Sosial Budaya

14 Senjata Tradisional Bali, Ini Informasi Lengkapnya

Senjata Tradisional Bali
Written by Ananda

Senjata Tradisional Bali – Bali masih memiliki senjata tradisional yang hingga saat ini masih sangat dilestarikan. Seperti yang kita ketahui bahwa Bali masih memiliki budaya yang sangat kuat, baik sebagai identitas masyarakatnya atau nilai-nilai yang masih dipegang teguh masyarakatnya hingga sekarang. Bali merupakan daerah dengan banyak ciri budaya, salah satunya adalah senjata tradisional.

Saat ini senjata tradisional Bali sudah sedikit bergeser dan berubah fungsinya dari fungsi aslinya. Senjata pada awalnya merupakan alat untuk pertahanan diri dan berburu satwa liar, tetapi sekarang sudah jarang digunakan. Selama ini, senjata tradisional Bali hanya digunakan dalam berbagai ritual Bali. Berikut ini daftar senjata tradisional Bali yang perlu Grameds kenali dan ketahui:

Daftar Nama Senjata Tradisional Bali

Dalam praktiknya, senjata-senjata tradisional yang ada di Bali ini memiliki sejarah dan fungsinya masing-masing. Tetapi saat ini hampir semua senjata tradisional tersebut difungsikan sebagai alat untuk ritual atau hal-hal yang berkaitan dengan budaya, seperti senjata tradisional Bali berikut ini:

1. Keris Ki Baru Gajah

Senjata Tradisional Bali

Romadecade.org

Keris Ki Baru Gajah adalah senjata tradisional Bali yang dipersembahkan oleh Dang Hyang Dwijendra Saka pada tahun 1411. Keris ini dipercaya sebagai keris yang dapat membawa kemakmuran bagi masyarakat Bali. Oleh karena itu, penanggalan tradisi Nglisah berlangsung setiap bulan Juni (penanggalan Masehi) atau hari ke-210 dalam penanggalan Bali.

Tradisi Nglisah adalah tradisi turun-temurun yang bertujuan untuk mensucikan Keris. Pembersihan dilakukan dengan mengoleskan minyak kelapa ke setiap bilah Keris. Tradisi dilestarikan sebagai bentuk penghormatan dan pemujaan kepada dewa keris yang dikenal sebagai Hyang Pasupati.

Keris Ki Baru Gajah juga dipercaya oleh masyarakat Bali dapat membantu mengendalikan segala jenis hama tanaman dan menjamin kesuburan pertanian. Itulah yang membuat keris ini dihormati oleh masyarakat Bali. Itulah sebabnya keris Ki Baru Gajah erat dengan berbagai upacara adat di budaya Bali.

2. Keris Tayuhan

Senjata Tradisional Bali

Perpustakaan.id

Keris Tayuban adalah keris yang berasal dari budaya kerajaan kuno, yakni kerajaan Majapahit. Orang Bali melihat Keris sebagai simbol dan identitas diri. Tak hanya itu, keris juga memiliki nilai sakral yang tinggi. Alhasil, Keris Tayuban selalu diperhatikan baik dari segi perawatan maupun penyimpanannya. Disisi lain, dari segi fungsinya, Keris Tayuhan biasanya digunakan sebagai sarana pertahanan diri, terutama pada saat perang.

Tapi seiring waktu, fungsi keris ini menjadi sebagai pusaka dengan berbagai hiasan seperti dari dekorasi pegangannya, bilah dan sarungnya. Keris Tayuhan ini biasanya dibersihkan saat pergantian tahunan dan upacara keagamaan lainnya di Bali. Keris Tayuhan adalah nama yang diberikan kepada Keris yang dibuat untuk kesaktian (keberuntungan), bukan keindahan.

Keris ini sering dibersihkan oleh masyarakat Bali pada upacara tahun baru dan upacara keagamaan lainnya. Biasanya keris jenis ini memiliki kesan angker dan memiliki aura pembawa yang adakalanya menakutkan, sehingga sering dimurnikan atau disucikan. Maka tak heran jika perawatan dan penyimpanan keris ini selalu menjadi pertimbangan.

3. Keris Bali

Senjata Tradisional Bali

Id.theasianparent.com

Keris adalah senjata tradisional dari Jawa. Termasuk tempat dimana wilayah Bali pertama kali dapat diambil alih pada masa Kerajaan Majapahit, sehingga juga terpengaruh dengan budayanya. Maka orang Bali mulai membuat Keris tepatnya pada tahun 1343. Keris Bali dan Keris Jawa berbeda ukuran, di mana jenis keris Jawa lebih cenderung kecil ukurannya.

Sedangkan keris Bali sedikit lebih besar bentuknya yang memiliki ornamen sarung kerisnya yang berbeda. Tidak hanya ukuran dan sarungnya saja, tetapi juga bentuk desain pegangan. Pegangan keris Bali lebih rumit daripada pegangan jenis keris Jawa yang biasa.

Kesamaan antara kedua Keris ini adalah lekukan keris yang dibuat pada saat proses pembuatannya, tetapi jumlah lekukan Keris Jawa harus selalu ganjil. Ini juga terjadi ketika membuat Keris Bali, dimana keris yang sempurna harus selalu ganjil lekukannya. Karena bentuk Keris itu sendiri mengandung unsur filosofi tersendiri.


4. Panambad

Senjata Panambad merupakan senjata tradisional yang lahir di Bali dan memiliki berbagai keunggulan sesuai kebutuhan. Misalnya, digunakan untuk memotong bambu dan memotong rumput. Panambad memiliki bentuk yang sederhana dan tidak jauh berbeda dengan pisau. Satu-satunya perbedaan adalah panjang bilahnya, yang lebih panjang dari pisau modern biasanya.

Ganggang itu sendiri terbuat dari kayu dan sangat mudah ditemukan. Senjata ini masih berlaku sampai sekarang, karena selalu digunakan oleh masyarakat Bali di semua kalangan. Penampad adalah senjata tradisional Bali berbentuk seperti pedang panjang seperti pisau dan sering digunakan untuk membersihkan rumput di lereng-lereng sawah (Garengan). Senjata Panambad bukanlah senjata yang ditujukan untuk perang atau pertempuran.

5. Trisula Bali

Senjata Tradisional Bali

Milenialjoss.com

Trisula adalah senjata tradisional bali yang memiliki tiga ujung mata tombak yang sangat runcing. Nama Trisula berasal dari kata Sansekerta Tri yang artinya tiga dan Sula yang artinya tombak. Di sisi lain, senjata Trisula dapat membantu untuk menusuk atau melukai musuh dalam pertarungan tangan kosong. Keunggulan dari Trisula adalah ketajamannya yang tidak diragukan lagi.

Bahkan senjata Tradisional ini memungkinkan setiap kepala tombak memperbesar luka di tubuh korban. Kelemahan dari Tombak Trisula adalah senjata ini tidak cukup kuat untuk menghadapi musuh dalam jarak menengah hingga jarak jauh. Akibatnya, pengguna senjata tidak akan bisa secara tidak sengaja melempar seperti lemparan lembing.

Senjata Trisula juga dikenal sebagai salah satu Trimurti, senjata Dewa Siwa. Orang Bali yang setia pada agama Hindu Budha membuat senjata ini, sehingga mereka memiliki kekhasan tersendiri di hati mereka. Trisula adalah senjata utama Siwa yang merupakan salah satu dari tiga dewa utama (Trimurti) yang sering disembah pada masa kejayaan kerajaan Hindu Buddha di Jawa.

Seperti pada agama paganisme Romawi dan Yunani, dewa laut Poseidon (Neptunus) selalu memiliki senjata Trisula. Pada budaya Yunani kuno, dewa Poseidon yang memiliki trisula adalah dewa utama dan tidak kalah penting dari dewa Zeus.

6. Wedhung

Senjata Tradisional Bali

Lezgetreal.com

Wedhung merupakan senjata tradisional yang merupakan simbol kesediaan untuk mengabdi seorang bawahan pada atasan atau majikannya. Artinya, ketika seorang bawahan menikahinya, itu bisa dianggap sebagai ikrar setia kepada atasannya sampai akhir hayatnya.

Senjata tradisional Wedhung ini juga ditemukan di wilayah Cirebon. Perbedaannya terletak pada motif pahatannya. Senjata Wedhung asal Bali memiliki mata bermotif, tetapi Wedhung Cirebon tidak memiliki motif ini. Senjata Wedhung adalah belati atau pisau logam tempa dengan gagang kayu.

Biasanya sedikit lebih besar. Panjang senjata ini sekitar 38 cm. Fungsi senjata tradisional Bali ini juga semakin bergeser. Karena motifnya yang unik, Wedhung Bali saat ini banyak digunakan untuk hiasan atau senjata dalam upacara adat. Zaman dahulu, senjata ini biasa digunakan oleh masyarakat sebagai senjata perang dan bertempur melawan musuh, atau sebagai senjata tajam di dapur atau alat untuk memotong daging dan bahan-bahan keras lainnya.

7. Pisau Tiuk Bali

Senjata Tradisional Bali

Sarapanmatahari.wordpress.com

Pisau Tiuk merupakan alat kecil yang bernilai seni bagi budaya orang Bali. Pisau Tiuk ini merupakan benda yang tidak bisa lepas dari gaya dan nuansa eksotis budaya Bali. Pisau tiuk biasanya digunakan untuk memasak, mengiris daging dan mengolah bahan lainnya.

Meski pisau memiliki nilai seni, barang-barang kecil selalu digunakan untuk kebutuhan rumah tangga sehari-hari. Senjata Tiuk sendiri merupakan senjata tradisional seperti keris/pisau dan mirip sekali dengan Wedhung. Bedanya, wedhung biasa digunakan laki-laki sebagai pertahanan dalam perang.

Tiuk digunakan untuk peralatan masak, sesaji, atau keperluan dapur lainnya. Tiuk juga lebih sederhana dari Wedhung. Tentu saja, fungsi di balik semua perbedaan ini dalam kehidupan sehari-hari orang Bali sangat penting.

8. Kandik

Senjata Tradisional Bali

Koropak.co.id

Kandik adalah senjata tradisional Bali yang digunakan untuk menebang pohon, memotong kayu, atau melakukan sesuatu yang membutuhkan banyak tenaga. Kandik relatif besar dan berat, sehingga tidak semua orang ini dapat menggunakan senjata Kandik dengan baik. Kandik adalah senjata khas Bali yang berasal dari bahasa Bali yang berarti kapak.

Dilihat dari bentuknya yang besar dan berat, senjata ini merupakan senjata kerajaan yang terbuat dari besi atau baja dan ditempa lama dengan proses yang tidak biasa. Inilah cara membuat senjata ampuh yang sangat kuat. Ciri khas Kandik adalah gagangnya lebih panjang dari kapak biasanya. Kandik ini sering digunakan untuk pekerjaan- pekerjaan berat.

9. Taji atau Tajen

Senjata Taji adalah senjata tradisional Bali yang digunakan untuk sabung ayam untuk senjata utamanya. Untuk menggunakan senjata ini diikatkan pada kaki ayam sebagai senjata. Selain itu, senjata ini juga biasa digunakan saat menaburkan arwah tradisional. Upacara dilaksanakan dengan cara menumpahkan darah hewan dari rumah jagal.

Orang Bali tidak asing lagi dengan adu ayam dan sering menggunakan Taji sebagai senjata utama mereka dalam kegiatan ini. Menggunakan senjata ini sangat mudah. Dengan kata lain, cukup mengikatnya ke kaki ayam sebagai senjata. Selain digunakan untuk sabung ayam, taji ini juga biasa digunakan dalam ritual spiritual tradisional.

Ritual ini dilakukan dengan menyemprotkan darah hewan pada saat penyembelihan. Hingga saat ini, senjata tradisional dan budaya sabung ayam ini telah menjadi praktik yang biasa dan masih dikaitkan dengan kehidupan sehari-hari masyarakat Bali.

10. Caluk

Senjata Tradisional Bali

Romadecade.org

Senjata Caluk adalah senjata tradisional Bali yang berbentuk pisau melengkung dengan gagang atau gagang yang panjang. Ganggang panjang memiliki kemampuan untuk mencapai daerah yang jauh lebih tinggi dengan senjata. Misalnya, jika ingin memanen buah atau memotong dahan yang tinggi.

Senjata ini terbuat dari besi atau tembaga yang disusun sedemikian rupa sehingga menciptakan bentuk yang unik. Batang senjata tradisional ini terbuat dari kayu yang juga dikunci dengan bahan tembaga yang sangat kuat. Meskipun fungsinya terdengar sepele, namun alat ini sangat berguna dan penting untuk aktivitas masyarakat orang bali yang masih erat dengan kegiatan bercocok tanam.

Caluk adalah senjata tradisional yang sebenarnya juga ada di daerah lain, namun dengan nama-nama yang berbeda. Meskipun bukan senjata perang, Celuk jadi salah satu senjata tradisional Bali yang masih dilestarikan hingga saat ini.

11. Arit

Senjata Arit adalah salah satu senjata tradisional Bali yang bentuknya seperti bulan sabit setengah lingkaran dan terbuat dari baja yang kuat. Senjata ini memiliki bentuk yang sama dengan Arit Madura, yaitu pisau melengkung. Orang Bali sendiri menggunakan arit ketika bepergian ke ladang dan kebun untuk mencari rumput dan bekerja di ladang.

Arit adalah benda tajam yang terbuat dari baja yang kuat dan kokoh. Meski bentuknya sederhana. Namun, senjata ini bisa sangat berbahaya. Ini karena tikungannya sangat tajam. Oleh sebab itu senjata ini sempat jadi senjata perang zaman dahulu bagi masyarakat bali. memiliki bentuk yang kokoh dan menakutkan membuat senjata tradisional ini jadi senjata andalan para prajurit.

Selain dalam budaya bali, senjata Arit juga banyak ditemukan pada budaya-budaya lain. Seperti madura yang biasa disebut clurit, atau dalam budaya Betawi yang biasa disebut sabit.

12. Blakas

Senjata Tradisional Bali

Helloedukasi.com

Blakas adalah senjata tradisional Bali yang mirip dengan parang dan parang dapur. Senjata ini terbuat dari baja dengan pegangan kayu. Blakas biasanya digunakan untuk keperluan dapur dan juga dapat digunakan untuk penyembelihan hewan kurban. Dengan pisau dua dimensi di dalam sarungnya, Blakas menjadi salah satu pilihan senjata terbaik.

Satu bilah sangat tebal dan berat, sedangkan bilah lainnya tipis dan ringan. Sepintas senjata itu menyerupai Blakas (Golok Cepot), atau orang mengenalnya sebagai parang dapur. Senjata ini terlihat sangat efektif untuk memotong sesuatu.

Ada dua pisau berbeda dalam satu sarungnya, yang unik, tidak seperti pisau biasa. Selain itu senjata tradisional ini juga sering dibawa oleh masyarakat bali pada zaman dulu sebagai alat pelindung diri dari musuh atau binatang buas. Senjatanya yang kokoh, kuat dan tajam membuat masyarakat Bali pada saat itu percaya diri jika membawa senjata ini di balik pakaian mereka.

13. Tombak

Tombak adalah senjata perang kuno di budaya Bali. Tombak sering digunakan oleh tentara yang bertindak sebagai senjata perang. Senjata tombak ditampilkan dalam tarian Bali atau yang disebut tari Wirayuda. Tarian ini merupakan tarian perang yang dibawakan oleh 2 sampai 4 orang penari dengan senjata tombak. Tarian menggambarkan sekelompok prajurit Dwipa Bali bersiap untuk maju ke medan perang.

Tombak merupakan salah satu senjata yang melambangkan ketajaman hati, dan umumnya bercirikan senjata para dewa, termasuk Ayuda Dewata di bagian atas. Di kepulauan itu sendiri, tombak digunakan sebagai senjata perang oleh tentara kerajaan kuno. Dalam sejarah Bali, tombak digambarkan dalam tarian Bali yang dikenal dengan tari Wirayuda.

Hingga saat ini, senjata tombak ini masih banyak digunakan pada upacara-upacara adat karena senjata tradisional ini memang masih erat kaitannya dengan masyarakat Bali. Itulah sebabnya kita tidak akan asing dengan tombak Bali jika berkunjung ke daerah ini karena banyak pertunjukan adat yang menggunakan senjata tradisonal ini.

14. Busur dan Panah

Busur dan anak panah adalah senjata yang paling umum digunakan di kalangan penduduk nusantara. Termasuk bagi masyarakat Bali yang juga masih erat dengan budayanya. Bentuk busur yang melengkung dapat menopang gaya pegas, memungkinkan anak panah meluncur ke sasaran atau musuh. Senjata ini tidak lain dan tidak bukan berfungsi sebagai senjata perang yang erat berkaitan dengan pertarungan.

Nah, itulah daftar senjata tradisional Bali yang perlu Grameds ketahui. Berbicara soal budaya Bali memang tidak pernah ada habisnya karena Bali memang memiliki budaya yang unik dan perlu terus kita lestarikan. Jika Grameds tertarik dengan budaya Bali, maka bisa mendapatkan buku-buku terkait di gramedia.com. Sebagai #SahabatTanpaBatas, Gramedia akan selalu memberikan produk-produk terbaik, agar kamu bisa memiliki informasi #LebihDenganMembaca.

Penulis: Lala

BACA JUGA:

  1. Karakteristik, Ragam, dan Fungsi 5 Senjata Trasional Khas Masyarakat Indonesia
  2. 33 Nama Senjata Tradisional Asli Seluruh Provinsi di Indonesia
  3. Daftar Senjata Tradisional 34 Provinsi di Indonesia
  4. Nama Senjata Tradisional Sunda Beserta Fungsinya
  5. Nama Senjata Tradisional Maluku Beserta Fungsinya
  6. Senjata Tradisional Riau dan Fungsinya
  7. Nama Senjata Tradisional Kalimantan Beserta Fungsinya


ePerpus adalah layanan perpustakaan digital masa kini yang mengusung konsep B2B. Kami hadir untuk memudahkan dalam mengelola perpustakaan digital Anda. Klien B2B Perpustakaan digital kami meliputi sekolah, universitas, korporat, sampai tempat ibadah."

logo eperpus

  • Custom log
  • Akses ke ribuan buku dari penerbit berkualitas
  • Kemudahan dalam mengakses dan mengontrol perpustakaan Anda
  • Tersedia dalam platform Android dan IOS
  • Tersedia fitur admin dashboard untuk melihat laporan analisis
  • Laporan statistik lengkap
  • Aplikasi aman, praktis, dan efisien