Gramedia Logo
Product image
Product image
free shipping icon

Ambil di Toko, Bebas Biaya Pengiriman

Layanan tersedia di toko yang memiliki ikon bertanda khusus.

Format Buku
Deskripsi
Penyakit mulut dan kuku (PMK) atau foot-ond-mouth disease (hoof-and-mouth disease, aphthae epizooticae atau apthous fever) disebabkan oleh virus (Aphthovirus), termasuk dalam familia Picornaviridae. Virus PMK mengalami perkembangbiakan sangat cepat, sangat menular, dan infektif, mudah mengalami mutasi, dan kadang-kadang sangat mematikan pada hewan yang tertular. Sumber penularan infeksi virus PMK dapat berasal dari hewan yang terinfeksi virus PMK dan yang menunjukkan gejala klinis. Penyakit PMK menyerang hewan ternak berkuku belah, termasuk sapi, babi, domba, dan kambing, serta lebih dari 70 spesies hewan liar, termasuk rusa, dan ditandai adanya demam, hewan tampak dungu, leleran air ludah yang berlebihan (hipersalivasi), dan adanya lesi berupa lepuh (vesikel) pada lidah, moncong, dan puting susu, serta vesikel pada kaki yang berakibat hewan penderita PMK terlihat pincang jika berjalan. Wabah PMK terjadi di setiap wilayah dunia yang mempunyai hewan ternak, dan saat iní, penyakít PMK enzOotik di hampir semua benua, kecuali Selandia Baru, Australia, dan Amerika Utara. Di Indonesia, setelah pemberantasan PMK pada tahun 1986, dan dinyatakan bebas PMK pada tahun 1990, PMK mewabah lagi pada Mei 2022. Angka penularan PMK telah mencapai 233.370 kasus aktif dan tersebar di 246 provinsi di Indonesia per Jumat, 1 Juli 2022. Virus PMK pada hewan dapat menular ke manusia, meskipun kecil kemungkinannya karena virus PMK kesulitan menembus batas spesies. Menurut Badan Kesehatan Hewan Dunia (OIE), virus PMK dapat hidup di saluran pernafasan manusia selama 24-48 jam. Manusia diduga terinfeksi PMK dilaporkan pertama kali oleh Valentini pada 1695 di Jerman dan kasus PMK pada manusia yang terakhir dilaporkan terjadi selama epidemik PMK pada ruminansia pada tahun 1966 di Britain. Kerugian dari dampak penyakit ini bukan hanya dirasakan oleh peternak, tetapi juga dapat dirasakan oleh masyarakat luas. Jika terjadi wabah PMK pada hewan ternak, untuk penanganannya diperlukan kewaspadaan dan keberhati-hatian yang tinggi dan dijaga ramah lingkungan. Meskipun beberapa negara telah bebas dari PMK selama beberapa waktu, sebaran hospes PMK yang luas dan penularannya yang dapat terjadi secara cepat merupakan penyebab keprihatinan internasional terhadap wabah PMK. Oleh karena itu, edukasi mengenai PMK penting dipahami. Tahun Terbit : Cetakan I, 2023
Detail Buku
    customer sercive