Memperingati Hari Pers Nasional, Ini Buku-Buku Terbaru Karya Jurnalis Indonesia

Memperingati Hari Pers Nasional, Ini Buku-Buku Terbaru Karya Jurnalis Indonesia

. 5 min read

Pers mempunyai peran penting dalam menyampaikan aspirasi, menjadi media komunikasi, dan kontrol masyarakat dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Jatuh pada tanggal 9 Februari,  peringatan Hari Pers Nasional (HPN) diresmikan berdasaar Keputusan Presiden Nomor 5 Tahun 1985 oleh Presiden Soeharto.

Awal dari Hari Pers Nasional

hilangkan
Presiden Soeharto memberikan sambutan pada Hari Pers Nasional 1985 di Hall C Pekan Raya Jakarta. Sumber foto: kompas.com (Suratno, JB)

Dikutip dari Tirto (08/02/2021), sejarah hari pers ini tidak jauh dari usaha organisasi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI). Didirikan pada tanggal 9 Februari 1946, terbentuknya organisasi ini untuk mengupayakan koordinasi antara ratusan surat kabar dan majalah ke dalam satu barisan pers nasional. Tujuannya untuk menghancurkan sisa-sisa kekuasaan Belanda dan mengobarkan nyala revolusi dengan mengobori semangat perlawanan seluruh rakyat terhadap bahaya penjajahan.

Gagasan awal mengenai HPN dari hasil Kongres ke-16 PWI, pada Desember 1978, di Padang, Sumatera Barat. Salah satu keputusan kongres waktu itu adalah mengusulkan kepada pemerintah agar menetapkan tanggal 9 Februari, yang sekaligus tanggal lahir PWI sebagai HPN. Setelah tujuh tahun diusulkan, akhirnya Keputusan Presiden keluar dan menetapkan HPN secara resmi pada 9 Februari.

Raden
Sumber foto: ikpni.or.id

Raden Mas Tirto Adhi Soerjo (1880-1918) ditetapkan sebagai Bapak Pers Nasional, karena ia adalah perintis jurnalistik nasional. Di mana beliau mendirikan surat kabar pertama yang dimiliki dan dikelola oleh pribumi, yaitu Medan Prijaji di Bandung pada tahun 1907-1912.

Hari Pers Nasional 2021

Peringatan HPN diselenggarakan setiap tahun dan biasanya diadakan di ibu kota provinsi di Indonesia secara bergantian. Pada tahun 2021 ini, pandemi membuat puncak acara Hari Pers Nasional dialihkan ke Jakarta, tepatnya di Candi Bentar Hall, Ancol. Acara ini telah diikuti secara virtual oleh 5.000 peserta dari berbagai lokasi di Indonesia.

sambutan
Presiden Joko Widodo memberikan sambutan di acara Hari Pers Nasioanl 2021. Sumber foto: presidenri.go.id (BPMI Setpres/Muchlis Jr.)

Pada tahun ini, tema yang diusung adalah “Bangkit dari Pandemi, Jakarta Gerbang Pemulihan Ekonomi dengan Pers sebagai Akselerator Perubahan”. Dikutip dari siaran pers Presiden RI pada peringatan HPN (09/02/2021), peran pers saat ini sangat membantu pemerintah. Presiden Joko Widodo berterima kasih kepada pers, karena telah membantu mengedukasi masyarakat untuk berdisiplin dalam menjalankan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran virus korona, penyebab pandemi COVID-19. Dan menjadi satu pilar demokrasi bersama negara mengawali kebangkitan dan kekuatan untuk keluar dari pandemi.

Rekomendasi Buku: Hasil Karya dari Jurnalis Indonesia

Menulis menjadi hal yang paling penting bagi seorang jurnalis. Dengan kelihaian mereka dalam menulis sebuah berita, ternyata banyak jurnalis yang juga menulis buku. Menulis sebuah cerita dalam bentuk novel baik fiksi maupun non-fiksi, dan lain-lain.

Berikut buku-buku terbaru karya tulisan para jurnalis Indonesia.

Bersyukur Tanpa Libur - Arswendo Atmowiloto

bersyukurBeli Bukunya di Sini

Buku baru ini berdasarkan kumpulan tulisannya yang masih tersisa di komputernya. Tulisannya tentang memaknai hidup dengan terus bersyukur. Alm. Arswendo merupakan wartawan yang aktif di berbagai media, salah satunya Kompas, dan juga pencetus dibalik cerita popular Keluarga Cemara. Kamu bisa ketahui kehidupan sang jagoan menulis ini lewat catatan-catatan terakhirnya yang terkumpul pada buku ini, mengenai kehidupannya di Solo dan kehangatan keluarga yang ia cintai, kiprahnya di dunia media, serta para sahabat.

Apa yang Kita Pikirkan Ketika Kita Sendirian – Desi Anwar

apaBeli Bukunya di Sini

Beliau adalah jurnalis senior. Kecintaannya menulis membuahkan banyak sekali buku yang dibuatnya, karya terbarunya adalah buku berjudul "Apa yang Kita Pikirkan Ketika Kita Sendirian". Berisi kumpulan renungan dan pikirannya selama masa pandemi, beliau mencoba menunjukkan bahwa kesendirian bukanlah siksaan atau penderitaan yang harus ditakuti dan dihindari. Di mana banyak pelajaran yang beragam dan bermanfaat, dari berhubungan kembali dengan diri sendiri. Nah, coba cek buku-buku beliau yang lainnya di sini yaa!

Menulis Kreatif dan Filosofis – Ayu Utami

menulisBeli Bukunya di Sini

Buat kamu yang ingin belajar menulis, aktivis jurnalis dan sastrawan ini siap memberikan ilmunya dalam buku ini. "Menulis Kreatif dan Filosofis" akan mengajarkan kamu bahwa menulis bisa dilakukan tanpa harus punya ide yang jelas untuk mulai, memberi latihan berpikir filosofis dalam cerita, dan tentunya dimulai serta diakhiri dengan latihan. Wah, penasaran kan ingin membaca lebih lengkap buku satu ini?

Masyarakat Adat dan Kedaulatan Pangan – Ahmad Arif

masyarakatBeli Bukunya di Sini

Sang wartawan Kompas ini kembali mengeluarkan bukunya terkait Seri Pangan Nusantara. Pada buku ketiga ini, ia membicarakan tentang pemanfaatan sumber daya lokal dalam pencapaian kedaulatan pangan di Indonesia. Yuk, ikuti pengulikan beliau selanjutnya akan pangan Indonesia dalam buku ini. Seri lainnya yang berjudul Sagu Papua untuk Dunia dan Sorgum: Benih Leluhur untuk Masa Depan, bisa kamu dapatkan di sini.

Catatan Najwa 2 – Najwa Shihab (2020)

catatanBeli Bukunya di Sini

Sama-sama memberikan narasi “ngena”, buku kedua Catatan Najwa akan menekankan pada topik-topik tertentu yang dibagi dalam sejumlah bab. Isu-isu pokok diangkat dalam kasus-kasus tiga tahun terakhir. Buku ini tetap dihiasi oleh narasi-narasi penting berima khas Mbak Nana, dengan tetap mencoba bersikap jelas dan independen dalam berbagai momentum penting pada negeri ini.

Masih banyak sekali jurnalis Indonesia yang mengeluarkan karya-karya indah tulisannya. Ada dari Ahmad Fuadi yang sukses dengan Negeri 5 Menara-nya, Leila S. Chudori dengan Laut Bercerita, Oka Rusmini dengan trilogi Tempurung, Kenanga, dan Sagra, Okky Madasari dengan seri buku anaknya pada Mata di Tanah Melus dan Mata dan Rahasia Mulut Gapi, serta masih banyak lagi lainnya. Nah, semuanya bisa kamu dapatkan dengan mudah hanya di Gramedia.com.

Memperingati Hari Pers Nasional, semoga kebebasan pers di Indonesia bisa terus tetap terjaga. Pers yang tetap menjaga kredibilitas dan independensi, dapat menyajikan berita terpercaya, sehingga dapat mencerdaskan, memajukan, dan mempersatukan bangsa.

Selamat Hari Pers Nasional 2021!


Sumber foto header: Humas HPN