Won Jongwoo dan Choi Hyangsuk
Seri Tanya Jawab Sains Seru: Dari Mana Bau Ini Berasal?
5 Terjual
Format Buku
Deskripsi
Kenapa kaki kita bisa bau? Apa warna asli Patung Liberty? Mana yang lebih cepat, berenang di air biasa atau sirup?
Kepalamu pasti dipenuhi oleh pertanyaan-pertanyaan ajaib mengenai hal-hal sehari-hari yang sering ditemui. Pertanyaan-pertanyaan itu bisa dijawab dengan sains, lho. Sains tidak menyeramkan, bahkan bisa dijelaskan dengan cara yang menarik. Kalau dijelaskan begini, kamu pasti mudah memahaminya, kan?
Bersama dengan Pak Guru Pato, kita diajak untuk mengetahui ada sains-sains yang unik. Sains unik tersebut ternyata mendapatkan penghargaan Ig Nobel! Apa saja, sih? Yuk, simak penjelasan Pak Guru dan bersenang-senang mempelajari sains. Koleksi juga judul lainnya, ya!
Mengenal Para Tokoh:
Buck Weimer Dia adalah seorang penemu yang menciptakan pakaian dalam untuk istrinya yang menderita bau kentut tidak sedap. Dia merupakan direktur perusahaan pakaian dalam. Weimer memasarkan penemuannya dengan membuat pakaian dalam yang diberi nama Under Ease sehingga tidak hanya istrinya, orang lain juga bisa menggunakannya. Berkat penemuan itu, banyak orang bisa kentut dengan bebas, bahkan di tempat kerja dan pesawat
Ivan Schwab Dia adalah seorang dokter mata yang agak berbeda dengan dokter lain. Ia mempelajari fisiologi komparatif dan optika, serta penglihatan hewan. Dia pernah pingsan karena terkena vertigo saat mematuk pohon meniru burung pelatuk. Namun, itu tidak menghentikannya untuk meneliti dan berhasil mendapat penghargaan Ig Nobel. Saat mengikuti upacara penghargaan, dia memakai topi burung pelatuk dan menjadi topik hangat.
Johan Pettersson Dia adalah seorang ilmuwan lingkungan dari Swedia. Dia menemukan bahwa tembaga adalah alasan penyebab rambut penduduk Anderslöv, sebuah desa yang terletak di bagian selatan Swedia, berubah warna dari pirang menjadi hijau. Hal itu disebabkan oleh air panas yang tersimpan di dalam pipa pemanas melarutkan komponen tembaga. Tanpa disadari, warna rambut penduduk yang mandi dengan air pipa berubah. Pettersson menghadiri upacara penghargaan dengan janggut hijau sebagai tanda syukurnya telah memenangkan penghargaan Ig Nobel. Namun, pewarnanya adalah bayam, bukan tembaga.
Baca Selengkapnya
Detail Buku


