Biasakan Membaca Buku dan Temukan Manfaat Istimewanya!

. 4 min read

“Buku adalah jendela dunia. Buku adalah gudang ilmu.”

Mungkin kita sering menemukan dua ungkapan tersebut. Namun, makna dari pernyataan itu akan menguap sia-sia saat tidak membaca buku. Jika dibiarkan, bukankah segala pesan yang tergurat dalam buku itu tak akan sampai?

Semua ilmu yang sejatinya dapat memperkaya pengetahuan tidak akan ke mana-mana bila hanya tersimpan rapat-rapat dalam halaman demi halaman buku tersebut. Lebih jauh, membaca buku termasuk salah satu kegiatan yang menghasilkan banyak manfaat bagi para pembacanya. Berikut enam manfaat membaca buku yang perlu Anda ketahui.

1. Meningkatkan Kecerdasan

pexels-photo-355948

“The more that you read, the more things you will know. The more that you learn, the more places you’ll go”. Seperti yang dituliskan Dr. Seuss, membaca buku sebanyak-banyaknya dapat memperluas pengetahuan dan mendatangkan banyak pembelajaran baru dalam hidup seseorang. Selain itu, membiasakan diri untuk membaca sejak dini dapat meningkatkan kecerdasan seseorang.

Peneliti Anne Cunningham dan Keith Stanovich menyatakan bahwa kebiasaan membaca sejak kecil diperkirakan mampu memengaruhi kuantitas membaca seseorang dari tahun ke tahun. Dengan tingginya jam terbang dalam membaca, seseorang dapat memperkaya kosakata dan kemampuan membacanya. Menurut penelitian lain dari University of Edinburgh dan King’s College London, kemampuan membaca yang sudah dibangun dari usia belia tersebut mampu meningkatkan kecerdasan secara keseluruhan.

2. Meningkatkan Daya Ingat dan Konsentrasi

A transparent skull model in a corridor
Photo by jesse orrico / Unsplash

Sama halnya dengan tubuh yang membutuhkan olahraga agar tetap bugar, otak manusia juga perlu berolahraga untuk mempertahankan fungsinya. Otak manusia sendiri memiliki beberapa fungsi kognitif, seperti kemampuan daya ingat dan konsentrasi. Lalu, apa olahraga yang dapat mempertahankan, bahkan meningkatkan kedua fungsi kognitif dari otak tersebut?

Menurut jurnal penelitian yang dilakukan oleh American Academy of Neurology, membaca buku mampu melatih daya ingat dan konsentrasi seseorang. Well, olahraga yang sederhana bukan? Dengan membaca buku secara rutin, otak distimulasi untuk terbiasa mengolah pikiran dan memori, serta fokus terhadap suatu hal selama beberapa waktu. Let’s save our some time to read!

3. Mencegah Penyakit Alzheimer


Photo by Jilbert Ebrahimi / Unsplash

Penurunan kemampuan mental rentan menyerang para lanjut usia. Salah satunya adalah Alzheimer atau penyakit pada otak yang menyebabkan penurunan daya ingat dan fungsi kognitif seseorang. Perlu diketahui jika sampai saat ini belum ada obat penawar bagi penyakit Alzheimer. Kabar baiknya, Alzheimer bisa dicegah.

Berdasarkan penelitian yang dilakukan Rush University Medical Centre, aktivitas sehari-hari sangat berpengaruh terhadap fungsi kerja otak sehingga tidak bisa disepelekan begitu saja. Aktivitas sehari-hari tertentu diketahui dapat mengurangi penurunan kemampuan mental seperti Alzheimer pada 32 persen penderitanya. Guess what? Salah satu aktivitas yang dapat mencegah Alzheimer adalah membaca buku loh!

4. Menumbuhkan Rasa Empati

Black and white shot of children in sweaters walking down an unpaved road
Photo by Annie Spratt / Unsplash

Empati merupakan kemampuan seseorang untuk menyelami pemikiran dan keadaan emosional orang lain. Dengan rasa empati, seseorang turut merasakan apa yang sedang dirasakan dan dialami individu lainnya. Selain dapat membangun suatu relasi dan tenggang rasa yang lebih baik dengan orang lain, empati juga mampu menciptakan kehidupan yang tenteram. Lantas, bagaimana cara menumbuhkan empati?

Ada berbagai cara untuk membangun rasa empati. It turns out that reading books is one of those. Hasil penelitian dari The New School for Social Research menyebutkan bahwa dengan membaca buku—terutama fiksi—dapat membantu seseorang untuk memahami apa yang dipikirkan orang lain dari emosi yang disajikan.

5. Mengurangi Stres

A man holds his hands over his face in front of trees at sunset
Photo by Francisco Moreno / Unsplash

Stres dapat menghampiri kapan saja. Dunia kerja yang penuh tekanan, macet di mana-mana, masalah keluarga, atau bahkan hal-hal sepele bisa jadi penyebab. Dampaknya pun tidak baik untuk seseorang yang mengalami stres. Menurut jurnal pernelitian yang diterbitkan oleh National Academy of Sciences, stres ringan saja dapat merusak pengendalian emosi seseorang. Oleh karena itu, berbagai aktivitas menyenangkan dipilih untuk meneduhkan stres yang memiliki dampak buruk.

Mungkin sebagian orang cenderung menonton film, jalan-jalan, atau mendengarkan musik untuk mengusir penat. Namun, membaca jadi kegiatan yang berpengaruh signifikan dalam menghilangkan stres. Para peneliti dari University of Sussex mengungkapkan jika level stres dapat berkurang hingga 68 persen hanya dengan meluangkan enam menit membaca. Hal ini dikarenakan segala imajinasi yang muncul ketika membaca buku mampu mengajak para pembacanya untuk melupakan sejenak stres yang sedang dialami. Seperti kata Neil Gaiman, “Books make great gifts because they have whole worlds inside of them”.

6. Memperpanjang Hidup

Elderly man and woman touch foreheads in black and white photo
Photo by Lotte Meijer / Unsplash

Ada fakta menarik lainnya terkait manfaat membaca. Berdasarkan penelitian dari Yale University’s School of Public Health, mereka yang meluangkan waktu untuk membaca buku memiliki kesempatan hidup lebih lama. Diperkirakan bahwa hanya dengan 3,5 jam membaca buku setiap minggunya, pembaca dapat memperpanjang hidupnya selama 23 bulan. Perlu digarisbawahi, peneliti menemukan bahwa buku yang lebih berpengaruh.

Mengapa buku? Bagaimana dengan koran atau majalah? Well, salah satu peneliti yakni Avni Bavishi, mengatakan jika buku lebih mengikat dan mudah membaur dengan pikiran para pembaca. Apa yang diceritakan dalam buku menyajikan lebih banyak manfaat kognitif sehingga mampu memperpanjang masa hidup pembacanya. Unbelievable!