Ai Takeshita
Remy Sylado dan Dua Brouwer
1 Terjual
Format Buku
Deskripsi
Remy Sylado, yang wafat pada 2022 di usia 78 tahun, meninggalkan jejak sebagai salah satu tokoh paling serba bisa dalam sejarah kebudayaan Indonesia: penulis, musisi, pelukis, sekaligus kritikus. Namun, di balik gelar “maestro” dan tumpukan penghargaan yang disandangnya, tersimpan kisah tahun-tahun terakhir yang sunyi. Ai Takeshita menelusuri kembali titik awal perjalanan kreatifnya di dunia teater Bandung pada 1970-an, ketika arus budaya Barat baru saja membanjiri kota itu pascapergantian rezim politik, dan seorang anak muda bernama Sylado tampil bagai kembang api: menyala terang, memikat, lalu menghilang tanpa jejak rekaman yang tersisa.
Lewat wawancara dengan berbagai orang yang pernah mengenalnya—rekan teater, kerabat, sahabat—Takeshita berupaya merangkai sosok Sylado yang penuh kontradiksi dan sulit dipahami itu secara utuh. Biografi superpendek ini menyingkap dualitas yang membentuk hidup dan karya sang maestro melalui penelusuran persinggungan Sylado dengan dua orang Belanda yang sama-sama bernama Brouwer.
***
Pernahkah Anda terpikir betapa menariknya dunia yang terbuka lebar lewat lembaran buku? Membaca bukan hanya kegiatan rutin, tetapi juga petualangan tak terbatas ke dalam imajinasi dan pengetahuan.
Membaca mengasah pikiran, membuka wawasan, dan memperkaya kosakata. Ini adalah pintu menuju dunia di luar kita yang tak terbatas.
Tetapkan waktu khusus untuk membaca setiap hari. Dari membaca sebelum tidur hingga menyempatkan waktu di pagi hari, kebiasaan membaca dapat dibentuk dengan konsistensi.
Pilih buku sesuai minat dan level literasi. Mulailah dengan buku yang sesuai dengan keinginan dan kemampuan membaca.
Temukan tempat yang tenang dan nyaman untuk membaca. Lampu yang cukup, kursi yang nyaman, dan sedikit musik pelataran bisa menciptakan pengalaman membaca yang lebih baik.
Buat catatan atau jurnal tentang buku yang telah Anda baca. Tuliskan pemikiran, kesan, dan pelajaran yang Anda dapatkan.
Baca Selengkapnya
Detail Buku






