Environment Geografi Kesehatan

Kenali 10 Dampak Karhutla bagi Lingkungan dan Kesehatan

Dampak Karhutla
Written by Dzikri Nurul Hakim

Dampak Karhutla – Kebakaran hutan dan lahan atau karhutla bukan hanya kejadian saat tumbuhan terbakar lalu api dipadamkan. Saat kebakaran terjadi di area luas, asap dan partikel dari pembakaran bisa menyebar jauh dari tempat kejadian dan memengaruhi kehidupan masyarakat. Hutan yang terbakar juga kehilangan peran pentingnya bagi lingkungan.

Dampaknya bisa dirasakan dalam kegiatan sehari-hari, mulai dari masalah pernapasan sampai terganggunya transportasi karena udara buruk dan jarak pandang yang pendek.

Namun, menariknya, tidak semua dampak karhutla bersifat merugikan. Mari simak penjelasan di bawah ini untuk melihat dampak negatif maupun positifnya!

Apa Itu Karhutla?

Karhutla adalah singkatan dari kebakaran hutan dan lahan, yaitu kejadian terbakar di area hutan dan/atau lahan yang bisa menyebabkan kerusakan lingkungan serta menimbulkan masalah sosial dan ekonomi.

Kebakaran ini bisa dipengaruhi oleh kondisi alam, tapi aktivitas manusia juga menjadi salah satu penyebab penting terjadinya kebakaran di banyak tempat.

Apa Bedanya Karhutla dan Kebakaran Hutan Biasa?

Istilah karhutla lebih luas karena tidak hanya berarti kebakaran di hutan, tapi juga kebakaran di lahan. Perbedaannya bisa kamu lihat dari beberapa hal berikut.

Aspek Karhutla Kebakaran Hutan
Area yang Terbakar Hutan dan lahan Lebih spesifik pada kawasan hutan
Cakupan Dapat mencakup hutan, lahan gambut, perkebunan, semak, dan area lain Berfokus pada vegetasi di kawasan hutan
Penyebab Dapat dipengaruhi faktor manusia maupun alam Dapat terjadi akibat faktor manusia maupun alam
Dampak Dapat memengaruhi lingkungan, kesehatan, ekonomi, dan aktivitas masyarakat Umumnya menekankan kerusakan hutan dan ekosistem
Konteks di Indonesia Istilah yang umum digunakan untuk kebakaran hutan dan lahan secara luas Merupakan bagian dari kejadian karhutla

Apa Saja Dampak Karhutla?

Saat api membakar hutan dan lahan dalam area luas, dampaknya bisa menyebar jauh melewati tempat kebakaran. Bukan hanya tumbuhan yang terbakar, tapi kualitas udara, kegiatan masyarakat, dan kondisi ekonomi juga bisa terganggu.

1. Menurunkan Kualitas Udara

Asap dari karhutla membawa berbagai zat pencemar dan partikel kecil yang bisa menurunkan kualitas udara di sekitar dan area yang lebih jauh.

2. Menimbulkan Kabut Asap

Kebakaran besar menghasilkan asap yang dapat berkumpul dan membentuk kabut asap di daerah yang terdampak.

3. Mengurangi Jarak Pandang

Kabut asap tebal bisa membuat jarak pandang jadi jauh lebih pendek, terutama di jalan dan daerah dekat sumber kebakaran.

4. Merusak Hutan dan Ekosistem

Api bisa merusak tumbuhan dan mengubah kondisi lingkungan tempat berbagai makhluk hidup tinggal.

5. Mengancam Flora dan Fauna

Kebakaran bisa menghancurkan tumbuhan, merusak tempat tinggal hewan yang bergantung pada tumbuhan itu, dan menyebabkan kematian hewan yang tidak sempat melarikan diri.

6. Mengganggu Transportasi

Asap tebal dan jarak pandang yang pendek bisa mengganggu transportasi darat dan udara.

7. Menimbulkan Kerugian Ekonomi

Karhutla bisa mengganggu kegiatan ekonomi masyarakat karena menghambat perjalanan dan mengurangi usaha. Selain itu, kejadian ini juga menyebabkan hilangnya sumber daya yang penting.

8. Memicu Banjir dan Tanah Longsor

Hutan yang terbakar kehilangan kemampuan untuk menyerap dan menyimpan air. Hal ini bisa meningkatkan risiko banjir dan tanah longsor saat hujan deras turun.

9. Memperparah Perubahan Iklim

Kebakaran hutan melepaskan karbon dioksida dan gas lain ke udara yang menambah emisi dan ikut menyebabkan pemanasan global.

10. Melumpuhkan Sektor Pendidikan

Kabut asap yang terlalu pekat sering kali memaksa sekolah meliburkan proses belajar-mengajar secara tatap muka atau beralih ke pembelajaran daring demi menjaga keselamatan siswa dan tenaga pengajar. 

Dampak Karhutla bagi Kesehatan

Asap karhutla dapat membawa partikel halus dan gas pencemar yang masuk ke dalam tubuh melalui sistem pernapasan. Berikut beberapa dampak buruknya bagi kesehatan:

  • Meningkatkan risiko ISPA
  • Memperburuk asma
  • Menyebabkan iritasi mata, hidung, dan tenggorokan
  • Memperparah penyakit paru
  • Meningkatkan risiko gangguan kesehatan pada anak-anak, lansia, serta penderita penyakit penyerta
  • Memicu stres, kecemasan, dan gangguan tidur akibat terbatasnya ruang gerak serta kekhawatiran terus-menerus terhadap kondisi udara yang memburuk 

Apakah Ada Dampak Positif dari Kebakaran Hutan?

Dalam kondisi tertentu dan dengan pengelolaan api yang terencana, kebakaran bisa membantu beberapa proses alam, seperti mengembalikan nutrisi dan tumbuhnya kembali beberapa jenis tumbuhan.

1. Membantu Mengembalikan Nutrisi ke Tanah

Pembakaran dalam kondisi tertentu bisa memecah bahan organik dan membantu mengembalikan sebagian nutrisi ke lingkungan sehingga mendukung siklus makanan di ekosistem.

2. Mendukung Regenerasi Tumbuhan Tertentu

Beberapa jenis tumbuhan punya cara bertahan terhadap api dan bisa tumbuh lagi setelah kebakaran dengan tingkat tertentu.

3. Mengurangi Penumpukan Bahan Bakar

Pengelolaan api yang dikontrol bisa mengurangi tumpukan tumbuhan kering yang bisa menjadi bahan bakar saat kebakaran berikutnya.

4. Membuka Ruang bagi Pertumbuhan Vegetasi

Api dalam kondisi tertentu bisa mengurangi tutupan tumbuhan lama dan membuka ruang serta cahaya bagi beberapa jenis tumbuhan untuk tumbuh kembali.

Siapa yang Paling Rentan Terkena Dampak Karhutla?

Tidak semua orang punya risiko yang sama saat kualitas udara memburuk karena asap karhutla. Pada Agustus 2026, Kemenkes secara eksplisit meminta perlindungan ekstra untuk anak-anak, lansia, ibu hamil, dan penderita penyakit bawaan di wilayah terdampak.

  • Anak-anak yang lebih rentan karena paru-paru dan sistem tubuhnya masih berada dalam tahap perkembangan.
  • Lansia lebih rentan terhadap polusi udara karena kondisi tubuh mereka dan risiko penyakit penyerta mereka.
  • Orang yang memiliki asma atau penyakit paru lainnya dapat mengalami gejala yang lebih berat ketika terpapar asap karhutla.
  • Penderita penyakit bawaan (komorbid) serta ibu hamil juga harus mendapatkan perlindungan lebih ketika kualitas udara memburuk akibat karhutla.

Apakah Karhutla Bisa Menyebabkan Banjir dan Kekeringan?

Ya, karhutla bisa meningkatkan risiko banjir dan kekeringan karena merusak tutupan tumbuhan.

Saat hutan terbakar, kemampuan tanah dan tumbuhan menyimpan air berkurang sehingga saat hujan deras risiko banjir dan longsor naik. Sementara itu, berkurangnya sumber air dan tutupan pohon juga bisa memperparah kekeringan saat musim kemarau tiba.

Apa yang Harus Dilakukan Saat Terjadi Kabut Asap?

Saat daerahmu terkena kabut asap, lakukan beberapa langkah mudah berikut untuk mengurangi risikonya:

1. Mengurangi Aktivitas di Luar Ruangan

Kurangi aktivitas di luar rumah saat udara buruk, terutama kegiatan fisik berat yang membuat kamu bernapas lebih cepat.

2. Menggunakan Masker yang Sesuai

Gunakan masker dengan benar (disarankan masker dengan filtrasi partikel baik) agar kamu terlindungi dari partikel kecil saat harus keluar rumah di tengah kabut asap.

3. Menjaga Kualitas Udara di Dalam Rumah

Kurangi masuknya asap dari luar dengan menjaga ventilasi atau ruangan tetap tertutup saat udara di luar sedang buruk.

4. Memantau Informasi Kualitas Udara

Perhatikan informasi indeks standar pencemaran udara (ISPU) dan perkembangan karhutla dari sumber resmi supaya kamu bisa menentukan rencana aktivitas dengan lebih aman.

5. Memperbanyak Konsumsi Air Putih dan Makanan Bergizi

Cukupi asupan cairan tubuh untuk membantu melembabkan saluran pernapasan serta mengeluarkan partikel debu halus yang tidak sengaja terhirup sekaligus memperkuat daya tahan tubuh.

Karhutla: Ancaman bagi Kehidupan, Bukan Sekadar Musibah

Karhutla bisa menyebabkan dampak berantai yang memengaruhi lingkungan, kesehatan, ekonomi, transportasi, dan kehidupan masyarakat.

Kerusakan lingkungan, kabut asap, masalah pernapasan, sampai meningkatnya risiko banjir dan kekeringan menunjukkan bahwa kebakaran hutan dan lahan bukan masalah yang selesai saat api padam.

Oleh karena itu, mulai sekarang, ayo hindari kegiatan yang bisa memicu karhutla untuk melindungi dirimu, orang yang kamu sayangi, dan lingkungan sekitar!

 

Penulis: Ivory Ayeisha

 

Rekomendasi Buku Digital tentang Lingkungan

1. Sanitasi dan Hygiene Lingkungan

Sanitasi dan Hygiene Lingkungan

Lewat buku ini, kamu akan diajak menyelami pentingnya menjaga kebersihan diri dan lingkungan secara menyeluruh agar terhindar dari berbagai ancaman penyakit berbahaya. 

Pembahasan di dalamnya mengupas tuntas keterkaitan antara sanitasi wilayah dengan kualitas gizi masyarakat, sekaligus membongkar risiko kontaminasi mikroba serta zat kimia beracun pada makanan sehari-hari.

Dengan membaca panduan lengkap ini, kamu bisa memahami langkah pencegahan praktis demi mewujudkan gaya hidup yang lebih higienis dan lingkungan hidup yang jauh lebih sehat.

2. Manajemen Lingkungan Hidup

Manajemen Lingkungan Hidup

Buku ini hadir untuk memandu kamu memahami bagaimana sebuah proyek pembangunan dan konstruksi tetap dapat berjalan beriringan tanpa harus merusak kelestarian alam sekitar

Melalui tujuh bab terstruktur, kamu akan mempelajari standar prosedur pengendalian proyek, instrumen perlindungan alam, hingga penerapan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) yang tepat.

Sangat cocok untuk kamu yang ingin mendalami integrasi sistem manajemen modern demi menekan dampak buruk aktivitas industri terhadap ekosistem.

3. Dampak Pencemaran Lingkungan Edisi Revisi

Dampak Pencemaran Lingkungan

Menghadapi krisis ekologis yang makin mengkhawatirkan, buku ini mengajak kamu mengenali berbagai faktor penyebab, sumber polutan, serta langkah konkret dalam menanggulangi kerusakan alam di sekitar kita.

Tidak hanya menyajikan ulasan teoritis yang membuka mata, kamu juga disuguhkan rangkuman regulasi penting seperti Undang-Undang Pengelolaan Lingkungan Hidup dan aturan baku mengenai AMDAL.

4. Green Business: Manajemen Bisnis Berkonsep Ramah Lingkungan

Green Business

Bagi kamu yang ingin melihat bagaimana dunia usaha beradaptasi menekan laju kerusakan bumi, buku ini mengupas tuntas penerapan konsep Green Business di berbagai sektor korporasi.

Kamu akan mempelajari strategi menyeluruh mulai dari produksi hijau, pemasaran berkelanjutan, pengelolaan kantor yang efisien, hingga aspek legalitas bisnis ramah lingkungan di Indonesia.

Bacaan inspiratif ini sangat tepat untuk memperluas wawasanmu seputar cara membangun bisnis yang tidak hanya menguntungkan secara finansial, tetapi juga ramah bagi masa depan bumi.

5. Hukum Lingkungan Perspektif Global & Nasional Edisi Revisi

Hukum Lingkungan

Buku ini menuntun kamu menelusuri evolusi hukum lingkungan di Indonesia sejak terbitnya regulasi tahun 1982 hingga berlakunya undang-undang perlindungan lingkungan hidup terkini.

Kamu akan diajak membedah secara mendalam bagaimana hukum administrasi, pidana, dan perdata saling berkait untuk menegakkan keadilan atas berbagai kasus perusakan alam di tingkat nasional maupun global.

Dengan ulasannya yang komprehensif, kamu bisa memahami pentingnya kepatuhan hukum sebagai kunci utama dalam menjaga kelestarian lingkungan secara berkelanjutan.

 

 

About the author

Dzikri Nurul Hakim

Gramedia Literasi