Jurusan-Keperawatan-03

Profesi Perawat

Deskripsi Perawat

Profesi Perawat adalah seseorang yang berperan dalam merawat atau memelihara, membantu dan melindungi seseorang karena sakit, injury dan penuaan. Seorang perawat setidaknya berperan sebagai care provider, manager and community leader, educator, advocate, juga researcher. Perawat atau Nurse berasal dari bahasa latin yaitu Nutrix yang berarti merawat atau memelihara.

Salah satu aspek terpenting dalam pembangunan kesehatan di Indonesia adalah ketersediaan sumber daya tenaga kesehatan yang baik. Perawat profesional sebagai tenaga kesehatan merupakan aspek penting dalam pembangunan kesehatan. Sama seperti dokter, perawat juga memiliki pendidikan spesialis. Setidaknya ada 5 jenis pendidikan spesialis keperawatan antara lain  keperawatan anak, keperawatan jiwa, keperawatan komunitas, keperawatan maternitas dan keperawatan medikal bedah.

[algolia_carousel]

Peran dan Tanggung Jawab Perawat

  • Menjaga kondisi pasien, seperti menjaga kebersihan pasien dengan memandikan dan termasuk mengurusi kebutuhan toileting dari pasien.
  • Merawat dan memenuhi kebutuan pasien, seperti membantu pasien makan baik secara normal maupun menggunakan alat bantu, hingga membantu menggenakan baju.
  • Salah satu tanggung jawab perawat adalah memastikan pasien makan obat tepat pada waktunya. Serta menjaga agar obat yang diminum sesuai dengan aturan minum, kadar dan dosisnya.
  • Menjaga kesehatan pasien seperti memeriksa tanda vital (tensi, suhu tubuh, tekanan darah), mengecek gula darah dan memasang oksigen ataupun infus. Perawat juga harus selalu memantau dan memberi penilaian atas kondisi pasien.
  • Perawat juga harus bisa memberikan motivasi dan semangat untuk kesembuhan pasien dan juga menghibur pasien untuk mengurangi rasa sakit.
  • Perawat bekerja bersama dengan tim kesehatan lain (dokter, fisioterapis, ahli gizi dan lain-lain) dalam mengidentifikasi pelayanan kesehatan yang diperlukan.
  • Perawat juga berfungsi sebagai tempat konsultasi terhadap masalah atau tindakan keperawatan yang akan diberikan ke pasien.

Keterampilan dan Pengetahuan Perawat

  • Kemampuan mengatur, merancanankan, melaksanakan dan menilai tindakan apa yang harus diberikan kepada pasien untuk mendukung kesembuhannya
  • Kemampuan memberikan pengetahuan kesehatan, gejala penyakit hingga tindakan yang akan diberikan kepada pasien. Perawat memberikan penjelasan soal penyakit, perawatan, obat dan tindakan medis lainnya
  • Skill peneliti, melakukan evaluasi, menilai dan mempertimbangkan efektifitas tindakan yang telah diberikan kepada pasien
  • Skill advocat, membantu pasien dan keluarga dalam menginterpretasikan berbagai informasi kesehatan khusunya dalam pengambilan persetujuan atas tindakan keperawatan yang diberikan kepada pasien. Juga dapat berperan mempertahankan dan melindungi hak-hak pasien yang meliputi hak atas pelayanan, hak atas informasi penyakit dan hak atas privasi
  • Kemampuan untuk mengarahkan, merencanakan serta mengorganisasi pelayanan kesehatan dari tim kesehatan, sehingga pemberian pelayanan kesehatan dapat terarah serta sesuai dengan kebutuan pasien
  • Memahami konsep manajemen secara keseluruhan, khususnya Manajemen Keperawatan

Kepribadian Perawat

  • Kritis dan mempunyai kemampuan analisis yang baik agar dapat mendiagnosa penyakit pasien secara cepat
  • Memiliki sensitivitas masalah supaya ia mampu mencegah dan mengantisipasi masalah kesehatan seorang pasien yang dapat timbul.
  • Orientasi melayani. Seorang perawat juga harus mengutamakan kesehatan dan keselamatan pasien.
  • Memiliki kemampuan komunikasi yang baik agar ia dapat menjelaskan kondisi kesehatan pasien dan tindakan yang akan ia lakukan secara sederhana dan mudah dimengerti.
  • Dapat bekerjasama dengan tim dan tenaga kesehatan lainnya dalam memberikan perawatan kepada pasien.
  • Berpedoman pada nilai-nilai etik keperawatan dan standar keperawatan serta ilmu keperawatan.
  • Mempunyai komitmen tinggi terhadap profesi dengan terus menambah ilmu melalui melalui pendidikan formal atau nonformal.
profesi perawat

Cara Menjadi Perawat

Legalitas dan pengakuan perawat sebagai profesi, sudah di sepakati sejak Loka Karya Nasional pada tahun 1983. Lokakarya ini juga menyepakati bahwa pendidikan tinggi keperawatan merupakan bagian dari sistem pendidikan nasional. Pengakuan  tersebut semakin kokoh setelah disahkannya Undang-Undang Nomor 38 Tahun 2014 tentang Keperawatan.

Berdasarkan peraturan tersebut maka langkah menjadi Perawat adalah sebagai berikut :

1.  Pendidikan Strata 1 +Ners

Pendidikan Strata 1 Keperawatan merupakan langkah awal untuk menjadi seorang Perawat, dan memperoleh Sarjana Keperawatan (S.Kep) yang dapat diselesaikan dalam waktu 4 (empat) tahun, dengan spesialisasi Keperawatan medikal bedah, keperawatan anak, keperawatan maternitas, keperawatan gerontik, keperawatan jiwa, keperawatan gawat darurat, menajemen keperawatan, keperawatan pediatrik, dan lainnya. 

Info lengkap mengenai jurusan Keperawatan dapat dilihat di Jurusan Keperawatan

 

Selesai S1, kamu masih harus melengkapi diri dengan profesi sebagai syarat bekerja di Rumah Sakit. Kompetensi yang di dapat saat NERS adalah nilai baku yang di gunakan nanti saat Berpraktik Sebagai Klinisi, baik di Rumah Sakit ataupun Perusahaan Berkelas International. Lama dari pendidikan S1 8 semester dan ditambah Ners sekitar 2 semester, total 10 semester. Untuk gelar S1 yaitu (S.Kep). ditambah Ners yaitu (Ns. S.Kep).

 

2. Pendidikan Profesi Keperawatan

Menempuh S2 Keperawatan akan membantumu mencapai karir di bidang Consultant Nurse, Kepala Bidang Keperawatan atau membidangi urusan medis di jalur independent. Program pendidikan Magister Ilmu Keperawatan memiliki beberapa peminatan, yaitu: ·

  • Keperawatan Komunitas (Sp.Kep.Kom)
  • Keperawatan Maternitas (Sp.Kep.Mat)
  • Keperawatan Medikal Bedah (Sp.KMB)
  • Keperawatan Jiwa (Sp.Kep.Jiwa) 
  • Keperawatan Anak (Sp.Kep.Anak)

Program pendidikan Spesialis Keperawatan dilaksanakan setelah mahasiswa menyelesaikan program pendidikan Magister Keperawatan dimana mahasiswa melakukan registrasi administrasi dan akademik sesuai ketentuan. Lulusan Program Studi Magister akan memperoleh gelar akademik Magister Keperawatan (M.Kep) dan gelar profesi Ners Spesialis (Sp.) sesuai peminatannya.

Prospek Kerja Perawat

Peluang kerja sebagai perawat akan selalu terbuka, karena:

Peningkatan Kebutuhan Perawat dari Waktu ke Waktu

Kebutuhan dunia akan tenaga perawat semakin meningkat dari waktu ke waktu, seiring meningkat pulanya kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan tubuh. Perawat memiliki peluang kerja yang sangat luas, dan banyak dibutuhkan di industri kesehatan, mulai dari rumah sakit, puskesmas, dinas kesehatan, hingga tenaga kesehatan di bandara dan pelabuhan. Tak hanya di Indonesia, perawat sebagai salah satu profesi yang diikutsertakan dalam pasar bebas ASEAN juga dibutuhkan di banyak negara, kamu bisa menjadi nurse (perawat klinis) juga careworker yang ditempatkan di rumah sakit maupun panti jompo di berbagai negara ASEAN. Perawat juga Sebagai Pekerjaan yang Mulia dan Diminati di Indonesia. Berdasarkan laporan The Future of Jobs dari World Economic Forum, profesi di bidang kesehatan atau sebagai praktisi kesehatan (dokter, perawat, apoteker dan lainnya) menjadi salah satu yang menjanjikan, termasuk di Indonesia. Selain itu, perawat merupakan pekerjaan yang mulia. Menjadi perwat akan membantumu dalam berkontribusi terhadap meningkatnya pelayanan bidang kesehatan di dunia.

Dimana Perawat Bekerja

1. Perawat Homecare

Perawat dapat bekerja sebagai perawat homecare. Profesi ini akan sangat membantu bagi pasien rawat jalan yang memerlukan bantuan perawat untuk penanganan luka hingga terapi. Saat ini banyak perusahaan home care di Indonesia yang dapat kamu jadikan batu loncatan untuk mendapatkan pengalaman dan pengetahuan langsung di lapangan kerja. Berbeda dengan mendaftar di rumah sakit. Bagi para lulusan D3 atau S1 Keperawatan baik yang belum mempunyai STR atau pun sudah mempunyai STR dapat mendaftar di home care dengan cukup mudah.

2. Rumah Sakit

Menjadi perawat di rumah sakit, kamu tidak hanya membantu dokter tapi juga langsung berhadapan dengan pasien dengan beraneka ragam karakterya. Pekerjaan umum seorang perawat mulai dari menyuntik, mengganti infus, memberikan obat, melakukan pencatatan riwayat penyakit pasien dan perkembangan kesehatan pasien hingga membantu kebersihan pasien. Selain itu kamu bisa menjadi asisten dokter di tempat praktik atau klinik pribadi dengan lingkup kerja yang  lebih kecil dibanding rumah sakit, namun perannya sama seperti perawat pada umumnya. Kamu juga bisa menjadi paramedis dan teknisi medis gawat darurat, orang pertama yang akan melakukan perawatan terhadap pasien darurat yang terluka dan membutuhkan pertolongan pertama. Kemampuan berpikir kritis sangat diperlukan untuk dapat menggeluti profesi ini. Selain itu, Kamu juga harus cepat tanggap dalam mengambil keputusan.

3. Instansi Kesehatan

Perawat dapat bekerja secara independen, bergabung dengan rumah sakit, atau instansi kesehatan. Tugasnya adalah menganalisa data-data klinis seperti jenis penyakit, statistik pengunjung rumah sakit, angka kesembuhan, dan lain-lain. Fungsinya untuk merumuskan tren kesehatan, sehingga didapat informasi penting untuk pengembangan dunia medis kedepannya. Kamu juga bisa menjadi epidemiolog, tugasnya mendeteksi dan menganalisa masalah kesehatan yang terjadi di suatu wilayah sedini mungkin agar bisa diminimalisasi potensinya sebelum menjadi wabah. Profesi ini sangat dibutuhkan di berbagai negara, mengingat masalah kesehatan terus berkembang dari yang awalnya sederhana menjadi lebih kompleks.

4. Tambang, Minyak, Gas

Kamu juga bisa bergabung menjadi tenaga medis atau pun non medis di perusahaan tambang, minyak dan gas. Gaji yang ditawarkan akan sangat menggiurkan, bahkan berkali-kali lipat UMR di Jakarta, namun tentu saja kamu harus mau ditempatkan di area pertambangan.

5. Klinik Kecantikan

Apabila tidak ingin bekerja di rumah sakit, klinik kecantikan dapat menjadi salah satu pilihan. Klinik kecantikan memberikan layanan kesehatan sekaligus kecantikan yang berhubungan dengan penampilan. Salah satu contohnya adalah perawatan yang dilakukan untuk mencegah penuaan, membuat kulit nampak lebih cerah, dan masih banyak lagi perawatan lainnya. [/bg_collapse]

profesi perawat

Universitas Terkait

Pertanyaan Yang Sering Ditanyakan

Apa tugas utama seorang perawat?

Dalam melakukan profesinya, perawat fokus kepada perawatan, yang tentunya bekerjasama dengan dokter yang lebih focus kepada penyembuhan.

Apa saja pengetahuan dan keahlian yang dibutuhkan untuk menjadi seorang Perawat?

Kemampuan komunikasi, Kemampuan kerja tim, Kemampuan problem solving, Kemampuan berpikir kritis, Orientasi melayani dan Penguasaan bahasa asing

Apa saja spesialisasi pendidikan untuk menjadi seorang perawat?

Jenis pendidikan spesialis keperawatan antara lain keperawatan anak, keperawatan jiwa, keperawatan komunitas, keperawatan maternitas dan keperawatan medikal bedah.