profesi antropolog

Profesi Antropolog

Deskripsi Antropolog

Profesi Antropolog bertugas meneliti, mengevaluasi, dan menetapkan kebijakan publik mengenai asal-usul manusia baik secara fisik, sosial, bahasa, hingga perkembangan budaya. Profesi ini cocok untukmu yang memiliki rasa ingin tahu yang besar terhadap berbagai budaya yang berbeda. Jika kamu merasa takjub dengan kemajemukan hidup masyarakat di masing-masing negara dan kebiasaan mereka yang beraneka ragam menarik untukmu, maka jurusan ini adalah pilihan yang tepat untuk memuaskan rasa ingin tahumu.

Peluang menjadi ahli Antropologi sangat besar karena belum banyak orang yang berkarir dalam bidang ini di Indonesia.  Menjadi antropolog sendiri adalah profesi yang sangat menantang. Ada banyak kebudayaan tersebar di seluruh dunia yang layak untuk dieksplorasi dan dipelajari. Profesi ini akan membawamu ke wilayah-wilayah di pelosok Nusantara bahkan ke berbagai negara di dunia, karenanya Pekerjaan ini akan sangat menarik, terutama untukmu yang suka mempelajari budaya dan senang berpergian.

Peran dan Tanggung Jawab Antropolog

  • Mempelajari asal usul manusia dan evolusi manusia dengan meneliti fosil-fosil.
  • Mempelajari keberagaman ras manusia dengan mengamati ciri-ciri fisik
  • Memahami kebudayaan manusia, latar belakang budaya dari perilaku manusia, proses-proses perubahan sosial budaya serta sifat-sifat semua jenis manusia. Mempelajari perkembangan perilaku manusia mulai dari zaman dahulu sampai sekarang
  • Memahami berbagai macam masalah dalam masyarakat serta memiliki kepekaan terhadap kondisi dalam masyarakat
  • Menyusun generalisasi yang bermanfaat tentang manusia dan prilakunya serta untuk memperoleh pengertian yang lengkap tentang keragaman manusia
  • Memperlajari sifat-sifat khusus fisik manusia, cara produksi, tradisi dan nilai-nilai pedoman kehidupan bermasyarakat atau norma yang berlaku di masyarakat

Keterampilan dan Pengetahuan Antropolog

  • Seorang Antropolog wajib menguasai ilmu Antropolog. Sebab, profesi ini bertanggung jawab dalam mengadakan penelitian mengenai studi tentang perilaku manusia, mulai dari kebudayaan, hubungan persaudaraan, biologi dan evolusi manusia, hingga bahasa, musik, seni, arsitektur dan jejak atau bekas tempat tinggal manusia
  • Seorang Antropolog dituntut untuk berpikir kritis serta mempunyai kemampuan analisis yang baik
  • Ia juga harus mempunyai kemampuan penyusunan informasi serta kemampuan komunikasi, baik secara lisan maupun tulis. Sebab, ia harus dapat menyusun hasil penelitiannya ke dalam sebuah laporan penelitian yang mudah dimengerti.
  • Kemampuan Bahasa Inggris agar hasil penelitiannya dapat dipublikasikan dalam lingkup internasional
  • Kempuan manajemen dan administrasi pun perlu dimiliki untuk mengelola dan mengorganisir kegiatan penelitiannya

Kepribadian Antropolog

  • Berpikir Analitis, dengan menggunakan logika dan penalaran untuk mengindentifikasi kekuatan dan kelemahan dari solusi alternatif, ataupun pendekatan permasalahan yang ditangani
  • Problem solving, Memahami masalah yang rumit dan mengetahui cara menggunakan teknologi untuk menyelesaikannya
  • Aktif Mendengarkan, Memberikan perhatian penuh pada perkataan orang lain, menyisihkan waktu memahami poin yang disampaikan, mengajukan pertanyaan sewajarnya, dan tidak menyela pada waktu yang tidak tepat
  • Memiliki keterampilan interpersonal dan pemecahan masalah yang efektif
  • Kemampuan untuk berkomunikasi secara efektif secara lisan dan tulisan
  • Memiliki keterampilan kepemimpinan, termasuk kemampuan untuk mengambil inisiatif di mana dan kapan diperlukan
  • Penentuan Masalah, Menentukan penyebab dari kesalahan operasi, dan memutuskan tindakan apa yang perlu dilakukan
profesi antropolog

Cara Menjadi Antropolog

Pendidikan Strata 1

Bagimu yang tertarik dengan posisi Antropolog, maka harus memiliki minimal pendidikan gelar sarjana di bidang ilmu Antropologi, Geografi atau jurusan relevan lainnya. Bahkan ada beberapa perusahaan yang menginginkan gelar master untuk posisi ini. Menjadi seorang ahli Antropolog, kamu harus mampu menyelesaikan pendidikan sampai pada jenjang S3. Lulusan Antropologi sendiri cenderung lebih disukai karena perkuliahannya mempelajari seluk-beluk, unsur-unsur kebudayaan yang dihasilkan dalam kehidupan manusia. Ilmu Antropologi dibagi menjadi antropologi fisik dan antropologi budaya. Antropologi fisik fokus mempelajari ciri-ciri fisik dan forensik. Sedangkan antropologi budaya fokus mempelajari interaksi dan hubungan antar manusia. Antropologi memang ilmu yang mempelajari tentang manusia, karenanya disini kamu akan memahami beraga bentuk fisik masyarakat serta kebudayaan yang dihasilkannya.Pendidikan Antropologi akan ditempuh dalam waktu 4 tahun.

Info lengkap mengenai jurusan Antropologi dapat dilihat di Jurusan Antropologi

Prospek Kerja Antropolog

Peluang kerja sebagai Antropolog akan selalu terbuka, karena:

Kurangnya Peminat Profesi Antropolog di Indonesia

Menurut statistik dari Biro Tenaga Kerja Amerika, lowongan kerja untuk antropolog dan arkeolog akan meningkat 4% dari tahun 2014 hingga 2024. Hal ini dikarenakan sedikitnya jumlah tenaga kerja yang tersedia, sedangkan permintaan cukup tinggi. Pada tahun 2015, gaji rata-rata seorang antropolog adalah $61,220 per tahun. Tak hanya bekerja di Indonesia, kamu juga bisa bekerja hingga ke berbagai belahan dunia lho.

Dimana Antropolog Bekerja

Kini antropolog tidak lagi hanya bekerja di lokasi-lokasi terpencil. Mereka juga dibutuhkan di perusahaan, pemerintahan, institusi pendidikan hingga organisasi nirlaba. Berikut peeluang karir untuk para Antropolog:

INSTANSI PEMERINTAH

Antropolog dapat Bekerja di Instansi pemerintah. Banyak departemen pemerintah yang memerlukan tenaga ahli antropologi, baik untuk bidang perencanaan, riset, hingga posisi manajerial. Beberapa posisi yang bisa dicoba adalah pengembangan internasional, manajemen sumber daya budaya, cabang legislatif, antropologi forensik dan fisik, manajemen sumber daya alam, hingga di bagian investigasi, keamanan dan pertahanan.

LEMBAGA PENELITIAN

Tugas Antropolog di Lembaga Penelitian tak lain meneliti suatu data, lalu menganalisis data tersebut untuk mendapatkan informasi secara detail. Informasi yang diperoleh digunakan sebagai bahan bagi menyelesaikan suatu permasalahan. Semakin berpengalaman kamu, semakin banyak penelitian yang dilakukan, biasanya akan sering terlibat dalam berbagai kajian terhadap suatu isu. Tugas dan tanggung jawab seorang ahli antropologi sediri sangat penting karena mereka akan meneliti, mengevaluasi, dan menetapkan kebijakan publik mengenai asal-usul manusia baik secara fisik, sosial, bahasa, dan perkembangan budaya. Ingin menjadi seorang peneliti handal? lanjutkan kuliah ke jenjang magister.

BIDANG AKADEMIK

Antropolog dibutuhkan di kampus dan fakultas antropologi. Mereka dapat bekerja di laboratorium penelitian, dimana mereka dapat mengajar dan mengawasi penelitian. Mereka juga dapat mengajar di kelas kuliah, hingga bekerjasama dengan mahasiswa untuk menghasilkan tulisan ilmiah atau menerbitkan buku. Berbekal pengetahuan yang luas, salah satu pekerjaan yang cocok untuk lulusan Antropologi adalah dosen atau tenaga pengajar. Namun, pastikan kamu telah menempuh pendidikan pascasarjana dengan jurusan yang linear. Berdasarkan peraturan yang ditetapkan DIKTI, dosen Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) wajib memiliki gelar S2 dengan bidang ilmu yang sesuai dengan pendidikan S1.

PERUSAHAAN SWASTA

Banyak perusahaan memperkerjakan Antropolog khususnya di bidang riset, dimana mereka akan mengadakan sejumlah survei untuk meneliti pola selera dan perilaku konsumen. Sewaktu bekerja, mereka akan dibantu oleh berbagai perangkat lunak dan teknologi yang dapat mempermudah pekerjaannya. Peran utamanya dalam memprediksi konsumen terhadap suatu produk atau jasa, dan terlibat dalam pengembangan suatu produk atau jasa agar dapat meningkatkan kualitas dan kepuasan konsumennya.

Untuk Perkembangan karier seorang Antropolog umumnya mengikuti bidang pekerjaan yang melekat di dirinya. Misalnya, seorang peneliti di bidang Antropologi, potensi kariernya bisa mulai Peneliti Pertama, Peneliti Muda, Peneliti Madya, terakhir Peneliti Utama. Jika sebaga akademisi atau dosen maka jenjang kariernya dimulai dari Asisten Ahli sampai Guru Besar. Jadi

Pertanyaan Yang Sering Ditanyakan

Berapa kisaran pendapatan seorang Antropolog?

Kisaran pendapatan seorang Antropolog antara Rp 4.000.000 hingga Rp 6.000.000 per bulannya.

Apa saja pengetahuan yang dibutuhkan untuk menekuni profesi ini?

Kemampuan berpikir kritis, Kemampuan observasi, Kemampuan meneliti, Kemampuan melakukan analisis, Keterampilan komunikasi, Penguasaan bahasa asing, dan lain-lain.

Apa jurusan kuliah yang harus diambil untuk menekuni profesi ini?

Jika kamu ingin berkarier sebagai Antropolog jurusan yang harus diambil adalah Antropologi atau Sosiologi.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *