Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Profile
  

Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar merupakan perguruan tinggi negeri yang berlokasi di Jalan Sultan Alaudding, Romangpolong, Makassar. Pemberian nama UIN Alauddin Makassar berasal dari nama Raja Kesultanan Gowa, yaitu Sultan Alauddin yang bernama I Mangngarangi Daeng Manrabbia. Mangrangi merupakan Raja Gowa pertama yang memeluk Agama Islam dan menetapkan agama Islam sebagai agama kerajaan.

IAIN Alauddin Makassar merupakan cikal bakal berdirinya UIN Alauddin Makassar. Perguruan Tinggi tersebut tentu memiliki sejarah perkembangan dalam mengawal pembangunan negeri. Sejarah perkembangan UIN Alauddin Makassar terbagi dalam beberapa fase sebagai berikut.

Fase Pertama (Tahun 1962 s.d 1965)

Pada awalnya, UIN Alauddin Makassar merupakan bentuk perubahan dari IAIN Alauddin Makassar yang masih berstatus fakultas cabang dari IAIN Sunan Kalijaga yang berada di Yogyakarta. Menteri Agama RI menerbitkan surat keputusan mengenai penegerian Fakultas Syari’ah IAIN Sunan Kalijaga Yogyakarta Cabang Makassar, Fakultas Tarbiyah IAIN Sunan Kalijaga Yogyakarta Cabang Makassar, dan Fakultas Ushuluddin IAIN Sunan Kalijaga Yogyakarta cabang Makassar dalam rentang tahun 1962-1964. Upaya pengambilan keputusan tersebut terjadi atas desakan rakyat dan Pemda Sulawesi Selatan yang didampingi dengan persetujuan Rektor IAIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

Fase Kedua (Tahun 1965 s.d 2005)

Masyarakat dan Pemda Sulawesi Selatan memberikan dukungan dan hasrat yang besar terhadap pendidikan dan pengajaran agama Islam di tingkat Perguruan Tinggi. Dalam Perpres Nomor 27 Tahun 1963 dinyatakan bahwa sebuah institut dapat berdiri dengan sekurang-kurangnya tiga fakultas. Hal tersebut menjadi dasar berdirinya IAIN Al-Jami’ah al-Islamiyah al-Hukumiyah di Makassar. Institut tersebut menggabungkan tiga fakultas, yaitu Fakultas Syari’ah, Fakultas Tarbiyah, dan Fakultas Ushuluddin mulai tanggal 10 November 1965 melalui Keputusan Menteri Agama Nomor 79 Tahun 1965.

Pengambilan nama “Alauddin” berasal dari nama Raja Kerajaan Gowa yang pertama memeluk agama Islam sekaligus mengembangkan Islam dalam sejarah. Penamaan tersebut mengandung harapan untuk meningkatkan kejayaan Islam di Sulawesi Selatan pada masa yang akan datang. Penamaan “Alauddin” dicetuskan pertama kali oleh dua pendiri IAIN, yakni Pangeran Daeng Rani yang merupakan keturunan Sultan Alauddin sekaligus mantan Gubernur Sulawesi Selatan dan Ahmad Makkarausu Amansyah Daeng seorang ahli sejarah Makassar.

Kemudian IAIN Alauddin Makassar mengalami perkembangan dan membuka dua fakultas baru, yakni Fakultas Adab dan Fakultas Dakwah pada tahun 1967-1971. Sembilan tahun berlalu, tepatnya pada tanggal 7 Juni 1990, IAIN Alauddin Makassar membuka Program Pascasarjana melalui keputusan Dirjen Binbaga Islam Dep. Agama Nomor 31/E/1990.

Fase Ketiga (Tahun 2005 s.d sekarang)

Pada fase ketiga, diterbitkan Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional No.2 tahun 1989 untuk merespon tuntutan perkembangan ilmu pengetahuan dan perubahan mendasar mengenai kedudukan jenjang pendidikan menengah. Dalam undang-undang tersebut dijelaskan bahwa jenjang pendidikan pada Departemen Pendidikan Nasional RI dan Departemen Agama RI telah disamakan dan diperlukan perubahan status kelembagaan dari institut menjadi universitas. Hal tersebut mendasari konversi IAIN Alauddin Makassar menjadi UIN Alauddin Makassar yang diprakarsai oleh pimpinan IAIN Alauddin Makassar periode 2002-2006, Senat IAIN Alauddin Makassar, dan Gubernur Sulawesi Selatan beserta dukungan civitas academica. Perubahan yang terjadi diputuskan melalui Perpres RI Nomor 57 Tahun 2005 dan ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang menjabat pada masa itu.  

Motto

3P: Pencerdasan, Pencerahan, Prestasi (Intelligence, Enlightenment, Achievement)

Makna Lambang UIN Alauddin Makassar

Bentuk lambang UIN Alauddin Makassar memiliki garis lengkung yang membentuk lima sudut untuk menggambarkan sila dari Pancasila. Termuat tulisan UIN Alauddin Makassar ditengah-tengah pita dengan warna hitam. Kemudian lambang keilmuan ditandai dengan dua bulu angsa berbentuk pena. Untuk melambangkan dasar keilmuan Islam digambarkan melalui kitab Al-Qur’an yang terbuka. Dalam melambangkan hari kemerdekaan, UIN Alauddin Makassar menggunakan 17 garis pita, 8 garis pita pada Al-Qur’an dan 45 garis pita pada kedua belah bulu angsa. Terdapat makna kesatuan iman, Islam, dan ihsan yang dilambangkan melalui tiga simpul pada pangkal bulu angsa. Pemilihan warna dasar hijau daun dan kuning tua melambangkan kedamaian, kemuliaan, dan kebesaran jiwa. Ciri khas daerah UIN Alauddin berada dilambangkan melalui gambar perahu Pinisi dengan dua tiang dan tujuh layar yang berkembang.

Visi, Misi, dan Tujuan UIN Alauddin Makassar

Visi

Pusat Pencerahan dan Transformasi Ipteks Berbasis Peradaban Islam.

Misi

Sedangkan misinya adalah untuk:

  1. Menciptakan atmosfir akademik yang representative bagi peningkatan mutu Perguruan Tinggi dan kualitas kehidupan bermasyarakat.
  2. Menyelenggarakan kegiatan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat yang merefleksikan kemampuan integrasi antara nilai ajaran Islam dengan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni (IPTEKS).
  3. Mewujudkan universitas yang mandiri, berkarakter, bertatakelola baik, dan berdaya saing menuju universal riset dengan mengembangkan nilai spiritual dan traadisi keilmuan.

Tujuan

  1. Menghasilkan produk intelektual yang bermanfaat dan terbangunnya potensi insan yang kuat dengan pertimbangan kearifan lokal.
  2. Terwujudnya kampus sebagai pusat pendidikan penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat yang berbasis intelektualegrasi keilmuan.
  3. Terciptanya sistim manajemen, kepemimpinan, dan kelembagaan yang sehat serta terwujudnya tata ruang, lingkungan, dan iklim kampus yang islami.
  4. Terwujudnya jejaring kerjasama dengan lembaga lokal, nasional, dan internasional.

Akreditasi UIN Alauddin Makassar : A

Saat ini Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar telah terakreditasi “A” berdasarkan 466/SK/BAN-PT/Akred/PT/XII/2018 yang diberikan oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN PT).

Video Profil Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Profil Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar dapat disaksikan melalui tautan video berikut ini:

https://www.youtube.com/watch?v=tPx9lFlbs_k

Fakultas dan Jurusan di Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Biaya Kuliah di Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Rincian biaya kuliah di Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar dapat dilihat di sini.

Jurusan Favorit di UIN Alauddin Makassar

Fasilitas

Sederet kelebihan Universitas yang ada di Makassar dapat membuat calon mahasiswa jatuh hati. Kota dengan pemandangan wisata alam yang indah dan ragam kuliner tradisional khas ini patut menjadikan Makassar menyandang status Kota Angin Mamiri.

1. Training Centre (TC)
Tahukah kamu kalau ada fasilitas pusat pelatihan berupa Training Centre di UIN Alauddin Makassar? Fasilitas TC UIN Alauddin Makassar menjadi pusat pelatihan terbaik dari seluruh Universitas Islam Negeri di Indonesia. Gedung Training Centre UIN Alauddin dilengkapi dengan fasilitas yang lengkap dan desain yang mewah. Gedung tersebut terdiri dari tujuh lantai dengan sarana pendukung, seperti ruang seminar, ruang rapat, workshop, pelatihan/training, pelaksanaan wisuda hingga ruang resepsi pernikahan.

2. Wi-Fi di Seluruh Area Kampus
UIN Alauddin Makassar menghadirkan layanan internet atau Wi-Fi gratis di seluruh penjuru kampus. Fasilitas ini dapat digunakan oleh seluruh mahasiswa beserta civitas academica untuk menikmati akses internet gratis selama perkuliahan berlangsung.

3. Perpustakaan Digital
Kampus UIN Alauddin Makassar membuka perpustakaan digital yang dapat diakses oleh seluruh mahasiswa. Fasilitas perpustakaan digital membuat seluruh sistem perpustakaan terdigitalisasi dengan baik untuk memudahkan mahasiswa dalam menggunakannya. Jurnal elektronik juga tersedia di UPT Perpustakaan UIN Alauddin Makassar. Jurnal tersebut dapat dimanfaatkan bagi para mahasiswa yang ingin mendalami artikel-artikel ilmiah.

4. Asrama Bagi Penghafal Alquran
UIN Alauddin Makassar membangun asarama yang diberikan secara khusus bagi penghafal Alquran. Hal tersebut merupakan salah satu bentuk apresiasi UIN Alauddin Makassar untuk mahasiswa penghafal Alquran. Sarana yang sangat istimewa ini menjadi satu-satunya di Indonesia. Asrama penghafal Alquran diberi nama Ma’had ini dapat menjadi tempat tinggal sekaligus tempat belajar layaknya di pesantren. Seluruh aktivitas yang dilakukan di asrama ini diintegrasikan dengan Alquran. memiliki asrama yang sangat istimewa dan hanya satu-satunya di Indonesia.

5. Belajar Bahasa Lewat Interaksi Langsung.
Salah satu fasilitas andalan yang dimiliki UIN Alauddin Makassar adalah Gedung PIBA (Program Intensifikasi Bahasa Asing). Keberadaan gedung ini dapat membantu mahasiswa asing yang ingin menempuh pendidikan tinggi di UIN Alauddin Makassar. Gedung ini dapat dimanfaatkan sebagai tempat untuk menempuh pendidikan Bahasa Indonesia. Selain itu, mahasiswa asing bisa belajar sekaligus tinggal di gedung ini. Kemudian mahasiswa UIN Alauddin sendiri juga bisa belajar bahasa asing di Gedung PIBA (Program Intensifikasi Bahasa Asing).

Beasiswa

Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar menawarkan berbagai beasiswa yang menguntungkan bagi mahasiswanya. Berikut deretan beasiswa yang ditawarkan:

1. Beasiswa Mandiri Prestasi

UIN Alauddin Makassar bekerja sama dengan Bank Mandiri dalam program bantuan biaya pendidikan kepada calon mahasiswa yang ingin melanjutkan pendidikan tinggi tetapi tidak mempunyai biaya. Jumlah kuota yang disediakan hanya untuk 10 mahasiswa dari semua fakultas yang ada di UIN Alauddin Makassar. Besaran bantuan biaya pendidikan yang diberikan sebanyak Rp 6.000.000. Pendaftaran Beasiswa Mandiri Prestasi biasa diadakan pada bulan September.

2. Beasiswa Supersemar

Beasiswa Supersemar merupakan bantuan biaya pendidikan yang diberikan oleh Yayasan Supersemar. Yayasan Supersemar bertujuan membantu mahasiswa dan pemerintah dalam upaya mencerdaskan bangsa. Beasiswa ini khusus diberikan kepada mahasiswa berprestasi yang berasal dari keluarga kurang mampu. Jumlah kuota yang disediakan hanya untuk 29 mahasiswa dari semua fakultas yang ada di UIN Alauddin Makassar. Besaran bantuan biaya pendidikan yang diberikan berjumlah Rp 2.400.000. Waktu pendaftaran Beasiswa Supersemar biasa diadakan pada bulan September.

3. Beasiswa Kemenag

Beasiswa Kemenag merupakan bantuan biaya pendidikan yang diberikan kepada mahasiswa di Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) dan bersumber dari Kementerian Agama RI. Jumlah kuota yang disediakan bagi calon penerima berjumlah 1920 orang mahasiswa dari semua fakultas yang ada di UIN Alauddin Makassar. Kemudian besaran bantuan biaya pendidikan yang diberikan berjumlah Rp 2.000.000. Untuk waktu pendaftaran Beasiswa Kemenag biasanya berlangsung pada bulan Februari.

4. Beasiswa Bidikmisi

Calon penerima Beasiswa Bidikmisi harus melalui tahap seleksi berkas dan wawancara yang dilangsungkan pada bulan Agustus. Kemudian tahapan survei lapangan atau lokasi tempat tinggal dan pengumuman akan dilangsungkan pada bulan September. Untuk jumlah kuota yang disediakan sebanyak 140 mahasiswa dari semua fakultas yang ada di UIN Alauddin Makassar. Sementara besaran bantuan biaya pendidikan yang diperoleh sebesar Rp 6.000.000.

5. Beasiswa Bank Rakyat Indonesia.

UIN Alauddin Makassar bekerja sama dengan Bank BRI untuk memberikan bantuan biaya pendidikan bagi mahasiswa yang membutuhkan. Jumlah kuota yang disediakan bagi calon penerima sebanyak 30 mahasiswa  dari semua fakultas yang ada di UIN Alauddin Makassar. Kemudian jumlah bantuan yang akan diberikan ialah Rp 4.800.000. Beasiswa Bank BRI biasa membuka pendaftaran pada bulan Oktober.

6. Beasiswa Madrasah Aliyah

UIN Alauddin Makassar menawarkan Beasiswa Madrasah Aliyah dengan jumlah kuota yang ditawarkan sebanyak 22 mahasiswa dari semua fakultas yang ada. Kemudian untuk besaran biaya yang diberikan sebanyak Rp 5.000.000. Sementara Beasiswa Madrasah Aliyah membuka pendaftaran pada bulan Agustus.

7. Beasiswa Bank Indonesia

Beasiswa Bank Indonesia merupakan bantuan biaya pendidikan yang bersumber dari Bank Indonesia dan diberikan kepada mahasiswa berprestasi dengan potensi akademik yang baik. Jumlah kuota bagi calon penerima beasiswa ini adalah 40 mahasiswa dari semua fakultas yang ada. Besaran jumlah bantuan biaya yang diberikan sebanyak Rp 3.000.000. Kemudian pendaftaran Beasiswa Bank Indonesia biasa dibuka pada bulan September.

8. Beasiswa Pemprov Sulawesi Selatan

Seperti namanya, bantuan biaya pendidikan ini bersumber dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan. Untuk jumlah kuota yang disediakan cukup banyak, 2.770 mahasiswa dari seluruh fakultas yang ada di UIN Alauddin Makassar. Kemudian besaran jumlah bantuan yang diberikan akan disesuaikan dengan jumlah SPP/semester mahasiswa. Sementara untuk waktu pendaftaran biasa dibuka pada bulan Desember.

Berlangganan Gramedia Digital

Baca majalah, buku, dan koran dengan mudah di perangkat Anda di mana saja dan kapan saja. Unduh sekarang di platform iOS dan Android

  • Tersedia 10000++ buku & majalah
  • Koran terbaru
  • Buku Best Seller
  • Buku Pelajaran SD, SMP, SMA
  • Buku SBMPTN
  • Buku Persiapan Ujian
  • Buku Uji Kompetensi
  • Buku Tes Masuk TNI & Polri
  • Berbagai macam kategori buku seperti buku novel, hobi, motivasi, dan lainnya
  • Baca tanpa koneksi internet

Rp. 89.000 / Bulan

Berlangganan Gramedia Digital

Baca majalah, buku, dan koran dengan mudah di perangkat Anda di mana saja dan kapan saja. Unduh sekarang di platform iOS dan Android

  • Tersedia 10000++ buku & majalah
  • Koran terbaru
  • Buku Best Seller
  • Buku Pelajaran SD, SMP, SMA
  • Buku SBMPTN
  • Buku Persiapan Ujian
  • Buku Uji Kompetensi
  • Buku Tes Masuk TNI & Polri
  • Berbagai macam kategori buku seperti buku novel, hobi, motivasi, dan lainnya
  • Baca tanpa koneksi internet

Rp. 89.000 / Bulan

Biaya Hidup Di Makassar

Biaya Hidup / Bulan

Terendah (Rp900.000)
Rata-rata (Rp1.200.000)
Tertinggi (Rp1.800.000)

Sewa Kos

Terendah (Rp350.000)
Rata-rata (Rp500.000)
Tertinggi (Rp800.000)

Pertanyaan Umum Yang Sering Ditanyakan

Dimana lokasi kampus 1 UIN Alaudin Makassar?

Jl. Sultan Alauddin No. 63 Makassar, Sulawesi Selatan, Indonesia

Dimana letak kampus 2 UIN Alaudin Makassar?

Jl. H.M. Yasin Limpo No. 36 Samata, Kab Gowa, Sulawesi Selatan, Indonesia

Bagaimana cara menjadi mahasiswa UIN Alaudin Makassar?

Bisa melalui seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN), Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN), Seleksi Prestasi Akademik Nasional Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (SPAN-PTKIN),
Pendaftaran Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UM-PTKIN), dan Ujian Masuk Mandiri (UMM) UIN Alauddin Makassar.

Apakah akreditasi UIN Alaudin Makassar?

A

Spesialisasi
  • Teaching skills
Video