Uncategorized

15 Gerakan Yoga untuk Pemula, Wajib Dicoba!

15 Gerakan Yoga untuk Pemula, Wajib Dicoba!
Written by Farah Fadila

15 Gerakan Yoga untuk Pemula, Wajib Dicoba! – Siapa yang tak kenal yoga? Meskipun tergolong praktik kuno, yoga telah menjadi latihan yang populer beberapa tahun terakhir. Semua orang mulai dari selebriti papan atas hingga rekan kerjamu melakukan latihan yoga.

Berlatih yoga memiliki manfaat kesehatan yang bagus untuk fleksibilitas dan keseimbangan tubuh. Selain itu, beberapa penelitian menunjukkan bahwa latihan yoga dapat membantumu melawan kecemasan, depresi, dan stres.

Yoga menjadi salah satu olahraga yang terkesan ringan, tetapi sebenarnya sangat berat untuk dilakukan. Mengapa? Karena latihan yoga menguji ketahanan tubuh, ketahanan mental, dan kesabaran yang luar biasa.

Untuk kamu yang ingin mendapatkan stamina kuat dan mencoba belajar bersabar, olahraga yoga sangat cocok dilakukan. Di Indonesia sendiri kelas yoga sudah tersedia di berbagai pusat kebugaran, mulai dari yang kelas yoga ringan hingga berat.

Jika ditelusuri lebih dalam lagi, yoga merupakan lambang spiritual kuno yang berasal dari India dan sudah ada sejak 5.000 tahun yang lalu. Olahraga yang booming beberapa tahun terakhir ini, diperkenalkan oleh seorang filsuf Hindu Maharashi Patanjali dalam buku Sutra Yoga Patanjali.

Beli Buku di Gramedia

Olahraga yoga merupakan seni olah tubuh, pikiran, dan pernapasan dalam berntuk gerakan-gerakan yang bersifat continue, dinamis, dan flowing. Yoga juga kerap disebut sebagai olahraga dengan olah pernapasan dan meditasi ringan.

Olahraga yoga biasa dikenal sebagai meditasi ringan karena sikap dan gerakannya sangatlah sederhana seperti orang yang sedang melakukan meditasi. Duduk sila di tengah keheningan sambil memejamkan mata beberapa menit menjadi salah satu contoh meditasi yang dilakukan dalam olahraga yoga. Saat melakukan yoga, pikiran hanya akan fokus pada pernapasan.

Ketika kebijakan work from home membuat jadwal olahragamu menjadi berantakan, yoga bisa menjadi solusinya. Bagi Grameds yang belum memiliki pengalaman dan tertarik untuk melakukannya, kamu bisa mencoba beberapa gerakan yoga bagi pemula.

Nama-nama gerakan yoga yang berasal dari bahasa Sansekerta mungkin akan terdengar seperti merapalkan mantra. Tetapi, di balik itu semua terdapat segudang manfaat yang bisa kamu dapatkan.

Olahraga yoga memang sebaiknya didampingi oleh seorang instruktur profesional yang dapat membetulkan gerakan yang salah serta mencegah terjadinya ceedera yang tak diinginkan. Namun, Grameds bisa mencoba beberapa gerakan atau pose dasar yang tergolong sederhana di rumah secara mandiri, lho.

Penasaran untuk mengenal gerakan-gerakan yoga? Yuk, simak artikel ini sampai tuntas.

15 Gerakan Yoga untuk Pemula

1. Mountain Pose

Ilustrasi Montain Pose (sumber: greatist.com)

Dalam bahasa Sansekerta, gerakan ini disebut Tadasana. Bagaimana cara melakukannya? Grameds bisa mulai berdiri dengan kaki rapat selebar pinggul, tahan napas selama lima hingga delapan detik, lalu hembuskan perlahan, dan pertahankan pose ini. Keuntungan yang bisa kamu dapatkan melalui gerakan ini adalah relaksasi dan mengatur pernapasan.

2. Chair Pose

Ilustrasi Chair Pose (sumber: greatist.com)

Gerakan chair pose dalam bahasa Sansekerta disebut Utkatasana. How to do it? Mulailah dengan mountain pose, tarik napas, angkat tangan kamu, rentangkan jari-jari, dan raih melalui ujung jari.

Saat mengeluarkan napas, duduklah ke belakang dan ke bawah seolah-olah kamu sedang benar-benar duduk di kursi. Manfaat dari chair pose adalah memperkuat kaki, punggung atas, dan bahu kamu.

Sebagai bonus, kamu akan memiliki kesempatan untuk melatih kesabaran dalam mempraktikkan gerakan ini. Lakukan gerakan seperti gambar di atas.

3. Down Dog on a Chair

Ilustrasi Down Dog on a Chair (sumber: greatist.com)

Dalam bahasa Sansekerta, gerakan down dog on a chair disebut sebagai Uttana shishosana. Grameds bisa melakukannya dengan meletakkan tangan di sandaran kursi dan pastikan telapak tangan terpisah sejauh bahu.

Langkahkan kaki ke belakang, sejajarkan di bawah pinggul, dan buat sudut yang tepat dengan tubuh kamu. Gerakan ini dapat membantu kamu meregangkan paha dan membuka bahu.

4. Downward-Facing Dog

Ilustrasi Downward-Facing Dog (sumber: greatist.com)

Downward-facing dog atau dalam bahasa Sansekerta Adho Mukha Svanasana merupakan pose klasik yang dapat menciptakan efek menenangkan, meregangkan paha bawah, dan melenturkan tubuh. Kamu bisa memulainya dengan posisi merangkak dan gerakkan tangan sejauh 6 inci ke depan.

Selipkan jari-jari kaki kamu dan angkat pinggul ke atas dan ke belakang untuk meregangkan tulang belakang. Rentangkan jari lebar-lebar, tekan tangan, dan putar lengan kamu sehingga bisep saling berhadapan. Pertahankan gerakan sekitar 20-30 detik untuk setiap sesinya.

Beli Buku di Gramedia

5. Warior II

Ilustrasi Warior II (sumber: greatist.com)

Gerakan warior II atau dalam bahasa Sansekerta disebut Virabhadrasana II dapat dilakukan dengan kaki lebar dan geser tumit kanan ke luar sehingga jari-jari kaki sedikit mengarah ke dalam. Putar kaki kiri kamu sekitar 90 derajat dan sejajarkan tumit kiri dengan lengkungan kaki kanan.

Tekuk lutut kiri ke sudut 90 derajat, lalu jaga posisi agar lutut tetap sejajar dengan jari kaki kedua untuk melindungi sendi lutut. Pose ini dapat dilakukan selama 30 detik sebelum berganti sisi.

Pose warior II dapat membantu menenangkan pikiran kamu. Selain itu, pose ini juga memperkuat kaki dan pergelangan kaki kamu sekaligus meningkatkan stamina.

6. Triangle Pose

Ilustrasi Triangle Pose (sumber: greatist.com)

Gerakan yang satu ini dalam bahasa Sansekerta disebut Trikonasana. Grameds bisa mulai berdiri dengan kaki lebar dan geser tumit kanan ke luar sehingga jari-jari kaki mengarah ke dalam.

Kemudian putar kaki kiri kamu ke sudut 90 derajat dan sejajarkan tumit kiri dengan lengkungan kaki kanan. Kamu perlu menjaga kedua kaki lurus dan angkat lengan menjadi T setinggi bahu.

Turunkan lengan depan ke tulang kering dan matras, lalu angkat lengan belakang ke arah langit-langit. Setelah itu, arahkan pandangan kamu ke lantai matras atau ke atas arah tangan yang terangkat.

Lakukan gerakan yoga ini secara perlahan dan tahan sekitar 20 detik sebelum berganti arah. Pose ini kerap menjadi tantangan bagi kamu yang memiliki otot kencang. Triangle pose bermanfaat untuk membantu meningkatkan keseimbangan, meregangkan paha belakang, dan meregangkan paha bagian dalam.

7. Bridge Pose

Ilustrasi Bridge Pose (sumber: greatist.com)

Dalam bahasa Sansekerta, bridge pose dikenal dengan nama Setu Bandha Sarvangasana. Gerakan ini dimulai dengan posisi berbaring, tekuk lutut kamu, dan telapak kaki rata di lantai matras.

Jaga agar kaki kamu dalam posisi sejajar selebar pinggul dan tumit ditumpuk di bawah lutut. Saat menarik napas, tekan lantai dengan kaki kamu dan angkat pinggul dari lantai ke arah langit.

Pertahankan gerakan ini selaman satu menit. Gerakan ini dapat membantu kamu menenangkan pikiran, mengurangi kecemasan, dan membantu proses pencernaan.

8. Bound Ankle Pose

Ilustrasi Bound Ankle Pose (sumber: greatist.com)

Bound ankle pose atau dalah bahasa Sansekerta disebut Baddha Konasana merupakan gerakan peregangan yang bagus untuk paha bagian dalam dan selangkangan. Selain itu, gerakan bound angke pose dapat menciptakan efek menenangkan dan mendinginkan.

Kamu bisa memulai gerakan ini dengan posisi duduk di lantai, tekuk lutut, dan buka lutut ke arah samping seperti buku. Lakukan gerakan seperti gambar di atas.

Beli Buku di Gramedia

9. Seated Forward Fold

Ilustrasi Seated Forward Fold (sumber: greatist.com)

Tujuan utama dari olahraga yoga salah satunya ialah meregangkan tubuh. Gerakan yang satu ini dapat membantu kamu mencapai tujuan tersebut.

Paschimottanasana atau seated forward fold merupakan salah satu gerakan yoga yang dapat membantu kamu meregangkan paha belakang dan memanjangkan tulang belakang. Gerakan ini bisa dimulai dengan posisi duduk dan luruskan kaki ke depan.

Pegang tepi luar kaki dan arahkan wajahmu seakan ingin mencium lutut. Secara perlahan punggung kamu akan meregang dan bisa menyentuh bagian depan kaki. Pertahankan posisi seated forward fold selama satu menit untuk mendapatkan hasil yang maksimal.

10. Corpse Pose

Ilustrasi Corpse Pose (sumber: greatist.com)

Corpse pose atau dalam bahasa Sansekerta disebut Savasana hanya perlu dilakukan dengan berbaring telentang tanpa adanya otot yang bekerja. Meskipun otot tidak bekerja, gerakan ini mampu memberikan manfaat dalam meremajakan pikiran dan tubuh. Atur napas kamu dengan teratur agar oksigen mengalir ke seluruh tubuh.

11. Plank Pose

Ilustrasi Plank Pose (sumber: greatist.com)

Plank pose atau Kumbhakasana merupakan gerakan push-up tanpa mendorong tubuh ke bawah. Kamu bisa mempertahankan posisi ini selama satu menit untuk merasakan manfaatnya.

Mulai dengan gerakan downward-facing dog yang menghadap ke bawah. Raih tumit ke bagian belakang dan letakkan tangan ke lantai matras. Gerakan ini dapat menjadi kekuatan inti yang memperkuat perut dan meningkatkan stabilitas.

12. Four-Limbed Staff Pose

Ilustrasi Four-Limbed Staff Pose (sumber: greatist.com)

Jika melakukan gerakan ini secara rutin, kamu dapat memperkuat lengan, pergelangan, dan otot perut. Gerakan four-limbed staff pose atau dalam bahasa Sansekerta Chaturanga merupakan latihan keseimbangan lengan yang dapat membuat gerakan yoga menjadi lebih menantang.

Dari plank pose, lebarkan telapak tangan di dada dan ambil napas. Saat menghembuskan napas, tekuk siku ke sudut 90 derajat dan jaga paha agar tetap terangkat. Lakukan gerakan ini seperti gambar di atas.

13. Upward-Facing Dog

Ilustrasi Upward-Facing Dog (sumber: greatist.com)

Urdhva Mukha Svanasana atau dalam bahasa Inggris disebut upward-facing dog merupakan gerakan yang bermanfaat untuk meregangkan otot perut, fleksor pinggul, dan memperbaiki postur tubuh bagian atas. Mulai gerakan ini dari posisi berbaring telungkup di lantai, tekuk siku, dan letakkan tangan di atas matras sejajar dengan tulang rusuk bagian bawah.

Posisikan kaki lurus dengan bagian atas kaki yang menempel di lantai. Tekan telapak tangan secara perlahan dan tarik pusar ke arah tulang belakang dalam rangka mengencangkan otot perut.

Saat mengeluarkan napas, dorong lantai seperti sedang melakukan push-up. Lakukan gerakan ini selama 15-30 detik untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Lakukan gerakan seperti ilustrasi di atas.

Beli Buku di Gramedia

14. Warior I

Ilustrasi Warior I (sumber: greatist.com)

Virabhadrasana I atau dalam bahasa Inggris disebut warior I merupakan salah satu gerakan yoga yang berperan aktif dalam melatih otot tubuh bagian bawah. Selain itu, gerakan ini diyakini dapat meningkatkan keseimbangan dan stamina tubuh kamu.

Langkah pertama, mulai dengan mountain pose, lebarkan kaki kamu sekitar 100 cm, dan angkat lengan ke atas dengan telapak tangan saling berhadapan. Kemudian geser bahu ke punggung, putar kaki kanan sebesar 90 derajat, dan putar kaki kiri sebesar 45 derajat ke arah kanan.

Selanjutnya tekuk lutut kanan dengan posisi sejajar pergelangan kaki dan jangan biarkan kepala kamu jatuh ke belakang. Pertahankan gerakan warior I selama 30 detik sampai satu menit dan pindah sisi.

15. Intense Side Stretch

Ilustrasi Intense Side Stretch (sumber: greatist.com)

Untuk melakukan gerakan yoga intense side strech atau dalam bahasa Sansekerta disebut Parsvottanasana dilakukan dari triangle pose. Setelah itu, bawa telapak kaki kanan kamu ke belakang dan posisikan tubuh menghadap ke depan.

Usahakan kedua kaki lurus dan telapak kaki belakang membuat sudut 45 derajat ke samping. Kemudian satukan telapak tangan di belakang punggung, buka dada lebar-lebar, dan biarkan bahu bekerja.

Atur napas dan pastikan tidak menahan napas. Lakukan gerakan inside side strech untuk membantu menenangkan pikiran kamu. Gerakan ini juga dapat meregangkan tulang belakang, bahu, pergelangan tangan, pinggul, dan paha belakang.

Kini Grameds sudah mengetahui berbagai macan gerakan yoga. Silakan coba di rumah dan rasakan manfaatnya! Selamat berlatih!

Baca juga: 



ePerpus adalah layanan perpustakaan digital masa kini yang mengusung konsep B2B. Kami hadir untuk memudahkan dalam mengelola perpustakaan digital Anda. Klien B2B Perpustakaan digital kami meliputi sekolah, universitas, korporat, sampai tempat ibadah."

logo eperpus

  • Custom log
  • Akses ke ribuan buku dari penerbit berkualitas
  • Kemudahan dalam mengakses dan mengontrol perpustakaan Anda
  • Tersedia dalam platform Android dan IOS
  • Tersedia fitur admin dashboard untuk melihat laporan analisis
  • Laporan statistik lengkap
  • Aplikasi aman, praktis, dan efisien