Lifestyle Sosial Budaya

Recycle adalah Proses Mengolah Kembali Limbah, Simak Penjelasannya!

recycle adalah
Written by Laeli Nur Azizah

Kita mungkin sudah sering mendengar istilah recycle ketika sedang belajar tentang daur ulang sampah. Hal tersebut memang ada hubungannya, sebab istilah recycle merupakan kata dalam Bahasa Inggris yang artinya daur ulang dan sangat berkaitan dengan upaya mengolah limbah dari berbagai macam aktivitas manusia.

Sampah memang menjadi salah satu masalah yang belum terpecahkan hingga saat ini. Dimana setiap tahunnya jumlah sampah di berbagai belahan dunia semakin meningkat. Khususnya adalah sampah plastik.

Merujuk dari Databooks, setiap warga negara Indonesia menghasilkan sembilan kilogram sampah plastik sekali pakai. Hal itu menjadi Indonesia sebagai salah satu negara dengan buangan sampah plastik sekali pakai per kapita terbesar keenam di Asia Tenggara di tahun 2019. Sementara dalam periode tersebut, Singapura menempati urutan pertama dengan buangan sampah plastik sekali pakai mencapai 76 kilogram per kapita.

Melihat fenomena tersebut, jumlah penggunaan sampah plastik memang tergolong masih tinggi, khususnya di negara Indonesia. Salah satu upaya yang dapat kita lakukan untuk menyelesaikan masalah tersebut adalah recycle, dimana metode tersebut adalah salah satu solusi yang tepat supaya jumlah limbah bisa berkurang.

Selain plastik, jenis limbah lainnya seperti kayu dan logam dapat didaur ulang menggunakan metode tertentu. Dihimpun dari berbagai sumber, yuk simak penjelasan lengkap mengenai recycle dan manfaatnya untuk lingkungan.

Apa Itu Recycle?

Recycle adalah istilah atau kata yang menggambarkan mengenai upaya manusia untuk mengolah limbah yang dihasilkannya. Dengan mendaur ulang sampah memang bukan solusi atau jalan keluar untuk mengatasi masalah sampah yang semakin meningkat. Namun dengan memilah sampah yang dapat didaur ulang, maka jumlah limbah bisa sedikit berkurang.

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), kata daur ulang memiliki arti suatu kegiatan atau pemrosesan kembali bahan yang pernah digunakan. Berdasarkan penjelasan tersebut, maka kita dapat mengartikan bahwa recycle merupakan kegiatan untuk mendaur ulang kembali barang bekas seperti kertas, plastik, dan lain sebagainya.

Recycle adalah suatu aktivitas positif yang dapat dilakukan mulai dari skala kecil sampai kelompok dengan jumlah anggota yang cukup banyak.

Semakin sering kita melakukan kegiatan recycle terhadap limbah yang dihasilkan oleh manusia, maka jumlah limbah sampah yang terus menumpuk di sekitar kita dapat berkurang sedikit demi sedikit. Dengan berkurangnya limbah sampah, maka lingkungan disekitar kita akan menjadi bersih dan terhindar dari pencemaran.

Apabila lingkungan tercemar, maka bukan hanya manusia saja yang merasakan dampak negatifnya, lebih dari itu, pencemaran lingkungan juga akan merusak ekosistem dan mengganggu keberlangsungan hidup makhluk hidup lain.

Salah satu contoh recycle adalah dengan cara memproses kembali bahan yang masih bisa kita gunakan. Misalnya saja, jika seseorang mempunyai bekas kotak tisu, maka bahan itu bisa kita manfaatkan kembali menjadi barang yang lebih berguna.

Mengutip dari situs Greenes.co, beberapa waktu yang lalu, salah satu perusahaan alat olahraga ternama yakni Nike, sudah meluncurkan jersey yang diklaim ramah lingkungan untuk klub sepak bola Liverpool. Satu buah seragam itu dibuat dari 10 botol plastik daur ulang. Hal tersebut membuktikan bahwa recycle adalah salah satu upaya yang cukup efektif dalam mengurangi jumlah sampah plastik di Bumi.

Di luar sana ada salah satu istilah yang terdengar sama dengan recycle. Orang-orang seringkali menyebutnya dengan nama upcycle. Meski terdengar hampir mirip, tapi kedua istilah tersebut sebenarnya mempunyai perbedaan. Akan tetapi, tetap mempunyai konotasi positif dalam mengurangi jumlah limbah sampah.

Dilansir dari Sustaination.id, recycle adalah proses mendaur ulang limbah sampah dengan cara menghancurkan bahan tersebut dulu, lalu dibentuk menjadi barang yang baru. Misalnya saja seperti jersey Liverpool yang dibuat oleh perusahaan Nike.

Sedangkan upcycle adalah sebuah istilah yang menggambarkan upaya daur ulang terhadap suatu barang yang diubah menjadi barang dengan fungsi baru tanpa menghilangkan wujud aslinya. Selain istilah yang sudah disebutkan di atas, kata recycle adalah salah satu bagian yang masuk ke dalam gagasan 3R yang telah dijalankan beberapa tahun ini oleh berbagai macam komunitas dunia.

Oh, Ternyata ... Kita Bisa Melakukan Kegiatan 3R (Reduce, Reuse, Recycle) untuk Mengurangi Sampah!

Konsep 3R (Reduce, Reuse, Recycle)

recycle adalah

Menurut Environment Indonesia, konsep dari 3R (Reduce, Reuse, Recycle) ini adalah salah satu solusi dalam mengelola sampah di samping mengolah sampah menjadi kompos ataupun memanfaatkannya menjadi sumber listrik. Metode 3R ini bisa dilakukan oleh siapa saja, baik itu perorangan ataupun secara kelompok. Sistem 3R ini terdiri dari reuse, reduce, dan recycle.

Reuse adalah menggunakan kembali sampah yang masih bisa dipakai untuk fungsi yang sama atau fungsi lainnya. Lalu, reduce adalah salah satu upaya untuk mengurangi segala sesuatu yang mengakibatkan sampah. Sementara istilah recycle adalah mengolah kembali sampah menjadi barang baru yang bermanfaat dan berguna untuk manusia.

Manfaat Recycle

Manfaat dari recycle untuk lingkungan dapat dirasakan dan juga berdampak pada kehidupan dalam jangka panjang. Lalu, apa saja manfaat recycle untuk lingkungan? Yuk simak poin-poinnya di bawah ini.

1. Menghemat Sumber Daya

Bahan bekas yang diubah menjadi produk baru akan mengurangi kebutuhan konsumsi sumber daya alam. Sebab, produk baru selalu dibuat dengan mengekstraksi bahan mentah melalui pertambangan dan juga kehutanan.

2. Hemat Energi

Selain bisa menghemat sumber daya alam, penggunaan energi juga dapat dikurangi daripada dengan menghasilkan produk baru dari bahan mentah.

3. Melindungi Lingkungan

Selain lebih menghemat energi, kebutuhan untuk ekstraksi sumber daya alam, seperti halnya penambangan, penggalian, dan penebangan. Proses tersebut akan menciptakan polusi udara dan air yang substansial.

4. Mengurangi Timbunan Sampah

Pada proses recycle, bahan yang didaur ulang kembali menjadi produk baru akan menghasilkan sampah dalam jumlah yang sedikit. Hal tersebut dapat membantu mengurangi tumpukan sampah di TPA yang berpotensi merusak lingkungan.

Apa yang Perlu Dilakukan dengan Recycle?

Pastinya, hal yang lebih penting dibandingkan dengan sekadar sederet pengertian di atas adalah aksi nyata. Sebab, hanyalah aksi nyata yang akan benar-benar memberikan perubahan untuk lingkungan kita. Di bawah ini adalah beberapa hal yang bisa kamu lakukan dengan recycle.

1. Mencegah Barang yang Sulit Diproses Daur Ulang

Perlu diketahui bahwa terdapat beberapa jenis barang yang sangat sulit atau bahkan benar-benar tidak dapat didaur ulang. Padahal recycle sudah menjadi salah satu langkah terakhir dalam pengolahan sampah. Apabila ada barang yang tidak dapat didaur ulang, itu artinya hanya akan teronggok di tumpukan sampah. Jadi, lebih baik kamu hindari untuk membeli barang yang sulit untuk didaur ulang atau bahkan tidak bisa didaur ulang. Misalnya saja, bungkus kemasan plastik yang memiliki banyak layer seperti kemasan saset, sabun refill, dan lain sebagainya, kertas kado yang mengkilap, selotip, sticky note, dan lainnya.

2. Melakukan Upcycle dari Rumah

Seandainya memang sudah berusaha untuk tidak membeli berbagai barang yang sulit untuk didaur ulang, tapi tetap ada sisa buangan sampah, maka kamu bisa melakukan upcycle dari rumah. Kamu bisa memilih cara yang masih realistis untuk dilakukan. Misalnya saja, seperti menjahit kembali pakaian yang sudah rusak menjadi barang baru, entah itu untuk sarung bantal, tote bag, dan lain sebagainya.

Selain melatih kreativitas dalam mengolah sampah atau barang-barang bekas, kamu juga bisa memperoleh manfaat dari barang-barang yang sudah kamu buat sendiri. Salah satunya yaitu kamu bisa mengikuti upcycle dari kenamaan tanah air yakni @dianarikasari, melalui laman instagramnya, Diana kerap membagikan ceritanya dalam melakukan upcycle.

3. Mengirimkan Sampah Daur Ulang

Lalu, bagaimana jika kita tidak sempat untuk meng upcycle barang bekas dan sampah yang ada di rumah? Jadi, kamu bisa mengirimkannya ke tempat daur ulang. Dimana kamu yang tidak sempat mengirimkan juga bisa memanfaatkan jasa pilah dan jemput sampah dari Personal Waste Management Waste4Change. Tapi perlu diingat, untuk memisahkan sampah berdasarkan jenisnya, kamu bisa memisahkan berdasarkan bahan-bahannya. Sehingga pihak pendaur ulang akan lebih cepat dalam memproses sampah yang kamu miliki. Pastikan juga bahwa hanya sampah anorganik saja, tanpa adanya sampah organik ataupun sampah B3.

Sulap Sampah Plastik Keras Jadi Jutaan Rupiah Single Edition - recycle adalah

Contoh Recycle

Mengutip dari situs Bijakberplastik.aqua.co.id dan sumber yang lainnya, berikut ini adalah beberapa contoh nyata yang dapat kita lakukan dalam mendaur ulang sampah. Hal tersebut sejalan dengan pengertian recycle yaitu kegiatan yang memproses kembali barang yang sudah tidak terpakai.

Membuat produk melalui proses recycle tergolong sangat mudah, beberapa contoh diantaranya yaitu payung, baju, tas, dan lain sebagainya. Pastinya produk tersebut diciptakan dari barang-barang yang sudah tidak digunakan lagi seperti plastik kemasan, kaleng, botol plastik, kardus, sampai sedotan bekas. Contoh recycle yang paling sederhana dan mudah untuk dilakukan di rumah adalah pembuatan kertas daur ulang. Cara membuatnya pun cukup mudah.

Namun jika proses pembuatan kertas daur ulang tersebut masih tergolong sulit untuk para pemula. Maka kamu bisa membuat contoh recycle dari kardus bekas untuk kemudian dijadikan sebagai mainan. Mainan yang cukup populer yaitu mainan mobil karena proses pembuatannya tergolong cukup mudah. Akan tetapi, kamu juga bisa berkreasi seunik mungkin, misalnya saja membuat kapal bajak laut yang keren.

Untuk kamu yang ingin mengetahui beberapa contoh recycle. Yuk simak ulasannya berikut ini:

1. Membuat Media Tanam

Barang bekas yang sulit terurai oleh tanah dapat kita manfaatkan untuk dijadikan sebagai wadah media tanam. Misalnya saja galon ataupun ember bekas. Kamu bisa mengubah barang-barang tersebut menjadi pot tanaman. Selain bisa membuat lingkungan rumah menjadi bersih, merubah barang bekas dari sampah plastik menjadi media tanam juga akan menghemat uang kamu. Karena dengan barang tersebut, kamu tidak perlu lagi repot membeli pot untuk tanaman.

2. Merubah Sampah Plastik Menjadi Mainan

Ada banyak sekali limbah rumah tangga yang ada di sekitar kita yang dapat dimanfaatkan sebagai mainan. Dengan mengandalkan sedikit kreativitas, maka barang tersebut bisa diubah menjadi produk yang mengandung nilai estetik. Kamu mungkin pernah mendengar atau sekadar melihat barang bekas yang diubah menjadi mainan. Barang-barang tersebut adalah contoh kecil yang dapat kamu tiru dalam upaya mengurangi limbah di Bumi ini.

3. Merubah Sampah Menjadi Aksesoris Cantik

Botol plastik bekas dapat kita ubah menjadi hiasan untuk lampu kamar tidur. Barang serupa juga bisa kita manfaatkan sehingga dapat mengurangi jumlah sampah plastik yang ada di sekitar tempat tinggal kita.

4. Membuat Barang Berbahan Dasar Sampah Plastik

Di luar negeri, sudah ada banyak perusahaan yang membuat barang baru dari recycle sampah plastik. Misalnya saja seragam klub Liga Inggris yang sebagian diantaranya dibuat dari daur ulang botol plastik. Recycle sendiri merupakan salah satu upaya yang cukup efektif untuk mengurangi jumlah sampah yang ada dilingkungan. Oleh karena itu, kamu bisa memulainya dengan mendaur ulang sampah rumah tangga menjadi barang bermanfaat dan membuat lingkungan terlihat semakin bersih.

5. Kerajinan Lampu Pijar

Jangan pernah biarkan lampu pijar yang sudah lama digunakan terbuang begitu saja. Kamu bisa mencoba banyak sekali ide kreatif dan menggunakan bola lampu bekas untuk membuat kerajinan tangan. Bola lampu dapat didaur ulang menjadi akuarium kecil dan juga miniatur vas bunga untuk dipakai menumbuhkan bunga yang dapat hidup di dalam air. Caranya sendiri cukup sederhana yaitu dengan melubangi bagian bawah bohlam dan keluarkan barang-barang yang ada di dalam bohlam tersebut.

6. Luruskan Kabel dengan Klip Penahan

Dengan banyaknya perangkat elektronik, maka akan semakin banyak kabel yang berserakan di meja. Oleh karena itu, kamu bisa menggunakan kertas besar atau pengikat untuk memotong kabel-kabel tersebut. Untuk melakukannya, kamu bisa memasukkan ujung kabel ke dalam pegangan penjepit dan menjepitnya ke sisi meja.

7. Tatakan Gelas Menggunakan CD atau DVD Bekas

CD dan juga DVD yang sudah tidak digunakan bisa didaur ulang menjadi sebuah tatakan gelas yang cantik dan murah. Daur ulang tersebut bisa dilakukan dengan menempelkan karpet dan kertas kado di kedua sisi CD atau DVD.

8. Wadah Charger Handphone Untuk Botol Bekas

Botol bekas yang agak pipih bisa diubah menjadi pengisi daya ponsel. Caranya yaitu dengan memotong dan melepaskan bagian atasnya, kemudian sisakan sedikit untuk gantungan.

9. Kertas Daur Ulang Untuk Kerajinan Tangan

Kertas yang sudah tidak digunakan bisa didaur ulang menjadi kertas baru untuk kerajinan tangan. Untuk melakukan hal tersebut, kamu bisa membuat bubur kertas, kemudian tambahkan lem kayu dan sedikit pewarna. Setelah itu cetak di atas kertas baru.

Jadi Jutawan Modal Sampah Plastik Single Edition

Langkah Recycling dari Perusahaan

Selama ini memang yang paling terlihat aksi recycle adalah komunitas ataupun aktivis. Akan tetapi, sekarang ini tanggung jawab dalam melakukan metode 3R sudah banyak dilakukan oleh berbagai macam perusahaan. Langkah recycling tersebut termasuk ke dalam program go green. Perusahaan dapat mengambil peran langsung dalam mengurangi sampah plastik. Salah satunya adalah dengan melakukan metode 3R yakni reduce, reuse, recycle. Ada banyak perusahaan yang kini sudah berkontribusi dalam mendaur ulang limbah yang mereka hasilnya sendiri. Mulai dari perusahaan air minum seperti Aqua, Le Mineral, Kemudian perusahaan elektronik seperti Acer.

Seperti yang kita pahami bahwa sampah plastik bila hanya didiamkan begitu saja, maka akan menimbulkan pencemaran lingkungan. Terlebih lagi, sampah plastik umumnya sangat lama terurai dan bisa merusak ekosistem. Bayangkan saja saat semua sampah tidak diolah dan diproses dengan baik, kira-kira apa yang akan terjadi dengan Bumi ini?

Oleh sebab itu, sebagai generasi muda kita harus mengubah kebiasaan lama yang hanya membuang sampah menjadi kebiasaan baru yang peduli dengan keberlanjutan ekosistem dan juga lingkungan yang ada disekitar kita. Salah satunya yaitu dengan melakukan proses recycle. Langkah yang paling mudah yang bisa kamu lakukan adalah dengan memisahkan antara sampah organik dan sampah anorganik dan mengolahnya menjadi handycraft.



ePerpus adalah layanan perpustakaan digital masa kini yang mengusung konsep B2B. Kami hadir untuk memudahkan dalam mengelola perpustakaan digital Anda. Klien B2B Perpustakaan digital kami meliputi sekolah, universitas, korporat, sampai tempat ibadah."

logo eperpus

  • Custom log
  • Akses ke ribuan buku dari penerbit berkualitas
  • Kemudahan dalam mengakses dan mengontrol perpustakaan Anda
  • Tersedia dalam platform Android dan IOS
  • Tersedia fitur admin dashboard untuk melihat laporan analisis
  • Laporan statistik lengkap
  • Aplikasi aman, praktis, dan efisien