Agus Harimurti Yudhoyono
Tetralogi Transformasi Ahy (Volume 3): Merayakan Demokrasi Tanpa Polarisasi
Ambil di Toko, Bebas Biaya Pengiriman
Layanan tersedia di toko yang memiliki ikon bertanda khusus.
Format Buku
Deskripsi
“Merayakan Demokrasi Tanpa Polarisasi” adalah kumpulan pemikiran dan gagasan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), saat bertransformasi dari seorang perwira TNI menjadi politisi. Meskipun dunia militer dan politik memiliki corak dan karakter tantangan yang berbeda, tetapi semangat, prinsip, dan tujuan hidup AHY tetap sama, ia istikamah mengabdi kepada kepentingan bangsa dan negara. AHY berpandangan, demokrasi merupakan mekanisme politik yang memberikan ruang dan kesempatan yang setara kepada semua anak bangsa,untuk menyuarakan aspirasi dan kepentingannya. Karena itu, demokrasi harus dijaga agar tidak menjadi ajang pertarungan yang menggerus pilar-pilar kerukunan dan keutuhan kita sebagai bangsa. AHY mengajak kita semua, untuk merayakan demokrasi, tanpa polarisasi. AHY meyakini keberagaman harusnya menjadi kekayaan bangsa. Bhinneka Tunggal Ika harus mampu menyatukan keberagaman itu, menjadi sebuah kekuatan yang saling melengkapi satu sama lain. Nilai-nilai Pancasila dan UUD 1945 adalah pilar demokrasi, yang harus dipedomani untuk menjaga NKRI. Dengan nilai dan semangat persatuan dan kesatuan itulah, hakikat tujuan berdemokrasi tersebut bisa dicapai.
Profil Penulis:
Agus Harimurti Yudhoyono (lahir di Bandung, 10 Agustus 1978) adalah politikus Indonesia yang saat ini menjabat sebagai Ketua Umum Partai Demokrat. Ia merupakan putra sulung dari Presiden keenam Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono.
Agus Harimurti Yudhoyono lahir di Bandung, Jawa Barat. Ia menempuh pendidikan dasar dan menengah di Bandung, sebelum melanjutkan pendidikan tinggi di Akademi Militer Nasional (AMN) Magelang dan lulus pada tahun 2000 dengan pangkat letnan dua. Setelah lulus dari AMN, Agus Harimurti Yudhoyono bertugas di Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Darat selama 16 tahun. Ia pernah menjabat sebagai Komandan Batalyon Infanteri Raider 500/Sikatan dan Komandan Resimen Induk Kodam (Rindam) XVII/Cenderawasih.
Baca Selengkapnya
Detail Buku


