Gramedia Logo
Product image
Product image
Brigjen TNI (Purn) Parlaungan Sihombing, S.H., LL.M., Dr. Andri C. Sihombing, S.H., M.H.

Pertanggungjawaban Komando: Aspek Hukum Penegakan HAM di Indonesia

Format Buku
Deskripsi
Buku Pertanggungjawaban Komando: Aspek Hukum Penegakan HAM di Indonesia ini membahas dan menguraikan pertanggungjawaban komando dalam kaitannya dengan aspek penegakan HAM di Indonesia, meliputi kejahatan-kejahatan berat terhadap HAM, perintah atasan, sejarah penemuan hukum pertanggungjawaban komando, penerjemahan konsep pertanggungjawaban komando dalam hukum nasional, masalah penerapan delik Pasal 42 Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2000 tentang Pengadilan HAM (UU Pengadilan HAM), dan pengadilan HAM Ad Hoc Timor Timur. Di akhir penulisan, akan diuraikan ringkasan atau intisari dari masing-masing bahasan, antara lain penegakan hukum HAM, umumnya, dan pengadilan HAM, khususnya, di Indonesia yang masih dihadapkan pada sejumlah kendala sistematik yuridis. UU Pengadilan HAM memiliki banyak kelemahan, di antaranya distorsi dalam penerjemahan ketentuan-ketentuan hukum internasional yang berlaku; hanya mengakui dua jenis kejahatan (dari empat jenis kejahatan internasional) yang menjadi yurisdiksi Pengadilan HAM dan Pengadilan HAM Ad Hoc, yaitu kejahatan genosida dan kejahatan terhadap kemanusiaan; terdapat kekurangan dalam pengertian tiga prasyarat atau elemen kejahatan terhadap kemanusiaan; dan tidak mengakui delik omisi. Dalam rangka menegakkan hukum HAM dan wibawa Pengadilan HAM, serta Pengadilan HAM Ad Hoc, agar memenuhi standar internasional, diperlukan amandemen terhadap UU Pengadilan HAM dengan memasukkan ketentuan hukum internasional secara lebih komprehensif dan utuh. Reformasi hukum atau peraturan perundang-undangan dan doktrin-doktrin yang mengatur kehidupan militer Indonesia perlu memasukkan ketentuan-ketentuan hukum internasional, seperti dalam KUHPM, HAPMIL, pengajaran HAM ke dalam kurikulum dan program BINLATSAT, serta dijadikan bagian dari doktrin TNI. Tahun Terbit : Cetakan Pertama, Mei 2025 Pernahkah Anda terpikir betapa menariknya dunia yang terbuka lebar lewat lembaran buku? Membaca bukan hanya kegiatan rutin, tetapi juga petualangan tak terbatas ke dalam imajinasi dan pengetahuan. Membaca mengasah pikiran, membuka wawasan, dan memperkaya kosakata. Ini adalah pintu menuju dunia di luar kita yang tak terbatas. Tetapkan waktu khusus untuk membaca setiap hari. Dari membaca sebelum tidur hingga menyempatkan waktu di pagi hari, kebiasaan membaca dapat dibentuk dengan konsistensi. Pilih buku sesuai minat dan level literasi. Mulailah dengan buku yang sesuai dengan keinginan dan kemampuan membaca. Temukan tempat yang tenang dan nyaman untuk membaca. Lampu yang cukup, kursi yang nyaman, dan sedikit musik pelataran bisa menciptakan pengalaman membaca yang lebih baik. Buat catatan atau jurnal tentang buku yang telah Anda baca. Tuliskan pemikiran, kesan, dan pelajaran yang Anda dapatkan.
Detail Buku
    customer sercive