Pikiran, cerita, dan gagasan tentang buku dengan cara yang berbeda.

Farewell, Neverland! Kisah Dua Bersaudara yang Tumbuh di Tengah Keluarga yang Retak

Farewell, Neverland! Kisah Dua Bersaudara yang Tumbuh di Tengah Keluarga yang Retak

Keluarga sering kali menjadi tempat pertama seseorang belajar tentang cinta, kehangatan, dan rasa aman.πŸ£πŸ’˜

Namun, bagaimana jika rumah yang seharusnya menjadi tempat pulang justru menyimpan begitu banyak luka yang belum selesai?

Pertanyaan itulah yang menjadi jantung cerita dalam Farewell, Neverland!, novel terbaru karya Adelina Ayu yang akan segera hadir untuk para pembaca.

Penuh emosi, konflik keluarga, dan perjalanan tumbuh dewasa yang terasa dekat dengan kehidupan nyata, buku ini menawarkan cerita yang hangat sekaligus mengaduk perasaan.

Sebelum buku ini hadir di rak bacaanmu, yuk kenalan lebih dulu dengan kisahnya, Grameds! πŸ€©πŸ“š


Sinopsis Farewell, Neverland!

farewellTemukan Bukunya di Sini!

Tristan dan Athina tahu satu hal tentang keluarga mereka: semuanya sudah lama hancur.

Orang tua mereka menikah saat masih berusia tujuh belas tahun. Terlalu muda untuk memahami arti komitmen, dan terlalu rapuh untuk mempertahankan hubungan yang perlahan retak seiring waktu.

Setelah Mama pergi, Papa harus membesarkan Tristan dan Athina seorang diri. Di tengah kondisi itu, Athina tumbuh menjadi anak yang memikul tanggung jawab jauh melampaui usianya. Ia mengemban peran yang tak seharusnya dilakukan seorang remaja, menjadi sosok yang menjaga semua hal agar tetap berjalan dengan semestinya.

Sementara itu, Tristan memilih arah yang berbeda. Ia menolak bertumbuh terlalu cepat dan terus memimpikan kehidupan yang lebih bebas, layaknya Peter Pan yang enggan meninggalkan dunianya. Di balik sikapnya yang sering membuat masalah, tersimpan kerinduan besar untuk kembali merasakan kehangatan keluarga yang utuh.

Tristan ingin pergi dari rumah dan tinggal bersama Mama. Athina hanya ingin diakui dan diperhatikan oleh Papa. Namun, ketika Mama tiba-tiba ingin kembali ke kehidupan mereka, keduanya harus menghadapi luka lama yang selama ini berusaha mereka abaikan.

Di tengah harapan, kemarahan, dan kenangan yang belum selesai, Tristan dan Athina dihadapkan pada pilihan-pilihan yang akan mengubah cara mereka memandang keluarga, masa depan, dan satu sama lain.


Baca juga: Novel Until August: Tentang Hasrat, Kesepian, dan Rahasia yang Selalu Datang Setiap Bulan Agustus


Problema Anak dari Orang Tua Teen Parent

Banyak cerita tentang kehamilan di usia muda dan pasangan yang menikah terlalu cepat. Namun, jarang ada kisah yang benar-benar menyoroti bagaimana keputusan itu memengaruhi anak-anak yang lahir dari hubungan tersebut.

Lewat Tristan dan Athina, Farewell, Neverland! mengajak pembaca melihat dampak sebuah keluarga yang dibangun sebelum para orang tuanya benar-benar siap bertumbuh. Ada luka yang diwariskan tanpa sengaja, harapan yang dipikul terlalu berat, serta kebutuhan akan kasih sayang yang terus dicari di tempat yang berbeda.

Novel ini terasa dekat karena menghadirkan persoalan keluarga yang manusiawi. Bukan sekadar tentang siapa yang benar atau salah, melainkan tentang orang-orang yang sama-sama berusaha bertahan dengan caranya masing-masing.

kumpulanBaca Kisah Seru Lainnya di Sini!


Yang Satu Dipaksa Dewasa, Satunya Menolak Dewasa

Salah satu daya tarik Farewell, Neverland! terletak pada dinamika dua tokoh utamanya. Athina dan Tristan tumbuh di rumah yang sama, tetapi memandang dunia dengan cara yang sangat berbeda.

Athina terbiasa menjadi sosok yang bertanggung jawab. Ia berusaha memenuhi ekspektasi, menjaga keadaan tetap baik-baik saja, dan menekan keinginannya sendiri demi keluarga.

Di sisi lain, Tristan memilih melawan arus. Ia terus mengejar kebebasan, menolak aturan yang mengekangnya, dan menyimpan harapan untuk menemukan kehidupan yang terasa lebih bisa merangkulnya dengan lebih hangat.

Perbedaan itu membuat hubungan keduanya terasa hidup dan penuh warna. Sebagai pembaca, kamu akan diajak memahami bagaimana satu peristiwa yang sama bisa meninggalkan bekas yang berbeda pada setiap orang.


Tentang Adelina Ayu

Bagi pembaca novel remaja Indonesia, nama Adelina Ayu tentu sudah tidak asing lagi. Penulis ini dikenal lewat cerita-cerita yang dekat dengan keseharian anak muda, tetapi tetap menyimpan lapisan emosi yang kuat di dalamnya.

Sebelum menghadirkan Farewell, Neverland!, Adelina Ayu telah menerbitkan sejumlah karya seperti The Name of the Game, Happy Ending Machine, dan Witching Hearts.

Melalui novel terbarunya, ia kembali mengangkat perjalanan tumbuh dewasa dengan sentuhan hangat sekaligus menyentuh hati.


Rasakan Keseruannya, Ikuti Pre-Ordernya Sekarang!

Kalau kamu tertarik untuk mengikuti keunikan ceritanya, novel Farewell, Neverland! sudah bisa kamu dapatkan melalui pre-order di Gramedia.com ya.

Tak hanya mendapatkan sensasi mendebarkannya aja, kamu juga berkesempatan untuk mendapatkan bonus menarik jika melakukan pembelian selama periode promonya berlaku.

halamanDapatkan Promonya di Sini!

Kalau berita ini menarik buat kamu? Jangan sampai kelewatan tanggalnya ya, Grameds! πŸ˜‰


Rekomendasi Buku Seru Lainnya!

Di balik setiap keluarga, selalu ada cerita yang membentuk seseorang menjadi dirinya hari ini.

Kalau kamu menyukai kisah penuh emosi tentang keluarga, pertumbuhan diri, dan pencarian kasih sayang seperti dalam Farewell, Neverland!, beberapa buku di bawah ini juga rasanya layak untuk kamu masukkan dalam daftar bacaanmu selanjutnya!

Seakan Bisa Dipisahkan – Ruhaeni Intan

farewellTemukan Bukunya di Sini!

Hubungan orang tua dan anak sering kali menjadi ikatan paling rumit dalam hidup seseorang. Itulah yang dirasakan Sofia ketika ia mulai mempertanyakan banyak hal tentang keluarganya, terutama tentang ibunya yang terus bertahan di tengah rumah yang perlahan kehilangan kehangatannya.

Novel ini mengajak kamu untuk menyelami luka, amarah, dan kerinduan yang kerap hadir dalam hubungan keluarga. Seiring perjalanan Sofia menemukan jalannya sendiri, kamu juga diajak memahami bahwa keluarga sering kali memiliki cara unik untuk tetap saling terhubung meski pernah berjalan menjauh.


Gadis-Gadis March (Little Women) – Louisa May Alcott

farewellTemukan Bukunya di Sini!

Kisah klasik ini mengikuti perjalanan empat bersaudari March yang tumbuh bersama di tengah berbagai keterbatasan hidup. Masing-masing memiliki impian, kepribadian, dan cara berbeda dalam menghadapi tantangan yang datang silih berganti.

Di balik nuansa hangatnya, Little Women menyajikan cerita tentang kedewasaan, kasih sayang keluarga, serta proses menemukan jati diri. Hubungan antar saudara yang menjadi pusat cerita membuat novel ini terasa relevan bagi pembaca yang menyukai dinamika keluarga seperti yang hadir dalam Farewell, Neverland!.


Naoko – Keigo Higashino

farewellTemukan Bukunya di Sini!

Keigo Higashino menghadirkan drama keluarga dengan premis yang unik sekaligus mengusik. Setelah sebuah kecelakaan tragis, Heisuke mendapati putrinya menunjukkan perilaku yang membuatnya percaya bahwa sang istri masih hidup dalam tubuh anak mereka.

Dari titik itulah muncul berbagai pertanyaan tentang cinta, kehilangan, identitas, dan arti keluarga. Ceritanya bergerak perlahan tetapi penuh kejutan emosional yang membuat pembaca terus penasaran hingga halaman terakhir.


Tengah-Tengah – Valerie Patkar

farewellTemukan Bukunya di Sini!

Menjadi anak tengah sering kali membuat seseorang merasa berada di posisi yang serba tanggung. Itulah yang dirasakan Maika, sosok yang terbiasa hadir untuk orang lain tetapi jarang benar-benar diperhatikan.

Melalui narasi yang hangat dan reflektif, novel ini membahas pencarian identitas, hubungan keluarga, serta keinginan sederhana untuk dilihat dan dipahami. Β 


Ternyata Sejak Kecil Aku Hanya Ingin Dicintai – Coretan Lena

farewellTemukan Bukunya di Sini!

Buku ini mengajak kamu menelusuri hubungan antara luka masa kecil dan cara seseorang mencintai ketika dewasa. Melalui kisah yang personal dan dekat dengan keseharian, kamu akan diajak memahami bagaimana kebutuhan akan kasih sayang dapat membentuk banyak keputusan dalam hidup.

Kalau kamu tertarik dengan tema seputar keluarga, penerimaan diri, dan proses penyembuhan emosional, buku ini menawarkan banyak refleksi yang terasa relevan dan menghangatkan hati.


Anak Pertama yang Merayakan Tuntutannya – Nusril Muchtadi

farewellTemukan Bukunya di Sini!

Menjadi anak pertama sering kali identik dengan tanggung jawab yang datang lebih cepat daripada kesiapan diri. Buku ini merangkum berbagai perasaan yang kerap dipendam oleh mereka yang terbiasa menjadi sandaran keluarga.

Dengan gaya yang reflektif dan emosional, buku ini mengajak pembaca memahami beban ekspektasi sekaligus pentingnya memberi ruang bagi diri sendiri. Cocok untuk pembaca yang merasa dekat dengan perjuangan Athina sebagai sosok yang harus tumbuh dewasa lebih cepat dari usianya.


Pada akhirnya,

Setiap keluarga menyimpan cerita yang berbeda-beda. Ada yang tumbuh dalam kehangatan, ada pula yang harus belajar bertahan di tengah luka yang terus diwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya. πŸšΆβ€β™‚οΈ

Melalui perjalanan Tristan dan Athina, Farewell, Neverland! menghadirkan kisah tentang keluarga, kehilangan, harapan, dan proses tumbuh dewasa yang terasa begitu dekat dengan kehidupan nyata.

Novel ini mengajak pembaca memahami bahwa di balik setiap konflik keluarga, selalu ada seseorang yang sedang berusaha mencari tempat untuk pulang.

Kalau kamu penasaran dengan perjalanan dua bersaudara ini dan ingin mengetahui bagaimana mereka menghadapi masa lalu yang terus menghantui keluarga mereka, sekarang adalah waktu yang tepat untuk mengikuti pre-order Farewell, Neverland! dan menjadi salah satu pembaca pertama yang menyaksikan kisahnya. πŸ‘ŒπŸ˜‰

halamanDapatkan Promonya di Sini!


Baca juga: Toko Manisan Ajaib Amberglow: Tempat yang Muncul Saat Hidup Mulai Kehilangan Arah


✨Oh iya, jangan lupa juga untuk cek promo spesial lainnya di Gramedia.com supaya misi koleksimu makin hemat dan bermakna! ‡

kumpulanTemukan Semua Promo Spesial di Sini!


Enter your email below to join our newsletter