Novel Berseri Tere Liye Mana yang Jadi Favoritmu?

. 3 min read

Mengaku penggemar karya-karya Tere Liye? Dalam rangka ulang tahun sang penulis yang ke-40, kami mengajak Grameds untuk lebih mengenal karya-karya penulis yang bukunya kerap masuk daftar best seller ini.

Yup, hari ini, atau 21 Mei 2019, Tere Liye genap berusia 40 tahun, dan selama itu pula telah banyak karya yang terlahir darinya. Dari sekian banyak novel-novelnya yang sukses kami pilihkan tiga seri yang luar biasa menarik. Tiga seri ini memiliki genre berbeda.

Dari tiga seri ini pula, pembaca pastinya akan menyadari jika Tere Liye memang berbakat dalam hal meramu kisah, meski dari berbagai genre. Apa saja tiga seri tersebut? Berikut penjelasannya khusus untuk Grameds!

Serial Anak Nusantara atau Anak Mamak

empat

Seri ini berisikan novel Si Anak Kuat, Si Anak Spesial, Si Anak Pintar, Si Anak Pemberani, dan Si Anak Cahaya. Si Anak Kuat bercerita tentang Amelia, gadis yang memiliki keteguhan hati. Dia yang memiliki mimpi luar biasa untuk kampung yang dicintainya.

Si Anak Spesial bercerita tentang Burlian si anak keras kepala dengan cerita masa kecil yang spesia. Si Anak Pintar menceritakan Pukat, si anak paling pintar dalam keluarganya.

Buku keempat, yaitu Si Anak Pemberani tentang Eliana, si sulung yang berani membela alam di kampungnya. Sementara di buku kelima, atau buku terakhir, yaitu Si Anak Cahaya, tentang Nurmas yang memiliki masa kecil penuh keceriaan yang menakjubkan.

Kesemua buku di seri ini akan memberikan pengalaman yang berbeda-beda tentang anak-anak luar biasa dengan perjalanan hidupnya.

Serial Bumi

empat
sumber: idete.net

Lebih banyak dari seri Anak Mamak, di seri Bumi ini ada tujuh novel berbeda. Jika diurutkan, dari yang pertama, yaitu novel Bumi, Bulan, Matahari, Bintang, Ceros & Batozar, Komet dan Komet Minor.

Seri yang satu ini terbilang unik, karena bergenre fantasi. Di mana masih jarang sekali penulis Indonesia yang mengangkat genre ini dalam bentuk kisah novel.

Secara garis besar, ketujuh buku di atas menceritakan perjalanan tiga orang anak, bernama Raib, Seli dan juga Ali. Ketiganya memiliki keistimewaannya masing-masing, yang pada akhirnya membawa mereka dalam sebuah perjalanan luar biasa.

Perjalanan itu membawa mereka memasuki dunia paralel, membawa mereka pada sebuah akhir yang memberikan banyak pelajaran. Termasuk pelajaran tentang arti persahabatan, rasa kebersamaan dan juga tentang ambisi serta rasa memaafkan memafkan meski pernah dikecewakan.    


Baca juga:


Seri Pulang dan Pergi

empat

Seri kali ini tak kalah seru karen Tere Liye menyajikan cerita aksi di dua novel yang saling terkait ini. Diawali dengan novel Pulang, yang menceritakan tentang si Bujang. Bujang seperti remaja pada umumnya, dan ia adalah anak tunggal yang sangat disayang oleh sang ibu.

Sayangnya, Bujang harus rela tak bisa bersekolah karena keadaan ekonomi yang tak memungkinkan. Hingga akhirnya ia memilih untuk ikut dengan Tauke Muda, teman bapaknya, yang katanya akan menyekolahkannya.

Setelah perjalanan Bujang begitu panjang di novel Pulang, Tere Liye kemudian merilis novel Pergi. Di novel sekuel ini Bujang dikisahkan mulai mengetahui masa lalu keluarganya.

Di sini kisah aksi terasa kental, apalagi saat Bujang membuka jaring laba-laba yang ada di balik keluarganya. Bagi yang menyukai kisah yang kumplit dengan aksi laga, sepertinya novel ini cocok untuk kalian.


Hebat bukan, Tere Liye memang dikenal mampu menuliskan berbagai genre kisah dan tetap bisa dinikmati. Mulai dari cerita drama keluarga, kisah fantasi hingga aksi bisa kamu pilih.

Jadi, kira-kira, seri mana yang jadi favoritmu? Kalau belum pernah baca bukunya, yuk langsung pesan di Gramedia.com atau bisa langsung baca di Gramedia Digital.

Dapatkan buku-buku Tere Liye di sini >>


sumber foto header: GPU Instagram