Pudentia MPSS
Metodologi Kajian Tradisi Lisan-Edisi Revisi
2 Terjual
Format Buku
Deskripsi
Tradisi lisan diartikan sebagai segala wacana yang diucapkan, meliputi yang lisan dan beraksara atau dikatakan juga sebagai sistem wacana yang bukan aksara. Konsep yang dihasilkan salah satu perumusan persidangan para lokakarya tersebut di atas tidak dimaksudkan untuk membatasi keluasan aspek yang terkandung di dalamnya. Dalam melakukan kajian mengenai tradisi lisan atau mengenai apa yang sudah didengar dan ditontonnya, seorang peneliti akan menghadapi berbagai kendala metodologis.
Berbagai pertanyaan dapat diajukan, misalnya, bagaimana mencerminkan kelisanan dalam aksara dan sejauh mana aksara mampu memindahkan sebuah pementasan secara lengkap dan sesuai dengan apa adanya. Apa yang akan dideskripsikan dan bagaimana melakukannya merupakan pertanyaan lain yang dapat dimunculkan sehubungan dengan kajian tradisi lisan. Peneliti atau pengamat tradisi lisan umumnya berupaya sedapat mungkin membekukan peristiwa pementasan atau pertunjukan kelisanan dengan anggapan seolah-olah waktu bisa membekukan pula.
Tahun Terbit : Cetakan kelima, Desember 2024
Pernahkah Anda terpikir betapa menariknya dunia yang terbuka lebar lewat lembaran buku? Membaca bukan hanya kegiatan rutin, tetapi juga petualangan tak terbatas ke dalam imajinasi dan pengetahuan.
Membaca mengasah pikiran, membuka wawasan, dan memperkaya kosakata. Ini adalah pintu menuju dunia di luar kita yang tak terbatas.
Tetapkan waktu khusus untuk membaca setiap hari. Dari membaca sebelum tidur hingga menyempatkan waktu di pagi hari, kebiasaan membaca dapat dibentuk dengan konsistensi.
Pilih buku sesuai minat dan level literasi. Mulailah dengan buku yang sesuai dengan keinginan dan kemampuan membaca.
Temukan tempat yang tenang dan nyaman untuk membaca. Lampu yang cukup, kursi yang nyaman, dan sedikit musik pelataran bisa menciptakan pengalaman membaca yang lebih baik.
Buat catatan atau jurnal tentang buku yang telah Anda baca. Tuliskan pemikiran, kesan, dan pelajaran yang Anda dapatkan.
Baca Selengkapnya
Detail Buku


