest setinggi 8.848 meter di atas permukaan laut. Selain itu, bagian terdalam palung ini sekitar 2.147 meter lebih dalam dari ketinggian Everest.

Palung Mariana berada di titik terdalam di permukaan bumi. Bagian dalam mengeluarkan belerang cair, karbondioksida, gunung, dan binatang laut yang bisa beradaptasi.

cari dan ketahui lautan

Panjang Laut Palung Mariana

Palung Mariana yang berada di Pasifik Timur dari Filipina mempunyai panjang sekitar 2.250 km, lebar rata–rata 69 km dan jarak dari laut ke palung terdalam mencapai 11 km.

Penghuni Palung Mariana

Tekanan air di dasar laut palung Mariana 1.000 kali lebih kencang dari tekanan atmosfer normal di permukaan bumi. Namun, di dalam palung ini, ternyata masih ada temuan beberapa hewan. Berikut ini daftar hewan yang hidup di dalamnya.

1. Angler Fish

Palung Mariana

kompas.com

Ikan Angler mempunyai bagian ujung terang di kepalanya yang berfungsi menangkap mangsa. Angler Fish atau ikan pemancing dapat ditemukan di palung yang sangat gelap. Ikan ini mempunyai bentuk yang hampir mirip dengan ikan bercahaya yang ada di film Finding Nemo.

Ikan pemancing ini mempunyai ciri khas yaitu cahaya terang yang menyala di depan kepalanya. Selain itu, mulutnya dipenuhi dengan gigi yang tajam, serta mempunyai panjang gigi sekitar 20 cm untuk betina. Sementara itu, ukuran tubuh ikan pemancing jantan lebih besar dari betina.

2. Dumbo Octopus

Dikenal sebagai gurita dumbo atau grimpoteuthis. Gurita ini pertama kali ditemukan sekitar tahun 1883. Akan tetapi, spesimen selanjutnya tidak terlihat hingga ditemukan lagi di tahun 1990-an. Jenis gurita ini mempunyai ukuran lebih kecil sekitar 20 hingga 30 cm. Tubuhnya berbentuk seperti agar–agar ini bermanfaat untuk gurita hidup di lingkungan bertekanan tinggi.

Gurita Dumbo bentuknya seperti hewan yang mempunyai telinga. Bagian tubuhnya yang mirip dengan daun telinga adalah sirip dari gurita. Panjang gurita Dumbo sekitar 30 cm dan hidup di kedalaman 3.962 meter di palung Mariana.

3. Hiu Berjumbai

Hiu berjumbai merupakan hewan purba yang diperkirakan hidup lebih dari 80 tahun yang lalu. Ikan hiu ini mempunyai ciri–ciri tubuh berwarna cokelat, abu–abu dan berotot. Ikan hiu ini mempunyai rahang dan gigi.

Jumlah gigi di rahang atas sekitar 19 hingga 28 buah. Sedangkan untuk jumlah gigi di rahang bawah sekitar 21 sampai 29 buah. Ikan hiu berjumbai ini tinggal di dasar laut palung ini yang sangat dikenal dengan kedalamannya.

4. Hiu Goblin

hiu goblin

kompasiana

Ikan hiu goblin termasuk spesies hiu yang langka di bumi. Penampilan hiu ini cukup menyeramkan apabila dibandingkan dengan penampilan dari hiu berjumbai. Hiu goblin mempunyai moncong memancang dan rahang panjang.

Terdapat gigi yang kurus dan tajam di dalam moncong tersebut. Ikan ini mempunyai warna kulit merah muda. Biasanya ikan ini jarang terlihat oleh manusia karena mereka tinggal sekitar 100 meter bawah laut.

5. Gurita Teleskop

Hewan langka selanjutnya yang ada di palung ini yaitu gurita yang mempunyai warna transparan atau tidak berwarna. Gurita ini mempunyai 8 lengan transparan yang berukuran sama dan mata mereka bentuknya seperti tabung.

Jenis gurita ini ditemukan oleh Dr. William Evans Hoyle pada tahun 1885. Gurita ini dikategorikan sebagai spesies langka karena hanya diketahui oleh sebagian ilmuwan dan masyarakat.

Hewan ini tinggal di kedalaman 1.981 meter di palung ini. Mereka mempunyai cara berenang secara vertikal yaitu dari atas ke bawah maupun sebaliknya dan gerakan ini membuat gurita bertubuh transparan bisa bertahan hidup dari predator.

6. Ikan Berkepala Transparan

ikan berkepala transparan

kompas.com

Ikan berkepala transparan disebut dengan Macropinna Microstoma. Dinamakan transparan karena kepala ikan tersebut memancarkan cahaya di tengah kegelapan palung Mariana.

7. Cacing Zombie atau Osedax

Cacing zombie merupakan cacing yang hidup berkerumunan di dalam palung ini. Mereka akan memakan tulang dan bangkai ikan paus atau hewan yang mati di dalam laut yang gelap. Selain itu, mereka juga menggunakan jaringan akar khusus untuk mengebor tulang ikan paus atau hewan laut yang sudah mati di dalam laut.

8. Deep Sea Dragonfish

Selain Angler Fish, ada ikan Naga Laut Dalam atau ikan Naga tanpa Sisik. Ikan ini termasuk predator yang hidup di perairan dalam. Ikan ini mempunyai cahayanya sendiri untuk memancing mangsanya.

9. Ikan Seadevil

Hewan pertama yang terdeteksi masuk ke dalam palung ini adanya ikan yang menyeramkan. Salah satunya adalah ikan seadevil yang mempunyai semacam lampu penerangan di dekat kepalanya untuk menarik mangsa agar mendekatinya. Selain itu, adanya cahaya pada kepalanya itu merupakan kelebihan yang memungkinkannya untuk hidup nyaman di dasar laut yang gelap gulita.

10. Hiu Megalodon

Hewan selanjutnya yang ada di dalam palung ini yaitu hiu megalodon. Hewan ini dianggap ada dan hidup di laut terdalam di dunia ini. Selain itu, ada sebuah mitos yang sering diperbincangkan oleh para pengamat di luar sana bahwa di palung Mariana, hiu megalodon masih hidup dan bersembunyi dengan tenang.

Kendati telah dinyatakan punah, tetapi kemungkinan bahwa hiu purba yang panjangnya bisa mencapai puluhan meter dengan bobot hingga ratusan ton ini masih banyak diyakini keberadaannya. Maka dari itu, banyak peneliti yang tertantang untuk membuktikkan hiu purba yang masih hidup di perairan sekitar palung Mariana. Meski begitu, penelitian ini tentu tidak sembarangan untuk dilakukan karena berbahaya dan beresiko kematian pada para penelitinya.

Mengingat belum banyak laut dalam yang pernah dieksplor oleh manusia dan meski tidak ada bukti atau dokumentasi nyata mengenai keberadaan hiu megalodon, kemungkinan hal ini masih sangat terbuka lebar.

Oleh karena itu, kita hanya dapat menunggu sampai manusia menemukan teknologi super canggih yang memungkinkan kita untuk menyelam ke dasar laut dengan peralatan atau perlengkapan sederhana. Apabila sudah sampai di titik itu, maka jangan heran jika kita benar–benar menemukan hiu atau barangkali hiu–hiu lainnya yang belum pernah tercatat dalam sejarah.

Ciri–Ciri Palung Mariana

Di dasar laut, ada banyak lokasi yang membentuk cekungan. Namun, masing–masing objek khusus tentu mempunyai ciri–ciri tertentu. Hal ini juga berlaku untuk palung Mariana. Berikut ini ciri–ciri palung Mariana.

  1. Mempunyai kedalaman yang sangat curam dan berbahaya
  2. Berbentuk seperti jurang dan menjorok ke dalam
  3. Semakin dalam, hanya akan ada kegelapan
  4. Letaknya di dalam lautan lepas
  5. Dindingnya tajam dan curam
  6. Terjal
  7. Berbentuk cekung

Daftar Palung Laut Terdalam

1. Palung Philippine

Salah satu palung yang sangat dalam di dunia adalah palung Philippine. Sesuai dengan namanya, palung ini terdapat di salah satu negara di Benua Asia, Filipina. Palung Philippine sebagai jurang terdalam nomor urut ketiga dengan kedalaman sedalam 10.540 meter. Adapun nama lainnya yaitu Palung Mindanao.

Selain sangat dalam, palung ini juga mempunyai lebar mencapai 1.320 meter. Sudah jelas jika palung ini sangat berbahaya. Belum lagi, dengan dindingnya yang tajam dan terjal.

2. Palung Kermadec

Palung Kermadec termasuk palung terdalam nomor lima karena mempunyai kedalaman hingga 10.045 meter. Palung laut yang satu ini terdapat di area Samudera Pasifik. Lebih tepatnya di Australia bagian timur. Kedalamannya yang beribu–ribu meter tersebut membuatnya sangat gelap.

3. Palung Puerto Rico

Palung ini terletak di wilayah Puerto Rico dengan kedalaman mencapai 8.605 meter. Ternyata, palung ini terletak di Samudera Atlantik, di perbatasan antara Laut Karibia. Palung ini akan lebih berbahaya jika ada gempa besar yang terjadi di wilayah tersebut.

4. Palung Jepang

Palung ini mempunyai kedalaman hingga 9.000 meter. Dari kedalamannya tentu sudah terbayangkan bagaimana mengerikannya jika palung ini sampai retak karena gempa. Palung ini terdapat di Negeri Bunga Sakura atau Jepang dan Samudera Pasifik.

5. Palung Kuril-Kamchatka

Palung Kuril-Kamchatka berada di wilayah samudera Pasifik yang bernama Kuril Kamchatka. Palung ini mempunyai luas sampai 10.500 meter. Selain itu, palung ini merupakan palung urutan keempat apabila diurutkan dari kedalamannya.

Fakta–Fakta Palung Mariana

Palung Mariana mempunyai fakta–fakta yang menarik, diantaranya sebagai berikut :

1. Lebih tinggi dari Everest

Berdasarkan informasi yang ada, palung Mariana seringkali menjadi salah satu objek atau bahan penelitian. Para ilmuwan membandingkan seberapa dalam palung Mariana dengan Puncak Everest, hal ini sebagai salah satu pembanding yang sesuai atau tepat.

Everest sendiri merupakan gunung yang tertinggi yang ada di dunia, sedangkan palung Mariana merupakan palung terdalam di dunia. Namun, untuk mengukur palung Mariana digunakan ketinggian puncak Everest yang dibuat terbalik ke dasar laut.

Apabila kembali pada perhitungan yang dihasilkan, maka palung Mariana masih lebih dalam dibandingkan puncak Everest. Selain itu, para peneliti juga percaya bahwa peluang tersebut memang tidak ada ujungnya atau tidak dapat ditemukan.

2. Tekanan yang Sangat Tinggi

Tekanan yang ada pada palung Mariana memang sangat luar biasa dan menyeramkan. Pernahkah Grameds berenang atau menyelam di sebuah kolam renang atau lautan lepas? Semakin dalam perairan, maka semakin besar tubuh untuk merasakan tekanan, sehingga membuat Grameds harus mengeluarkan tenaga ekstra untuk menyelam. Selain itu, akan semakin sulit melihat dan bernapas apabila tidak ada bantuan lampu atau bantuan masker.

Selain itu, gendang telinga akan tertekan khususnya area keseimbangan. Hal ini ternyata berkaitan dengan kedalaman palung Mariana yang dikatakan bahwa dengan kedalaman hingga 11 KM tekanan tertingginya dapat mencapai 8 ton per inci persegi.

Tentu saja jika Grameds membayangkan seperti apa tekanan tersebut, maka dapat diilustrasikan sebagai 50 unit pesawat jet terbesar di dunia maupun 1.600 ekor gajah Afrika yang ditumpuk di atas tubuh kita. Seperti itulah tekanan yang dapat dirasakan oleh manusia jika kita menyelam ke dasar atau ke laut palung Mariana tanpa bantuan alat maupun pelindung.

3. Zona Misterius

Zona misterius yang minim akan eksplorasi. Kedalaman lautan sudah terbagi menjadi empat zona. Berdasarkan penelitiannya, zona litoral dan juga bathyal mewakili permukaan laut hingga kedalaman 3 km ke bawah. Sedangkan untuk zona abisal menyebutnya dengan kedalaman mencapai 6 km dan yang terakhir yaitu zona handal untuk menyebut tingkat kedalaman berapapun yang melebihi 6 km di bawah permukaan laut.

Dalam palung Mariana sendiri apabila kita menyelam tanpa menggunakan bantuan, maka siapapun yang berenang mencapai zona abisal sudah meninggal atau mati. Anehnya, walaupun dianggap sebagai zona mati, tetapi cukup banyak beberapa hewan dan juga tumbuhan yang dapat hidup dengan bentuk yang menyeramkan.

4. 180 Juta Tahun

Palung Mariana berdasarkan penelitian sudah terbentuk sejak 180 juta tahun yang lalu, akibat adanya tubrukan antara dua lempeng yang berasal dari lempengan tektonik Pasifik dan juga lempengan Filipina. Dampak dari tubrukan ini menyebabkan adanya lapisan yang jatuh ke dalam lapisan mantel bumi.

Oleh sebab itu, palung Mariana ini sudah ada sejak lama. Akan tetapi, semakin berkembangnya teknologi, maka palung Mariana barulah menjadi sebuah objek penelitian. Sejak dulu, palung Mariana hanya dianggap sebagai area mematikan yang tidak boleh dilewati oleh para pelaut maupun penyelam.

Kedalaman Palung Mariana sendiri yang baru terdeteksi adalah 11 km. Akan tetapi, masih banyak orang yang merasa bahwa masih ada lagi area yang tidak terjangkau oleh manusia maupun teknologi apapun di palung Mariana.

Begitu juga dengan suhu yang dirasakan apabila kita menyelam atau berenang di palung ini yang dimana cahaya matahari pun tidak dapat tembus. Oleh sebab itu, suhu di palung Mariana sangat rendah, bahkan di atas titik beku. Selain itu, tidak adanya cahaya matahari juga memunculkan hewan–hewan unik yang ada di palung ini.

5. Penemu Pertama

Palung Mariana pertama kali ditemukan oleh seorang lembaga dengan nama HMS challenger. Kapal angkatan laut Britania di tahun 1875 ini memang sengaja menemukan palung Mariana dan menelitinya. Kemudian, mereka memberikan nama titik terdalam dari palung tersebut dengan nama “Kedalaman Challenger”. Tidak main–main, palung ini memang diinformasikan sebagai salah satu area mematikan pertama yang ditemukan oleh badan ini.

Palung Mariana

Itulah deretan penjelasan mengenai palung mariana yang mencetak sejarah menjadi palung atau laut terdalam yang ada di dunia. Menakjubkan bukan? Setelah mengetahui fakta–fakta di atas, apakah Grameds memiliki keinginan untuk meneliti palung Mariana?

Jadi, buku mana saja yang belum ada di rak buku sekarang, Grameds? Jika Grameds masih bingung, masih membutuhkan referensi terkait tentang palung Mariana, maka kamu bisa mengunjungi koleksi buku Gramedia di gramedia.com.

Sebagai #SahabatTanpaBatas, Gramedia selalu memberikan produk terbaik, agar kamu memiliki informasi #LebihDenganMembaca. Semoga artikel ini menginspirasimu ya!

Penulis: Rosyda Nur Fauziyah

BACA JUGA:

  1. 8 Laut Terdalam di Dunia
  2. 5 Macam Samudera di Dunia dan Karakteristiknya
  3. Mengapa Air Laut Rasanya Asin?
  4. Air Permukaan: Pengertian, Karakteristik, dan Jenis
  5. 10 Manfaat Terumbu Karang bagi Kehidupan Biota Laut dan Manusia


ePerpus adalah layanan perpustakaan digital masa kini yang mengusung konsep B2B. Kami hadir untuk memudahkan dalam mengelola perpustakaan digital Anda. Klien B2B Perpustakaan digital kami meliputi sekolah, universitas, korporat, sampai tempat ibadah."

logo eperpus

  • Custom log
  • Akses ke ribuan buku dari penerbit berkualitas
  • Kemudahan dalam mengakses dan mengontrol perpustakaan Anda
  • Tersedia dalam platform Android dan IOS
  • Tersedia fitur admin dashboard untuk melihat laporan analisis
  • Laporan statistik lengkap
  • Aplikasi aman, praktis, dan efisien