Pikiran, cerita, dan gagasan tentang buku dengan cara yang berbeda.

Film Masters of the Universe: Ketika Pewaris Eternia Kembali ke Dunia yang Sudah Jatuh ke Tangan Skeletor!

Film Masters of the Universe: Ketika Pewaris Eternia Kembali ke Dunia yang Sudah Jatuh ke Tangan Skeletor!
“And when you fall, that’s your chance to stand tall.”

Ada masa ketika Masters of the Universe hanya dikenal sebagai kartun fantasy absurd yang penuh otot, pedang raksasa, dan villain tengkorak biru yang terdengar seperti sedang marah setiap waktu ⚔️

Namun versi reboot terbarunya tampaknya ingin mengubah franchise legendaris itu menjadi sesuatu yang jauh lebih besar.

Dibintangi oleh Nicholas Galitzine dan Camila Mendes, film ini mengikuti Prince Adam yang kembali ke Eternia setelah bertahun-tahun terpisah dari dunianya sendiri. Masalahnya, rumah yang ia temukan kini sudah jatuh ke tangan Skeletor 💀

Dan ketika sebuah kerajaan terlalu lama hidup dalam kehancuran, satu pertanyaan mulai muncul: apakah Adam benar-benar siap menjadi He-Man, manusia terkuat di semesta?


Prince Adam Pulang… Tapi Eternia Sudah Menjadi Dunia Asing

source: Rotten Tomatoes

Selama 15 tahun, Prince Adam Glenn (Nicholas Galitzine) hidup jauh dari Eternia.

Sampai suatu hari, Sword of Power, pedang legendaris yang selama ini hanya terdengar seperti mitos kerajaan, kembali membawanya pulang.

Namun rumah yang ditemukan Adam bukan lagi rumah yang ia kenal.

Kini dunia tersebut jatuh ke tangan Skeletor, warlord sekaligus penyihir mengerikan yang perlahan mengubah kerajaan itu menjadi bayangan suram dari masa lalunya sendiri.

Istana berubah menjadi puing. Harapan perlahan memudar, dan tempat yang dulu terasa seperti legenda kini terlihat asing bahkan bagi pewarisnya sendiri.

Di tengah kekacauan itu, Adam akhirnya bergabung dengan Teela (Camila Mendes) dan para sekutunya untuk melawan kekuasaan Skeletor.

Namun semakin lama ia kembali ke Eternia, semakin terasa bahwa perang ini bukan hanya soal merebut takhta. Melainkan tentang menerima takdir yang selama ini terus mengejarnya: menjadi He-Man, manusia terkuat di semesta.

Tetapi ketika sebuah kerjaan sudah terlalu lama tenggelam dalam kegelapan, apakah bahkan He-Man masih cukup kuat untuk menyelamatkan Eternia?


Baca juga: Film Mortal Kombat II: Johnny Cage Resmi Masuk Arena, Pertarungan Earthrealm Kini Semakin Brutal!


Dari Kartun Minggu Pagi Menjadi Fantasy Blockbuster Modern ⚡

Menariknya, Masters of The Universe sebenarnya sudah menjadi bagian dari budaya pop sejak era 1980-an. Franchise ini awalnya lahir dari lini mainan buatan Mattel sebelum akhirnya meledak lewat serial animasinya dan mengubah He-Man menjadi ikon fantasi generasi pada masa itu.

Namun versi terbarunya tampaknya ingin membawa dunia Eternia ke arah yang jauh lebih besar dan sinematik.

Film garapan Travis Knight, sosok di balik Kubo and the Two Strings dan Bumblebee, dikenal punya gaya visual fantasi emosional sekaligus megah. Tidak heran kalau banyak penggemar mulai berharap reboot ini bisa menjadi fantasy blockbuster modern dengan vibe campuran Thor, Dune, dan nostalgia kartun klasik yang tumbuh bersama penontonnya sendiri.

Dan setelah bertahun-tahun terjebak dalam penundaan produksi, Masters of the Universe akhirnya benar-benar masuk tahap produksi di bawah Amazon MGM Studios.


kumpulanBaca Kisah Seru Lainnya di Sini!


Skeletor, Jared Leto, dan Dunia Eternia yang Kini Terlihat Jauh Lebih Gelap 💀

source: Rotten Tomatoes

Kalau ada satu hal yang selalu sulit dipisahkan dari Master of the Universe, jawabannya jelas Skeletor.

Penjahat bertengkorak biru dengan aura kehancuran level dewa itu kini akan diperankan oleh Jared Leto. Banyak penggemar yang langsung merasa casting ini terdengar masuk akal. Karena energi teatrikal Leto memang terasa cocok untuk karakter villain fantasi yang suka terlihat dramatis sekaligus mengintimidasi.

Di sisi lain, Nicholas Galitzine yang memerankan Prince Adam juga sempat mencuri perhatian internet setelah memperlihatkan transformasi fisiknya untuk film ini. Banyak penggemar bahkan bercanda kalau proses latihannya terlihat seperti “side quest wajib sebelum resmi menjadi He-Man” 😆

Film ini dijadwalkan tayang di bioskop Amerika Serikat pada 5 Juni 2026, sementara Indonesia akan mendapat penayangan lebih awal mulai 3 Juni 2026 👀

Dan sebelum ikut tenggelam dalam perang besar Eternia, kamu sudah bisa mengintip seperti apa kekacauan dunia He-Man lewat trailer perdananya di sini!


Kenali Para Penghuni Eternia Sebelum Perangnya Dimulai ⚔️

Di balik dunia fantasi penuh pedang legendaris, kerajaan runtuh, dan penjahat ikonik itu, Masters of the Universe juga diisi jajaran aktor yang siap membuat Eternia terasa jauh lebih hidup… sekaligus jauh lebih berbahaya!

  • Nicholas Galitzine sebagai Prince Adam / He-Man, pewaris Eternia yang harus menerima takdirnya sebagai manusia terkuat di semesta
  • Camila Mendes sebagai Teela, prajurit pemberani yang menjadi salah satu sekutu terdekat Adam di tengah kehancuran Eternia
  • Jared Leto sebagai Skeletor, penguasa mengerikan dengan energi villain fantasy yang terasa terlalu chaotic untuk diabaikan
  • Idris Elba sebagai Man-At-Arms, mentor sekaligus pejuang yang membantu Adam menghadapi perang besar di Eternia
  • Alison Brie sebagai Evil-Lyn, penyihir licik yang selalu berada di sisi Skeletor
  • Sam C. Wilson sebagai Trap Jaw, salah satu villain ikonik Eternia dengan tampilan cyborg yang terasa seperti mimpi buruk fantasy tahun 80-an

Baca juga: Lagi Ramai ‘Off Campus’, Series Romance Tentang Atlet Hockey yang Naksir Cewek Nerdy


Kadang Pulang Tidak Selalu Berarti Menemukan Rumah

Yang membuat kisah Masters of the Universe terasa menarik bukan hanya soal pertarungan besar atau monster fantasi.

Tetapi tentang seseorang yang kembali setelah terlalu lama pergi… lalu menyadari bahwa dunia yang ia rindukan ternyata sudah berubah sepenuhnya.

Prince Adam mungkin memang datang untuk menyelamatkan Eternia. Namun semakin besar kehancuran yang ia lihat, semakin terasa bahwa yang sebenarnya ia cari bukan hanya kemenangan— melainkan sisa-sisa rumah yang masih bisa dipertahankan.

Dan mungkin, itu alasan kenapa kisah fantasi seperti ini tetap relevan sampai sekarang. Karena kadang bagian paling menyakitkan dari pulang bukanlah perjalanan jauhnya… tetapi menyadari rumah yang kita cari sudah lebih dulu pergi.


Kalau Eternia Belum Cukup Membuatmu Tenggelam, Dunia-Dunia Fantasi Ini Siap Menarikmu Lebih Dalam ⚔️📚

Kalau kamu menyukai Masters of the Universe karena dunia fantasy besarnya, konflik pewaris takhta, perang penuh kekuasaan, dan karakter yang harus menghadapi takdir jauh lebih besar dari dirinya sendiri… beberapa buku ini mungkin bisa menjadi “portal” berikutnya untuk kamu masuki 👀

1. Dune – Frank Herbert

filmTemukan Bukunya di Sini!

Paul Atreides awalnya hanyalah pewaris muda dari keluarga bangsawan besar. Namun ketika keluarganya jatuh dan planet Arrakis berubah menjadi medan perebutan kekuasaan, Paul perlahan mulai menghadapi takdirnya sebagai sosok yang dianggap mampu mengubah masa depan dunia.

Kenapa relate? Kalau kamu menyukai vibe “pewaris kerajaan yang dipaksa menerima kekuatan besar” seperti Prince Adam, Dune punya energi yang sangat mirip, hanya saja dibungkus dalam skala sci-fi politik yang jauh lebih brutal. Cocok untuk pembaca yang suka worldbuilding besar, konflik kekuasaan, dan fantasy-sci fi dengan nuansa megah sekaligus filosofis.


2. Red Rising - Pierce Brown

filmTemukan Bukunya di Sini!

Darrow hidup sebagai pekerja tambang dari kasta paling bawah di Mars… sampai sebuah tragedi membuatnya menyusup ke dunia para elit yang selama ini menguasai segalanya.

Kenapa relate? Seperti Masters of the Universe, novel ini sama-sama membahas tentang perebutan kekuasaan, identitas diri, dan seseorang yang perlahan berubah menjadi simbol harapan untuk dunia yang sudah terlalu lama rusak. Cocok untuk pembaca yang suka aksi cepat, konflik emosional, dan karakter utama yang perlahan berubah menjadi legenda.

3. Journey to the Center of the Earth - Jules Verne

filmTemukan Bukunya di Sini!

Professor Lidenbrock dan keponakannya, Axel, memulai perjalanan menuju pusat bumi setelah menemukan petunjuk misterius dari manuskrip kuno.

Kenapa relate? Kalau kamu menikmati sisi eksplorasi Eternia dan dunia fantasi yang terasa larger than life, buku ini akan terasa seperti membuka gerbang menuju petualangan klasik yang tidak pernah benar-benar menua.  Cocok untuk pembaca yang suka petualangan fantasi klasik dengan aura eksplorasi dan rasa penasaran besar terhadap dunia yang belum dikenal.


4. Game of Thrones - George R. R. Martin

filmTemukan Bukunya di Sini!

Di Westeros, perebutan takhta bukan hanya soal kekuasaan, tetapi tentang siapa yang mampu bertahan hidup paling lama di tengah pengkhianatan, perang, dan ambisi manusia sendiri.

Kenapa relate? Kalau kamu tertarik dengan sisi “kerajaan runtuh” dan dunia yang perlahan kehilangan harapan seperti Eternia, seri ini punya energi yang sama… hanya dengan level trauma emosional yang jauh lebih tinggi. Cocok untuk pembaca yang suka dark fantasy, intrik politik, dan karakter abu-abu yang sulit ditebak.

5. Percy Jackson The Lightning Thief - Rick Riordan

filmTemukan Bukunya di Sini!

Hidup Percy Jackson berubah total ketika ia mengetahui bahwa dirinya adalah anak dewa Yunani Poseidon. Tiba-tiba, Percy harus menghadapi monster, perang para dewa, dan takdir besar yang sebelumnya bahkan tidak pernah ia pahami.

Kenapa relate? Kalau kamu menyukai perjalanan Prince Adam yang perlahan menerima identitasnya sebagai He-Man, kisah Percy punya energi coming-of-age fantasy yang mirip, hanya saja dengan tone yang jauh lebih ringan, lucu, dan chaotic! Cocok untuk pembaca yang suka fantasi petualangan cepat, karakter lovable, dan dunia mitologi yang seru untuk diikuti.


Sebelum Ikut Menyelamatkan Eternia, Mungkin Dompetmu Perlu Diselamatkan Dulu 👀📚

Kalau setelah membaca semua fantasi pedang legendaris, kerajaan runtuh, dan perang perebutan takhta ini kamu tiba-tiba ingin menambah tumpukan buku fantasi di rumah… well, timing-nya pas sekali!

Karena selama periode Payday Sale 25–31 Mei 2026, kamu bisa menikmati diskon hingga 30% untuk semua produk terbitan Gramedia!

Mulai dari fantasy epic penuh perang kerajaan, sci-fi chaos, sampai petualangan mitologi yang bikin lupa waktu, semuanya siap membuat wishlist-mu terasa jauh lebih berbahaya untuk dompet 👀

Jadi, sebelum Sword of Power memanggil Prince Adam kembali ke Eternia…mungkin sekarang giliran checkout-mu yang mulai memanggil 😌📚

hutTemukan Promo Payday Mei di Sini!

✨Jangan lupa juga untuk cek promo spesial lainnya di Gramedia.com supaya belanjamu makin hemat dan bermakna! ⤵

kumpulanTemukan Semua Promo Spesial di Sini!


Enter your email below to join our newsletter