Gramedia Logo
Product image
Product image
Product image
Product image
Product image
Product image
Product image
Product image
Product image
Product image
Agus Dermawan T.

Memorabilia

free shipping logo

Bebas Ongkir, Rp0.

Pilih toko terdekat dan opsi pengiriman “Ambil di Toko” saat checkout.

Deskripsi
Semua kejadian dalam kesenian adalah sejarah kebudayaan, lantaran kesenian adalah anak emas kebudayaan. Buku ini membabar dengan gembira pernik sejarah yang seru dan mendalam. Dari soal asmara Gubernur Jenderal Hindia Belanda di Istana, meriahnya Pasar Seni Ancol yang akhirnya astaga-naga nelangsa, sampai (bakal) patung Bung Karno di Rusia yang bikin bangga. Dari California yang dimakan api, mengapa para seniman suka gondrong dan memilih-milih topi, sampai potret besar Ketua Mao di Tiananmen yang dibikin abadi. Tidak lupa soal ujug-ujugnya munculnya Kementerian Kebudayaan, dan rahasia di balik pembredelan pameran. Ditulis secara populer oleh Agus Dermawan T, penerima anugerah budaya dan berbagai hadiah literasi. Profil Penulis: Agus Dermawan T Lahir di Rogojampi, Jawa Timur 1952. Sekolah menengah di SMAK St Louis, Surabaya. Kuliah di Sekolah Tinggi Seni Rupa Indonesia “Asri” Yogyakarta. Menulis artikel budaya dan seni sejak 1974 di Kompas, Tempo, Suara Pembaruan, Gatra, Koran Tempo, Jakarta Post, Visual Arts, Galeri dan lain-lain. Juga menulis rutin untuk portal BWCF (Borobudur Writers Cultural Festival). Menyusun puluhan buku budaya dan seni. Di antaranya: Leksikon Pelukis Tradisional Bali 200 Tahun; Arie Smit: Hikayat Luar Biasa Tentara Penembak Cahaya; Surga Kemelut Pelukis Hendra; Dari Lorong-lorong Istana Presiden; Dongeng dari Dullah; Basoeki Abdullah Sang Hanoman Keloyongan. Juga buku kumpulan esai dan ficer Karnaval Sahibulhikayat; Podium Sahibulhikayat dan Durga, I Love You! Menulis buku Sekumpulan Puisi Pantang Kabur. Tahun 2025 menerbitkan kumpulan ficer Memorabilia. Buku Perjalanan Turis Siluman: 51 Cerita dari 61 Tempat di 41 Negara masuk dalam Tiga Besar Buku Kebudayaan Terbaik versi Art Stage Jakarta, 2017. Buku Odong-Odong Negeri Sulap mendapat predikat Lima Besar Buku Kumpulan Cerpen Terbaik versi Kementerian Pendidikan, Riset dan Teknologi, 2023. Narasumber ahli Koleksi Benda Seni Istana Presiden Republik Indonesia, Museum Seni Rupa Ciputra Artpreneur. Menerima belasan penghargaan untuk penulisan cerita pendek, esai, ficer, puisi. Menerima penghargaan budaya dari Kementerian Pendidikan & Kebudayaan RI 1998, Dinas Permuseuman Jakarta 2004, Visual Arts Award 2011, Ciputra Artpreneur 2018. Mendapat Anugerah Kebudayaan “Adikara Cipta Budaya” dari Sri Sultan Hamengkubuwono X - Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta, November 2024.
Detail Buku