Bahasa Indonesia

Media Komunikasi: Fungsi, Jenis, Pengertian Menurut Para Ahli

Medium Komunikasi
Written by Ananda

Media Komunikasi – Manusia adalah makhluk sosial yang perlu berinteraksi dengan manusia lain. Dalam berinteraksi, manusia melakukan komunikasi. Sehingga komunikasi memiliki peran penting dalam hidup manusia sebagai sarana untuk mendapatkan sebuah informasi atau untuk meraih tujuan lainnya.

Dalam berkomunikasi, ada beberapa jenis medium komunikasi atau communication platform yang dapat digunakan oleh manusia, baik dalam kehidupan sehari-hari maupun untuk keperluan bisnis.

Medium komunikasi ini dapat diterapkan sesuai dengan tujuan serta fungsi masing-masing. Memilih medium komuniksi ini penting, karena setiap medium komunikasi memiliki kekuatan dan kelemahan yang berbeda dan perlu disesuaikan dengan fungsi masing-masing. Mau tau apa saja jenis medium komunikasi? Simak artikel ini hingga akhir ya!

Medium Komunikasi

Pixabay.com

Pengertian Komunikasi

Sebelum membahas mengenai media komunikasi, ada baiknya apabila Grameds juga mengetahui pengertian dari komunikasi.

Komunikasi dapat diartikan sebagai aktivitas dasar manusia yang mengambil bagian penting serta tidak dapat dipisahkan dari kehidupan manusia sebagai makhluk sosial. Dengan melakukan komunikasi, manusia dapat saling berhubungan antara satu dengan lainnya. Baik itu dalam kehidupan sehari-hari, dalam pekerjaan, maupun di tempat-tempat khusus. Pada dasarnya, tidak ada manusia yang tidak akan terlibat dalam komunikasi.

Secara etimologis, komunikasi berasal dari bahasa latin “communicare” yang artinya adalah menyampaikan. Apabila diartikan secara etimologis, maka komunikasi adalah sebuah proses penyampaian makna dari satu entitas maupun kelompok ke kelompok lainnya dengan menggunakan tanda, simbol maupun aturan semiotika yang dapat dipahami bersama.

Pengertian Media Komunikasi

Komunikasi merupakan cara agar suatu pesan dapat sampai pada penerima yang disampaikan oleh pengirim atau pembawa pesan. Ketika melakukan komunikasi, seseorang perlu menggunakan media-media komunikasi yang tepat agar pesan yang ingin disampaikan dapat sampai pada penerima pesan.

Agar lebih jelas, berikut adalah pengertian media komunikasi menurut beberapa ahli.

  1. Harold Lasswell (1948), menurut Laswell komunikasi merupakan salah satu upaya untuk dapat menjawab sebuah pertanyaan yaitu apa, siapa melalui saluran apa, pada siapa serta akan memberikan dampak apa.
  2. Blake dan Horalsen, menurut keduanya media komunikasi dapat diartikan sebagai suatu saluran yang digunakan untuk dapat mengantarkan pesan dari pihak pembawa pesan kepada penerima pesan.
  3. Cangara, media komunikasi merupakan suatu sarana yang digunakan untuk menyampaikan pesan dari komunikator kepada para audiens. Cangara berpendapat bahwa media yang sering digunakan untuk melakukan komunikasi merupakan panca indra yang dimiliki oleh setiap manusia.
    Di mana, pesan akan ditangkap oleh setiap panca indra manusia seperti mata, telinga kemudian pesan yang sampai tersebut akan diolah untuk dijadikan sebagai suatu dasar tindakan.
  4. National Education Association, media komunikasi didefinisikan oleh lembaga ini sebagai sebuah saran dalam bentuk cetak, audio maupun visual untuk dapat digunakan sebagai sarana dalam berkomunikasi.
  5. Leslie J Briggs, menurut Briggs, media komunikasi adalah sebuah alat yang memiliki bentuk fisik untuk dapat digunakan dalam menyampaikan materi. Media komunikasi menurut Briggs dapat berupa televisi, komputer, gambar, video, grafik dan lain sebagainya.
  6. Badusah, berpendapat bahwa media komunikasi merupakan perantara yang dapat digunakan untuk berkomunikasi antar satu sama lain dengan menggunakan berbagai macam media, seperti media gambar, berita maupun media lain yang berguna untuk menyampaikan pesan serta pandangan pengirim pesan.

Dari beberapa pendapat para ahli mengenai media komunikasi, maka dapat disimpulkan, media komunikasi merupakan suatu sarana maupun perantara atau alat yang dapat digunakan untuk menyampaikan suatu pesan yang berasal dari pihak pembawa pesan kepada penerima pesan.

Jenis-jenis Media Komunikasi

1. Jenis Media Komunikasi Berdasarkan Saluran

Dari pengertian beberapa ahli mengenai media komunikasi, maka media komunikasi ini dapat dibedakan menjadi dua jenis jika dilihat berdasarkan jenis saluran medianya, yaitu media komunikasi nonverbal serta media komunikasi verbal. Berikut penjelasannya.

a. Media Komunikasi Verbal

Media komunikasi verbal merupakan pesan yang disampaikan dengan menggunakan suara maupun menyampaikan pesan yang diucapkan. Ada dua bentuk dari media komunikasi verbal, berikut penjelasannya.

  • Komunikasi Oral, bentuk dari media komunikasi verbal yang pertama adalah komunikasi oral. Dengan bentuk komunikasi oral, pesan disampaikan melalui pembawa pesan kepada penerima pesan dengan menggunakan kata yang diucapkan secara lisan. Artinya, informasi yang disampaikan tidak dalam bentuk tertulis maupun cetak yang dapat dibaca oleh penerima pesan, melainkan hanya dengan didengar saja.
  • Komunikasi Tertulis, sedangkan dalam bentuk komunikasi tertulis pesan disampaikan dengan bentuk tulisan dan disampaikan oleh pembawa pesan kepada penerima pesan, komunikasi tertulis dapat dilakukan dengan menggunakan dua cara, yaitu dengan membaca maupun menulis.

b. Media Komunikasi Nonverbal

Media komunikasi nonverbal merupakan cara penyampaian pesan tanpa perlu menyampaikan pesan dengan mengeluarkan suara maupun dalam bentuk pesan tertulis sekalipun. Ada beberapa bentuk dari komunikasi nonverbal, yaitu dapat berupa bahasa tubuh, ekspresi wajah, sentuhan, gerakan tubuh, penampilan, sikap dan lain sebagainya.

Jenis Media Komunikasi Berdasarkan Cara Penyebaran

Apabila dilihat berdasarkan cara penyebarannya, maka media komunikasi dapat dibedakan menjadi empat jenis media, berikut penjelasannya.

a. Media Komunikasi Audio atau Suara

Media audio adalah ketika penerima pesan dapat menangkap pesan tersebut dengan menggunakan salah satu indera manusia yaitu telinga. Sementara itu, pesan disampaikan melalui media suara atau verbal dengan menggunakan alat yang dapat memancarkan suatu frekuensi tertentu. Contoh media komunikasi audio seperti CD, radio dan pemutar audio lainnya.

b. Media Komunikasi Audio Visual

Seperti halnya dengan media komunikasi audio, media komunikasi audio visual merupakan penyampaian pesan dengan cara menggunakan suara serta bentuk visual seperti video maupun gambar yang kemudian digabungkan menjadi satu. Saat ini, sudah banyak komunikasi menggunakan media audio visual karena pesan yang ingin disampaikan oleh pembawa pesan dapat mudah disampaikan.

Contohnya adalah seperti iklan yang tampil di televisi. Selain televisi, kini media komunikasi audio visual pun telah berkembang. Saat ini media komunikasi audio visul juga dapat tersampaikan melalui media sosial di ponsel pintar, seperti YouTube, TikTok, Instagram maupun platform lain yang dapat menampilkan audio visual atau video.

c. Media Komunikasi Cetak

Dalam media komunikasi cetak, saluran yang digunakan untuk dapat menyampaikan pesan adalah dengan menggunakan bentuk tulisan yang telah dicetak, contohnya seperti buku, brosur, majalah, surat kabar, buletin dan lain sebagainya.

Namun, media komunikasi cetak telah semakin terkikis, karena perkembangan teknologi yang kini semakin maju. Kini, media komunikasi audio visual lebih banyak diminati, sebab dinilai lebih mudah sampai kepada penerima pesan.

Medium Komunikasi

Jenis Media Komunikasi Berdasarkan Kehadiran Fisik

Jenis media komunikasi berdasarkan kehadiran fisik adalah komunikasi tatap muka yang bersifat pribadi atau personal, sehingga melibatkan kehadiran fisik dari pembawa pesan serta penerima pesan. Dengan kehadiran fisik tersebut, lawan bicara dapat mengetahui nada suara pembicara serta ekspresi wajah yang membantu penerima pesan untuk dapat menafsirkan informasi sesuai dengan keinginan dari pembawa pesan tersebut.

Apabila dilihat dari definisinya, maka media komunikasi berdasarkan kehadiran fisik menjadi media komunikasi terbaik untuk dapat menyampaikan informasi. Sebab, terjadi interaksi antara pembawa pesan dengan penerima pesan. Sehingga, pesan yang disampaikan dapat diterima dengan baik tanpa adanya kesalahpahaman.

a. Media Komunikasi Siaran

Media komunikasi siaran sama seperti media audio dan media audio visual, akan tetapi media komunikasi siaran ini dibedakan melalui jenis medianya dan bukan bentuknya. Artinya, adalah media komunikasi ini digunakan untuk menyampaikan pesan dengan memanfaatkan sarana siaran seperti televisi, pengeras suara hingga radio. Media komunikasi siaran juga termasuk dalam bentuk media komunikasi audio visual yang memiliki jangkauan sangat luas. Umumnya, media komunikasi siaran ini digunakan oleh perusahaan sebagai salah satu saran promosi untuk menginformasikan produk kepada para pelanggan.

b. Media Komunikasi Seluler

Sama halnya dengan komunikasi berdasarkan kehadiran fisik, media komunikasi seluler ini bersifat pribadi. Media komunikasi seluler digunakan ketika seseorang ingin menyampaikan pesan pribadi maupun informasi lain yang harus diteruskan pada kelompok kecil. Contohnya dari media komunikasi seluler adalah Whatsapp, Line, SMS, telepon maupun platform chat lainnya.

Ketika menggunakan media komunikasi seluler, maka ada interaksi antar pembawa pesan dengan penerima pesan. Semakin berkembangnya perkembangan teknologi, semakin banyak orang yang memilih untuk menggunakan media komunikasi seluler karena lebih praktis dan mudah. Terutama ketika di masa pandemi saat orang-orang dianjurkan untuk tidak bertemu dengan orang lain. Namun, media komunikasi seluler memiliki kekurangan, yaitu pembawa dan penerima pesan tidak dapat mengetahui mimik maupun nada pesan, sehingga informasi yang disampaikan bisa menjadi lebih rancu.

c. Media Komunikasi Elektronik

Media komunikasi elektronik ini meliputi beragam platform seperti internet, e mail, media sosial dan lain sebagainya. Media komunikasi elektronik dapat digunakan untuk melakukan komunikasi antar individu, massa maupun kelompok. Media komunikasi ini, dinilai kurang personal dibandingkan dengan media-media komunikasi lainnya akan tetapi tetap efisien.

Terkadang pesan yang ingin disampaikan dapat menjadi rancu, oleh karena itu dengan menggunakan media komunikasi elektronik, pembawa pesan perlu menyusun kalimat yang tidak menyebabkan makna ganda atau ambigu.

d. Media Komunikasi Tertulis

Media komunikasi tertulis hampir sama dengan media komunikasi cetak. Akan tetapi, media komunikasi tertulis ini umumnya digunakan oleh kelompok individu maupun individu tanpa memerlukan interaksi langsung.

Apabila dalam media komunikasi cetak, pesan harus dicetak, maka dalam komunikasi tertulis pesan tersebut berupa sebuah tulisan. Contohnya adalah seperti pemberitahuan maupun pengumuman yang diberikan oleh perusahaan kepada karyawan. Seperti halnya media komunikasi cetak, media komunikasi tertulis pun sudah semakin terkikis seiring dengan perkembang teknologi.

Fungsi Media Komunikasi

Media komunikasi merupakan perantara atau alat antara pembawa pesan dengan penerima pesan. Setiap jenis-jenis media komunikasi yang disampaikan di atas, memiliki fungsinya masing-masing berikut penjelasannya.

1. Efektivitas

Media komunikasi berfungsi sebagai efektivitas, artinya dengan adanya media komunikasi maka komunikasi tersebut menjadi lebih efektif. Keefektifan tersebutlah, yang kemudian dimanfaatkan oleh komunikator maupun komunikan dalam berkomunikasi.

2. Efisien

Dengan menggunakan media komunikasi, maka komunikasi pun menjadi lebih efisien. Artinya, dengan menggunakan media komunikasi maka waktu untuk menyampaikan pesan pun menjadi lebih cepat untuk sampai pada penerima pesan. Terutama apabila pesan yang ingin disampaikan ditujukan kepada banyak orang sekaligus, maka media komunikasi seperti seluler, cetak, tertulis, elektronik dan siaran sekalipun dapat mempermudah penyebaran pesan tersebut.

Proses komunikasi membutuhkan waktu yang lebih efisien, tujuannya agar komunikasi tersebut dapat berjalan dengan cepat. Oleh karena itu, media komunikasi memiliki peran yang besar untuk dapat membuat komunikasi berjalan seefisien mungkin.

3. Konkrit

Pesan maupun informasi yang akan disampaikan pada penerima pesan adalah pesan yang asli atau bersifat konkrit. Sebab, pesan tersebut akan melalui beberapa proses dan salah satu prosesnya adalah editing yang memiliki fungsi untuk menguji kelayakan suatu informasi pesan sebelum pesan tersebut dapat sampai pada penerima pesan.

Dalam hal ini, maka fungsi dari media komunikasi adalah sebagai suatu alat maupun sarana komunikasi yang dapat diuji keaslian informasinya. Dengan hadirnya media komunikasi maka, pesan maupun informasi yang sampai dapat dikatakan sebagai pesan yang benar maupun valid.

4. Motivatif

Fungsi media komunikasi motivatif artinya, bahwa media komunikasi tersebut adalah sarana yang mampu memberikan dorongan kepada penerima pesan untuk melakukan suatu hal.

Tidak hanya mendorong pengirim pesan untuk bersikap motivatif, tetapi media komunikasi juga memberikan dorongan pada pembawa pesan untuk menyampaikan pesan dengan cara yang motivatif.

5. Produktif

Media komunikasi dapat menyebabkan hadirnya suatu proses komunikasi sehingga menghasilkan informasi yang memiliki nilai untuk pembawa maupun penerima pesan. Oleh karena itu, media informasi memiliki fungsi produksi karena menghasilkan proses komunikasi.

Medium Komunikasi

6. Reproduksi

Fungsi lain dari media komunikasi adalah untuk memproduksi ulang apa yang pernah diterima maupun diproduksi sebelumnya. Contohnya adalah ketika audio tape recorder dapat merekam suara yang berisi mengenai suatu informasi maupun pesan, maka rekaman tersebut sewaktu-waktu dapat digunakan untuk kembali oleh pembawa pesan dengan melakukan reproduksi pada rekaman suara tersebut.

7. Penyampai Informasi

Media komunikasi menjadi alat akurat untuk menyampaikan pesan maupun informasi kepada penerima pesan. Dengan hadirnya media komunikasi, maka pembawa pesan pun dapat menyampaikan sebuah pesan maupun informasi. Dengan kata lain, media komunikasi dapat menjadi media terpercaya untuk menyampaikan suatu informasi maupun pesan kepada penerima pesan.

8. Memunculkan Daya Tarik Pada Pesan yang Ingin Disampaikan

Media komunikasi dapat memunculkan suatu daya tarik pada pesan yang akan disampaikan oleh pembawa pesan kepada penerima pesan. Fungsi ini dapat dilihat ketika ada sebuah perusahaan yang ingin mengiklankan suatu produk dengan menggunakan media komunikasi seperti elektronik maupun siaran.

Agar target dari pembawa pesan sampai, maka perusahaan tersebut sebagai pembawa pesan perlu membuat informasi yang ingin disampaikan memikat. Sehingga, penerima pesan atau target dari perusahaan tersebut dapat melihat iklan berisi informasi produk dengan lengkap.

Contoh lainnya adalah ketika hadir sebuah fitur dalam media komunikasi, seperti media komunikasi elektronik maupun seluler yang menghadirkan fitur-fitur menarik, seperti sticker, emoji, voice note dan lainya yang membuat isi pesan tersebut menjadi lebih menarik untuk dibaca maupun didengar.

9. Memperjelas Informasi

Terakhir, media komunikasi memiliki fungsi untuk dapat memperjelas komunikasi. Dengan media komunikasi maka penerima pesan dapat mengulang-ulang untuk membaca, mendengar maupun melihat isi pesan. Sehingga penerima pesan yang kebingungan awalnya dapat memperjelas maksud dari pesan yang ingin disampaikan oleh pembawa pesan tersebut. Sehingga, media komunikasi dapat memperjelas informasi yang ingin disampaikan.

Medium Komunikasi

Itulah pengertian, fungsi, hingga jenis-jenis media komunikasi yang perlu diketahui oleh Grameds. Nah, Grameds bisa mengetahui lebih lanjut mengenai medium atau media komunikasi ini dengan membaca buku terkait yang tersedia di Gramedia.com karena sebagai #SahabatTanpaBatas, Gramedia selalu menyediakan beragam buku berkualitas dengan informasi yang lengkap. Tunggu apa lagi? Segera beli dan baca bukunya sekarang juga!

BACA JUGA:

  1. Unsur Komunikasi dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhinya 
  2. Komunikasi Verbal: Pengertian, Bentuk, dan Contoh 
  3. Teori Komunikasi Menurut Para Ahli 
  4. Best Seller Buku Komunikasi (Bisnis, Politik, Visual, Organisasi) 
  5. Sejarah Perkembangan Teknologi Komunikasi 


ePerpus adalah layanan perpustakaan digital masa kini yang mengusung konsep B2B. Kami hadir untuk memudahkan dalam mengelola perpustakaan digital Anda. Klien B2B Perpustakaan digital kami meliputi sekolah, universitas, korporat, sampai tempat ibadah."

logo eperpus

  • Custom log
  • Akses ke ribuan buku dari penerbit berkualitas
  • Kemudahan dalam mengakses dan mengontrol perpustakaan Anda
  • Tersedia dalam platform Android dan IOS
  • Tersedia fitur admin dashboard untuk melihat laporan analisis
  • Laporan statistik lengkap
  • Aplikasi aman, praktis, dan efisien