Gramedia Logo
Product image
Product image
Format Buku
Deskripsi
Perilaku Agresif Anak: Persepsi Anak Terhadap Peristiwa Agresif, Self Anak, dan Jenis Kelamin Penelitian tentang perilaku agresif anak menjadi penting dan relevan hingga kini karena kasus-kasus perilaku agresif anak yang makin meningkat jumlahnya. Di Indonesia, kasus agresif oleh anak jumlahnya cukup tinggi. Beberapa kasus yang diberitakan oleh media menyebutkan bahwa perilaku agresif yang dilakukan anak timbul karena adanya perlakuan-perlakuan yang dipandang anak sebagai sebuah penghinaan atau ketidakadilan, yang kemudian ditanggapi dengan perlakuan yang sama atau terkadang lebih buruk. Banyaknya peristiwa agresif di sekitar anak dikhawatirkan akan berkembang menjadi model bagi anak yang cenderung akan diimitasi maupun dipahami sebagai sebuah tindakan yang permisif. Anak yang terpapar perilaku agresif, baik secara langsung (melalui lingkungan) maupun tidak langsung (melalui tayangan media), berpeluang menjadi pelaku tindakan agresif atau mengalami gangguan sosial dan emosional. Kemampuan anak dalam membentuk persepsi terhadap suatu peristiwa merupakan hal yang penting dalam proses terbentuknya perilaku agresif. Buku Perilaku Agresif Anak: Persepsi Anak terhadap Peristiwa Agresif, Self Anak, dan Jenis Kelamin ini secara khusus meletakkan persepsi sebagai mediator dari paparan peristiwa agresif terhadap perilaku agresif anak dengan membahas faktor internal (self dan jenis kelamin anak) dan faktor eksternal (paparan peristiwa agresif yang disaksikan maupun dialami anak dan penerimaan oleh teman sebaya) yang akan memengaruhi pembentukan persepsi pada anak. Buku ini diharapkan dapat berkontribusi terhadap pengembangan pengetahuan tentang perilaku agresif anak dan mendorong penanganan praktis bagaimana perilaku agresif anak dapat dikendalikan dan diminimalkan. Tahun Terbit : Cetakan Pertama, Maret 2025 Pernahkah Anda terpikir betapa menariknya dunia yang terbuka lebar lewat lembaran buku? Membaca bukan hanya kegiatan rutin, tetapi juga petualangan tak terbatas ke dalam imajinasi dan pengetahuan. Membaca mengasah pikiran, membuka wawasan, dan memperkaya kosakata. Ini adalah pintu menuju dunia di luar kita yang tak terbatas. Tetapkan waktu khusus untuk membaca setiap hari. Dari membaca sebelum tidur hingga menyempatkan waktu di pagi hari, kebiasaan membaca dapat dibentuk dengan konsistensi. Pilih buku sesuai minat dan level literasi. Mulailah dengan buku yang sesuai dengan keinginan dan kemampuan membaca. Temukan tempat yang tenang dan nyaman untuk membaca. Lampu yang cukup, kursi yang nyaman, dan sedikit musik pelataran bisa menciptakan pengalaman membaca yang lebih baik. Buat catatan atau jurnal tentang buku yang telah Anda baca. Tuliskan pemikiran, kesan, dan pelajaran yang Anda dapatkan.
Detail Buku
    customer sercive