Lifestyle Tips dan Trik

Mengenal Perbedaan Imigran dan Emigrn: Si Datang Vs Si Pergi!

Written by Laura Saraswati

perbedaan imigran dan emigran – Halo, Grameds! Mau pindah ke luar negeri atau menemukan bule yang menetap di Indonesia? Jangan sampai salah sebut! Meski sama-sama soal angkat kaki lintas negara, imigran dan emigran itu punya “arah angin” yang berlawanan.

Biar gaya bahasamu makin tepat dan nggak tertukar lagi, mari kita bedah perbedaannya sampai tuntas!

Apa Itu Imigran?

Imigran adalah seseorang yang berpindah dari negara asal ke negara lain dengan tujuan untuk tinggal di negara tujuan.

Istilah imigran dilihat dari sudut pandang negara yang menjadi tujuan perpindahan. Jadi, ketika seseorang masuk ke suatu negara untuk tinggal dalam jangka waktu tertentu atau menetap, orang tersebut dapat disebut sebagai imigran dalam konteks negara tujuan.

Contohnya, seseorang dari Indonesia pindah dan tinggal di Australia. Dari sudut pandang Australia, orang tersebut merupakan imigran.

Apa Itu Emigran?

Emigran adalah seseorang yang meninggalkan negara asalnya untuk berpindah dan tinggal di negara lain.

Istilah ini dilihat dari sudut pandang negara yang ditinggalkan. Jadi, ketika seseorang meninggalkan Indonesia untuk tinggal di negara lain, orang tersebut dapat disebut sebagai emigran dari sudut pandang Indonesia.

Contohnya, seseorang meninggalkan Indonesia untuk menetap di Kanada. Dari sudut pandang Indonesia, orang tersebut merupakan emigran.

Perbedaan Imigran dan Emigran

Perbedaan imigran dan emigran dapat dilihat dari beberapa aspek berikut.

Aspek Imigran Emigran
Pengertian Orang yang masuk ke negara lain untuk tinggal Orang yang meninggalkan negara asal untuk tinggal di negara lain
Sudut pandang Negara tujuan Negara asal
Fokus Kedatangan Keberangkatan
Arah perpindahan Masuk ke negara tujuan Keluar dari negara asal
Contoh Orang Indonesia yang tinggal di Australia disebut imigran dari perspektif Australia Orang Indonesia yang meninggalkan Indonesia disebut emigran dari perspektif Indonesia
Kata kunci Masuk Keluar
Kaitan istilah Immigration Emigration

Perbedaan Imigrasi dan Emigrasi

Selain imigran dan emigran, ada juga istilah imigrasi dan emigrasi. Keduanya mengacu pada proses atau fenomena perpindahannya.

Istilah Makna
Imigran Orang yang masuk ke negara lain untuk tinggal
Emigran Orang yang meninggalkan negara asal untuk tinggal di negara lain
Imigrasi Proses masuknya penduduk dari negara lain ke suatu negara
Emigrasi Proses keluarnya penduduk dari suatu negara untuk tinggal di negara lain

Apa yang Menyebabkan Seseorang Menjadi Imigran atau Emigran?

Perpindahan antarnegara dapat terjadi karena berbagai alasan. Beberapa di antaranya adalah:

  • Pekerjaan. 

Seseorang pindah karena mendapatkan pekerjaan atau peluang karier di negara lain.

  • Pendidikan. 

Perpindahan dilakukan untuk melanjutkan pendidikan di luar negeri.

  • Keluarga. 

Seseorang pindah untuk mengikuti pasangan atau anggota keluarga.

  • Kualitas hidup. 

Negara lain dianggap menawarkan kondisi kehidupan yang lebih sesuai.

  • Keamanan. 

Seseorang dapat meninggalkan negara asal karena kondisi yang dianggap kurang aman.

  • Kondisi lingkungan. 

Bencana atau perubahan kondisi lingkungan dapat mendorong seseorang untuk berpindah.

  • Peluang ekonomi. 

Negara tujuan dianggap memberikan kesempatan ekonomi yang lebih baik.

Alasan perpindahan setiap orang tentu bisa berbeda dan dapat melibatkan lebih dari satu faktor.

Apakah Imigran Selalu Ingin Menetap?

Nggak selalu. Dalam penggunaan umum, imigran dapat merujuk pada orang yang datang ke negara lain untuk tinggal, tetapi durasi dan status tinggalnya dapat berbeda-beda sesuai konteks dan aturan hukum negara tujuan.

Seseorang bisa datang untuk bekerja, mengikuti keluarga, atau tujuan lainnya. Status tinggalnya dapat berupa izin tinggal sementara maupun bentuk izin lainnya sesuai peraturan negara tujuan.

Karena itu, istilah imigran nggak otomatis berarti seseorang sudah menjadi warga negara dari negara tujuan.

Apakah Imigran Sama dengan Warga Negara?

Nggak. Imigran dan warga negara merupakan dua hal yang berbeda.

Seorang imigran bisa tinggal secara sah di suatu negara tanpa langsung menjadi warga negara tersebut. Untuk memperoleh kewarganegaraan, seseorang harus memenuhi persyaratan dan mengikuti prosedur yang berlaku di negara tujuan.

Contohnya, seseorang dari Indonesia yang tinggal di Australia dengan izin tinggal tertentu tetap memiliki status kewarganegaraan Indonesia selama belum memperoleh kewarganegaraan Australia atau mengubah status kewarganegaraannya sesuai hukum yang berlaku.

Perbedaan Imigran, Emigran, dan Migran

Ketiga istilah tersebut masih berkaitan, tetapi cakupannya berbeda.

Istilah Pengertian Sederhana Fokus
Imigran Orang yang masuk ke negara lain untuk tinggal Negara tujuan
Emigran Orang yang meninggalkan negara asal untuk tinggal di negara lain Negara asal
Migran Orang yang berpindah dari satu tempat ke tempat lain Perpindahan secara umum

Perbedaan Imigran dan Emigran dengan Ekspatriat

Istilah ekspatriat juga sering muncul ketika membahas orang yang tinggal di luar negara asal. Namun, istilah ini memiliki konteks penggunaan yang berbeda.

  • Imigran. 

Menekankan kedatangan seseorang ke negara lain.

  • Emigran. 

Menekankan keberangkatan seseorang dari negara asal.

  • Ekspatriat. 

Umumnya digunakan untuk seseorang yang tinggal di luar negara asal, terutama dalam konteks pekerjaan atau penugasan tertentu.

Cara Mudah Mengingat Perbedaan Imigran dan Emigran

Kalau masih sering tertukar, gunakan cara sederhana berikut.

  • Imigran = masuk. 

Ingat huruf I sebagai in, yaitu masuk ke negara tujuan.

  • Emigran = keluar. 

Ingat E sebagai exit, yaitu keluar dari negara asal.

  • Imigrasi = proses masuk.
  • Emigrasi = proses keluar.

Faktor yang Memengaruhi Keputusan untuk Berpindah Negara

Keputusan seseorang untuk meninggalkan negara asal dan tinggal di negara lain biasanya dipengaruhi oleh berbagai kondisi.

  • Peluang karier. 

Kesempatan mendapatkan pekerjaan atau jenjang karier yang lebih baik dapat mendorong seseorang berpindah negara.

  • Kondisi ekonomi. 

Perbedaan upah, biaya hidup, dan kesempatan usaha dapat menjadi pertimbangan.

  • Kondisi politik. 

Situasi politik yang nggak stabil dapat membuat seseorang mencari tempat tinggal yang lebih aman.

  • Kehidupan keluarga. 

Hubungan keluarga, pernikahan, atau reunifikasi keluarga dapat menjadi alasan perpindahan.

  • Perkembangan pribadi. 

Pengalaman tinggal di luar negeri juga bisa menjadi cara untuk memperluas wawasan dan pengalaman hidup.

Dampak Imigrasi bagi Negara Tujuan

Kedatangan imigran dapat memberikan berbagai dampak bagi negara tujuan, baik dalam bidang ekonomi maupun sosial.

  • Menambah tenaga kerja. 

Imigran dapat mengisi kebutuhan tenaga kerja pada sektor tertentu.

  • Mendorong keberagaman budaya. 

Kehadiran masyarakat dari berbagai negara dapat memperkaya budaya lokal.

  • Meningkatkan aktivitas ekonomi. 

Imigran juga berkontribusi melalui pekerjaan, konsumsi, dan kegiatan usaha.

  • Menambah kebutuhan layanan publik. 

Pertumbuhan jumlah penduduk dapat memengaruhi kebutuhan terhadap fasilitas seperti pendidikan, kesehatan, dan transportasi.

Dampak Emigrasi bagi Negara Asal

Emigrasi juga dapat memberikan perubahan bagi negara yang ditinggalkan.

  • Berkurangnya tenaga kerja tertentu. 

Perpindahan penduduk dapat membuat beberapa sektor kehilangan tenaga kerja.

  • Masuknya remitansi. 

Emigran yang bekerja di luar negeri dapat mengirimkan uang kepada keluarga di negara asal.

  • Bertambahnya pengalaman internasional. 

Orang yang kembali setelah tinggal di luar negeri dapat membawa pengetahuan dan keterampilan baru.

  • Perubahan komposisi penduduk. 

Perpindahan dalam jumlah besar dapat memengaruhi struktur demografi suatu wilayah.

Status Hukum Imigran di Negara Tujuan

Status seorang imigran nggak hanya ditentukan oleh keberadaannya di suatu negara. Ada aturan hukum yang menentukan hak dan kewajiban selama tinggal di negara tujuan, Grameds.

  • Izin tinggal. 

Menentukan apakah seseorang diperbolehkan tinggal dan untuk berapa lama.

  • Visa. 

Menjadi salah satu dokumen yang digunakan untuk tujuan masuk sesuai ketentuan negara tertentu.

  • Izin kerja. 

Diperlukan dalam kondisi tertentu apabila seseorang ingin bekerja secara legal.

  • Kewajiban hukum. 

Imigran tetap harus mematuhi peraturan yang berlaku di negara tempat tinggalnya.

Peran Negara dalam Mengatur Perpindahan Penduduk

Setiap negara memiliki kebijakan sendiri untuk mengatur keluar-masuknya penduduk dari negara lain. Aturan tersebut dibuat untuk mengelola keamanan, ketertiban, kebutuhan tenaga kerja, dan kepentingan lainnya.

  • Mengatur kedatangan orang asing. 

Negara menentukan persyaratan bagi orang yang ingin masuk dan tinggal.

  • Mengawasi izin tinggal. 

Pemerintah dapat menentukan jenis dan masa berlaku izin tinggal.

  • Mengatur tenaga kerja asing. 

Pekerja dari luar negeri dapat memiliki persyaratan tertentu.

  • Menjaga keamanan perbatasan. 

Pengawasan dilakukan untuk memastikan perpindahan penduduk berlangsung sesuai aturan.

Apakah Emigran Bisa Kembali ke Negara Asal?

Bisa. Menjadi emigran nggak berarti seseorang harus meninggalkan negara asal untuk selamanya.

Seseorang dapat kembali untuk berkunjung, bekerja sementara, atau bahkan menetap kembali di negara asal. Ketika seseorang kembali, status dan prosedur yang berlaku dapat bergantung pada kewarganegaraan serta aturan imigrasi negara yang bersangkutan.

Kesimpulan

Nah, Grameds, pada akhirnya ini bukan sekadar tentang istilah perpindahan penduduk, tentang keberanian seseorang menembus batas. Baik menjadi imigran yang datang merajut mimpi baru, maupun emigran yang pergi meninggalkan zona nyaman, setiap perjalanan membawa kisah perjuangan yang bernilai.

Di balik koper yang dikemas dan paspor yang dicap, selalu ada rindu akan rumah yang ditinggalkan serta optimisme menyambut lembaran baru.

Rekomendasi Buku Terkait

Travel With Heart 

Travel With Heart

Kebanyakan orang suka traveling. Yang berbeda adalah cara mereka menikmatinya. Buku ini adalah kumpulan jurnal perjalanan yang ditulis Mary Sasmiro dengan gaya bahasa yang santai dan sedikit dreamy. Dalam buku ini kita bisa merasakan obsesinya untuk pergi ke London gara-gara ia yakin ia reinkarnasi orang yang pernah hidup di kota itu sekitar tahun 60-an. Kita juga ikut merasakan kekaguman yang dirasakannya ketika berada di depan etalase Tiffany & Co. di Fifth Avenue, New York, karena ia begitu terpesona oleh Audrey Hepburn di film Breakfast at Tiffany. Kita juga akan takjub melihat pemandangan memukau yang dialaminya ketika terbang dengan balon udara di Cappadocia, Turki. Kecintaannya pada era kolonial di Asia Tenggara tertuang pada beberapa episode perjalanannya. Dalam buku ini, Mary Sasmiro mengajak pembaca menikmati perjalanan tak hanya dengan mata, namun juga dengan hati!

Pasangan Traveling

Pasangan Traveling

Banyak orang bermimpi untuk menikmati berbagai destinasi romantis bersama pasangan. Buku ini membuktikan bahwa traveling cerdas dapat membawa kita ke berbagai destinasi impian. Dengan pemilihan waktu yang tepat, biaya yang terjangkau, dan tetap merasakan sensasi honeymoon, berapa pun usia kita. Ada 22 destinasi di buku ini yang bisa Anda jadikan inspirasi untuk perjalanan Anda berikutnya. Anda akan diajak menikmati keheningan yang romantis di Kampung Sampireun, Garut, berjemur berdua di pantai; pantai Lombok yang menawan, dan melewatkan malam di kereta dari Paris ke Venesia. Bermain salju di Swiss dan merasakan padang gurun Pinnacles di Australia Barat. Mengenang masa kecil ala Laskar Pelangi di Belitung dan romansa Sound of Music di Salzburg, Austria. Hanya dengan pasangan Anda bisa puas menikmati semarak tulip di Keukenhof Belanda, bersantai di water villa Maladewa, dan merasakan Love Hotel di Jepang.

Hijab for Travel 

Hijab for Travel

Sering bepergian? Entah untuk acara santai maupun urusan pekerjaan? Kini hadir hijab tutorial khusus untuk muslimah yang aktif dan dinamis dan sering melakukan perjalanan baik luar kota maupun luar negri. Buku ini menampilkan serangkaian kreasi jilbab yang mudah diikuti dan nyaman dikenakan, dengan pilihan-pilihan kreasi yang sesuai untuk bepergian dalam gaya sederhana. Di dalamnya terdapat step by step dalam foto dan penjelasan yang mudah diikuti dan praktis. Kreasi-kreasi kerudungnya pun simpel dan aplikatif, dan dilengkapi dengan ide dan tips yang bermanfaat dan mudah dipraktikkan. Kreasi-kreasi kerudung dalam seri ini menggunakan kerudung segi empat, dan selendang. Dari bahan polyspun yang lembut dan kaus rayon yang nyaman yang dibentuk menjadi aneka tipe kreasi seperti gaya klasik, gaya turban, dan kreasi dari bergo. Dengan tampilan dinamis, sederhana dan tetap menjunjung tinggi syariah berbusana, seorang muslimah tampil percaya diri saat bepergian baik dalam suasana santai maupun resmi. 

About the author

Laura Saraswati

Gramedia Literasi