Rekomendasi Novel Jepang Terjemahan yang Seru Abis!

Rekomendasi Novel Jepang Terjemahan yang Seru Abis!

. 5 min read

Kebudayaan Jepang saat ini telah tersebar dan menjadi populer di seluruh dunia. Novel-novel asal Jepang juga telah banyak diterjemahkan ke dalam berbagai bahasa.

Tidak peduli bagaimana jalan ceritanya, novel Jepang selalu memiliki penikmatnya sendiri.

Beruntungnya, kami punya beragam genre novel asal Jepang, dari roman, thriller, hingga fiksi sejarah.

Tak perlu bingung, berikut kami berikan rekomendasi novel Jepang terjemahan Indonesia yang bisa kamu baca dan temukan di Gramedia.com. Dijamin ceritanya seru abis!

1. Taiko - Eiji Yoshikawa

rekomendasi
Beli bukunya di sini

Eiji Yoshikawa disebut-sebut sebagai salah satu novelis sejarah terbaik di Jepang. Ia terkenal menulis novel dengan latar sejarah Jepang di masa lampau.

Ia juga pernah dianugerahi Cultural Order of Merit pada tahun 1960 (penghargaan tertinggi untuk seorang sastrawan di Jepang).

Taiko bercerita pada abad ke-16, di mana pergolakan kekuasaan melanda Jepang. Di tengah kekacauan tersebut, muncul tiga orang yang memiliki cita-cita untuk menyatukan kembali Jepang.

Mereka adalah Nobunaga, sosok yang ekstrem, penuh pesona, namun brutal. Leyasu, sosok yang tenang, bijaksana, dan gagah-berani di medan perang, dan Hideyoshi, seorang anak petani yang cerdas.

Apakah mereka berhasil menyatukan negara yang sedang kacau, dan menjadi Taiko, penguasa mutlak Kekaisaran Jepang?

2.  The Memory Police (Polisi Kenangan) - Yoko Ogawa

rekomendasi
Beli bukunya di sini

Sejak tahun 1988, Yoko Ogawa berhasil melahirkan puluhan karya tulis, dan telah memenangkan setiap penghargaan utama sastra Jepang. Bahkan, salah satu novelnya telah diadaptasi menjadi sebuah film.

The Memory Police adalah kisah mengenai kekuatan kenangan dan trauma akibat kehilangan. Bercerita mengenai penduduk di suatu pulau tak bernama, yang hidup di bawah kekuasaan rezim yang kejam, perlahan mereka mengalami amnesia.

Ingatan yang dimiliki berangsur hilang. Tetapi ada beberapa orang yang tidak lupa, entah mengapa, dan Polisi Kenangan bertugas mengatasi orang-orang seperti ini.

Ketika seorang novelis muda mendapati editornya terancam akan dibawa pergi oleh Polisi Kenangan, dia berupaya menyelamatkan sang editor.

Editor itu adalah satu dari segelintir orang yang tidak melupakan, dan makin lama semakin sulit baginya untuk menyembunyikan hal ini. Apakah mereka berhasil lolos dari kejaran Polisi Kenangan?

3. Silence (Hening) - Shusaku Endo

rekomendasi
Beli bukunya di sini

Silence telah diadaptasi menjadi sebuah film yang disutradarai oleh Martin Scorcese dengan judul yang sama.

Film ini, selain dibintangi aktor papan atas seperti Andrew Garfield, Adam Driver, dan Liam Neeson, juga berhasil masuk nominasi Oscar di tahun 2016, lho!

Silence berkisah mengenai perjalanan Sebastian Rodrigues, seorang Yesuit asal Portugis yang dikirim ke Jepang untuk membantu Gereja setempat.

Ia berusaha mencari tahu mengenai keadaan mantan gurunya, yang dikabarkan telah murtad karena tidak tahan menanggung siksaan.

Kisah novel ini akan menjawab pertanyaan penting yaitu, sanggupkah manusia memertahankan keyakinannya di tengah masalah dan cobaan?

Apakah benar, Tuhan hanya diam berpangku tangan melihat penderitaan?

4. Murder in the Crooked House (Pembunuhan di Rumah Miring) - Soji Shimada

rekomendasi
Beli bukunya di sini

Soji Shimada dijuluki 'Dewa Misteri' oleh khalayak internasional. Ia dikenal sebagai novelis, penulis esai, dan cerpen.

Pada tahun 2009, Shimada menerima Penghargaan Sastra Misteri Jepang yang bergengsi sebagai pengakuan atas karya hidupnya.

Bercerita tentang Rumah Miring, sebuah tempat yang aneh di utara Jepang, dibangun oleh sang jutawan Kozaburo Hamamoto. Banyak labirin lantai yang miring dan tangga-tangga di tempat yang tidak biasa.

Ketika seorang pria ditemukan mati dibunuh di salah satu kamar rumah, polisi datang menyelidiki kasus ini, namun mereka tak mampu memecahkan teka-teki.

Maka dipanggillah Kiyoshi Mitarai, detektif terkenal yang pernah terlibat dalam misteri kasus Pembunuhan Zodiak Tokyo. Apakah kali ini, ia sanggup menangani kasus tersebut?


Baca juga: Rekomendasi Novel Sci-Fi & Fantasi Best Seller


5. The Tokyo Zodiac Murders (Pembunuhan Zodiak Tokyo) - Soji Shimada

rekomendasi
Beli bukunya di sini

Soji Shimada membuat debut sastranya pada tahun 1981 dengan novel ini, yang terpilih untuk Edogawa Rampo Prize.

Memadukan fiksi detektif klasik dengan thriller, ia kemudian menerbitkan beberapa seri fiksi misteri yang sangat terkenal.

Jauh sebelum kasus Pembunuhan di Rumah Miring, sang detektif, Kiyoshi Mitarai, pernah kebingungan dengan kasus ini.

Seorang seniman ditemukan tewas, dan polisi menemukan surat wasiat aneh yaitu rencana sang seniman untuk menciptakan Azoth dari potongan-potongan tubuh para wanita muda.

Tak lama, para wanita muda tersebut tiba-tiba menghilang. Satu per satu mayat yang termutilasi ditemukan, semua dikubur sesuai dengan prinsip astrologis yang diuraikan sang seniman.

Pembantaian misterius ini tetap tak terpecahkan selama lebih dari 40 tahun. Hingga suatu hari, dokumen kasus ini diserahkan kepada detektif Kiyoshi Mitarai.

Didampingi Kazumi Ishioka, mereka mulai melacak jejak pelaku Pembunuhan Zodiak Tokyo serta pencipta Azoth yang lama hilang ditelan bumi.

6. Go (Dua Aksara) - Kazuki Kaneshiro

rekomendasi
Beli bukunya di sini

Bagi dua orang remaja, jatuh cinta bisa membuat dunia yang berbeda menjadi indah. Ini adalah novel yang bercerita tentang cinta, kehilangan, dan diskriminasi rasial.

Sebagai seorang siswa Korea yang bersekolah di negeri Jepang, Sugihara harus berjuang melawan berbagai macam bentuk perundungan atau bullying.

Tapi, tak ada yang lebih menyakitkan hati daripada saat ia jatuh cinta pada perempuan Jepang bernama Sakurai. Mereka memiliki banyak kesamaan, dan cinta berangsur-angsur tumbuh di antara mereka.

Suatu malam, Sugihara mengungkapkan kepada Sakurai bahwa ia bukanlah orang Jepang. Akankah Sakurai dapat menghadapi kenyataan ini, dan tetap mau menemani Sugihara dalam perjalanan hidupnya?

7. Convenience Store Woman (Gadis Minimarket) - Murata Sayaka

rekomendasi
Beli bukunya di sini

Pada tahun 2016, novel karya Murata Sayaka ini berhasil memenangkan Akutagawa Prize yang bergengsi, dan telah terjual lebih dari 600 ribu kopi di Jepang.

Bercerita mengenai sosok wanita bernama Keiko Furukura, yang telah bekerja di sebuah minimarket sepanjang hidupnya.

Tetapi ketika dia mendekati usia 40 tahun, tekanan untuk menjadi ‘normal’ yaitu dengan mencari pekerjaan yang "nyata" dan juga untuk segera menikah makin meningkat.

Memang, kehidupan seperti apa yang akan menanti Keiko di luar zona nyamannya, yaitu bekerja di toko? Akankah ia berhasil melangkah keluar untuk memenuhi tuntutan hidup ‘normal’ tersebut?


Baca juga: 10 Novel Korea Terjemahan Ini Nggak Kalah Seru sama Drakor, Lho!


Novel adaptasi Jepang tidak hanya berkutat pada karya Haruki Murakami saja, lho. Ternyata, banyak juga karya dari penulis asal Jepang lain yang tak kalah kerennya!

Jadi, kamu mau baca yang mana dulu nih? Ayo borong bukunya sekarang di Gramedia.com!


Photo header by: Bluebook.life