5 Rekomendasi Buku Self Improvement Terbaru Juni 2019

5 Rekomendasi Buku Self Improvement Terbaru Juni 2019

. 3 min read

Tidak akan pernah cukup rasanya, belajar untuk terus memperbaiki diri alias self improvement dan menjadi seseorang yang lebih memaknai hidup. Menjelang momen Idul Fitri, biasanya dijadikan titik balik tiap individu untuk memulai hidup yang lebih baik lagi.

Menjadi lebih baik di sini pun bisa dilihat dari berbagai aspek. Salah satunya adalah bagaimana memandang hidup, memaknainya dan menjalaninya dengan penuh nilai-nilai positif.

Berikut 5 buku self improvement terbaru, yang bisa menemani kalian yang ingin menjadi lebih baik lagi dalam cara memaknai hidup. Terlebih untuk kalian yang tengah mencari makna kebahagiaan atau ketenteraman hidup, 5 buku ini sangat direkomendasikan!

Apa saja kelima buku tersebut? berikut daftar lengkapnya.

1. Everything is F*cked - Mark Manson

lima

Dapatkan bukunya di sini >>

Menjadi pengagum karya Mark Manson setelah Sebuah Seni untuk Bersikap Bodo Amat (The Subtle Art of Not Giving A f*CK)?

Tandanya tidak boleh melewatkan buku yang satu ini. Karya terbaru dari Mark Manson yang lebih mendalami kehidupan dan bagaimana harus menjalaninya.

2. Ananda'S Neo Self Empowerment - Anand Krishna

lima

Dapatkan bukunya di sini >>

Bahagia yang sempurna? Apakah bisa? Kabarnya buku ini bisa menjadi solusi bagi kalian yang berusaha menemukan makna kebahagiaan.

Lebih dari 2 juta orang telah mempraktikkan dan meraih manfaat dari program yang ada di buku ini. Minat mencobanya?

3. The Art of the Good Life - Rolf Dobelli

lima

Dapatkan bukunya di sini >>

Dobelli mencoba menyusun perangkan mental yang mengacu pada tiga hal, yaitu stoikisme, penelitian psikologi 40 tahun terakhir dan tulisan mengenai investasi.

Gunanya untuk apa? Memberikan pandangan tentang filosofi hidup klasik untuk abad ke-21. Barangkali ini akan menjawab pertanyaan tentang apa itu hidup tenteram.

4. Masih Belajar - Iman Usman

lima

Dapatkan bukunya di sini >>

Lewat berbagai prestasi dan karyanya, Iman membuktikan bahwa kesuksesan karir dan berdampak sosial bisa berjalan beriringan. Di usianya yang baru 27 tahun, Iman sudah mendirikan perusahaan teknologi pendidikan yang kini mempekerjakan ribuan pegawai.

Ia juga menjalankan berbagai organisasi dan inisiatif sosial, menjadi pembicara dan pengajar di berbagai penjuru dunia, dan meraih gelar master di salah satu perguruan tinggi terbaik di dunia. Tapi itu semua tidak diraih dengan mudah dan hingga hari ini pun ia masih belajar.

5. Jangan Membuat Masalah Kecil Jadi Masalah Besar - Richard Carlson

lima

Dapatkan bukunya di sini >>

Banyak hal dalam hidup ini yang sebenernya hanya masalah kecil, tapi kita memperlakukannya sebagai masalah besar.

Dengan gaya tulisan yang mudah dipahami, buku ini menyajikan cara-cara membentuk perspektif yang lebih positif tersebut sehingga kita kan belajar untuk berdamai dengan diri sendiri dan lebih peduli.

Hidup kita akan lebih terfokus pasa masa kini, hubungan kita dengan orang lain akan menjadi lebih baik, dan batin kita akan menjadi lebih tenang.


Apakah salah satunya menginspirasi Grameds untuk lebih memaknai hidup dengan penuh optimis? Langsung pesan di Gramedia.com dan Gramedia Digital, baca hingga Grameds merasakan manfaat dari buku-buku tersebut.