Sosial Budaya

Pengertian Pergaulan Bebas: Ciri, Penyebab, Dampak & Cara Mencegah

Pergaulan Bebas adalah
Written by Ananda

Pergaulan Bebas adalah – Di zaman yang semakin berkembang dan modern ini, semakin beragam pula tingkah laku serta masalah yang ada di lingkungan sosial kita terutama remaja.

Perkembangan tidak selalu membawa hal positif, ada pula hal negatif yang dapat menyeret remaja dalam pergaulan bebas. Pergaulan bebas ini bisa membawa dampak buruk bagi pertumbuhan anak remaja bahkan dapat memberikan dampak buruk bagi orang lain juga.

Pergaulan bebas yang dilakukan oleh remaja biasanya bagian dari eksistensi diri, pelampiasan emosi atau rasa kecewa yang dialami. Adapun macam pergaulan bebas seperti penyalahgunaan narkoba, seks bebas, mabuk, dan kenakalan remaja lainnya.

Dampak dari permasalahan ini juga bermacam macam, anak remaja bisa saja putus sekolah, menurun prestasi belajar bahkan hingga hamil diluar nikah.

Tentu pergaulan bebas merupakan tindakan yang sangat tidak terpuji ya Grameds, maka dari itu kita harus menghindari itu semua. Berikut adalah penjelasan lengkap mengenai pergaulan bebas.

Pengertian Pergaulan Bebas

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, kata “pergaulan” memiliki arti menjalin pertemanan dalam kehidupan bermasyarakat. Sedangkan kata bebas berarti lepas atau tidak terikat. Dapat disimpulkan pergaulan bebas adalah jalinan pertemanan dalam kehidupan bermasyarakat yang bersifat lepas atau tidak terikat.

Menurut Katono, pergaulan bebas merupakan gejala patologis sosial pada remaja yang disebabkan oleh satu bentuk pengabaian sosial, akibatnya mengmbangkan perilaku yang menyimpang.

Menurut Santrock, pergaulan bebas adalah kumpulan dari berbagai perilaku remaja yang tidak dapat diterima secara sosial hingga menyebabkan tindakan kriminal.

Menurut B.Simanjuntak pergaulan bebas adalah sebuah proses interaksi antara seorang dengan orang lain tanpa mengikatkan diri pada aturan-aturan baik undang-undang maupun hukum agama serta adat kebiasaan.

Menurut Gunarsa pergaulan bebas adalah sebagai pergaulan yang luas antara pemuda dan pemudi. Tidak terlampau menekankan pengelompokan yang kompak antar dua orang saja namun antara tidak sedikit muda-mudi.

Pergaulan bebas secara umum adalah perilaku individu atau suatu kelompok yang menyimpang. Sikap menyimpang ini melewati bata dari aturan, kewajiban, tuntutan, syarat dan perasaan malu. Pergaulan bebas juga bisa diartikan sebagai perilaku menyimpang yang melanggar norma sosial dan agama.

Seperti yang kita tahu, di Indonesia terdapat nilai dan norma yang berdasarkan budaya, suku, agama dan jenis kelamin. Norma ini membatasi sikap dan perilaku seseorang sesuai aturan yang berlaku dalam masyarakat. Jika Kita sudah mendengar kata pergaulan bebas pasti pikiran kita langsung mengarah kepada yang negatif atau perilaku buruk.

Sepercik Motivasi Kehidupan

Ciri-Ciri Pergaulan Bebas

Pergaulan Bebas adalah

pexels.com

Setelah mengetahui pengertian pergaulan bebas. Kamu perlu tahu apa saja ciri-ciri pergaulan bebas. Pergaulan bebas dapat diketahui dengan beberapa ciri sebagai berikut.

  • Kurang bertanggung jawab terhadap tugas yang sudah diberikan
  • Tidak bijak dalam memanfaatkan waktu seperti main game hingga pagi hari
  • Menghamburkan uang untuk kesenangan semata menuruti kepuasan nafsu.
  • Melakukan seks bebas
  • Mengalami tekanan emosi dan gangguan kesehatan mental
  • Tidak menghargai orangtua
  • Berperilaku yang merugikan masyarakat
  • Remaja yang merokok dan minum-minum alkohol
  • Memakai obat obatan terlarang seperti narkoba
  • Mendapatkan uang atau hal yang diinginkan dengan cara mencuri
  • Berpakaian yang tidak pantas dan terlalu terbuka
  • Selalu memiliki rasa ingin tahu yang berlebih terhadap hal-hal yang negatif

Penyebab Pergaulan Bebas

Pergaulan Bebas adalah

pexels.com

Tindakan yang menyimpang dan melanggar norma serta ajaran agama bisa muncul atau dilakukan pastinya karena ada beberapa faktor yang menjadi penyebab terjadinya pergaulan bebas. Berikut adalah beberapa penyebabnya.

1. Rendahnya tingkat pendidikan keluarga

Keluarga merupakan lingkungan terdekat bagi seseorang, keluarga memiliki pengaruh yang sangat besar terhadap perkembangan seseorang. Rendahnya tingkat pendidikan membuat seseorang mudah terpengaruh untuk melakukan pergaulan bebas.

Seseorang yang kurang diperhatikan keluarganya akan mengakibatkan mudahnya terjerumus kepada hal-hal negatif yang mengarah kepada pergaulan bebas. sebagai contoh orang tua memberikan izin kepada anaknya untuk berpacaran tetapi tidak melakukan pengawasan yang benar sehingga anak tersebut melakukan seks bebas dan hamil diluar nikah.

2. Keluarga Broken Home

Selain tingkat pendidikan keluarga yang rendah, kondisi keluarga yang tidak harmonis atau broken home juga menjadi penyebab terjadinya pergaulan bebas. Broken home tidak selalu dikaitkan dengan perceraian orangtua tetapi bisa saja kondisi keluarga dimana selalu ada pertengkaran sehingga kondisi rumah sudah tidak lagi nyaman.

Pada umumnya keadaan ini membuat mereka kurang mendapat perhatian dari kedua orangtuanya dan kurang perhatian dari kedua orangtuanya. Hal tersebut menyebabkan seseorang yang dalam kondisi keluarga broken home akan mencari pelampiasan atau pelarian agar mendapat perhatian dan kasih sayang diluar rumah, salah satunya ke hal negatif seperti pergaulan bebas.

3. Ekonomi Keluarga

Ekonomi Keluarga yang kurang berkecukupan beresiko membuat seseorang putus sekolah. Apalagi kondisi keluarga yang tidak mendukung dan tidak berusaha, sehingga membuat anak menjadi liar kemudian bergabung bersama anak-anak lain yang senasib dengannya tentunya akan menyebabkan seorang anak tanpa sadar terjerumus dalam pergaulan bebas karena kurangnya ilmu dan pendidikan.

4. Kurang Wawasan Agama

Kurangnya wawasan agama dan pengetahuan mengenai agama membuat seseorang banyak yang gagal mengidentifikasi hal-hal yang tidak sesuai dengan norma dan ajaran agama. Maka dari itu pelajaran agama sangat penting untuk dipelajari sedari kecil, sehingga selalu senantiasa dekat dengan Tuhan, melaksanakan perintah Tuhan dan menjauhi larangan yang ada.

Peran orangtua sangat penting juga dalam hal ini, keluarga diharapkan bisa mengajak anak-anaknya untuk tetap dekat dengan Tuhan dan menjalankan aktivitas sesuai dengan aturan agama yang ada.

5. Penyalahgunaan Internet

Pada zaman berkembangnya internet saat ini, sangat mudah bagi kita untuk mengakses semua hal hanya dengan melalui smartphone. Namun internet juga memiliki fungsi yang ternyata bisa mempengaruhi. Peredaran arus informasi di internet sangatlah masif dan tidak dapat dihindarkan.

Internet sangat membantu jika digunakan sesuai dengan kebutuhan, namun jika internet digunakan untuk melihat sesuatu yang tidak pantas maka akan sangat berdampak bagi seseorang. Dengan melihat konten yang tidak pantas, seseorang beresiko untuk meniru apa yang dia lihat terutama anak-anak yang belum tahu bahwa itu adalah salah. Maka dari itu pengawasan dan pendampingan orangtua terhadap anak sangat diperlukan ketika anak sedang menggunakan internet.

6. Faktor Lingkungan

Ada sebuah pepatah mengatakan jika kamu bergaul dengan tukang minyak wangi maka membuat kamu menjadi wangi, namun jika bergaul dengan tukang minyak tanah maka akan membuat kamu menjadi bau minyak tanah. Intinya kondisi lingkungan yang baik dan buruk juga turut mempengaruhi perilaku seseorang.

Perhatikanlah lingkungan pertemanan yang saat ini sedang kamu jalani, jika berpotensi untuk menjerumuskan kamu ke hal-hal yang buruk hendaknya kamu segera menghindari itu dan mencari lingkungan yang lebih baik lagi. Contohnya teman-teman kamu sering mengajak kamu untuk mabuk-mabukan bahkan ada suatu saat menyuruh kamu untuk memakai narkoba, lingkungan seperti ini yang harus kamu hindari.

7. Kontrol Diri

Salah satu penyebab pergaulan bebas karena lemahnya kontrol diri. Jika seseorang memiliki kontrol diri yang lemah maka biasanya tidak dapat membedakan perilaku yang baik dan buruk. Ini membuat anak dan remaja berpotensi melakukan tindakan melanggar norma atau perilaku buruk. Bahkan meskipun seseorang sudah mengetahui tindakan itu salah, ia tetap melakukannya.

8. Gaya Hidup

Gaya Hidup modern saat ini juga bisa menyebabkan pergaulan bebas pada remaja. Mengikuti gaya hidup atau tren yang tidak sesuai dengan norma yang berlaku pada akhirnya dapat memicu pergaulan bebas. Jika tidak mengikuti gaya hidup atau tren saat ini pasti akan dianggap ketinggalan zaman dan tidak kekinian.

Contohnya adalah ketika semua lingkungan teman sebaya memiliki smartphone baru yang memiliki kamera bulat-bulat, seseorang yang masih labil terutama remaja akan mengingini hal itu juga agar sama dengan teman-temannya. Namun keadaan ekonomi keluarga tidak memungkinkan untuk anak itu mengganti smartphone seperti teman-temannya. Sehingga akhirnya anak tersebut mencuri untuk mendapatkan barang yang ia inginkan.

Pergaulan Bebas adalah

Dampak Pergaulan Bebas

Pergaulan Bebas adalah

pexels.com

Dengan faktor-faktor penyebab yang dapat menyebabkan seorang anak melakukan pergaulan bebas ada pula dampak yang bisa ia rasakan jika sudah terlanjur terjerumus kedalam hal-hal negatif, Berikut adalah di antaranya.

  1. Seseorang yang melakukan seks bebas bisa mengakibatkan kehamilan diluar nikah bahkan para pelaku nya dapat menggugurkan bayi nya alias melakukan aborsi yang merupakan tindakan yang sangat tidak terpuji dan meningkatkan risiko penyakit kelamin seperti HIV AIDS, epilepsi hingga herpes.
  2. Remaja yang mencoba mengkonsumsi narkoba dan obat-obatan terlarang dapat merusak kesehatan fisik dan mental dalam jangka panjang, jika menggunakan obat-obatan terlarang secara bersama sama bahkan dapat meningkatkan kemungkinan penyebab HIV AIDS bahkan menyebabkan kematian.
  3. Meningkatkan risiko kriminalitas pada anak remaja untuk memenuhi keinginannya. Seperti merampok, mencuri hingga membunuh. Seseorang yang sudah memiliki ketergantungan terhadap narkoba akan menghalalkan segala cara untuk tetap bisa menggunakan narkoba bahkan disaat dia tidak memiliki uang, maka ia akan mencuri atau merampok.
  4. Dilihat dari segi agama, tentunya remaja yang terlibat dalam pergaulan bebas dan melakukan perilaku menyimpang akan mendapatkan dosa berat.
  5. Remaja yang sudah terlibat dalam pergaulan bebas dan memiliki perilaku yang menyimpang biasanya tidak mempunyai kepercayaan diri yang cukup untuk berhubungan baik dengan keluarga, teman bahkan bersosialisasi di masyarakat. Jika itu terjadi, sikap anak akan kurang ajar, mudah marah dan tidak hormat. Meskipun bukan merupakan keluarga yang broken home tetapi jika anak tersebut sudah terjerumus dalam pergaulan bebas maka ia akan menjadi anak yang membangkang pada orang tua.
  6. Karena pergaulan bebas, bisa mengganggu waktu belajar yang pada akhirnya membuat prestasi di sekolah atau kampus menurun. Biasanya seseorang yang sudah terjerumus pergaulan bebas akan lebih memilih untuk membolos sekolah di warnet atau nongkrong bersama teman-teman yang sama-sama kemudian melakukan hal-hal yang menyimpang.

Cara Menghindari Pergaulan Bebas

Pergaulan Bebas adalah

pexels.com

Ada beberapa cara yang bisa dilakukan baik dimulai dari dalam diri atau dengan bantuan lingkungan sekitar seperti keluarga dan teman-teman yang baik. Berikut adalah cara menghindari pergaulan bebas.

1. Menegakkan Aturan Hukum

Aturan hukum yang ditegakkan dengan tegas mampu memberikan efek jera kepada pelaku pergaulan bebas sehingga berfungsi sebagai benteng untuk menyelamatkan generasi muda yang lainnya.

2. Sosialisasi

Sosialisasi akan bahaya pergaulan bebas membuat masyarakat terutama remaja semakin mengetahui bahaya yang ditimbulkan dari pergaulan bebas, batas-batas normal yang berlaku, latar belakang norma-norma, agama dan pandangan masyarakat. Sebagai langkah pencegahan, sosialisasi ini bisa dimulai dari lingkungan sekolah kemudian lingkungan RT atau RW atau bisa dilakukan dalam keluarga secara rutin seperti orangtua yang memberikan nasihat-nasihat.

3. Memperbaiki cara pandang

Dengan mengubah cara pandang kita, sebisa mungkin kita berpikir untuk optimis dalam menghadapi apa yang terjadi dalam hidup ini. Apabila terjadi kekecewaan dan kegagalan dalam diri sendiri atau dalam hal yang diinginkan, coba untuk mencari semangat dari orang lain dan menanggapi nya sebagai pembelajaran baru. Jangan mencari pelampiasan seperti alkohol.

4. Menjaga keseimbangan pola hidup

Dengan memiliki pola hidup yang baik dan tertata kamu bisa terhindar dari pergaulan bebas karena kamu sibuk untuk melakukan manajemen waktu, mengisi kegiatan dengan hal-hal yang positif dan belajar hal-hal baru.

5. Banyak membaca buku

Dengan membaca buku dapat memberikan wawasan luas, baik wawasan dalam pelajaran disekolah atau wawasan akan kehidupan yang baik. Membaca buku juga dapat membantu kamu mengisi waktu luang sehingga tidak terpikirkan untuk melakukan hal-hal yang menyimpang.

6. Memiliki pemikiran untuk masa depan

Dengan kamu memikirkan masa depan kamu, kamu bisa memiliki cita-cita dan harapan. Hal ini lah yang akan menjadi acuan untuk kamu selalu bertindak dengan benar dan tidak menyimpang.

7. Tidak menjadikan gaya hidup sebagai pegangan hidup

Ketika kamu tidak bisa memiliki sesuatu yang menjadi tren nya, maka jangan jadikan itu hal yang memalukan dan kamu harus memiliki itu. Kamu harus masih bisa bersyukur dengan apa yang kamu miliki dan tidak memaksakan jika tidak bisa kamu miliki. Maka kamu akan hidup lebih tenang.

Pergaulan Bebas adalah

Tips Komunikasi Bersama Anak Remaja

Pergaulan Bebas adalah

pexels.com

Semua hal ini tentunya tidak lepas dari peran orangtua ya Grameds, Komunikasi yang baik bisa menjadi dasar suatu hubungan yang harmonis. Dengan komunikasi yang baik anak bisa menjadi lebih percaya diri dan dapat membangun sikap diri yang positif sehingga memiliki hubungan yang baik juga kepada orang lain. Berikut adalah tips komunikasi antara orangtua dan anak remaja.

  1. Terapkan komunikasi dua arah, jadi tidak hanya berbicara kepada anak, orangtua juga harus mendengarkan apa yang menjadi keluh kesah anak dengan baik
  2. Hindari membentak atau teriak kepada anak ketika kondisi hati sedang tidak baik.
  3. Ajukan pertanyaan secara perlahan dan jangan langsung beruntun.
  4. Berikan informasi-informasi yang positif dan membangun sebagai motivasi.
  5. Menjadi tempat cerita anak ketika sedang ada masalah
  6. Berikan apresiasi seperti ucapan terima kasih atas hal baik yang telah dilakukan anak.

Demikian ulasan mengenai pergaulan bebas, mulai dari pengertian, ciri-ciri, penyebab, dampak, dan cara menghindarinya. Jangan sampai kamu melakukan hal itu dan tetaplah memiliki prinsip yang kuat dalam hidup. Jika kamu ingin mencari tahu lebih banyak tentang buku-buku pengembangan diri atau motivasi maka bisa mendapatkannya di gramedia.com agar Grameds memiliki informasi #LebihDenganMembaca.

Rekomendasi Buku & Artikel Terkait

Penulis: Devina

BACA JUGA:

  1. Permasalahan Sosial: Pengertian, Faktorm Penyebab, Dampak, dan Solusi
  2. 13 Contoh Masalah Sosial di Indoneisa 
  3. Penyimpangan Sosial: Bentuk, Contoh, Penyebab, dan Dampaknya
  4. Interaksi Sosial: Pengertian, Ciri-Ciri, Syarat, Faktor, dan Contoh 
  5. Bentuk Perubahan Sosial: Pengertian, Jneis, Faktor, Contoh 


ePerpus adalah layanan perpustakaan digital masa kini yang mengusung konsep B2B. Kami hadir untuk memudahkan dalam mengelola perpustakaan digital Anda. Klien B2B Perpustakaan digital kami meliputi sekolah, universitas, korporat, sampai tempat ibadah."

logo eperpus

  • Custom log
  • Akses ke ribuan buku dari penerbit berkualitas
  • Kemudahan dalam mengakses dan mengontrol perpustakaan Anda
  • Tersedia dalam platform Android dan IOS
  • Tersedia fitur admin dashboard untuk melihat laporan analisis
  • Laporan statistik lengkap
  • Aplikasi aman, praktis, dan efisien