Gramedia Logo
Product image
Product image
Maria Isabel Sanchez Vegara

Little People Big Dreams: Albert Einstein

free shipping icon

Ambil di Toko, Bebas Biaya Pengiriman

Layanan tersedia di toko yang memiliki ikon bertanda khusus.

Format Buku
Deskripsi
Ungkap kehidupan tokoh-tokoh terkemuka di berbagai bidang. Semua menghasilkan karya luar biasa dan mereka memulainya sebagai anak-anak dengan mimpi besar! Albert adalah seorang anak yang tak banyak bicara. Namun, ia mempunyai banyak gagasan. Awalnya, ia kesulitan untuk beradaptasi di sekolah, tetapi akhirnya ia terpesona dengan fisika dan matematika! Albert menulis naskah ilmiah pertamanya saat masih remaja. Ia mendedikasikan hidupnya untuk menjelaskan hubungan antara ruang dan waktu yang mendasari berbagai teknologi dan penemuan pada abad ke-21. Di akhir buku terdapat ringkasan hidup Albert Einstein, sang saintis legendaris, lengkap dengan foto-fotonya Albert Einstein terlahir dari sepasang suami-istri bernama Hermann dan Pauline, pada 14 Maret 1879 di Ulm, Jerman. Ia memiliki adik bernama Maja. Albert tumbuh dalam keluarga Yahudi yang tidak terlalu religius. Ayahnya, Hermann, adalah seorang wirausahawan dan insinyur, sementara ibunya, Pauline, adalah seorang ibu rumah tangga. Semasa kecil, Albert mengalami kesulitan berbicara. Ia menyukai musik klasik dan belajar memainkan biola sejak kanak-kanak. Sekolahnya sangat kaku sehingga Albert merasa kesulitan dan terkucil. Kemudian, keluarganya pindah ke Italia dan Albert meneruskan sekolah di Aarau, Swiss. Pada 1896, Albert berkuliah di Eidgenössische Technische Hochschule Zürich, sebuah perguruan tinggi teknik di Kota Zurich. Ia dipersiapkan untuk menjadi guru fisika dan matematika. Alih-alih menjadi guru, Albert bekerja di sebuah kantor pengurusan hak paten setelah lulus. Albert membaca dan menulis untuk mengisi waktu luangnya. Ia menulis serangkai naskah ilmiah pada 1905—’tahun keajaiban’ Einstein—yang mengubah pemahaman manusia tentang alam semesta. Albert selalu memiliki pandangan yang jelas tentang permasalahan fisika dan bertekad untuk menyelesaikannya. Hal itu tercermin dalam teori relativitas dan teorinya yang lain. Pada 1921, ia mendapat Hadiah Nobel bidang Fisika. Karya Albert menjadi dasar bagi penelitian tentang evolusi dan alam semesta. Ketika Nazi berkuasa di Jerman, Albert pindah ke Amerika pada 1933 dan tak pernah kembali lagi ke Jerman. Di Amerika, Albert menggunakan pengaruhnya untuk memperjuangkan keadilan sosial, terutama untuk warga kulit hitam. Hingga kini, Albert masih terus menginspirasi sebagai salah satu ahli fisika paling cemerlang dalam sejarah.
Detail Buku
    customer sercive