5 Rekomendasi Buku untuk Booster Iman di Bulan Ramadan

5 Rekomendasi Buku untuk Booster Iman di Bulan Ramadan

. 5 min read

Ramadan tentunya menjadi bulan yang istimewa bagi kita. Setiap menit waktunya menjadi begitu berharga untuk tidak dilewatkan dalam mendulang pahala kebaikan. Banyak ragam perbuatan baik pendamping puasa yang dapat kita lakukan, di antaranya dengan merenung, mengevaluasi diri, atau bahasa lainnya adalah muhasabah.

Dengan melakukan muhasabah diri, kita dapat merasakan ketenangan jiwa dan meningkatkan keimanan. Hal ini tentunya sangat pas dengan momen Ramadan ini. Muhasabah dapat kita lakukan sendiri dengan cara membaca buku. Yap, membaca bukan saja menghibur diri, namun juga dapat menjadi booster keimanan.

Berikut ini rekomendasi buku yang cocok untuk menemani kamu sekaligus meningkatkan keimanan di bulan Ramadan tahun ini.

6 Rekomendasi Buku untuk Meningkatkan Iman di Bulan Ramadan

1. Seni Merayu Tuhan

Buku ini mengajak kita untuk mengetahui dan bertukar pikiran, mengenai apakah benar merayu Tuhan itu memerlukan seni? Lalu, untuk apa merayu Tuhan? Bukankah Tuhan sudah Maha Baik?

rekomendasiTingkatkan Iman dan Baca Bukunya Sekarang!

Nah, buku ini dikemas dengan sangat menarik. Melalui ilustrasi dari bagian awal hingga akhir buku, membuat tampilannya jadi lebih enak dipandang dan tidak membosankan. Bahasa yang digunakan pun sangat cocok untuk anak muda. Jadi, bahasa yang digunakan tidak rumit dan mudah dicerna.

Unsur komedi yang ditambahkan pun menghilangkan kesan kaku dari buku ini. Meskipun disisipi gaya komedi, pesan-pesan yang disampaikan tetap mampu menampar diri dan berkesan, karena sangat relate dengan kehidupan.

2. Menjadi Manusia Menjadi Hamba

Menurutmu, apakah filsafat adalah hal yang berat dan sungkan untuk dibahas?Kita coba baca buku ini, yuk, di mana sang penulis menyampaikan pembahasan mengenai filsafat dengan cara yang unik. Penulis seperti mengajak kamu mengobrol, bercerita dengan bahasa yang mudah dimengerti, sederhana, dan ringan.

rekomendasiTingkatkan Iman dan Baca Bukunya Sekarang!

Buku ini terbagi ke dalam tiga bagian, yaitu tentang manusia, waktu, dan penghambaan. Tidak hanya pandangan atau pemikiran filsuf muslim yang dibahas, namun juga filsuf barat yang dikemas dengan cara menarik, sehingga tidak akan membuat kita berpikir keras.

Melalui buku ini, kita diajak untuk memahami fitrah, dan bisa menjadi reminder saat diri terasa hilang gairah untuk ibadah. Uniknya, pembahasan dalam buku ini erat sekali dengan Al-Qur'an dan hadis, yang kemudian dikaitkan dengan pandangan psikologi serta teori filsafat dunia, yang membuka pikiran dan menemukan hal-hal untuk evaluasi diri.


Baca juga: Jadi Pribadi yang Lebih Baik dengan Memaknai Istimewanya Ramadan


3. IMAN (Ilmu-Moral-Amal-Nasionalisme): Modal Milenial Menaklukkan Dua Dunia

Perjalanan hidup manusia dapat diibaratkan pelayaran di tengah lautan. Sebuah perjalanan panjang yang tentu dipenuhi dengan berbagai ujian dan cobaan, seperti diterpa angin topan, badai, serta gulungan ombak yang selalu siap menghadang.

rekomendasiTingkatkan Iman dan Baca Bukunya Sekarang!

Laut itu dalam dan manusia tidak bisa bertahan lama di dalam air. Maka, pilihan terbaik adalah mempersiapkan bekal. Bukan sembarang bekal yang disiapkan, tapi bekal yang sempurna, dan tidak boleh asal-asalan. Nah, buku ini akan mengajarkan kita pada IMAN.

Buku ini mengurai kata IMAN menjadi Ilmu, Moral, Amal, dan Nasionalisme (cinta tanah air). Semua bagian itu dijabarkan dengan apik, tentang bagaimana saktinya kalimat iman yang harus selalu kita bawa, kekuatan sayap ilmu yang menopang keimanan, benteng moral yang menjadi penjaga sayap ilmu, taman amal penghias kualitas keimanan, hingga cinta tanah air (nasionalisme) yang menjadi pelengkap itu semua.

Kamu juga bisa baca versi e-book-nya di aplikasi Gramedia Digital >>> IMAN (Ilmu-Moral-Amal-Nasionalisme)

4. Istikamah itu Berat, yang Ringan Istirahat

Hakikatnya, semua manusia dilahirkan dalam keadaan beriman kepada Allah. Namun, manusia bisa terjatuh ke dalam kesalahan dan perbuatan dosa yang memengaruhi keimanannya. Lantas saat dosa kita menumpuk begitu banyak, apakah masih ada kesempatan untuk menjadi penghuni surga-Nya?

rekomendasiTingkatkan Iman dan Baca Bukunya Sekarang!

Buku ini hadir untuk memberikan suntikan motivasi bahwa saat kita berdosa, kita masih memiliki banyak kesempatan untuk dapat menjadi salah satu penghuni surga. Secara khusus, penulis mengajak kita untuk mengindentifikasi sebab-sebab manusia bisa terjatuh ke dalam kesalahan dan perbuatan dosa, sehingga saat kita menyadari diri mulai kembali menjauh dari jalan-Nya, alarm kita akan berbunyi mengingatkan diri untuk terus istikamah mengikuti rambu-rambuNya. Karena istikamah itu berat, kita perlu untuk terus mengingatkan ulang diri bahwa hadiahnya juga besar, yaitu surga.

5. #HidupKadangBegitu

Buku karya kolaborasi antara Gus Nadir dan Kang Maman ini yang terdiri dari tiga bagian, yaitu Ngobrol Ringan tentang Agama, Ngobrol Ringan tentang Ilmu, dan Ngobrol Ringan tentang Kehidupan. Ditulis secara bergantian antara Gus Nadir dan Kang Maman dengan bahasa yang ringan dan sederhana, membuat buku ini sangat mudah dinikmati, dipahami, dan diambil manfaatnya, karena banyak pesan kehidupan yang dapat kita petik, yang dekat dengan keseharian kita.

rekomendasiTingkatkan Iman dan Baca Bukunya Sekarang!

Di antaranya saat Gus Nadir menyinggung kemajuan teknologi yang membuat generasi muda berkurang minatnya dalam membaca, dan lebih banyak berkutat dengan media sosial, serta mengajak para akademisi untuk memanfaatkan fitur media sosial untuk menebar lebih banyak positive value kepada para followers-nya. Sementara itu, Kang Maman menyoroti gaya hidup yang berat di gengsi. Perbedaan latar dari kedua penulis ini menghadirkan rasa baru dalam sebuah buku.

6. Wali Berandal Tanah Jawa

Selain kelima buku serasa self improvement di atas, Admin mau kasih kamu bonus rekomendasi buku lainnya yang membahas mengenai sejarah praktik ziarah yang tumbuh subur di pulau Jawa. Menarik bukan?

Buku ini berisikan penelusuran pribadi George Quinn, seorang dosen senior di Australian National University (ANU) kelahiran Te Kuiti, New Zealand, ke puluhan makam para wali, lengkap dengan cerita-cerita fantastis seputar para sosok walinya. Buku ini adalah buku terjemahan dari buku yang berjudul asli “Bandit saints of Java: How Java’s Eccentric Saints are Challenging Fundamentalist Islam in Modern Indonesia”.

rekomendasiTingkatkan Iman dan Baca Bukunya Sekarang!

Tak hanya membahas praktik ziarah makam Wali Songo, penulis juga menelusuri makam-makam keramat lain yang penduduk setempat hormati. Sebuah makam biasanya cenderung memiliki sebuah legenda masing-masing, tak sedikit pula yang memiliki berbagai versi. Penulis pun membatasinya pada cerita yang banyak diterima dan memiliki rujukan valid.

Hal menarik lainnya dari situs-situs makam tersebut adalah praktik agama yang menyarukan dengan budaya pra-Islam. Makam 'keramat' tempat para peziarah mengutarakan hajat bersanding dengan musala atau masjid yang membuatnya seperti menciptakan terjadinya negosiasi antara budaya Jawa Kuno dengan Islam Ortodoks. Banyak situs makam yang mengalami 'pengislaman', baik dari segi hikayat tokohnya, ritual, hingga ornamen-ornamen di wilayah makam. Tak sedikit pula yang terilhalmi cerita Mahabarata dan kisah-kisah nabi dalam Al-Qur'an.

Kamu juga bisa baca versi e-book-nya di aplikasi Gramedia Digital >>> Wali Berandal Tanah Jawa


Baca juga: Yuk, Pertebal Iman dengan 15 Buku Islami Terpopuler!


Nah, itu dia buku-buku yang bisa dijadikan booster untuk memperteguh iman kamu. Di bulan Ramadan seperti ini, memang sudah waktunya kita men-charge ulang ibadah kita sambil menebalkan iman.

Yuk, segera dapatkan buku ini di Gramedia.com dan gunakan berbagai diskon serta penawaran menarik lainnya yang bisa kamu temukan di bawah ini. Belanja jadi makin hemat dan lebih maksimal!

kumpulanTemukan Semua Promo Spesial di Sini!


Sumber foto header: Unsplash

Penulis: Siti Rochmawati