Gramedia Logo
Product image
Product image
Product image
Product image
Product image
Product image
Product image
Product image
Dwianto Setyawan

Seri Klasik Semasa Kecil: Tanah Sang Raksasa

free shipping icon

Ambil di Toko, Bebas Biaya Pengiriman

Layanan tersedia di toko yang memiliki ikon bertanda khusus.

Format Buku
Deskripsi
Seorang pemuda biasa mendadak dikabulkan harapannya untuk menjadi pangeran. Namun, ia harus menanggung sakit sepele yang amat mengganggu. Raksasa dan manusia yang awalnya berteman, pada akhirnya harus saling melawan karena kekejaman harus ditundukkan. Suatu suku terusir dari tanah airnya dan harus tinggal di angkasa. Tanah sang Raksasa dan Sembilan Cerita Lainnya mengajak kita memasuki dunia cerita yang serbamungkin. Jauh dari dunia sekitar sehari-hari, bukalah daya fantasi dan bersiap melanglang ke sana. ***** Saatnya berkenalan kembali dengan karya sastra semasa kecil dari penulis-penulis ternama Indonesia. Suasana klasik yang dipertahankan akan membawa kita kembali ke masa ketika karya ini sedang berjaya. Tentang Penulis: DWIANTO SETYAWAN (1949-2024) adalah penulis kelahiran Batu, Jawa Timur. Si Rejeki (1974) menjadi buku cerita anak pertama yang mengawali kiprahnya di perbukuan anak. Serial Sersan Grung-Grung yang mulai terbit pada 1979 hanya satu dari beberapa pustaka detektif yang populer di kalangan anak dan praremaja. Buku kumpulan cerita Tanah sang Raksasa mendapat penghargaan Adikarya Ikapi 2000. Tidak hanya menulis fiksi, gagasan Dwianto tentang perbukuan anak tersaji dalam esai-esai di harian Kompas, terutama di masa 1980-1990an. Di masa yang sama, ia membentuk DS Group yang mewadahi ilustrator dan komikus. Dari wadah ini, terbit komik Dulken, Alit Kencana, Kapten Surya. Dwianto juga pernah mengasuh tabloid anak-anak Hoplaa (Surabaya) dan memberi ceramah keliling tentang penulisan untuk pelajar di pelbagai kota. Pada 2024, Dwianto dianugerahi penghargaan “Tokoh Sastra Anak” oleh Pemkot Malang, Ikapi Kota Malang, Saung Kanak, dan Gramedia.
Detail Buku
    customer sercive