Daftar Jurusan Kuliah IPA dan IPS

Profesi Perawat Kesehatan Mental

profesi perawat kesehatan mental

Gaji Perawat Kesehatan Mental

Rp. 4 Jt - Rp. 6 Jt / Bulan

Pendidikan Perawat Kesehatan Mental

S1 Keperawatan

Sertifikasi Perawat Kesehatan Mental

Sertifikasi Kompetensi Perawat, Kompetensi Pendidik Pendidikan Inklusif (PKP2I)

Deskripsi Perawat Kesehatan Mental

Profesi Perawat Kesehatan Mental berperan dalam memberikan terapi sesuai dengan petunjuk dokter kepada pasiennya. Perawat kesehatan mental juga dapat mengusulkan bentuk terapi lain jika menemukan data dan fakta yang mungkin luput dari pengkajian psikiater atau dokter spesialis jiwa. Perawat Kesehatan Mental sebagai Spesialis yang tersertifikasi dan dapat melakukan psikoterapi individu, psikoterapi kelompok, psikoterapi keluarga, psikoterapi anak, serta pengobatan terapeutik lain untuk membantu pasien memelihara kesehatan mentalnya serta memperbaiki kemampuan fungsional pasien dalam beraktivitas seharu-hari.

Di Indonesia sendiri terdapat sepuluh masalah keperawatan utama yang paling sering terjadi di rumah sakit jiwa, yaitu Perilaku kekerasan, Risiko perilaku kekerasan (pada diri sendiri, orang lain, lingkungan, verbal), Gangguan persepsi sensori atau halusinasi (pendengaran, penglihatan, pengecap, peraba, penciuman), Gangguan proses pikir, Kerusakan komunikasi verbal, Risiko bunuh diri, Isolasi sosial, Kerusakan interaksi sosial, Defisit perawatan diri (mandi, berhias, makan, eliminasi) dan Rendah diri yang kronis.

Peran dan Tanggung Jawab Perawat Kesehatan Mental

  • Merancang dan mengimplementasikan rencana tindakan untuk pasien dan keluarga dengan masalah kesehatan yang kompleks dan kondisi yang dapat menimbulkan sakit
  • Berperan serta dalam aktivitas pengelolaan kasus, seperti mengorganisasi, mengkaji, negosiasi, koordinasi, dan mengintegrasikan pelayanan serta perbaikan bagi individu dan keluarga
  • Memberikan pedoman pelayanan kesehatan kepada individu, keluarga, dan kelompok untuk menggunakan sumber yang tersedia di komunitas kesehatan mental termasuk pemberi pelayanan terkait, teknologi, dan sistem sosial yang paling tepat
  • Meningkatkan, memelihara kesehatan mental, serta mengatasi pengaruh penyakit mental melalui penyuluhan dan konseling
  • Mengelola dan mengoordinasi sistem pelayanan yang mengintegrasikan kebutuhan pasien, keluarga, staf, dan pembuat kebijakan
  • Mendokumentasikan hasil asuhan keperawatan dan memberikan laporan kesehatan tersebut kepada tim medis dan keluarga pasien

Keterampilan dan Pengetahuan Perawat Kesehatan Mental

  • Terapi dan Konseling – Pengetahuan tentang prinsip, metode, dan prosedur diagnosis, pengobatan, rehabilitasi disfungsi fisik dan mental
  • Komunikasi Terapeutik – Sebagai suatu cara dalam berkomunikasi dengan menekankan pengalaman belajar bersama dengan pasien untuk memperbaiki emosinya secara berkala. Perawat kesehatan jiwa, melalui penyuluhan kesehatan turut  serta membantu pasien dalam mencapai pola kehidupan yang memuaskan, produktif, dan lebih sehat
  • Perawat kesehatan Mental menggunakan pengetahuan intervensi psikobiologis dan menerapkan keterampilan klinis untuk memulihkan kesehatan pasien dan mencegah ketidakmampuan lebih lanjut
  • Memahami nilai-nilai etik keperawatan dan standar keperawatan serta ilmu keperawatan
  • Orientasi Melayani – Seorang perawat juga harus mengutamakan kesehatan dan keselamatan pasien

Kepribadian Perawat Kesehatan Mental

  • Kritis dan mempunyai kemampuan analisis yang baik agar dapat mendiagnosa penyakit pasien secara cepat
  • Memiliki sensitivitas masalah supaya ia mampu mencegah dan mengantisipasi masalah kesehatan seorang pasien yang dapat timbul
  • Memiliki kemampuan komunikasi yang baik agar ia dapat menjelaskan kondisi kesehatan pasien dan tindakan yang akan ia lakukan secara sederhana dan mudah dimengerti
  • Dapat bekerjasama dengan tim dan tenaga kesehatan lainnya dalam memberikan perawatan kepada pasien.
  • Mempunyai komitmen tinggi terhadap profesi dengan terus menambah ilmu melalui melalui pendidikan formal atau nonformal
profesi perawat kesehatan mental

Cara Menjadi Perawat Kesehatan Mental

Legalitas dan pengakuan perawat sebagai profesi yang sudah di sepakati sejak Loka Karya Nasional pada tahun 1983. Lokakarya ini juga menyepakati bahwa pendidikan tinggi keperawatan merupakan bagian dari sistem pendidikan nasional. Pengakuan tersebut semakin kokoh setelah disahkannya Undang-Undang Nomor 38 Tahun 2014 tentang Keperawatan. Berdasarkan peraturan tersebut maka langkah menjadi Perawat Kesehatan Mental adalah sebagai berikut :

1.  Pendidikan Strata 1 +Ners

Pendidikan Strata 1 Keperawatan merupakan langkah awal untuk menjadi seorang Perawat Kesehatan Mental, dan memperoleh Sarjana Keperawatan (S.Kep) yang dapat diselesaikan dalam waktu 4 (empat) tahun, dengan spesialisasi Keperawatan medikal bedah, keperawatan anak, keperawatan maternitas, keperawatan gerontik, keperawatan jiwa, keperawatan gawat darurat, menajemen keperawatan, keperawatan pediatrik, dan lainnya. Selesai S1, kamu masih harus melengkapi diri dengan profesi sebagai syarat bekerja di Rumah Sakit. Kompetensi yang di dapat saat NERS adalah nilai baku yang di gunakan nanti saat Berpraktik Sebagai Klinisi, baik di Rumah Sakit ataupun Perusahaan Berkelas International. Lama dari pendidikan S1 8 semester dan ditambah Ners sekitar 2 semester, total 10 semester. Untuk gelar S1 yaitu (S.Kep). ditambah Ners yaitu (Ns. S.Kep).

Info lengkap mengenai jurusan Keperawatan dapat dilihat di Jurusan Keperawatan

 

2. Pendidikan Profesi Keperawatan

Menempuh S2 Keperawatan akan membantumu di karir Perawat Kesehatan Mental. Program pendidikan Magister Ilmu Keperawatan yang harus dipilih adalah Keperawatan Jiwa (Sp.Kep.Jiwa).

Prospek Kerja Profesi Perawat Kesehatan Mental

Peluang kerja sebagai Perawat Kesehatan Mental akan selalu terbuka, karena:

Peningkatan Kebutuhan Perawat Kesehatan Mental dari Waktu ke Waktu

Kebutuhan dunia akan tenaga perawat semakin meningkat dari waktu ke waktu, seiring meningkat pulanya kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan tubuh. Tak hanya di Indonesia, perawat sebagai salah satu profesi yang diikutsertakan dalam pasar bebas ASEAN juga dibutuhkan di banyak negara. Selain itu, perawat kesehatan mental merupakan pekerjaan yang mulia. Menjadi perawat akan membantumu dalam berkontribusi terhadap meningkatnya pelayanan bidang kesehatan di dunia.

Jumlah Perawat Kesehatan Mental juga Masih Sangat Kurang Jumlahnya di Indonesia. Tahun 2018 Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebutkan satu dari empat orang di dunia terjangkit gangguan jiwa atau neurologis. Dan sekarang ini, ada sekitar 450 juta orang mengalami gangguan mental dan hampir satu juta orang melakukan bunuh diri setiap harinya, namun berdasarkan data Kemenkes, hanya ada 1.014 orang perawat jiwa di Indonesia, jumlah ini hanya 0,34% dari jumlah keseluruhan perawat yang dibutuhkan.

Dimana Profesi Perawat Kesehatan Mental Bekerja

Perawat Kesehatan Mental Bekerja di Rumah Sakit atau Lembaga Rehabilitasi Medik

Seorang perawat kesehatan mental biasanya bekerja di rumah sakit ataupun lembaga rehabilitasi medik yang dikhususkan membantu orang-orang dengan gangguan mental. Perawat kesehatan mental juga berperan melayani konsultasi keluarga pasien dan berkoordinasi dengan tim medis yang merawat pasien gangguan mental.

Gangguan mental sendiri merupakan sindrom pola perilaku seseorang terkait gejala penderitaan (distress) atau hendaya (impairment) di dalam fungsi yang penting bagi manusia, yaitu fungsi psikologik, perilaku, dan biologik. Pada umumnya ditandai dengan adanya penyimpangan pikiran dan persepsi, yang kemudian juga berpengaruh dalam caranya bermasyarakat.

Perawat kesehatan mental menggunakan intervensi yang dirancang untuk mencegah penyakit fisik dan mental, meningkatkan, mempertahankan, serta memulihkan kesehatan fisik dan mental. Perawat kesehatan mental psikiatri memilih intervensi sesuai dengan tingkat praktiknya. Pada tingkat dasar, perawat dapat memilih konseling, terapi lingkungan, aktivitas asuhan mandiri, intervensi psikobiologis, penyuluhan kesehatan, manajemen kasus, peningkatan kesehatan dan pemeliharaan kesehatan, serta berbagai pendekatan lain untuk memenuhi kebutuhan kesehatan mental pasien. Pada Psikiatri tingkat lanjut dan tersertifikasi, perawat boleh memberikan konsultasi, terlibat dalam psikoterapi, dan menentukan agen farmakologis yang sesuai dengan peraturan negara bagian.

Perawat Kesehatan Mental Memiliki jenjang karier yang hampir sama dengan perawat pada umumnya, berikut diantaranya:

  • Perawat Klinik (PK), perawat yang memberikan asuhan keperawatan langsung kepada pasien atau individu, keluarga, kelompok dan masyarakat
  • Perawat Manajer (PM) atau yang biasa disebut dengan Kepala Perawat, Perawat yang mengelola pelayanan keperawatan di sarana kesehatan, baik sebagai pengelola tingkat bawah, tingkat menengah (middle manager) maupun tingkat atas (top manager)
  • Perawat Pendidik (PP). Perawat yang sudah diberikan kesempatan memberikan pendidikan kepada peserta didik di instansi pendidikan keperawatan
  • Perawat Riset atau peneliti (PR). Perawat yang sudah bekerja di bidang penelitian keperawatan

Universitas Terkait

Pertanyaan Yang Sering Ditanyakan

Apa tugas utama seorang perawat kesehatan mental?

Perawat psikiatris merupakan perawat yang berspesialisasi di bidang kesehatan mental. Mereka bisa melakukan terapi psikologis dan memberikan pengobatan psikiatrik dan beroperasi di bawah pengawasan dokter.

Apa saja pengetahuan dan keahlian yang dibutuhkan untuk menjadi seorang Perawat Kesehatan Mental?

Pengetahuan Ilmu Psikologi, Ilmu Sosiologi, Ilmu Keperawatan, Ilmu Kesejahteraan Sosial, Ilmu Pendidikan Inklusi, Komunikasi verbal dan non verbal juga

Apa jurusan kuliah yang harus diambil untuk terjun ke profesi ini?

Jika kamu ingin berkarier sebagai Perawat Kesehatan Mental maka jurusan yang bisa kamu ambil diantaranya Ilmu Keperawatan, Sosiologi, Psikologi, dan Kesejahteraan Sosial.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *