Gramedia Logo
Product image
Product image
Rohmat Kurnia, Regu Kancil Studio

Komik The Battle of Rasulullah SAW: Perang Badar

free shipping icon

Ambil di Toko, Bebas Biaya Pengiriman

Layanan tersedia di toko yang memiliki ikon bertanda khusus.

Format Buku
Deskripsi
Semenjak hijrah ke Madinah, tekanan yang dihadapi kaum muslimin bukanlah mereda. Kaum Quraisy terus melakukan penyiksaan, bahkan harta kaum muslimin yang ditinggal di Kota Makkah semuanya dirampas dan dijual belikan oleh khalifah dagang Quraisy ke Syam. Turunlah perintah Allah dalam surat Al-Hajj ayat 39, “Diizinkan (berperang) kepada orang-orang yang diperangi karena sesungguhnya mereka dizalimi. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Kuasa membela mereka.” Rasulullah beberapa kali mengirimkan pasukannya baik dalam jumlah kecil maupun besar untuk mencegat khalifah dagang kaum Quraisy. Beberapa kali tidak terjadi bentrokan, hingga akhirnya, terjadilah pertumpahan darah di Lembah Badar. Rasulullah berangkat meninggalkan Madinah dengan membawa sekitar 300 pasukan untuk mencegat khalifah dagang yang dipimpin Abu Sufyan. Rasulullah tidak berniat untuk perang besar sehingga pasukan saat itu tidak membawa persenjataan lengkap. Ternyata, rencana pencegatan itu sudah mengetahui oleh kaum Quraisy, sehingga mereka mengirim pasukan dengan jumlah yang lebih besar. Rasulullah SAW bersama para sahabat disudutkan pada dua pilihan: mengejar kafilah Abu Sufyan yang telah mengetahui rencana Rasulullah SAW dan mengambil jalur lainnya atau menghadapi pasukan Quraisy yang dikirim Abu Sufyan untuk melindungi kafilah. Strategi manakah yang Rasulullah pilih? Tahun Terbit : Cetakan Pertama, JuIi 2025 Pernahkah Anda terpikir betapa menariknya dunia yang terbuka lebar lewat lembaran buku? Membaca bukan hanya kegiatan rutin, tetapi juga petualangan tak terbatas ke dalam imajinasi dan pengetahuan. Membaca mengasah pikiran, membuka wawasan, dan memperkaya kosakata. Ini adalah pintu menuju dunia di luar kita yang tak terbatas. Tetapkan waktu khusus untuk membaca setiap hari. Dari membaca sebelum tidur hingga menyempatkan waktu di pagi hari, kebiasaan membaca dapat dibentuk dengan konsistensi. Pilih buku sesuai minat dan level literasi. Mulailah dengan buku yang sesuai dengan keinginan dan kemampuan membaca. Temukan tempat yang tenang dan nyaman untuk membaca. Lampu yang cukup, kursi yang nyaman, dan sedikit musik pelataran bisa menciptakan pengalaman membaca yang lebih baik. Buat catatan atau jurnal tentang buku yang telah Anda baca. Tuliskan pemikiran, kesan, dan pelajaran yang Anda dapatkan.
Detail Buku
    customer sercive