Biologi Environment IPA

Fungsi Kepala Sari dan Proses Perkembangannya Pada Bunga

Written by Shaza Zahra

fungsi kepala sari – Pernah memperhatikan beberapa bagian kecil berwarna kuning yang ukurannya panjang dalam bunga? Kemungkinan, kamu sedang memerhatikan kepala sari.

Meskipun kecil, ternyata kepala sari merupakan bagian yang sangat dibutuhkan dalam proses reproduksi tumbuhan. Mari kita pelajari pengertian, struktur, fungsi kepala sari, dan manfaatnya dalam kehidupan sehari-hari!

Apa Itu Kepala Sari?

Kepala sari adalah bagian paling ujung dari benang sari yang terdapat di dalam bunga.

Bagian ini berfungsi sebagai tempat penyimpanan serbuk sari–alat reproduksi jantan pada tumbuhan–yang sangat mudah menempel pada tangan. Umumnya, mereka memiliki dua ruang sari untuk menyimpan serbuk-serbuk sari dengan rapi.

Ketika ingin melakukan penyerbukan, bunga akan melepaskan serbuk sari yang akan menempel pada bagian putik bunga lainnya.

Sumber: Kompasiana

Struktur Kepala Sari

Kepala sari pada bunga terdiri dari beberapa bagian utama. Mari kita kenali bagian-bagiannya.

  • Ruang Serbuk Sari – Merupakan tempat terbentuknya serbuk sari yang nantinya digunakan untuk penyerbukan.
  • Dinding Antera – Lapisan pelindung yang menjaga ruang serbuk sari tetap aman sampai waktunya dilepaskan.
  • Jaringan Penghubung – Bagian yang mengikat kepala sari dengan tangkai sari agar tetap kokoh.
  • Lapisan Tapetum – Menyediakan nutrisi bagi perkembangan butir serbuk sari.
  • Katup Dehisensi – Bagian yang membuka jalan bagi keluarnya serbuk sari saat proses penyerbukan terjadi.

Bentuk-bentuk Kepala Sari pada Tumbuhan

Tak hanya satu, tapi ternyata ada beberapa jenis kepala sari pada tumbuhan. Berikut adalah contohnya:

  1. Kepala Sari Bulat: Bunga mawar biasanya memiliki kepala sari yang bulat. Bentuk ini memudahkan serbuk sari menempel dan menyebar saat penyerbukan.
  2. Kepala Sari Lonjong: Bentuk yang sering ditemukan pada bunga anggrek. Ia membantu serbuk sari lebih mudah menempel pada serangga penyerbuk.
  3. Kepala Sari Memanjang: Selanjutnya adalah bentuk kepala sari memanjang yang dimiliki oleh bunga matahari. Struktur ini memudahkan pelepasan serbuk sari sekaligus dalam jumlah besar.
  4. Kepala Sari Terbuka: Bentuk ini memungkinkan serbuk sari langsung terbuka ke luar. Biasanya, jenis ini ada pada tanaman yang mengandalkan angin untuk penyerbukan.
  5. Kepala Sari Tertutup: Kepala sari jenis ini terlindungi lapisan hingga waktunya matang. Hal ini membantu menjaga serbuk sari tetap aman dari kerusakan lingkungan.

Perbedaan Kepala Sari pada Bunga Jantan dan Bunga Betina

Aspek Bunga Jantan Bunga Betina
Keberadaan Kepala Sari Sangat berkembang dan terlihat jelas Biasanya tidak berkembang atau berukuran sangat kecil
Fungsi Utama Menghasilkan dan menyimpan serbuk sari Tidak menghasilkan serbuk sari, tapi menerima serbuk sari pada putik.
Jumlah Kepala Sari Biasanya banyak dan tersusun rapi pada benang sari. Bisa ada, tetapi ukurannya minimal dan tidak aktif reproduksi.
Peran dalam Penyerbukan Sumber serbuk sari yang akan ditransfer ke bunga betina. Penerima serbuk sari agar pembuahan dapat terjadi.
Struktur Tambahan Ruang sari dan dinding antera berkembang untuk melindungi serbuk sari. Putik dan bakal biji lebih dominan dibandingkan kepala sari.
Keterkaitan Genetik Membawa unsur genetik jantan untuk diwariskan ke keturunan. Menyediakan sel telur (ovum) untuk bertemu dengan serbuk sari.

Apa Saja Fungsi Kepala Sari?

Fungsi kepala sari bukan hanya sebatas menghasilkan serbuk sari, tapi juga berperan besar dalam menjaga kelangsungan tumbuhan.

Berikut ini beberapa fungsi utama kepala sari yang perlu kamu ketahui:

  • Tempat Penyimpanan Serbuk Sari – Kepala sari berfungsi sebagai tempat produksi dan penyimpanan serbuk sari sebelum proses penyerbukan.
  • Mendukung Proses Penyerbukan – Bagian ini akan melepaskan serbuk sari menuju kepala putik untuk menghasilkan pembuahan.
  • Melindungi Serbuk Sari – Ruang sari dan dinding pelindungnya dapat melindungi serbuk sari dari gangguan lingkungan hingga waktunya dilepaskan.
  • Mengatur Pelepasan Serbuk Sari – Kepala sari dapat mengontrol waktu dan cara mengeluarkan serbuk sari agar penyerbukan berlangsung dengan efektif.
  • Menjadi Alat Reproduksi Jantan – Kepala sari merupakan alat reproduksi jantan utama yang membawa unsur genetik untuk pembuahan.
  • Memfasilitasi Penyebaran Serbuk Sari – Kepala sari menghasilkan serbuk sari yang bisa tersebar oleh angin, air, atau serangga penyerbuk seperti lebah dan kupu-kupu.
  • Mendukung Keberhasilan Reproduksi – Fungsi kepala sari terakhir adalah memastikan tanaman dapat berkembang biak dan menghasilkan keturunan.

Proses Penyerbukan Bunga dari Kepala Sari

Proses penyerbukan merupakan tahap penting dalam siklus hidup tumbuhan yang melibatkan kepala sari. Berikut adalah proses singkat terjadinya penyerbukan bunga:

  • Produksi Serbuk Sari – Pertama, kepala sari akan memproduksi serbuk sari yang mengandung sel kelamin jantan tumbuhan.
  • Pelepasan Serbuk Sari – Kepala sari akan melepaskan serbuk ini dari ruang sari sebagai tanda bahwa serbuk ini siap dibawa ke kepala putik.
  • Transportasi Serbuk Sari – Serbuk sari akan terbawa oleh angin, air, atau serangga penyerbuk menuju kepala putik bunga lain.
  • Penempelan Serbuk Sari di Kepala Putik – Serbuk sari yang menempel di kepala putik menandakan dimulainya proses fertilisasi.
  • Pembuahan dan Pembentukan Biji – Serbuk sari yang bertemu dengan ovum dalam bakal biji akan menghasilkan zigot. Zigot inilah yang tumbuh menjadi biji baru.

Manfaat Kepala Sari dalam Kehidupan Sehari-hari

Tak hanya tanaman, fungsi kepala sari juga bisa dirasakan bagi kehidupan kita sebagai manusia dan lingkungan sekitar.

Berikut adalah beberapa manfaat kepala sari yang perlu Grameds ketahui!

  • Mendukung Produksi Buah dan Biji – Proses pembuahan yang dimulai dari kepala sari akan menghasilkan buah dan biji yang dapat digunakan sebagai bahan pangan kita.
  • Menjaga Keanekaragaman Hayati – Reproduksi tanaman yang berhasil akan membantu menjaga kelestarian berbagai jenis tumbuhan dan keanekaragaman hayati.
  • Sumber Makanan bagi Serangga – Serbuk sari menjadi makanan penting bagi banyak serangga seperti lebah yang juga berperan sebagai penyerbuk.
  • Mendukung Ekosistem – Proses penyerbukan yang melibatkan kepala sari membantu menjaga keseimbangan ekosistem melalui siklus hidup tumbuhan.
  • Kontribusi pada Pertanian – Kepala sari membantu proses perkembangan tanaman yang menjadi sumber pangan utama bagi manusia.

Rekomendasi Buku tentang Jenis-jenis Bunga

Setelah memahami bagian dari bunga, saatnya mempelajari jenis-jenis bunga dan cara merawatnya. Yuk, baca buku tentang bunga hias di bawah ini!

1. Seri Tanaman Hias: Adenium (Bonggol Artistik Bunga Menarik)

Seri Tanaman Hias: Adenium (Bonggol Artistik Bunga Menarik)

Adenium ini dikenal juga dengan nama kamboja jepang. Orang Cina menyebutnya dengan fù guì huā; artinya, bunga rejeki yang membawa kepercayaan. 

Malahan muncul mitos Cina mengatakan:barangsiapa bertanam adenium di pekarangan rumah, maka penghuninya bersemangat dan menambah keberuntungan.

2. Seri Tanaman Hias: Cryptanthus (Daunnya Unik Bunganya Tersembunyi)

Seri Tanaman Hias: Cryptanthus (Daunnya Unik Bunganya Tersembunyi)

Dilihat dari namanya, cryptanthus berasal dari bahasa Yunani, yakni: krypto artinya tersembunyi, dan anthos artinya bunga. Jadi secara harfiah, tanaman ini berbunga kecil yang tersembunyi. Atau dengan kata lain, bunganya tampil tidak begitu menonjol. Namun demikian sekarang ini ada beberapa jenis cryptanthus yang bunganya tidak selalu tersembunyi, malah tampak berada di tengah. 

Satu tanaman hanya memiliki satu bunga. Yang menarik justru penampilan daunnya yang unik. Daunnya berbentuk roset, panjang, dan tumbuh mengarah ke samping atau horizontal. Daun-daun itu tersusun melingkar seperti bintang bersudut. Makanya cryptanthus juga disebut tanaman;bintang laut; atau starfish plant. 

Ada juga yang menamakan earth star. Ada yang bentuknya bergerigi mirip gergaji, atau menjulur seperti lidah, atau ada juga berbentuk pita. Sementara itu warna daunnya lebih beragam, mulai dari hijau polos, hijau-kekuningan, hijau bintik-bintik, hijau tua kecoklatan, sampai ungu sampai ungu tua.

3. Seri Tanaman Hias: Heliconia (Bunganya Cerah, Ragam dan Awet)

Seri Tanaman Hias: Heliconia (Bunganya Cerah, Ragam dan Awet)

Heliconia memiliki warna bunga cerah dan tidak cepat layu. Kekhasan Heliconia dapat dilihat dari daunnya yang berbentuk elips. Buku ini mencoba membeberkan keragaman Heliconia, teknik bertanam, dan nilai kemanfaatannya.

4. Seri Tanaman Hias: Jengger Ayam (Bentuk Bunganya Mirip Pial Pejantan)

Seri Tanaman Hias: Jengger Ayam (Bentuk Bunganya Mirip Pial Pejantan)

Dinamakan jengger ayam, karena bunga tanaman ini memiliki bentuk mirip pial atau jengger ayam pejantan. Warna bunga bermacam-macam, dari merah, kuning, sampai kuning jingga. Dari bunga keluar bijinya, dari biji-biji inilah, nantinya dapat dikembangbiakkan. daunnya berbentuk lanset memanjang berwarna merah dengan semburat hijau. , bertangkai, bulat silindris, rapat, ke arah ujung jarang, dan panjangnya sekitar 5-15 cm.

5. Seri Tanaman Hias: Bunga Matahari (Enak Dipandang Mata dan Multiguna)

Seri Tanaman Hias: Bunga Matahari (Enak Dipandang Mata dan Multiguna)

Matahari sering kali digambarkan berbentuk bulat berwarna kuning, dengan jilatan api kuning yang melingkarinya. Gambaran itulah, yang telah memberikan inspirasi untuk memberikan nama kepada sesosok tanaman yang disebut bunga matahari. 

Ciri khasnya terletak pada bunganya itu sendiri. Simak saja, misalnya, bunga itu berbentuk bulat seperti cawan, tumbuh di ujung batang dengan mahkota seperti pita. Warna bunga kuning cukup mencolok. Di tengah bunga terdapat bunga-bunga kecil menyerupai tabung, warnanya kecoklatan. Diameter bunga sekitar 10-35 cm. 

Bunga matahari selalu menghadap ke mana arah matahari bergulir. Uniknya lagi, ketika malam hari tiba, bunga itu tertunduk ke bawah; namun tatkala siang hari menjemputnya ia berani tampil mekar menampakkan jati dirinya. Dan, memang indah dipandang mata! Penerbitan buku ini mengungkap bagaimana teknik bertanam bunga matahari dan beragam khasiat yang ada di dalam tanaman matahari.

Yuk, Pelajari Lebih Banyak dengan Buku-buku Gramedia!

Jadi, sekarang kamu tahu betapa pentingnya fungsi kepala sari dalam kehidupan tumbuhan dan juga bagi manusia. Tanpa bagian kecil ini, kita mungkin tidak bisa menikmati berbagai buah, sayur, dan bunga indah di sekitar kita.

Tertarik untuk mempelajari tanaman hias atau botani? Yuk, temukan berbagai buku tentang jenis-jenis bunga hias hanya di Gramedia.com! Dalam buku ini, kamu juga bisa mempelajari cara membudidayakannya dengan tepat.

Jika kurang menyukai bunga, masih banyak juga buku-buku yang relevan dengan kegiatan botani yang bisa kamu pilih. Yuk, kunjungi website Gramedia.com dan dapatkan buku yang kamu inginkan dengan harga terbaik!

About the author

Shaza Zahra

Gramedia Literasi