Bahasa Indonesia Uncategorized

5 Contoh Surat Undangan Tidak Resmi dan Cara Membuatnya

surat undangan tidak resmi
Written by Restu

Sejak zaman dahulu sampai sekarang kegiatan surat menyurat tidak pernah hilang. Bahkan, sudah berganti-ganti generasi pun, eksistensi surat menyurat tetap tidak pernah luntur. Surat menyurat ini bukan hanya dilakukan oleh individu dengan individu saja, tetapi juga dilakukan oleh instansi atau organisasi dengan instansi atau organisasi lainnya. Bahkan, surat menyurat bisa dilakukan dengan bahasa santai atau menulis surat undangan tidak resmi. Bisa saja kamu menjadi salah satu orang yang masih melakukan surat menyurat.

Dengan surat menyurat, maka komunikasi seseorang dengan saudara, kekasih, teman, dan sebagainya yang jauh di sana tetap terjalin, sehingga hubungannya pun tetap terjaga dengan baik. Dengan kata lain, surat menyurat menjadi kegiatan untuk mempererat tali silaturahmi. Sementara itu, surat menyurat yang dilakukan oleh instansi atau organisasi bertujuan untuk menjalin kerja sama lebih lama lagi.

Kegiatan surat menyurat bukan hanya dibuat untuk menanyakan informasi saja, tetapi bisa juga digunakan untuk mengundang. Surat menyurat yang berbentuk undangan, maka dapat disebut juga dengan nama surat undangan. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), surat undangan adalah surat yang berisi panggilan (supaya datang) mengunjungi pesta perkawinan, rapat, dan sebagainya.

Surat undangan itu sendiri dibagi menjadi dua jenis, yaitu surat undangan resmi dan surat undangan tidak resmi. Kedua surat itu berfungsi untuk mengundang suatu acara yang resmi atau acara yang tidak resmi. Selain itu, bahasa yang digunakannya pun berbeda, surat undangan resmi menggunakan bahasa baku yang di mana kalimatnya terstruktur. Sedangkan surat undangan tidak resmi menggunakan bahasa yang ramah sekaligus santai.

Pada kesempatan kali ini yang akan dibahas adalah surat undangan tidak resmi. Dalam artikel ini bukan hanya pengertian surat undangan tidak resmi saja, tetapi ciri-ciri, hingga contoh surat undangan tidak resmi akan dibahas di dalam artikel ini juga.

Pengertian Surat Undangan Tidak Resmi 

Surat undangan tidak resmi adalah surat undangan yang berfungsi untuk mengundang teman, kekasih, keluarga untuk hadir atau datang ke acara yang sifatnya santai. Adapun contoh dari kegiatan surat undangan tidak resmi, seperti syukuran, doa bersama, peresmian rumah, ulang tahun, pernikahan, dan tasyakuran.

Oleh sebab itu, dapat dikatakan bahwa surat undangan tidak resmi merupakan surat undangan yang dibuat untuk kepentingan pribadi. Jika di surat undangan resmi terdapat kop surat, maka di surat undangan tidak resmi tidak ada kop suratnya dan biasanya langsung ditulis dengan nama pengirim.

Meskipun termasuk ke dalam surat undangan tidak resmi, tetapi dalam pembuatannya tetap jangan sampai lupa untuk menuliskan waktu dan tempat diselenggarakannya acara. Hal ini perlu diperhatikan dan perlu ditulis agar penerima undangan (yang diundang) tidak mengalami kebingungan dan bisa hadir di acara tersebut tepat waktu.

Selain bahasa yang santai dan tidak harus terpaku pada kata-kata atau kalimat yang formal, tetapi kita tidak boleh lupa menyampaikan inti dari dibuatnya surat undangan tidak resmi. Meskipun tidak resmi, tetapi format penulisan dari surat undangan tidak resmi pada dasarnya sama dengan format penulisan surat undangan pada umumnya.

Surat undangan tidak resmi terdiri dari, nama penerima, nama pengirim, alamat, tempat dan tanggal surat dibuat, isi undangan, dan penutup. Lebih bagus lagi, kalau surat undangan tidak resmi diberi tanda tangan pada bagian akhirnya. Tidak hanya itu, untuk membuat surat undangan tidak resmi menjadi lebih menarik dapat juga memilih font yang santai dan seru.

Dalam surat undangan tidak resmi, isi undangannya sama dengan isi surat undangan pada umumnya yang di mana harus mencantumkan tempat, tanggal, hari, dan waktu diselenggarakan acaranya. Jadi, apakah Grameds sudah pernah mengirim surat undangan tidak resmi?

Hal yang Perlu Diperhatikan Ketika Membuat Surat Undangan Tidak Resmi

surat undangan tidak resmi

pixabay

Namun, ada beberapa hal yang diperhatikan ketika menulis surat undangan tidak resmi, yaitu:

Tetap Harus Memperhatikan Etika

Meskipun termasuk dari surat undangan tidak resmi, tetapi bukan berarti ketika menulis dan mengirim suratnya tidak memerhatikan etika. Jika seseorang tidak menggunakan pada saat menulis dan mengirim surat undangan tidak resmi, maka besar kemungkinan surat undangan tersebut tidak ditanggapi.  Oleh karena itu, ketika ingin menulis surat undangan tidak resmi, maka penulis surat harus mengetahui hal-hal apa saja yang bisa dimasukkan ke dalam surat undangan dan yang tidak perlu dimasukkan ke dalam surat undangan tidak resmi.

Tetap Harus Menggunakan Bahasa yang Sopan dan Santun

Selain harus memerhatikan etika, ketika menulis surat undangan tidak resmi juga harus menggunakan bahasa yang sopan dan santun. Dengan penggunaan bahasa yang seperti itu, maka penerima undangan akan merasa dihargai, sehingga kemungkinan penerima undangan datang hadir ke acara juga semakin besar. Jadi, ketika ingin menulis surat undangan tidak resmi perlu mengetahui penerima surat. Misalnya, bahasa yang digunakan untuk saudara dari orang tua berbeda dengan bahasa yang digunakan untuk teman.

Tidak ada Kalimat Paksaan

Seperti namanya, maka surat undangan ini berisi tentang undangan atau mengundang seseorang untuk hadir pada suatu acara. Oleh karena itu, dalam menulis surat undangan tidak resmi, tidak boleh terdapat kalimat paksaan. Jika ada kalimat paksaan, maka dapat dikatakan bahwa surat itu bukanlah surat undangan. Jadi, ketika menulis surat undangan tidak resmi harus tetap memerhatikan kalimat yang baik dan benar serta tidak ada unsur paksaan.

Struktur Surat Undangan Tidak Resmi

Pada dasarnya, surat undangan tidak resmi memiliki struktur yang hampir sama dengan surat-surat undangan pada umumnya, diantaranya:

Bahasa yang Santai atau Tidak Formal

Seperti namanya, maka penggunaan bahasa pada surat undangan tidak resmi adalah bahasa yang santai. Bukan hanya santai saja, tetapi kata-kata yang digunakan pun tidak mesti formal. Dengan bahasa yang santai, maka seseorang yang mengundang dengan penerima undangan akan terasa dekat.

Bagian Pembuka

Bagian pembuka pada surat undangan tidak resmi berisi tentang nama pengirim, tempat pengirim, dan juga tanggap pengiriman. Namun, terkadang ada juga beberapa surat undangan tidak resmi yang memakai tanggal dibuatnya surat.

Bagian Isi Mencantumkan Alamat, Tempat, Waktu, dan Tanggal

Bagian isi pada surat undangan tidak resmi bisa dikatakan sebagai bagian yang cukup penting karena di bagian isi tersebut terdapat hal-hal yang berkaitan langsung dengan diselenggarakannya acara. Adapun bagian isi surat undangan tidak resmi terdiri dari alamat acara, pukul berapa acara digelar, tanggal dilaksanakannya acara

Bagian Penutup Diberikan Tanda Tangan

Struktur surat undangan tidak resmi pada bagian penutup ini hampir sama dengan surat undangan pada umumnya yang di mana diberikan tanda tangan. Akan tetapi, beberapa penulis surat undangan tidak resmi, tidak menggunakan tanda tangan pada bagian penutup surat.

Ciri-Ciri Surat Undangan Tidak Resmi

Supaya tahu lebih dalam tentang undangan tidak resmi, maka kamu perlu mengetahui ciri-cirinya di bawah ini.

Ada Tanggal, Pukul Berapa Acara Dimulai, dan Tempat Acara

Di dalam undangan tidak resmi terdapat tanggal, pukul berapa acara dilaksanakan, dan tempat acara. Ketiga unsur tersebut terletak pada bagian isi surat.

Memakai Bahasa yang Sopan, Santun, dan Santai

Bahasa yang digunakan adalah bahasa yang sopan, santun, dan santai, sehingga ketika membacanya terasa lebih dekat dengan penerima undangan.

Ada Nama Pengirim Undangan

Ciri berikutnya dari undangan tidak resmi adalah ada nama pengirim pada bagian awal atau salam pembuka.

Ada Nama dan Alamat Penerima Undangan 

Selain ada nama pengirim undangan, di dalam surat undangan tidak resmi juga harus ada nama penerima undangan serta alamatnya. Dengan adanya alamat penerima undangan ini, maka surat undangan bisa sampai tujuan tepat waktu.

surat undangan tidak resmi

Cara Membuat Surat Undangan Tidak Resmi

Cara membuat surat undangan tidak resmi sebagai berikut:

Tentukan Tanggal, Waktu, dan Tempat Acara

Ketika kamu ingin membuat surat undangan tidak resmi, maka langkah pertamanya adalah tentukan tanggal, waktu, dan tempat kerja terlebih dahulu. Langkah ini perlu dilakukan agar ketika membuat bagian isi surat tidak kebingungan dan penerima undangan bisa hadir tepat waktu dan tidak bingung mencari tempat acara.

Tentukan Nama Penerima Undangan

Setelah menentukan tanggal, waktu, dan tempat acara, maka langkah selanjutnya adalah menentukan nama-nama penerima undangan. Untuk menentukan nama penerima undangan ini sesuai dengan keinginan pembuat undangan, apakah hanya ingin mengundang teman saja atau keluarga saja, atau bahkan teman dan keluarga diundang bersamaan. Misalnya, undangan khitanan penerima tamunya akan berbeda dengan undangan pernikahan.

Perhatikan Penulisan Nama Penerima Undangan

Jika sudah menentukan nama penerima undangan, langkah selanjutnya dalam membuat surat undangan tidak resmi adalah perhatikan penulisan nama penerima undangan. Pastinya sebagai penulis undangan tidak ingin terjadi kesalahan penulisan nama penerima undangan. Supaya hal seperti itu tidak terjadi, maka ketika menulis nama penerima undangan harus dilakukan dengan teliti.

Salam Pembuka

Supaya penulis undangan tidak resmi dengan penerima undangan terasa lebih dekat, maka ketika menulis suratnya menggunakan salam pembuka. Salam pembuka ini, sebaiknya gunakan bahasa yang santai dan bahasa sehari-hari yang sering digunakan.

Isi Surat

Langkah selanjutnya adalah menulis isi surat. Isi surat pada undangan tidak resmi terdiri dari tanggal pelaksanaan acara, pukul berapa acara dimulai, dan tempat penyelenggaraan acara. Pada saat menulis isi surat, sebaiknya gunakan bahasa yang santai, tetapi tetap langsung ke intinya.

Salam Penutup

Setelah membuat bagian isi surat, maka langkah untuk membuat surat undang tidak resmi yang terakhir adalah menulis salam penutup dengan memberikan kalimat harapan agar penerima undangan bisa hadir ke acara yang sudah ditentukan. Selain salam penutup bisa juga diberikan tanda tangan penulis undangan.

Pihak-Pihak yang Menggunakan Undangan Tidak Resmi 

Surat undangan tidak resmi biasa digunakan secara personal atau pribadi dan biasa dikirim kepada teman, saudara, kekasih, atau keluarga. Akan tetapi, surat undangan tidak resmi terkadang digunakan oleh kelompok atau organisasi tertentu. Pada umumnya, surat undangan tidak resmi dibuat untuk mengundang ke acara pernikahan, khitanan, ulang tahun, dan sebagainya.

Contoh Surat Undangan Tidak Resmi

surat undangan tidak resmi

pixabay

Berikut ini beberapa contoh undangan tidak resmi yang perlu diketahui.

Contoh Surat Undangan Tidak Resmi Khitanan

Teguh dan Putri

Jakarta

Salam Sejahtera,

Puji dan Syukur kami panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa. Sebagai rasa syukur kami akan proses khitan yang sudah selesai, maka kami ingin mengundang Bapak dan Ibu untuk hadir di acara khitanan anak kamu yang bernama Agus Rahman.

Acara Khitanan ini akan dilaksanakan pada:

Waktu: Pukul 10.00 sampai dengan selesai

Tempat: di rumah

Tanggal: 23 November 2021

Melalui surat undangan ini diharapkan penerima undangan terutama Bapak/Ibu dapat hadir ke acara khitanan yang kami selenggarakan.

Salam Hormat,

Teguh dan Putri

Contoh Undangan Tidak Resmi Reuni Sekolah

Panitia Reuni

Jakarta

Kepada, Alumni Angkatan 2008-2012

Bertemu teman lama sekolah pastinya akan seru karena bisa mengingat masa-masa sekolah dahulu dan berharap kenangan seperti dulu dapat terulang kembali. Kami sebagai panitia dari pelaksanaan reuni akbar ingin mengajak teman-teman untuk bisa hadir dalam acara reuni sekolah. Acara reuni sekolah ini dijamin seru karena di tengah acara aka nada games yang sangat sayang untuk tidak diikuti.

Acara reuni sekolah diadakan pada:

Hari/Tanggal: Sabtu, 19 Februari 2022.

Waktu:  Pukul 9.00 sampai dengan selesai

Tempat: Rumah Makan DEF, Jakarta

Biaya Konsumsi: Rp 30.000/orang

Kami tunggu kehadiran teman-teman dalam acara reuni sekolah. Tanpa kehadiran kalian, pelaksanaan acara menjadi hambar.

Salam Hormat,

TTD

Panitia

Contoh Undangan Tidak Resmi Pentas Seni

Untuk Semua Teman SMP Baik Hati

Di Tempat,

Halo teman-teman

Berhubung masa liburan sudah hampir tiba, maka pihak sekolah akan menyelenggarakan suatu pentas seni yang penuh dengan keseruan dan pastinya bisa bertemu dengan teman baru. Jadi, lewat surat ini, selaku panitia ingin mengajak teman-teman untuk hadir di acara pentas seni nanti. Pentas seni ini menghadirkan berbagai macam bintang tamu yang pastinya keren.

Acara pentas seni SMP Baik Hati akan diselenggarakan pada:

Hari/Tanggal: Sabtu, 12 Maret 2022

Waktu: Pukul 9.00 s/d selesai

Tempat: Lapangan SMP Baik Hati

Harga Tiket: Rp 20.000.

Ditunggu kehadiran teman-teman di acara pentas seni SMP Baik Hati. Tanpa kehadiran kalian, acara pentas seni akan terasa kurang seru.

(TTD)

Panitia

Contoh Undangan Tidak Resmi Tasyakuran

Agung dan Jasmine

Bogor

Salam Sejahtera,

Supaya rumah baru kami ini dipenuhi dengan berkah, maka dibutuhkan doa-doa yang bagus untuk rumah baru. Melalui surat ini, kami sekeluarga ingin mengundang Bapak/Ibu untuk datang ke acara tasyakuran atau syukuran atas rumah baru kami.

Acara tasyakuran ini dilakukan pada:

Hari/Tanggal: Rabu, 20 April 2022.

Waktu: Pukul 15.30 s/d selesai

Tempat: di rumah baru

Demikian surat undangan ini kami buat. Besar harapan kami agar Bapak/Ibu dapat hadir di acara tasyakuran rumah baru kami.

Hormat Kami,

Agung dan Jasmine.

Contoh Surat Undangan Tidak Resmi Ulang Tahun 

Andi Kahfi

Depok, Jawa Barat

15 Januari 2021

Kepada, Bagus Hakim

Pasar Minggu, Jakarta

Kepada Bagus Hakim temanku,

Aku memberikan undangan ini dengan tujuan untuk mengundangmu pada acara ulang tahunku yang ke-20 tahun. Acara ulang tahun akan dilaksanakan pada tanggal 2 Februari 2021. Dengan dibuatnya surat undangan ini bertujuan untuk mengundangmu pada acara ulang tahun nanti.

Saya dengan hormat mengundangmu untuk hadir ke acara ulang tahun ini. Aku menunggu kabar baikmu.

Salam

(TTD)

Andi Kahfi

Kesimpulan

Kegiatan surat menyurat sangat sulit untuk dihilangkan walaupun teknologi terus semakin maju. Hal ini dapat terjadi karena keseruan dan dan asyiknya ketika menulis surat ini tidak bisa didapatkan ketika hanya mengirim undangan melalui media sosial. Undangan tidak resmi menjadi salah satu jenis undangan yang masih digunakan saat ini, seperti undangan syukuran, undangan reuni sekolah, undangan ulang tahun, dan sebagainya.

Dalam menulis surat undangan tidak resmi, tidak perlu menggunakan kata-kata formal, bahkan disarankan dengan bahasa yang santai, tetapi tetap sopan dan santun. Namun, dalam pembuatannya harus memperhatikan etika dan tidak ada kalimat paksaan. Jadi, jangan pernah malu untuk melakukan kegiatan surat menyurat!



ePerpus adalah layanan perpustakaan digital masa kini yang mengusung konsep B2B. Kami hadir untuk memudahkan dalam mengelola perpustakaan digital Anda. Klien B2B Perpustakaan digital kami meliputi sekolah, universitas, korporat, sampai tempat ibadah."

logo eperpus

  • Custom log
  • Akses ke ribuan buku dari penerbit berkualitas
  • Kemudahan dalam mengakses dan mengontrol perpustakaan Anda
  • Tersedia dalam platform Android dan IOS
  • Tersedia fitur admin dashboard untuk melihat laporan analisis
  • Laporan statistik lengkap
  • Aplikasi aman, praktis, dan efisien