bacaan maulid nabi – Halo, Grameds! Peringatan Maulid Nabi biasanya diisi dengan berbagai kegiatan keagamaan, salah satunya membaca selawat dan bacaan Maulid Nabi secara bersama-sama.
Bacaan yang digunakan bisa berbeda-beda sesuai tradisi dan kebiasaan masing-masing daerah atau kelompok. Beberapa di antaranya berbentuk kitab Maulid yang berisi kisah kehidupan Rasulullah saw., doa, dan selawat.
Lantas, apa saja bacaan yang biasanya digunakan dalam acara Maulid Nabi? Yuk, simak penjelasannya berikut ini.
Daftar Isi
Apa Itu Bacaan Maulid Nabi?
Bacaan Maulid Nabi merupakan rangkaian bacaan yang digunakan untuk mengenang kelahiran dan kehidupan Nabi Muhammad saw. Isinya umumnya mencakup pujian kepada Rasulullah, selawat, doa, serta kisah mengenai kehidupan beliau.
Bacaan tersebut biasanya dipimpin oleh seseorang yang memahami teks Maulid, kemudian diikuti oleh jamaah secara bersama-sama.
Jenis Bacaan Maulid Nabi yang Sering Digunakan
Terdapat beberapa kitab Maulid yang dikenal dan digunakan dalam berbagai kegiatan keagamaan.
1. Maulid Diba’i
Maulid Diba’i berisi kisah Nabi Muhammad saw., pujian kepada Rasulullah, selawat, dan doa. Salah satu bacaan yang populer adalah:
يَا نَبِي سَلَامٌ عَلَيْكَ
يَا رَسُولُ سَلَامٌ عَلَيْكَ
يَا حَبِيبُ سَلَامٌ عَلَيْكَ
صَلَوَاتُ اللَّهِ عَلَيْكَ
Artinya:
Wahai Nabi, semoga keselamatan tercurah kepadamu. Wahai Rasul, semoga keselamatan tercurah kepadamu. Wahai kekasih Allah, semoga keselamatan tercurah kepadamu. Semoga selawat Allah tercurah kepadamu.
2. Maulid Al-Barzanji
Maulid Al-Barzanji berisi kisah kelahiran dan kehidupan Nabi Muhammad saw., sekaligus berbagai pujian kepada Rasulullah.
Salah satu bait yang dikenal adalah:
مُحَمَّدٌ سَيِّدُ الْكَوْنَيْنِ وَالثَّقَلَيْنِ
وَالْفَرِيقَيْنِ مِنْ عُرْبٍ وَمِنْ عَجَمِ
Artinya:
Muhammad adalah pemimpin dua alam dan dua golongan, dari kalangan Arab maupun non-Arab.
3. Maulid Simtudduror
Simtudduror merupakan bacaan Maulid yang berisi kisah, pujian, dan selawat kepada Nabi Muhammad saw.
Salah satu bacaan yang dapat dilantunkan adalah:
يَا رَبِّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدْ
يَا رَبِّ صَلِّ عَلَيْهِ وَسَلِّمْ
Artinya:
Wahai Tuhanku, limpahkanlah selawat kepada Nabi Muhammad. Wahai Tuhanku, limpahkanlah selawat dan salam kepadanya.
4. Maulid Ad-Diba’i
Maulid Ad-Diba’i sering dibaca secara bersama-sama dalam kegiatan keagamaan. Isinya mencakup pujian kepada Rasulullah, selawat, kisah kehidupan Nabi, dan doa.
Contoh bacaan:
اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ
Artinya:
Ya Allah, limpahkanlah selawat kepada junjungan kami Nabi Muhammad dan keluarga junjungan kami Nabi Muhammad.
5. Maulid Burdah
Maulid Burdah dikenal sebagai kumpulan syair pujian kepada Nabi Muhammad saw. yang sering dilantunkan dalam majelis.
Salah satu baitnya:
مَوْلَايَ صَلِّ وَسَلِّمْ دَائِمًا أَبَدًا
عَلَى حَبِيبِكَ خَيْرِ الْخَلْقِ كُلِّهِمِ
Artinya:
Wahai Tuhanku, limpahkanlah selawat dan salam untuk selama-lamanya kepada kekasih-Mu, sebaik-baik seluruh makhluk.
Bacaan Selawat yang Bisa Dibaca dalam Maulid Nabi
Selain kitab-kitab Maulid, terdapat berbagai selawat yang dapat dibaca dalam rangkaian acara.
اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ
Artinya:
Ya Allah, limpahkanlah selawat kepada Nabi Muhammad dan keluarga Nabi Muhammad.
صَلَّى اللَّهُ عَلَى مُحَمَّدٍ
صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
Artinya:
Semoga Allah melimpahkan selawat kepada Nabi Muhammad. Semoga Allah melimpahkan selawat dan salam kepadanya.
Bacaan Salam kepada Nabi Muhammad saw.
Bacaan salam juga dapat menjadi bagian dari rangkaian Maulid Nabi.
السَّلَامُ عَلَيْكَ يَا رَسُولَ اللَّهِ
السَّلَامُ عَلَيْكَ يَا حَبِيبَ اللَّهِ
Artinya:
Semoga keselamatan tercurah kepadamu, wahai Rasulullah. Semoga keselamatan tercurah kepadamu, wahai kekasih Allah.
Bacaan Doa Penutup Maulid Nabi
Setelah pembacaan Maulid dan selawat selesai, acara dapat dilanjutkan dengan doa.
اللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِينَ
Artinya:
Ya Allah, limpahkanlah selawat, salam, dan keberkahan kepada junjungan kami Nabi Muhammad, kepada keluarga dan seluruh sahabatnya.
Susunan Bacaan Maulid Nabi
Pelaksanaan bacaan Maulid Nabi dapat disesuaikan dengan tradisi dan kebutuhan acara. Secara umum, rangkaiannya dapat terdiri dari beberapa bagian berikut.
-
Pembukaan
Acara diawali dengan salam dan pembukaan oleh pembawa acara atau pemimpin kegiatan.
-
Pembacaan Al-Qur’an
Beberapa acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an.
-
Pembacaan Maulid
Jamaah membaca teks Maulid yang telah dipilih bersama-sama.
-
Pembacaan salawat
Selawat dilantunkan sebagai bentuk penghormatan dan kecintaan kepada Nabi Muhammad saw.
-
Ceramah atau tausiah
Penceramah menyampaikan materi mengenai kehidupan dan keteladanan Rasulullah saw.
-
Doa
Acara ditutup dengan doa bersama.
Contoh Bacaan Salawat untuk Maulid Nabi
Salah satu bagian yang umum terdapat dalam kegiatan Maulid Nabi adalah pembacaan selawat. Salah satu selawat yang dikenal luas adalah Selawat Ibrahimiyah.
اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ، كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ، إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ.
Pembacaan selawat dapat dilakukan secara bersama-sama dengan dipimpin oleh pembaca atau tokoh agama.
Bacaan Maulid Nabi dalam Bahasa Indonesia
Selain membaca teks Arab, isi dan makna bacaan Maulid juga dapat dijelaskan dalam bahasa Indonesia agar peserta lebih memahami pesan yang disampaikan.
Beberapa hal yang biasanya diceritakan antara lain:
-
Kelahiran Nabi Muhammad saw.
Menceritakan kelahiran Rasulullah dan latar belakang kehidupan beliau.
-
Silsilah Nabi
Mengenalkan keluarga dan keturunan Nabi Muhammad saw.
-
Perjalanan dakwah
Menggambarkan perjuangan Rasulullah dalam menyampaikan ajaran Islam.
-
Akhlak Rasulullah
Mengajak pembaca meneladani sifat jujur, amanah, sabar, dan penyayang.
-
Kecintaan kepada Rasulullah
Menumbuhkan rasa cinta dan penghormatan kepada Nabi Muhammad saw.
Keutamaan Membaca Salawat dalam Maulid Nabi
Pembacaan selawat menjadi salah satu bagian yang banyak ditemukan dalam kegiatan Maulid Nabi.
-
Mengingat Rasulullah
Selawat menjadi salah satu bentuk mengingat dan memuji Nabi Muhammad saw.
-
Menumbuhkan kecintaan
Membaca kisah dan selawat dapat membantu meningkatkan rasa cinta kepada Rasulullah.
-
Mempererat kebersamaan
Selawat yang dilakukan bersama-sama dapat menciptakan suasana kebersamaan dalam kegiatan.
-
Mengingat keteladanan Rasulullah
Bacaan Maulid dapat menjadi pengingat untuk menerapkan akhlak baik dalam kehidupan sehari-hari.
Tips Menyiapkan Bacaan Maulid Nabi
Supaya kegiatan berjalan lancar, panitia dapat melakukan beberapa persiapan terlebih dahulu.
-
Tentukan jenis Maulid
Pilih kitab atau bacaan yang sesuai dengan tradisi dan peserta.
-
Siapkan teks
Pastikan pembaca dan peserta memiliki teks yang sama jika bacaan dilakukan bersama.
-
Tentukan pemimpin bacaan
Pilih orang yang terbiasa membaca teks Maulid dan memimpin selawat.
-
Latih pembaca
Latihan dapat dilakukan agar pelafalan dan irama bacaan lebih teratur.
-
Sesuaikan durasi
Pilih bagian bacaan sesuai dengan waktu yang tersedia.
Perbedaan Bacaan Maulid Nabi dan Selawat
Keduanya sering dilakukan dalam satu rangkaian acara, tetapi memiliki bentuk yang berbeda.
| Aspek | Bacaan Maulid Nabi | Salawat |
| Isi | Kisah, pujian, doa, dan selawat | Pujian dan doa untuk Nabi |
| Bentuk | Biasanya berupa rangkaian teks yang lebih panjang | Bisa berupa bacaan pendek atau panjang |
| Tujuan | Mengenang kelahiran dan kehidupan Rasulullah | Mengungkapkan penghormatan dan kecintaan kepada Rasulullah |
| Pelaksanaan | Biasanya dibaca dalam majelis atau acara Maulid | Bisa dibaca kapan saja |
Contoh Bacaan Maulid Nabi dalam Bahasa Arab
Berikut beberapa bacaan yang sering digunakan dalam rangkaian Maulid Nabi.
1. Bacaan Pembuka
Salah satu bacaan yang dapat digunakan untuk mengawali rangkaian Maulid adalah hamdalah.
الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ
Artinya: Segala puji bagi Allah, Tuhan seluruh alam.
2. Bacaan Salawat Nabi
Selawat juga menjadi bagian penting dalam pembacaan Maulid Nabi.
اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ
Artinya: Ya Allah, limpahkanlah selawat kepada junjungan kami Nabi Muhammad dan keluarga junjungan kami Nabi Muhammad.
3. Selawat Ibrahimiyah
Selawat Ibrahimiyah merupakan bacaan yang dikenal luas dan dapat dibaca dalam berbagai kesempatan.
اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ، كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ، إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ
اللَّهُمَّ بَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ، كَمَا بَارَكْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ، إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ
Artinya: Ya Allah, limpahkanlah selawat dan keberkahan kepada Nabi Muhammad dan keluarga Nabi Muhammad sebagaimana Engkau telah melimpahkan selawat dan keberkahan kepada Nabi Ibrahim dan keluarganya.
4. Bacaan Salawat Pendek
Jika acara membutuhkan bacaan yang lebih singkat, selawat berikut dapat dibaca bersama-sama.
صَلَّى اللَّهُ عَلَى مُحَمَّدٍ
Artinya: Semoga Allah melimpahkan selawat kepada Nabi Muhammad.
5. Bacaan Doa Penutup
Setelah rangkaian bacaan Maulid selesai, acara dapat ditutup dengan doa.
رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا إِنَّكَ أَنْتَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ، وَتُبْ عَلَيْنَا إِنَّكَ أَنْتَ التَّوَّابُ الرَّحِيمُ
Artinya: Ya Tuhan kami, terimalah amal dari kami. Sesungguhnya Engkau Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. Terimalah tobat kami. Sesungguhnya Engkau Maha Penerima Tobat lagi Maha Penyayang.
Contoh Rangkaian Bacaan Maulid Nabi
Jika ingin membuat acara yang sederhana, bacaan dapat disusun dengan urutan berikut.
-
Hamdalah
Membuka acara dengan pujian kepada Allah Swt.
-
Selawat
Membaca selawat kepada Nabi Muhammad saw.
-
Bacaan Maulid
Membaca kisah kelahiran dan kehidupan Rasulullah saw.
-
Pujian kepada Nabi
Membaca syair atau pujian yang terdapat dalam kitab Maulid.
-
Mahallul Qiyam
Jamaah berdiri dan membaca selawat sesuai tradisi yang digunakan.
-
Doa
Menutup rangkaian Maulid dengan doa bersama.
Bacaan Salam kepada Nabi Muhammad saw.
Selain selawat, bacaan Maulid juga dapat berisi salam kepada Rasulullah saw. Salah satu bacaan yang sederhana yaitu:
السَّلَامُ عَلَيْكَ يَا رَسُولَ اللَّهِ
السَّلَامُ عَلَيْكَ يَا حَبِيبَ اللَّهِ
Artinya: Semoga keselamatan tercurah kepadamu, wahai Rasulullah. Semoga keselamatan tercurah kepadamu, wahai kekasih Allah.
Bacaan Doa untuk Nabi Muhammad saw.
Rangkaian Maulid juga dapat diisi dengan doa dan permohonan agar mendapatkan keberkahan dari Allah Swt.
اللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِينَ
Artinya: Ya Allah, limpahkanlah selawat, salam, dan keberkahan kepada junjungan kami Nabi Muhammad, kepada keluarganya, dan seluruh sahabatnya.
Bacaan Maulid Nabi untuk Anak-Anak
Untuk kegiatan Maulid Nabi di sekolah atau lingkungan anak-anak, bacaan dapat dipilih yang lebih pendek dan mudah diikuti.
مُحَمَّدٌ رَسُولُ اللَّهِ
Artinya: Muhammad adalah utusan Allah.
صَلَّى اللَّهُ عَلَى مُحَمَّدٍ
Artinya: Semoga Allah melimpahkan selawat kepada Nabi Muhammad.
Bacaan pendek seperti ini dapat diulang bersama-sama sehingga anak-anak lebih mudah menghafal dan mengikutinya.
Kesimpulan
Grameds, bacaan Maulid Nabi merupakan bagian yang sering digunakan dalam peringatan kelahiran Nabi Muhammad saw. Isinya dapat berupa kisah kehidupan Rasulullah, pujian, selawat, dan doa.
Jenis bacaan yang digunakan dapat berbeda-beda, seperti Maulid Al-Barzanji, Maulid Diba’i, dan Simtudduror. Dalam pelaksanaannya, bacaan dapat disesuaikan dengan tradisi dan kebutuhan acara.
Rekomendasi Buku Terkait
1. Komik 25 Nabi & Rasul
Komik ini mengisahkan perjalanan hidup 25 Nabi dan Rasul yang disebutkan dalam Al-Qur’an, mulai dari Nabi Adam AS hingga Nabi Muhammad SAW. Nggak cuma membahas mukjizat, kisah-kisah di dalamnya juga menampilkan keteladanan akhlak, kesabaran, keteguhan, dan perjuangan para nabi dalam menghadapi berbagai ujian dari Allah SWT.
Disusun berdasarkan sumber yang sahih, buku ini hadir dalam format komik full color sehingga lebih menarik untuk dibaca, sekaligus dilengkapi silsilah para nabi dan bonus doa Nabi dan Rasul dalam Al-Qur’an.
2. Nabi Ulul Azmi: Nabi Nuh AS Tenggelamnya Kaum yang Durhaka Kepada Allah
Nabi Nuh AS terus mengajak kaumnya untuk menyembah Allah SWT dan meninggalkan perbuatan yang menyimpang. Namun, dakwahnya justru mendapat penolakan, hinaan, dan ejekan. Meski begitu, Nabi Nuh AS tetap sabar berdakwah selama ratusan tahun. Hingga akhirnya, Allah SWT memerintahkannya untuk membuat sebuah perahu besar sebagai persiapan menghadapi banjir dahsyat yang akan menimpa kaum yang durhaka.
Mengapa Allah SWT memerintahkan Nabi Nuh AS membuat perahu? Siapa saja yang akan diselamatkan dari banjir tersebut? Yuk, ikuti kisah perjuangan dan keteguhan Nabi Nuh AS selengkapnya dalam buku ini.
3. Kisah Menakjubkan Nabi Muhammad
Buku ini mengisahkan perjalanan hidup Nabi Muhammad SAW sebagai Rasul Allah SWT yang menjadi teladan bagi seluruh umat manusia. Kisahnya dimulai sejak masa sebelum kelahirannya, kehidupan di masa jahiliah, masa kanak-kanak dan remaja, hingga turunnya wahyu pertama serta perjuangannya dalam menyebarkan ajaran Islam sampai akhir hayat.
Disusun berdasarkan Al-Qur’an dan hadis dengan bahasa yang ringan dan mudah dipahami anak-anak, buku ini menghadirkan kisah penuh hikmah tentang kesabaran, kasih sayang, keteguhan, dan akhlak mulia Nabi Muhammad SAW. Dilengkapi ilustrasi menarik, buku ini cocok menjadi sarana bagi anak, remaja, maupun orang tua untuk mengenal dan meneladani kehidupan Rasulullah SAW.
4. Nabi Tak Pernah Mengajarkan Malas
Buku Nabi Tak Pernah Mengajarkan Malas karya Zaka Putra R. dan Husna Widyani berisi catatan-catatan singkat yang mengajak pembaca menjalani hari dengan lebih baik melalui ajaran dan keteladanan Nabi Muhammad SAW. Setiap tulisan mendorong pembaca untuk lebih bersyukur, memperbaiki diri, meninggalkan kemalasan, serta terus berkembang dan memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar.
Dengan bahasa yang ringan dan reflektif, buku ini mengajak pembaca melihat kembali diri sendiri dan meneladani akhlak Rasulullah SAW agar menjadi muslim yang lebih baik, produktif, dan berprestasi.
5. Kisah Inspiratif Penuh Hikmah Nabi Ulul Azmi
Buku ini mengajak pembaca mengenal kisah perjuangan lima Nabi Ulul Azmi, yaitu Nabi Nuh AS, Nabi Ibrahim AS, Nabi Musa AS, Nabi Isa AS, dan Nabi Muhammad SAW. Mereka merupakan nabi pilihan Allah SWT yang dikenal memiliki kesabaran, keteguhan, kejujuran, ketabahan, serta semangat pantang menyerah dalam menyampaikan ajaran Allah kepada umatnya.
Kisah perjuangan mereka disajikan dengan bahasa yang ringan dan dilengkapi ilustrasi berwarna yang menarik. Di akhir setiap cerita, pembaca juga dapat menemukan kisah mukjizat serta hikmah yang bisa direnungkan dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
- Asuransi Syariah dan Konvensional
- Ayah Nabi Ibrahim
- Bacaan Maulid Nabi Lengkap
- Doa Niat Puasa dan Buka Puasa
- Doa Sedekah Subuh
- Hukum Asuransi Dalam Islam
- Keajaiban Puasa Senin Kamis
- Mad Wajib Muttasil
- Mad Lazim Mutsaqqal Harfi
- Makna dan Keutamaan Surah Maryam
- Niat Puasa Ramadhan
- Peran Ayah dalam Keluarga dari Perspektif Islam
- Rekomendasi Buku Islami Inspiratif
- Syarat Wajib Shalat
- Selamat Ulang Tahun Bahasa Arab
- Surah Maryam Lengkap
- Tafsir Surah Maryam
- Tata Cara Potong Kuku dalam Agama Islam






