Sosial Budaya

Minuman Nusantara yang akan Naik Daun di 2026, Apa Saja?

Written by Vania Andini

minuman khas nusantara – Minuman khas Nusantara menunjukkan potensi besar untuk tumbuh pada 2026. Banyak pelaku F&B mulai menyiapkan varian baru yang mengambil inspirasi dari resep tradisional. Kamu akan melihat minuman ini muncul di festival kuliner, pop up booth, dan gerai besar.

Tren ini bergerak karena konsumen mencari rasa otentik dan bahan lokal yang lebih dikenal. Minuman ini juga memiliki peluang bisnis yang kuat karena mudah dikembangkan menjadi produk kekinian.

Daftar Isi

Tren Minuman Nusantara Menuju 2026

Minuman tradisional diprediksi menjadi salah satu kategori yang paling tumbuh di industri F&B pada 2026. Perubahan selera konsumen, meningkatnya konten kuliner lokal, dan inovasi dari pelaku usaha mendorong tren ini terus bergerak naik.

Prediksi Pertumbuhan Minuman Tradisional di Industri F&B

  • Menu minuman berbahan rempah, kacang, dan kedelai semakin sering muncul di kedai modern.
  • Brand besar mulai mengadaptasi minuman tradisional menjadi versi kekinian.
  • Event kuliner dan UMKM banyak mengangkat produk minuman daerah.
  • Minuman tradisional dalam bentuk serbuk/siap seduh meningkat peminatnya di marketplace.
Nama Tren Dampak pada Industri F&B Contoh Penerapan
Tren Minuman Rempah Banyak resto menambah menu berbasis jahe & kunyit Hot Ginger Latte versi lokal di kafe modern
Kacang & Kedelai sebagai Bahan Dasar Produk mudah dikembangkan menjadi minuman sehat & creamy Wedang tahu atau susu kedelai dalam kemasan cup
Minuman Manis Tradisional Menjadi alternatif dessert di gerai minuman Es cendol versi grab & go

Perubahan Preferensi Konsumen terhadap Bahan Lokal

  • Konsumen lebih menyukai minuman berbahan alami dan minim pemanis buatan.
  • Rasa khas daerah menjadi nilai jual yang dicari generasi muda.
  • Bahan lokal dari petani dianggap lebih fresh dan sehat.
  • Minuman hangat seperti wedang dan jamu dipilih untuk konsumsi harian.

Preferensi Konsumen 2026

Preferensi Konsumen Alasan Utama Contoh Minuman
Bahan alami & segar Menghindari bahan tambahan berlebih Wedang jahe
Rasa khas Nusantara Mencari identitas rasa yang autentik Es dawet
Minuman hangat harian Lebih nyaman & mudah diminum setiap waktu Susu kedelai panas
Bahan dari petani lokal Dianggap lebih sehat & mendukung UMKM Jamu beras kencur

Data Pencarian Online Terkait Minuman Daerah

  • Pencarian meningkat untuk kata kunci wedang tahu, es dawet, dan jamu rempah.
  • Banyak video kuliner membahas minuman legendaris sehingga popularitasnya ikut naik.
  • Pencarian tertinggi muncul saat liburan dan musim panas.
  • Pemilik usaha menggunakan tren pencarian untuk menentukan menu potensial.

Tren Pencarian Online

Kata Kunci Perkiraan Kenaikan Ketertarikan Pendorong Utama
Wedang Tahu Naik karena banyak kedai legendaris viral Review dan vlog kuliner lokal
Es Dawet Naik saat musim panas & liburan Kebutuhan minuman segar + konten wisata kuliner
Jamu Rempah Stabil meningkat selama 2 tahun terakhir Tren hidup sehat & edukasi herbal di media sosial

Faktor yang Mendorong Minuman Nusantara Naik Daun

Perkembangan minuman Nusantara menjelang 2026 tidak terjadi begitu saja. Ada kombinasi faktor yang mendorong peningkatan popularitasnya, mulai dari perubahan pilihan konsumen hingga peran besar UMKM dan konten digital. Ketiga faktor ini berpengaruh kuat terhadap permintaan dan tren kuliner Indonesia.

1. Meningkatnya Minat pada Makanan dan Minuman Berbahan Lokal

  • Konsumen lebih percaya pada bahan lokal yang dianggap lebih segar.
  • Banyak orang mengurangi konsumsi minuman dengan pemanis buatan.
  • Bahan lokal seperti jahe, kunyit, kacang, dan kedelai digunakan sebagai bahan utama minuman harian.
  • Produk lokal dianggap lebih ramah lingkungan karena mendukung petani daerah.

Alasan Kenaikan Minat Bahan Lokal

Faktor Minat Penjelasan Singkat Contoh Minuman
Kesadaran hidup sehat Konsumen memilih bahan alami tanpa pengawet Jamu beras kencur
Fokus pada keberlanjutan Mendukung bahan dari petani lokal Susu kedelai panas
Rasa lebih otentik Rasa khas daerah lebih disukai generasi muda Wedang jahe
Pengurangan gula berlebih Minuman tradisional bisa disesuaikan tingkat manisnya Es cendol versi kekinian

2. Munculnya UMKM dengan Konsep Tradisional-Modern

  • Banyak UMKM memodifikasi resep tradisional agar cocok untuk generasi muda.
  • Kemasan modern seperti cup, botol kaca, dan ready-to-drink meningkatkan minat pasar.
  • Booth atau pop-up store di festival kuliner memperkenalkan minuman tradisional ke audiens baru.
  • UMKM sering berkolaborasi dengan influencer lokal untuk memperluas promosi.

Peran UMKM dalam Menaikkan Tren Minuman Lokal

Inovasi UMKM Dampak dalam Industri Contoh
Kemasan modern Membuat minuman tradisional terlihat lebih premium Wedang tahu cup modern
Varian rasa baru Membuat minuman tradisional lebih diterima generasi muda Jamu kunyit asam mix lemon
Distribusi online Penjualan meningkat lewat marketplace Jamu instan siap seduh
Booth pop-up Menarik pengunjung festival kuliner Stand es dawet kekinian

3. Pengaruh Konten Kuliner dan Wisata Daerah

  • Konten “food tour” membuat minuman daerah semakin dikenal publik.
  • Video kedai legendaris sering menjadi viral sehingga minumannya ikut populer.
  • Wisata daerah menyoroti minuman khas sebagai bagian dari identitas lokal.
  • Banyak orang mencari minuman yang mereka lihat di media sosial atau vlog.

Dampak Konten Kuliner terhadap Popularitas Minuman

Jenis Konten Efek pada Tren Minuman Contoh Minuman yang Viral
Review kedai legendaris Mendorong pencarian online & kunjungan kedai meningkat Wedang tahu Semarang
Wisata kuliner daerah Membuat minuman lokal dikenal di luar kota Es dawet Banjarnegara
Konten edukasi herbal Menghidupkan kembali minat terhadap jamu dan minuman rempah Jamu kunyit asam
Video “resep minuman lokal” Banyak ditiru sehingga permintaan bahan ikut naik Sekoteng & ronde

Daftar Minuman Nusantara yang Diprediksi Populer

Minuman lokal terus bergerak menjadi tren baru karena dua faktor utama: kesadaran masyarakat terhadap bahan alami dan munculnya inovasi rasa yang lebih modern. Pada 2026, sejumlah minuman tradisional diprediksi tampil lebih menonjol karena semakin banyak bisnis F&B yang mengolahnya menjadi minuman kekinian. Generasi muda juga berperan besar karena mereka senang bereksperimen menggabungkan minuman tradisional dengan konsep modern.

Minuman Berbahan Rempah

Minuman berbasis rempah memiliki peluang besar untuk naik daun karena citra “sehat dan alami” semakin diminati. Selain itu, rasa khas rempah dianggap cocok untuk minuman hangat maupun dingin.

1. Jamu Jun

  • Jamu hangat khas Jawa Timur yang menggunakan beras, jahe, dan santan tipis.
  • Diprediksi populer karena rasanya creamy namun tetap ringan.
  • Cocok dibuat dalam versi modern seperti topping boba atau tambahan susu oat.

2. Kunyit Asam

  • Sudah dikenal sebagai minuman herbal penyegar.
  • Versi ready-to-drink sangat mudah berkembang.
  • Banyak kedai mulai membuat “turmeric refresher” sebagai varian sehat.

3. Beras Kencur

  • Rasa manis dan hangat, cocok untuk minuman harian.
  • Potensial masuk ke menu kafe sebagai “rice ginger latte”.
  • Sering direkomendasikan influencer kesehatan.
Nama Minuman Karakter Rasa Peluang Populer 2026
Jamu Jun Lembut, hangat, creamy Mudah dimodifikasi jadi minuman kekinian
Kunyit Asam Segar, asam, herbal Cocok jadi minuman botol ready-to-drink
Beras Kencur Manis, hangat, menenangkan Bisa masuk ke menu kafe modern

Minuman Berbasis Kacang dan Kedelai

Minuman kacang dan kedelai naik daun karena dinilai lebih ringan, sehat, dan mudah dikreasikan. Teksturnya yang creamy juga membuatnya cocok dicampurkan dengan berbagai topping modern.

1. Wedang Tahu

  • Kombinasi tahu sutra hangat dengan kuah jahe manis.
  • Viral di media sosial dan sering muncul di food review.
  • Berpotensi dibuat versi “cold tofu drink” untuk pasar anak muda.

2. Susu Kedelai Panas

  • Minuman sehat yang mudah dibuat dalam berbagai rasa.
  • Bisa dikombinasikan dengan matcha, cokelat, atau kurma.
  • Tren plant-based membuat minuman ini semakin diminati.

3. Wedang Kacang Tanah

  • Rasa gurih kacang dan kuah manis membuatnya unik.
  • Cocok dibuat versi modern seperti “peanut latte”.
  • Banyak dipilih sebagai comfort drink.

Minuman Kacang & Kedelai

Nama Minuman Ciri Khas Potensi Pengembangan Modern
Wedang Tahu Lembut, manis, hangat Versi dingin, topping boba, creamer
Susu Kedelai Panas Creamy, sehat, ringan Rasa matcha, kurma, cokelat
Wedang Kacang Tanah Gurih, manis, menghangatkan Peanut latte, tambahan oat milk

Generasi Muda dan Tren Eksperimen Minuman Lokal

  • Anak muda sangat suka mencoba hal baru yang “unik” namun tetap familiar.
  • Banyak muncul kreasi baru seperti beras kencur milk tea, jamu sparkling, dan wedang tahu es.
  • Eksperimen ini membuat minuman tradisional lebih mudah diterima pasar luas.
  • Kombinasi rempah dengan teknik minuman kekinian (cold brew, sparkling, iced latte) membuat minuman lokal naik kelas.

Contoh Eksperimen Populer

  • Kunyit asam sparkling
  • Beras kencur frappe
  • Jamu jun latte
  • Wedang kacang tanah cold brew style
  • Susu kedelai + pandan ala es kopi susu

Dampak Tren Eksperimen

Dampak

Penjelasan

Memperluas segmentasi Minuman tradisional diminati anak muda
Memunculkan inovasi baru Banyak brand membuat menu kolaborasi
Meningkatkan pencarian Produk yang viral di TikTok langsung diburu online
Mendorong UMKM berkembang Kreasi baru membuat minuman lokal lebih kompetitif

Peluang Bisnis di 2026

Tren minuman tradisional makin kuat, dan pada 2026 peluangnya diprediksi semakin besar karena kombinasi perubahan gaya hidup, meningkatnya minat pada produk lokal, serta maraknya sosial media kuliner.

• Potensi Minuman Tradisional dalam Konsep Grab and Go

  • Minuman tradisional yang dulunya harus dinikmati di tempat, kini bisa dikemas lebih praktis.
  • Konsumen modern menginginkan kecepatan, kemudahan, dan kualitas rasa yang konsisten.
  • Contoh konsep: cup sealed drinks, kiosk kecil di stasiun, booth di coworking space.
  • Potensi ini besar karena makin banyak pekerja muda yang mobile dan butuh minuman cepat saji.

• Kesempatan Kolaborasi dengan Brand Modern

  • Brand kopi modern mulai berkolaborasi dengan cita rasa lokal.
  • Contoh: latte beras kencur, cold brew jahe, atau es dawet ala coffee shop.
  • Kolaborasi memungkinkan minuman tradisional masuk ke pasar yang lebih trend-conscious dan berskala besar.
  • Selain itu, kolaborasi membuka peluang branding yang lebih kuat—menjadikan minuman tradisional “kekinian”.

• Pengembangan Kemasan Siap Minum

  • RTD (Ready-To-Drink) adalah tren global.
  • Jamu modern dalam botol, es dawet versi pasteurisasi, hingga wedang jahe dalam pouch steril semakin mungkin diwujudkan.
  • Kemasan modern membuat minuman tradisional bisa masuk minimarket, marketplace, bahkan ekspor.
  • Dengan teknologi food-safe yang makin mudah dijangkau UMKM, produk lokal akan lebih kompetitif.

Contoh Penerapan di Industri

Untuk memperkuat analisis tren, bagian ini menunjukkan contoh nyata bagaimana minuman tradisional sudah mulai diangkat dan diadaptasi oleh berbagai pelaku industri.

• UMKM yang Sukses Mengangkat Minuman Tradisional

  • Banyak brand kecil yang fokus pada jamu modern, es cendol premium, atau susu kedelai artisan.
  • Mereka sukses karena menggabungkan konsep branding minimalis, packaging menarik, dan storytelling tentang leluhur/daerah.
  • UMKM seperti ini membuktikan bahwa minuman tradisional bisa bersaing di pasar modern.

• Inovasi Rasa yang Muncul di Kedai Kopi atau Resto

  • Coffee shop menambahkan minuman seasonal seperti latte kunyit asam, wedang jahe sparkling, atau milk tea beras kencur.
  • Restoran fusion membuat dessert drink yang menggabungkan cendol atau cincau dalam formula modern.
  • Inovasi ini menciptakan rasa baru yang menarik anak muda tanpa meninggalkan identitas tradisionalnya.

• Minuman yang Ramai Diulas Food Reviewer

  • Konten kreator kuliner menjadi salah satu pendorong besar tren makanan.
  • Minuman yang tampilannya estetik (misalnya es selendang mayang atau kacang-kacangan creamy) cepat viral.
  • Ketika food reviewer mengulas UMKM yang menjual minuman lokal unik, dampaknya bisa signifikan terhadap popularitas dan permintaan.
  • Banyak minuman tradisional menjadi booming setelah naik di TikTok, YouTube Shorts, atau Instagram Reels.

Dampak pada Pelestarian Budaya

Kebangkitan tren minuman tradisional tidak hanya memberi keuntungan ekonomi, tetapi juga berdampak positif pada pelestarian budaya kuliner Nusantara. Berikut adalah pengaruh yang paling menonjol:

• Peningkatan Penggunaan Bahan dari Petani Lokal

  • Tren minuman tradisional mendorong UMKM dan brand besar untuk kembali menggunakan bahan asli, seperti jahe, kunyit, kencur, kedelai lokal, hingga gula merah.
  • Permintaan yang meningkat membantu meningkatkan pendapatan petani sekaligus memperkuat rantai pasok lokal.
  • Hal ini juga mendukung keberlanjutan produksi bahan-bahan tradisional yang dulunya mulai terpinggirkan oleh bahan impor.

• Pengenalan Minuman Daerah ke Generasi Baru

  • Anak muda yang sebelumnya kurang mengenal minuman kampung halaman kini menjadi lebih akrab berkat inovasi rasa, packaging modern, dan exposure di media sosial.
  • Banyak yang mencoba minuman seperti jamu jun, wedang tahu, atau es selendang mayang karena rekomendasi food reviewer atau tren konten.
  • Generasi baru pun dapat memahami kekayaan kuliner Indonesia melalui cara yang relatable dan cocok dengan gaya hidup masa kini.

• Penguatan Identitas Kuliner Daerah

  • Setiap daerah memiliki minuman khas yang mencerminkan budaya dan sejarahnya.
  • Ketika minuman tersebut naik daun, otomatis citra kuliner daerah ikut terangkat—misalnya Betawi lewat es selendang mayang atau Jawa Tengah lewat es dawet.
  • Hal ini memperkuat kebanggaan masyarakat lokal sekaligus mengenalkan identitas daerah ke pasar nasional bahkan internasional.

Kesimpulan

Tren minuman Nusantara diprediksi semakin berkembang hingga 2026, didorong oleh meningkatnya minat pada bahan lokal, inovasi UMKM, dan viralnya konten kuliner. Peluang bisnis pun terbuka lebar melalui konsep grab and go, kolaborasi dengan brand modern, hingga kemasan siap minum yang praktis. Meski inovasi terus dilakukan, menjaga keaslian resep dan identitas daerah tetap menjadi fondasi penting agar pelestarian budaya kuliner Indonesia tetap terjaga sekaligus relevan bagi generasi baru.

Rekomendasi Buku

Resep Lauk Praktis Selera Nusantara ala Chef Reza

Resep Lauk Praktis Selera Nusantara ala Chef Reza

Meskipun buku ini berfokus pada resep lauk-pauk Nusantara yang terkenal kaya rasa, buku karya Chef Reza ini sangat relevan sebagai referensi untuk memahami kekayaan kuliner Indonesia secara keseluruhan, termasuk minuman khas. Buku ini menyajikan aneka resep praktis untuk mengolah berbagai bahan menjadi hidangan ikonik seperti rendang, rawon, hingga gulai tunjang, membuktikan bahwa cita rasa otentik dapat dibuat tanpa proses yang rumit. Dengan resep yang jelas dan rinci, buku ini menjadi panduan andal yang menunjukkan bahwa kekayaan kuliner Indonesia baik makanan maupun minuman dapat dinikmati secara praktis, cocok sebagai teman makan nasi bersama keluarga atau inspirasi bisnis kuliner.

About the author

Vania Andini

Gramedia Literasi