Environment Geografi Trivia

Lava Berasal dari Mana? Mari Kenali Proses Pembentukannya!

Lava Berasal dari Mana
Written by Dzikri Nurul Hakim

Lava Berasal dari Mana – Grameds, pernahkah kamu bertanya-tanya, kira-kira aliran cairan merah menyala yang keluar saat gunung berapi meletus atau lava sebenarnya berasal dari mana ya?

Sebelum muncul dan meluncur di permukaan tanah, cairan membara tersebut awalnya tersimpan ribuan meter di kedalaman kerak Bumi, lho. Perubahan batuan keras di dalam Bumi menjadi cairan panas yang akhirnya keluar sangat menarik untuk dipelajari.

Lantas, bagaimana sebenarnya proses pembentukan lava dan dari mana asal mulanya? Yuk, kita akan pelajari asal usul dan proses pembentukannya dalam artikel di bawah ini!

Apa Itu Lava?

Lava adalah magma yang sudah keluar dan sampai ke permukaan Bumi lewat lubang, saluran, atau retakan vulkanik. Setelah di permukaan, lava mulai mendingin dan bisa mengalir sebelum akhirnya mengeras menjadi batuan vulkanik.

Jenis-jenis lava termasuk lava pahoehoe, lava aa, dan lava bantal (pillow lava). Lava pahoehoe punya permukaan yang cukup halus, lava aa permukaannya kasar dan berbongkah, sedangkan lava bantal terbentuk saat lava keluar dan membeku di bawah air.

Ciri-ciri Lava:

  • Berada di Permukaan Bumi setelah magma keluar melalui aktivitas vulkanik.
  • Bersuhu sangat tinggi saat baru mencapai permukaan dan mulai mendingin secara bertahap.
  • Dapat mengalir atau menumpuk tergantung pada tingkat kekentalannya.
  • Memiliki bentuk dan tekstur yang dapat berbeda berdasarkan komposisi serta proses pendinginannya.
  • Dapat membeku menjadi batuan beku vulkanik setelah kehilangan panas.
  • Dapat ditemukan di daratan maupun dasar laut sebagai hasil aktivitas vulkanik.

Lava Berasal dari Mana?

Lava berasal dari magma, yaitu batuan yang meleleh atau sebagian meleleh dan ada di bawah permukaan Bumi.

Magma terbentuk saat sebagian batuan di dalam Bumi meleleh dalam kondisi tertentu.  Saat magma naik ke permukaan dan keluar lewat aktivitas vulkanik, material itu disebut lava.

1. Batuan Mengalami Pelelehan

Sebagian batuan di dalam Bumi bisa meleleh saat suhu dan tekanan tertentu terjadi. Pelelehan ini tidak selalu seluruhnya karena hanya beberapa mineral dalam batuan yang berubah jadi cairan.

2. Magma Terbentuk di Bawah Permukaan

Batuan yang meleleh sebagian menghasilkan magma yang ada di bawah permukaan Bumi. Magma ini bisa bergerak atau berkumpul dalam sistem vulkanik sebelum akhirnya naik ke permukaan.

3. Magma Berkumpul di Bawah Permukaan

Magma bisa berkumpul di ruang penyimpanan sebelum bergerak ke permukaan. Tempat ini bagian dari sistem vulkanik yang membuat magma berubah sebelum keluar lewat aktivitas gunung berapi.

Apakah Semua Magma Akan Menjadi Lava?

Tidak semua magma menjadi lava karena sebagian magma bisa berhenti dan mengeras sebelum sampai ke permukaan Bumi.

Magma yang tertahan di bawah permukaan bisa mendingin perlahan dan membentuk batuan beku intrusif, sementara magma yang keluar lewat aktivitas vulkanik disebut lava.

Bagaimana Magma Berubah Menjadi Lava?

Magma bisa naik ke permukaan lewat retakan atau saluran vulkanik di kerak Bumi. Saat magma keluar dan sampai ke permukaan lewat erupsi, material itu disebut lava.

Dari Lapisan Bumi Mana Asal Lava?

Magma yang jadi sumber lava bisa terbentuk di dalam Bumi, terutama dari pelelehan sebagian mantel, walaupun dalam kondisi tertentu batuan kerak juga bisa jadi sumber magma. Jadi, asal lava tidak hanya dari gunung berapi tapi juga dari proses geologi jauh di bawah permukaan.

1. Kerak Bumi

Pelelehan sebagian batuan di kerak Bumi bisa menghasilkan magma dalam kondisi tertentu. Proses ini terjadi saat batuan mengalami perubahan suhu, tekanan, atau komposisi yang membuat sebagian materialnya meleleh.

2. Mantel Bumi

Pelelehan sebagian mantel adalah salah satu sumber utama magma yang bisa naik ke permukaan. Magma dari mantel bisa lewat kerak dan jadi sumber aktivitas vulkanik di berbagai tempat.

Bagaimana Lava Keluar dari Gunung Berapi?

Magma bisa naik melalui saluran dan retakan hingga ke lubang vulkanik di permukaan. Setelah keluar, magma bisa mengalir sebagai lava atau meledak dalam erupsi, tergantung sifat dan komposisinya.

Mengapa Batuan Bisa Meleleh di Dalam Bumi?

Batuan di dalam Bumi bisa meleleh saat suhu, tekanan, dan lingkungannya memungkinkan. Panas dari dalam Bumi adalah salah satu faktor penting yang membuat batuan meleleh.

1. Suhu yang Sangat Tinggi

Panas dari dalam Bumi membantu batuan mencapai kondisi untuk meleleh. Tapi suhu tinggi saja tidak cukup karena pelelehan juga dipengaruhi oleh tekanan dan kondisi batuan.

2. Perubahan Tekanan dan Kondisi Batuan

Perubahan tekanan bisa memengaruhi suhu leleh batuan dan memungkinkan sebagian batuan meleleh. Kondisi lingkungan dan adanya material tertentu juga membantu batuan berubah jadi magma.

3. Panas dari Dalam Bumi

Panas dalam Bumi berasal dari beberapa sumber, termasuk panas sisa pembentukan planet dan peluruhan unsur radioaktif. Panas ini tersimpan di dalam Bumi dan berperan dalam proses geologi, termasuk pembentukan magma.

Apa yang Terjadi pada Lava Setelah Keluar?

Setelah sampai di permukaan, lava tidak langsung menjadi batuan keras. Material ini masih bisa mengalir selama suhunya cukup panas, lalu perlahan kehilangan panas sampai akhirnya mengeras.

1. Lava Mengalir di Permukaan

Lava bisa mengalir menjauh dari titik erupsi selama masih cukup cair. Jarak lava bergerak dipengaruhi oleh kekentalan, kemiringan tanah, dan kondisi sekitar.

2. Lava Mulai Mendingin

Lava kehilangan panas saat bersentuhan dengan udara, air, atau permukaan yang lebih dingin. Pendinginan ini membuat lava jadi lebih kental dan gerakannya melambat.

3. Lava Membeku Menjadi Batuan

Setelah kehilangan cukup banyak panas, lava akan mengeras dan membentuk batuan beku vulkanik atau ekstrusif. Pendinginan yang berlangsung di permukaan umumnya menghasilkan batuan dengan kristal yang lebih kecil karena proses pembekuan berlangsung relatif cepat.

Mengapa Lava Bisa Berwarna Merah dan Setelah Dingin Menjadi Hitam?

Lava dapat terlihat merah atau jingga ketika suhunya sangat tinggi karena material panas tersebut memancarkan cahaya.

Setelah suhunya menurun, cahaya pijarnya menghilang sehingga lava yang telah membeku dapat tampak lebih gelap, sementara warna akhir batuan juga dipengaruhi oleh komposisinya.

Apakah Semua Lava Berasal dari Gunung Berapi?

Lava tidak selalu keluar dari bagian puncak gunung berapi karena dapat mencapai permukaan melalui ventilasi atau rekahan di lokasi lain.

Aktivitas vulkanik di dasar laut juga dapat menghasilkan lava yang kemudian membeku dan berperan dalam pembentukan kerak samudra.

Bagaimana Lava Memengaruhi Lingkungan Sekitarnya?

Lava yang mengalir dari gunung berapi dapat mengubah kondisi lingkungan di sepanjang jalurnya. Berikut beberapa dampak lava yang dapat kamu ketahui:

  • Menutupi Permukaan Tanah: Lava yang mengalir dapat menutupi tanah dan mengubah keadaan permukaan di sekitarnya.
  • Merusak Vegetasi: Lava yang sangat panas dapat membakar atau menutupi tumbuhan di jalur alirannya.
  • Mengubah Bentang Alam: Lava yang mengeras dapat membuat permukaan dan bentuk tanah baru di sekitar gunung berapi.
  • Memengaruhi Aliran Air: Lava bisa menutup atau mengubah jalur sungai dan aliran air di daerah yang dilaluinya.
  • Membentuk Daratan Baru: Lava yang sudah mengeras bisa menjadi bagian dari pembentukan daratan baru seiring waktu.

Jadi, Lava Sebenarnya Berasal dari Mana?

Singkatnya, lava sejatinya bermula dari magma di kedalaman perut Bumi yang meleleh akibat suhu ekstrem, lalu perlahan merangkak naik menembus jalur vulkanik hingga akhirnya menyembur keluar.

Begitu menyentuh udara bebas di permukaan, material pijar ini resmi menjadi lava yang lambat laun melepaskan panasnya dan membeku kembali menjadi batuan padat.

Perjalanan panjang dari cairan panas hingga menjadi batuan beku ini membuktikan betapa dinamisnya siklus geologi planet kita.

Yuk, lanjutkan penjelajahanmu dengan membedah proses pembentukan batuan dan rahasia vulkanik lainnya agar kamu makin paham bagaimana Bumi terus bertransformasi!

 

Penulis: Ivory Ayeisha

 

Rekomendasi Buku Geografi SMA

1. Siap Jadi Juara OSN (Olimpiade Sains Nasional) Geografi SMA

Siap Jadi Juara OSN Geografi

Buku karya Lutfi Marisa Yusufiana ini hadir sebagai panduan komprehensif yang siap mendampingi langkahmu dalam menguasai seluruh materi penting olimpiade secara praktis, terstruktur, dan mendalam.

Lewat sajian bank soal terlengkap dari tingkat kabupaten hingga nasional yang disertai pembahasan tuntas, kamu dapat melatih pemahaman konsep geografi sekaligus mengasah ketajaman logika berpikir demi merebut medali impian di ajang bergengsi ini. 

2. New Insight OSN Geografi SMA/MA

New Insight OSN Geografi

Disusun oleh tim ahli untuk mengoptimalkan persiapan kompetisimu dari tingkat sekolah hingga kancah internasional, buku ini mengupas tuntas materi esensial mulai dari geosfer, hidrologi, hingga meteorologi secara mendalam dan terarah.

Tidak hanya membekalimu dengan variasi soal pemantapan berbasis analisis kritis, kamu juga akan mendapatkan akses latihan daring gratis di platform Leson.id agar kesiapan mental maupun penguasaan strategimu menghadapi ujian semakin matang. 

3. Plus 1700 Bank Soal Geografi SMA/MA Kelas 10,11,12

Bank Soal Geografi

Menghadapi rentetan ujian sekolah hingga seleksi ketat masuk perguruan tinggi kini terasa jauh lebih terarah berkat rangkuman materi padat serta suguhan 1.799 kombinasi soal latihan berjenjang di dalam buku ini.

Dengan membiasakan diri menuntaskan beragam variasi soal tipe HOTS dan evaluasi mandiri lewat kunci jawaban lengkap, kamu akan memiliki daya nalar yang tangguh, rasa percaya diri tinggi, serta kesiapan penuh untuk meraih nilai akademis impian. 

4. Maestro OSN Geografi SMA/MA Volume 1Maestro OSN Geografi

Dirancang khusus selaras dengan silabus olimpiade dan KSM terbaru, buku ini membimbingmu mentransformasikan diri dari sekadar pembelajar menjadi seorang maestro geografi yang piawai menuntaskan soal-soal berstandar nasional hingga ajang International Geography Olympiad (iGeo).

Melalui integrasi ringkasan konsep, uji kompetensi per submateri, serta pembahasan berbasis problem solving, kamu dituntun untuk selalu berpikir logis, kritis, dan kreatif saat memecahkan setiap studi kasus maupun fenomena geosfer yang kompleks. 

5. Super Master KSN Geografi SMA/MA

Super Master KSN Geografi

Membuka peluang emas bagimu untuk melangkah percaya diri dari seleksi daerah hingga menembus panggung kompetisi dunia (iGeo), buku ini menyajikan pemetaan 12 topik utama yang paling sering diujikan dalam format soal pilihan ganda maupun esai berbobot.

Berkat ulasan dan pembahasannya yang sangat komprehensif, kamu bisa menjadikan buku ini sebagai modul belajar mandiri maupun teman diskusi bersama guru pembimbing guna membedah pola soal sekaligus mengunci strategi kemenangan di setiap tahapan lomba. 

 

About the author

Dzikri Nurul Hakim

Gramedia Literasi