Pidi Baiq
Sampai Jam Berapakah Kau Tersenyum?
Format Buku
Deskripsi
Tidak semua kisah cinta dimulai dari perkenalan. Ada yang bermula dari satu kalimat di papan tulis.
Tahun 1995, di sebuah SMA di Bandung, Nana bertemu Barnasa, seorang siswa pendiam yang gemar menulis kalimat-kalimat pendek di papan tulis kelas dan tembok-tembok kota dengan kapur tulis. Meski jejak-jejak kapur itu mudah terhapus, kalimat-kalimat Barnasa justru melekat kuat di benak Nana.
Semakin banyak Nana menemukan tulisan Barnasa, semakin besar keinginannya untuk mengenal sosok di balik kata-kata itu. Hingga akhirnya, Nana menemukan kenyataan bahwa orang yang selama ini dia cari, ternyata tidak pernah benar-benar jauh darinya.
***
Pernahkah Anda terpikir betapa menariknya dunia yang terbuka lebar lewat lembaran buku? Membaca bukan hanya kegiatan rutin, tetapi juga petualangan tak terbatas ke dalam imajinasi dan pengetahuan.
Membaca mengasah pikiran, membuka wawasan, dan memperkaya kosakata. Ini adalah pintu menuju dunia di luar kita yang tak terbatas.
Tetapkan waktu khusus untuk membaca setiap hari. Dari membaca sebelum tidur hingga menyempatkan waktu di pagi hari, kebiasaan membaca dapat dibentuk dengan konsistensi.
Pilih buku sesuai minat dan level literasi. Mulailah dengan buku yang sesuai dengan keinginan dan kemampuan membaca.
Temukan tempat yang tenang dan nyaman untuk membaca. Lampu yang cukup, kursi yang nyaman, dan sedikit musik pelataran bisa menciptakan pengalaman membaca yang lebih baik.
Buat catatan atau jurnal tentang buku yang telah Anda baca. Tuliskan pemikiran, kesan, dan pelajaran yang Anda dapatkan.
Baca Selengkapnya
Detail Buku


