Ekonomi

Ciri-ciri dan Dampak Positif Modernisasi di Berbagai Bidang

pengertian modernisasi
Written by Ahmad

Ciri-ciri dan Dampak Modernisasi di Berbagai Bidang – Seiring dengan perkembangan zaman, maka semua bagian masyarakat akan ikut berkembang juga. Hal seperti tidak bisa dihindari karena jika kita tidak mengikutinya akan semakin tertinggal. Oleh karena itu, setiap orang harus bisa memajukan dan mengubah diri sendiri ke arah yang lebih maju. Proses ini biasa disebut dengan modernisasi.

Namun, apakah kamu tahu modernisasi itu apa dan ciri-cirinya seperti apa? Mari kita simak penjelasan tentang modernisasi di bawah ini.

Pengertian Modernisasi

Sebenarnya apa itu modernisasi? Modernisasi adalah suatu proses yang membuat kita merasakan ada nya perubahan dari peradaban yang belum maju menjadi peradaban yang jauh lebih maju.

Modernisasi sendiri seringkali disamakan dengan westernisasi. Padahal keduanya adalah dua hal yang berbeda, westernisasi adalah proses peniruan yang dilakukan oleh suatu masyarakat terhadap budaya yang berasal dari barat karena dianggap lebih keren dan lebih bagus dibandingkan budaya yang sudah mereka miliki.

Dengan adanya modernisasi dari suatu masyarakat ,maka masyarakat tersebut telah mendapatkan pencapaian karena berhasil berubah menjadi masyarakat yang berkembang, berkualitas, maju, dan juga sejahtera.

Berdasarkan pemikiran Soerjono Soekamto, dia mendefinisikan modernisasi dengan lebih kompleks, menurutnya modernisasi dapat didefinisikan sebagai perubahan yang terjadi dalam kehidupan masyarakat. Perubahan itu meliputi perubahan norma sosial, susunan lembaga, perilaku bermasyarakat, nilai sosial dan juga segala hal atau aspek yang ada dalam kehidupan sosial.

Lain halnya dengan Soerjono Soekanto, Anthony Giddens mendefinisikan modernisasi dengan cara yang berbeda. Bagi Anthony Giddens modernisasi harus dilihat dari berbagai sudut pandang dan juga bidang. Dalam bukunya bertajuk The Consequences of Modernity, Anthony Giddens melakukan pembagian terhadap modernisasi dengan membaginya menjadi empat bagian.

Definisi Modernisasi Berdasarkan Pemikiran Anthony Giddens

Pembagian modernisasi dibagi menjadi kapitalisme, industrialisme, peningkatan kemampuan pengawasan, dan juga kekuatan militer.

1. Kapitalisme

Kapitalisme, ditandai dengan munculnya produksi dari komoditi, kemudian aset yang semakin banyak yang hanya dimiliki oleh sebagian orang saja, kemudian adanya tenaga kerja dengan tanpa memiliki properti dan kemudian adanya kasta sosial yang diurutkan berdasarkan kepemilikan dari modal.

2. Industrialisme

Kemudian jika modernisasi dilihat dari bidang industri maka ketika segala praktik produksi yang menggunakan SDA (Sumber Daya Alam) diolah dengan menggunakan mesin, bisa disebut dengan modernisasi. Industri ini juga meliputi dari berbagai macam bidang, antara lain industri transportasi, industri kebutuhan rumah tangga, atau juga industri informasi dan komunikasi.

Kemampuan Pengawasan

Selanjutnya modernisasi dilihat dari bidang pengawasan terhadap warga negaranya. Dengan sistem CCTV kemudian ada juga traffic kamera, dan satelit maka kondisi tersebut bisa disebut dengan modernisasi.

Kekuatan Militer

Terakhir modernisasi ditinjau dari sisi kekuatan militer dan juga kecanggihan alat pengaman sebuah pemerintahan. Dibentuknya tenaga ahli untuk mengamankan suatu negara seperti TNI dan Polri dengan alat militer yang canggih juga merupakan modernisasi.

Baca juga: Pengertian Modernisasi

Ciri- Ciri Modernisasi

1. Individualisme

Salah satu ciri dari modernisasi adalah keutamaan dari kemenangan individual. Orang modern di era yang modern cenderung memiliki peran utama dalam suatu sistem kehidupan bermasyarakat dibandingkan komunitas, kelompok ataupun kehidupan berbangsa dan bernegara.

banner-promo-gramedia

Di era modern, individu selalu terbebas dari ikatan dan tekanan yang ada dalam suatu kelompok, dia juga bebas untuk memilih dan berpindah menuju kelompok atau komunitas yang dia inginkan. Setiap individu memiliki kebebasan untuk menentukan kasta atau status sosialnya.

Setiap individu yang hidup di era modern memiliki kebebasan sekaligus tanggung jawab terhadap apa yang dia inginkan. Kesuksesannya bergantung terhadap apa yang mereka lakukan, begitu juga dengan kegagalan yang harus mereka pertanggungjawabkan sesuai dengan apa yang mereka perbuat.

2. Diferensiasi

Ciri dari modernisasi yang berikutnya adalah diferensiasi yang menjadi sangat penting di bidang tenaga kerja. Di era modern, dalam dunia profesi tentunya kita tidak asing dengan profesi yang memiliki spesialisasi. Spesialisasi ini nantinya akan melahirkan keragaman dalam keterampilan, pengetahuan dan kecakapan.

3. Rasionalitas

Ciri modernisasi adalah masyarakat yang rasional. Manajemen efisien dan pengambilan keputusan yang didasari dengan pemikiran kritis adalah ciri dari modernitas.

Orang modern cenderung berpikir kritis dalam sistem kerja dan tata kelola institusi. Dibandingkan berpegang pada mitos, orang modern lebih mengutamakan gagasan yang muncul berdasarkan fakta dan data dengan menggunakan logika.

Hal inilah yang menyebabkan orang modern jauh berpikiran maju ke depan karena pemikiran yang mereka gunakan juga sudah tidak kuno. Rasional juga berarti berpikiran visioner, Orang modern jauh lebih baik dalam manajemen dan planning untuk kehidupan atau kebutuhannya di masa mendatang.

4. Ekonomisme

Ciri berikutnya dari modernisasi adalah pemusatan tenaga dan pikiran terhadap kegiatan ekonomi yaitu produksi, distribusi, dan juga konsumsi baik itu barang maupun kebutuhan akan jasa. Uang menjadi alat tukar utama dalam proses kegiatan dan transaksi ekonomi.

Kegiatan ekonomi ini nantinya melahirkan budaya konsumtif di tengah masyarakat modern. Masyarakat modern cenderung asyik dan terlena dengan kegiatan ekonomisme dan mengesampingkan keasyikan terhadap keluarga atau ikatannya dengan keluarga.

Mereka juga mengesampingkan kehidupan sosialnya jauh berbeda dengan apa yang dilakukan oleh masyarakat agraris atau masyarakat yang memiliki kehidupan yang belum modern. Oleh karena itu, ekonomisme adalah salah satu ciri yang mencolok dari kehidupan masyarakat dan orang modern di era modern.

5. Perkembangan

Modernisasi berarti perkembangan dan kemajuan. Tentunya perkembangan adalah ciri utama dari modernisasi karena modernisasi itu sendiri berarti perkembangan. Jika ada perkembangan, maka terjadi modernisasi.

Dengan modernisasi, maka jangkauan dari perkembangan ini lebih luas dan jangkauannya akan terus berkembang. Bahkan, bisa mencakup ruang dan waktu yang jauh dan berbeda. Perkembangan ini jugalah yang pada akhirnya melahirkan proses globalisasi yang mendunia dan berkembang secara masif di seluruh belahan dunia.

Penyebab Terjadinya Modernisasi

Bagaimana? Sudah paham apa itu modernisasi? Jika sudah mengerti tentang apa itu modernisasi, selanjutnya kita juga harus sadar bahwa modernisasi bukan sesuatu yang hadir tanpa sebab.

Sifat manusia sendiri pada dasarnya tidak pernah puas dan selalu ingin mendapatkan dan menemukan hal baru. Oleh karena itu, modernisasi ada karena diinginkan oleh setiap manusia.

Soerjono Soekanto selain mendefinisikan apa itu modernisasi, ia juga menerangkan tentang syarat terjadinya modernisasi. Syarat terjadinya modernisasi tersebut antara lain:

1. Sistem Administrasi

Sistem administrasi dalam suatu negara tersebut telah tertata dengan baik hingga terwujud birokrasi yang baik juga. Birokrasi yang baik akan memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi masyarakat yang ada pada negara tersebut.

2. Sistem Pengumpulan Data

Berikutnya modernisasi terjadi jika pengumpulan data sudah tersusun dan tertata dengan rapi. Sistem pengumpulan data tersebut dikumpulkan di pusat suatu badan atau lembaga. Di Indonesia sendiri kita dapat melihat adanya sistem pengumpulan data, mulai dari BPJS, Kartu Indonesia Pintar, Jamsostek dan lainnya.

3. Komunikasi Media Massa

Adanya iklim yang menyenangkan dalam media massa merupakan syarat terjadinya modernisasi. Dalam hal ini, media massa tidak mendapatkan tekanan dari manapun dan bersifat netral.

4. Disiplin yang Tinggi

Penerapan disiplin diri yang berada pada tingkat tinggi begitu juga dalam tingkatan organisasi. Dengan perilaku disiplin, segala sesuatu akan dapat diselesaikan dengan baik, benar, dan tepat waktu.

5. Sentralisasi

Syarat berikutnya adalah adanya sentralisasi terhadap wewenang dalam pembentukan social planning dengan tidak mengutamakan kepentingan pribadi atau kepentingan dari golongan tertentu.

Setiap wewenang yang diambil untuk kepentingan bersama bisa dikatakan sebagai penyebab adanya modernisasi. Dengan demikian, perkembangan dan kemajuan akan dirasakan secara bersama-sama bukan hanya pada individu atau kelompok tertentu.

banner-promo-gramedia

6. Berpikir Secara Ilmiah

Cara berpikir yang ilmiah atau disebut juga dengan scientific thinking. Pemikiran seperti ini harus sudah tertanam di dalam pikiran masyarakat. Baik dalam kelas penguasa maupun masyarakat biasa.

Dengan adanya pemikiran ilmiah yang sudah melekat, maka sistem pendidikan dan pengajaran juga akan terencana dengan baik dan tertata rapi. Hal seperti ini akan membuat pendidikan semakin maju dan berkembang ke arah yang lebih baik dari waktu ke waktu.

7. Iklim Favourable

Kemudian terakhir adanya iklim yang favourable. Di era modern, Favourable ini menjadi sumber dari masyarakat modern terhadap media komunikasi, media massa dan media komunikasi massa.

Iklim ini harus dilakukan dengan penyesuaian tahap demi tahap karena nantinya akan bersinggungan dengan kepercayaan yang sudah dipercaya oleh masyarakat atau disebut juga dengan belief system.

Dampak Positif Modernisasi

1. Adanya Perubahan Tata Nilai Sikap

Dengan adanya modernisasi, cara berpikir masyarakat cenderung terbuka dan menghargai pemikiran serta hal-hal baru. Sehingga pada akhirnya, modernisasi menciptakan rencana baru yang mengedepankan norma positif untuk perkembangan masa depan dan juga dunia.

2. Berkembangnya Ilmu Pengetahuan dan Teknologi

Dampak positif modernisasi lainnya adalah berkembangnya IPTEK, ilmu pengetahuan dan juga teknologi. Modernisasi menciptakan perkembangan teknologi yang maju secara pesat, perkembangan ini menunjang kehidupan dan kegiatan manusia menjadi lebih canggih dan praktis. Modernisasi sendiri tidak pernah bisa dilepaskan dengan digitalisasi dan perkembangan teknologi.

3. Meningkatkan Efektivitas dan Efisiensi

Berikutnya modernitas menciptakan keberhasilan menciptakan efektivitas dan efisiensi. Efektivitas berarti membawa manusia secara tepat menuju tujuan, sasaran dan keinginannya.

Sedangkan efisiensi adalah suatu kondisi dimana modernisasi dapat memberikan hasil yang tepat, cermat, dan berguna dengan penggunaan sumber daya yang tidak banyak..

Efektivitas dan efisiensi ini menyangkut dengan pekerjaan individu. Pekerjaan yang dilakukan dengan adanya modernisasi lebih efektif dan juga efisien. Hal ini berpengaruh dan berdampak positif terhadap perekonomian negara. Bahkan, bisa membuat negara menjadi jauh lebih maju dan untung.

4. Memperkuat Integrasi dalam Masyarakat

Dengan adanya modernisasi maka akan tercipta pemikiran yang semakin terbuka. Hal ini juga dipengaruhi oleh perkembangan komunikasi yang melaju dengan pesat. Manusia dapat dengan mudah terhubung dengan siapa saja kapan saja dan dimana saja. Kondisi ini menyebabkan manusia dan masyarakat memiliki integrasi yang kuat dan hebat.

5. Meningkatkan Kesadaran Politik dan Demokrasi

Modernisasi menciptakan peningkatan terhadap kesadaran berpolitik suatu masyarakat. Masyarakat yang modern cenderung melek pada permasalahan politik dan menuntut tegaknya demokrasi. Dengan masyarakat yang peduli terhadap politik tentunya suatu sistem pemerintahan juga akan meningkat.

Selain itu, modernisasi juga menciptakan masyarakat yang demokratis, yang mau mengemukakan pendapat dan gagasannya terhadap sistem serta tata kelola sebuah pemerintahan. Masyarakat semakin kritis mereka akan membuat negaranya maju dengan pemikiran dan juga gagasan beraninya terhadap pemerintah.

6. Masyarakat Dituntut Meninggalkan Cara Lama

Mengapa modernisasi perlu dipertahankan dan perlu menjadi komitmen? Karena modernisasi bisa membawa pengaruh yang positif terhadap masyarakatnya. Dengan adanya modernisasi, masyarakat dituntut untuk meninggalkan cara kehidupan lama yang cenderung kuno terutama pola hubungan yang memiliki kemungkinan besar toxic.

Masyarakat modern dituntut untuk meninggalkan tradisi lama atau tradisi yang mengikat seseorang dalam hubungan kekeluargaan yang bersifat tradisional. Bukan hanya itu, setiap adat yang merugikan seseorang dan memberikan beban terhadap dirinya juga harus ditinggalkan. Misalnya, masyarakat yang patriarki akan mengalami penentangan.

7. Dituntut Berkorban Demi Kepentingan Ekonomi Bangsa

banner-promo-gramedia

Demi kemajuan dan peradaban bangsa, masyarakat modern akan berupaya melakukan pertumbuhan terhadap kehidupan ekonomi bangsanya. Mereka cenderung berkorban, bahkan mengorbankan kepentingan pribadinya demi membangun bangsa dan negara karena pemikirannya yang kritis dan terbuka.

Contohnya tren childfree yang banyak dibicarakan saat ini, masyarakat muda yang hidup di era modern saat ini banyak diantaranya memutuskan untuk childfree demi menjaga membludaknya populasi masyarakat.

8. Adanya Transfer Teknologi

Modernisasi membuat jangkaun komunikasi dan informasi meluas, tak terbatas ruang dan juga waktu. Oleh karena itu, kemajuan teknologi dan juga digitalisasi yang sudah dilakukan lebih dulu oleh negara maju, akan dengan lebih mudah tersebar ke negara lainnya termasuk negara berkembang.
Modernisasi menciptakan transfer teknologi bisa dilakukan dengan mudah, praktis, dan masif. Kita dapat melihat bagaimana youtube dengan mudahnya menyuguhkan informasi mengenai tutorial, eksperimen atau lainnya, hal ini sangat memberikan manfaat dan pengaruh yang sangat besar terhadap kemajuan pembangunan dan perekonomian bangsa.

9. Mengatasi Berbagai Penyakit

Modernisasi meningkatkan kemajuan teknologi dan alat kesehatan. Adanya modernisasi mampu menciptakan vaksin untuk beragam macam penyakit baik itu virus, cacar, polio, TBC dan lainnya.

Kemajuan teknologi kesehatan ini, secara tidak langsung meningkatkan angka harapan hidup dan tentunya kualitas hidup masyarakat juga meningkat dan berkembang pesat.

10. Lapangan Kerja Baru yang Terbuka

Dengan adanya modernisasi lahir juga industri baru, maka terbuka juga lapangan kerja yang baru. Beberapa jenis pekerjaan baru tersebut seperti industri perakitan berbagai macam alat elektronik, IT, digital marketer, dan lain sebagainya. Pada umumnya pekerjaan-pekerjaan tersebut lahir karena adanya globalisasi.

11. Meningkatnya Produksi Makanan yang Berkualitas

Modernisasi bisa meningkatkan produksi makanan berkualitas. Hal ini dikarenakan, teknologi yang mampu menyuburkan tanah. Teknologi ini dikenal dengan nama bioteknologi.

Bioteknologi mampu menciptakan pembasmi hama seperti pestisida yang mampu mengusir serangga, hama dan jamur. Selain itu, bioteknologi juga mampu menciptakan makanan berkualitas dari fermentasi bakteri. Peternakan juga jauh lebih produktif dengan bantuan teknologi.

Di Indonesia sendiri ada teknologi yang disebut revolusi hijau yang meningkatkan produksi makanan. Dengan Modernisasi jumlah produksi makanan jauh lebih efektif dan efisien. Dengan kata lain, dengan pemanfaatan sumber daya alam yang sedikit, tetapi bisa menghasilkan banyak keuntungan.

Perkembangan Modernisasi di Indonesia

Indonesia sendiri menjadi negara yang sudah berada dalam tahap modern. Karena transfer teknologi yang jauh lebih mudah, masyarakat Indonesia kini mampu menciptakan banyak teknologi canggih yang praktis dan efisien demi membantu dan menunjang kehidupan masyarakatnya.

Masyarakat Indonesia juga sudah berpikiran terbuka dengan kehidupan masyarakat yang peka terhadap isu patriarki, mental health, feminisme, politik, dan juga demokrasi. Masyarakat sudah berani berpendapat dengan bebas dengan adanya media sosial. Dengan media sosial, maka menjadikan siapapun bebas berekspresi dan mengemukakan pendapatnya.

Indonesia juga bekerjasama dengan banyak negara untuk saling melengkapi satu sama lain akan kebutuhan yang dibutuhkan di masing-masing negara. Indonesia mengalami kemajuan yang cukup pesat dalam sisi modernisasi ataupun juga teknologi. Saat ini, Indonesia berada dalam masa transisi atau Indonesia sedang beradaptasi dan menyesuaikan diri terhadap modernisasi maupun globalisasi.

Baca juga:

Layanan Perpustakaan Digital B2B Dari Gramedia

ePerpus adalah layanan perpustakaan digital masa kini yang mengusung konsep B2B. Kami hadir untuk memudahkan dalam mengelola perpustakaan digital Anda. Klien B2B Perpustakaan digital kami meliputi sekolah, universitas, korporat, sampai tempat ibadah.

logo eperpus

  • Custom log
  • Akses ke ribuan buku dari penerbit berkualitas
  • Kemudahan dalam mengakses dan mengontrol perpustakaan Anda
  • Tersedia dalam platform Android dan IOS
  • Tersedia fitur admin dashboard untuk melihat laporan analisis
  • Laporan statistik lengkap
  • Aplikasi aman, praktis, dan efisien