Jurusan Fisioterapi

Jurusan Fisioterapi

Kategori Kesehatan

Jurusan-Fisioterapi-02-1-626x430

Jurusan Fisioterapi

Kategori Kesehatan

Daftar Isi

Apa Itu Jurusan Fisioterapi

Jurusan Fisioterapi merupakan cabang dari program studi kedokteran yang mempelajari cara mengembangkan, memelihara, dan memulihkan berbagai fungsi gerak tubuh, mulai dari bentuk otot, sendi, hingga tulang menggunakan modalitas fisik, agen fisik, mekanis, gerak dan komunikasi. Di jurusan ini kamu akan belajar banyak hal terkait ilmu anatomis sekaligus terminologinya, mulai dari fisiologi, biomekanik, dan lain sebagainya.

Cabang ilmu Fisioterapi sendiri terdiri dari Neuromuscular (Sistem Saraf), Musculoskeletal (Sendi dan penyusunnya), Cardiopumonal and Cardiovaskuler (sistem pernapasan dan peredaran darah), Pediatri (Anak-anak), Geriatri (Lansia), Sport and wellness (Olahraga dan kebugaran), Women’s health (Kesehatan wanita), dan masih banyak lagi. Dengan menguasai ilmu-ilmu ini kamu akan bisa memprediksi bagian tubuh pasien mana yang mengalami gangguan atau cendera hanya dari melihat gerakannya, Grameds.

Kenapa Jurusan Fisioterapi

Jurusan Fisioterapi sebagai cabang kesehatan sangat cocok bagimu yang tertarik dengan dunia anatomi tubuh manusia. Selain mempelajari anatomi kamu akan difokuskan kepada penanganan kelainan fisik dengan mengoptimalkan gerakan dan fungsi, menstabilkan atau memperbaiki gangguan fungsi alat gerak atau fungsi tubuh yang terganggu.

Meskipun fisioterapis dan dokter memang merupakan dua profesi yang berbeda, namun keduanya masih sama-sama bagian dari ilmu kesehatan dengan lingkup Promotif (promosi), Preventif (pencegahan), Kuratif (pengobatan), dan Rehabilitatif (Rehabilitasi) Grameds. Perbedaannya, jika dokter menyembuhkan dengan obat, fisioterapis menangani pasien dengan electrotherapy dan exercises.

Selain itu kini, semakin banyak mahasiswa memilih jurusan fisioterapi karena semakin banyak pula kebutuhan tenaga kerja di bidang ini, perlu diketahui lulusan program studinya memiliki daya serap lulusan hingga 85% lho.

Kamu bisa bekerja sebagai Fisioterapi Olahraga Tim Nasional Sepak Bola Indonesia, terapis di pusat kesehatan, SPA, pusat medik rumah sakit pemerintah, rumah sakit swasta, rumah sakit khusus atau pendidikan, bahkan di berbagai rumah sakit luar negeri. Kamu juga bisa menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Kementerian Kesehatan, jika kamu memiliki latar belakang pendidikan “Fisioterapis”, “Okupasi Terapis”, atau “Ahli Perekam Medik atau Perumahsakitan” maka peluang karirmu terbuka Grameds.

jurusan fisioterapi

Keahlian Jurusan Fisioterapi

✓ Detail Oriented dan tekun

✓ Kemampuan observan

✓ Kemampuan terstruktur

✓ Menyukai Matematika

✓ Senang menganalisis

✓ Keterampilan komunikasi

✓ Keterampilan interpersonal

✓ Dapat bekarjasama dalam team

jurusan fisioterapi

Kebutuhan Lulusan Jurusan Fisioterapi di Dunia Kerja

  • Lulusan program studi Fisioterapi dapat bekerja di Dinas Kesehatan, Rumah Sakit, Klinik Fisioterapi, Pusat Kebugaran Instansi, Jasa Fisioterapi, hingga Tenaga Pendidik
  • Kamu juga bisa bekerja di Unit Rehabilitasi Medik di Rumah Sakit atau Klinik
  • Menjadi fisioterapis di tim olahraga nasional, pusat kebugaran, hingga fisioterapis pribadi untuk para atlet atau mereka yang membutuhkan
  • Jika memiliki mental bisnis, dirikanlah klinik atau praktik Fisoterapsmu sendiri
  • Jika ingin berbagi ilmu, dan menyukai kegiatan belajar mengajar, jadilah akademisi, atau dosen Grameds
  • Jika kamu mempunyai rasa ingin tahu yang tinggi, dan berani bereksperimen kamu bisa menjadi seorang peneliti
  • Jika menyukai hewan, kamu juga bisa menjadi ahli fisioterapi hewan lho, tugasnya menangani perawatan hewan peliharaan, hewan ternak, dan hewan peliharaan eksotis, seperti, anjing, kucing, dan kuda Grameds

Perkuliahan & Mata Kuliah Jurusan Fisioterapi

Perkuliahan Fisioterapi tentunya mempelajari dasar-dasar ilmu kesehatan, kedokteran, dan tentunya fisioterapi itu sendiri. Seperti psikologi kesehatan, ilmu perkembangan gerak, patologi neuromuscular, fisioterapi pediatric, fisioterapi musculoskeletal, biomekanika & kinesiologi dan mata kuliah lainnya. Ilmu-ilmu ini mengajarkan tentang berbagai macam penyakit muskuloskeletal, neuromuscular, dan kardiopulmonal.

Pembelajaran fisioterapi cocok untukmu  yang lebih suka praktek dibanding teori karena pembelajarannya lebih condong ke action dan skill. Bahkan pada pembelajaran fisioterapi olahraga, kita juga akan melakukan lari, sit up, push up untuk merasakan dan memahami bagaimana menjadi atlet dan lebih mudah menangani cedera yang mereka alami. Untuk spesialisasi jurusan di semester 7, berikut beberapa diantaranya yang dapat kamu pilih: Spa & kecantikan, akupuntur, hingga homecare Grameds.

Mata Kuliah Jurusan Fisioterapi

Berikut ini adalah mata kuliah yang akan kamu pelajari di Jurusan Fisioterapi, Grameds:

  1. Anatomi
  2. Pertolongan Pertama Kegawat & Kedaruratan
  3. Statistik dan Epidemiologi Kedokteran
  4. Kinesiologi dan Biomekanik
  5. Terapi Latihan
  6. Fisioterapi Neuromuskular
  7. Fisioterapi Kardiovaskuler dan Respirasi
  8. Biostatistik
  9. Farmakologi Fisioterapi
  10. Fisioterapi Geriatric
  11. Fisioterapi Pediatric
  12. Biologi Molekuler
  13. Manajemen Fisioterapi Olahraga
  14. Fisika Fisioterapi
  15. Biokimia
  16. Pengantar Fisioterapi
  17. Prinsip sains dan biomedik dasar dalam Fisioterapi
  18. Dasar Neurologi Fisioterapi
  19. Dasar Musculoskeletal Fisioterapi
  20. Sosiologi kesehatan
  21. Manajemen FT Cardiovascular Pulmonal
  22. Manajemen FT Pediatri & Tumbang
  23. Manajemen FT Geriatri
  24. Manajemen FT Keswan & Integumen
  25. Komunikasi Terapeutik & Interpreneurship
  26. Epidemiologi
  27. Manajemen Pelayanan FT
  28. Manajemen FT Olahraga & Kebugaran
  29. Dasar Pemeriksaan Lab dan Radiologi

Karakter Siswa yang Sesuai di Jurusan Fisioterapi

  • Teliti
  • Tekun
  • Observan
  • Terstruktur
  • Senang berhitung
  • Senang menganalisis
  • Keterampilan komunikasi
  • Keterampilan interpersonal
  • Bisa bekarjasama dengan team

Universitas Terbaik Jurusan Fisioterapi

Berikut ini adalah list universitas terbaik untuk Jurusan Fisioterapi di Indonesia:

  1. Universitas Indonesia (UI), Depok
  2. Universitas Udayana (UNUD), Bali
  3. Universitas Airlangga (UNAIR), Surabaya
  4. Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Malang
  5. Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Surakarta
  6. Universitas Hasanuddin (UNHAS), Makassar
Career Profesi

Prospek Kerja Jurusan Fisioterapi

Prospek kerja lulusan prodi Fisioterapi sangat terbuka terutama di rumah sakit dan klinik yang secara khusus menangani dan memberikan pelayanan Fisioterapi, serta di berbagai pusat kebugaran. Seorang Fisioterapis juga dapat menjadi konsultan Fisioterapi pribadi untuk para atlet maupun orang lain yang membutuhkannya. Berikut ini beberapa area pekerjaan di bidang Fisioterapi yang dapat menjadi pilihanmu:

FISIOTERAPIS HEWAN

Sebagai ahli fisioterapi hewan akan menangani perawatan hewan peliharaan, hewan ternak, dan hewan peliharaan eksotis, seperti, anjing, kucing, dan kuda. Tujuannya adalah mengembalikan dan mempertahankan mobilitas, fungsi, kemandirian dan kinerja. Fisioterapi hewan juga dianggap dapat difungsikan seperawatan medis dan bedah hewan. Dari pengelolaan masalah sendi atau tulang belakang hingga rehabilitasi setelah patah tulang atau cedera.

TENAGA PENDIDIK/DOSEN

Dosen pendidikan tinggi dapat mengajar mata pelajaran akademik atau kejuruan untuk mahasiswa sarjana dan pascasarjana. Sebagai dosen, perlu keahlian dalam bidang studi untuk mengajar siswa. Metode pengajaran meliputi kuliah, seminar, tutorial, demonstrasi praktis, kerja lapangan dan e-learning

TERAPIS PIJAT

Terapis pijat berfungsi untuk mengobati masalah kesehatan dan membantumu merasa lebih rileks Grameds.

FISIOTERAPIS

Seorang fisioterapis membantu pasien yang kesulitan fisik akibat penyakit, cedera, cacat atau penuaan. Hal itu untuk meningkatkan gerakan mereka dan mengurangi risiko masalah lebih lanjut. Sebagai seorang fisioterapis, kamu akan bertemu dengan pasien dan menilai masalah atau gangguan fisik mereka. Kemudian merancang dan meninjau program perawatan yang sesuai. Bisa menggunakan berbagai teknik, termasuk terapi manual, latihan terapi dan elektroterapi

AHLI AKUPUNTUR

Seorang ahli akupuntur memberikan saran kesehatan umum dan mengobati pasien dengan menggunakan terapi. Pengobatan yang dilakukan, seperti diantaranya akupuntur elektronik dan jarum, bekam, pemanasan titik akupuntur (moksibusi) hingga tuina (pijatan).

TERAPIS OLAHRAGA

Sebagai terapis olahraga, kamu dapat memberikan perawatan, dan rehabilitasi. Kemudian, ikut serta memberikan saran tentang pencegahan. Terapis olahraga menggunakan berbagai teknik untuk memastikan orang tersebut aman dalam melakukan aktivitas olahraga.

TERAPIS OKUPASI

Terapis Okupasi mengobati orang yang memiliki keterbatasan dalam melakukan kegiatan sehari-hari. Mereka yang memiliki kemampuan terbatas, karena penyakit, cedera, atau keadaan.

OSTEOPAT

Osteopat membantu meringankan rasa sakit yang dirasakan pasien. Kemudian, meningkatkan fungsi tubuh dengan menggerakkan otot, tulang, dan persendian Grameds.

Pertanyaan Umum Yang Sering Ditanyakan

Apa saja jenjang pendidikan jurusan fisioterapi serta apa yang dipelajari?

Kamu bisa memilih antara program S1, D4, atau D3, Grameds. Program S1 memiliki porsi pembelajaran keilmuan atau teoritis yang lebih besar. Sementara, program D3 dan D4 memiliki porsi pembelajaran keterampilan atau praktik yang lebih besar.

Apakah gelar yang didapat dari lulusan Fisioterapi?

Lulusan S1 jurusan Fisioterapi akan mendapatkan gelar S.Ft (Sarjana Fisioterapi), lulusan D3 akan mendapat gelar A.Md.Ft (Ahli Madya Fisioterapi), dan lulusan D4 bergelar S.Tr.Ft (Sarjana Terapan Fisioterapi).

Apa saja spesialisasi yang bisa dipilih di Jurusan Fisioterapi?

Berikut ini beberapa spesialisasi yang bisa kamu pilih di Jurusan Fisioterapi: Kompetensi Neuromuscular (sistem saraf), Musculoskeletal (otot dan tulang), Cardiopumonal and Cardiovaskuler (sistem pernapasan dan peredaran darah), Pediatri (bayi, anak-anak, remaja), Geriatri (lansia), Sport and Wellness (olahraga dan kebugaran), Women’s Health (kesehatan wanita), dan lainnya.